Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

REVIEW FROM FAREWELL SATURDAY

Expand Messages
  • andre eijkov
    Review From Farewell Saturday Words by : andreij eijkov Arrggghh … sebetulnya saya ingin melihat secara tuntas sebuah gigs hardcore di kota Malang yang
    Message 1 of 1 , Jun 1, 2005
    • 0 Attachment
      Review From Farewell Saturday
      Words by : andreij eijkov
       
      Arrggghh … sebetulnya saya ingin melihat secara tuntas sebuah gigs hardcore di kota Malang yang dihadiri oleh 2 band HC dari Jepang. Tetapi tawaran sebuah acara bernuansa alcoholic ini tidak kuasa saya tolak, sehingga saya harus segera meninggalkan gigs hardcore yang baru saja menampilkan veteran HC kota Malang yaitu Bangkai.
      Well … Farewell Saturday sebuah gigs yang diadakan sebagai perpisahan dari beberapa personil The Have, diadakan di sebuah garasi dan kemudian melebar hingga menutup sebuah jalan di kompleks kawasan Tidar Malang. Pada saat saya datang … whoaaa … sebuah penataan stage di garasi yang cukup apik dimana beberapa artwork, poster, instalasi dari beberapa boneka chucky, serta lighting sederhana mampu menyulap garasi ini menjadi sedikit banyak bernuansa shoegazing. Yeah ... sebenarnya dari gigs gigs semacam inilah tumbuhnya band band masa depan yang berkualitas. Pop ruang publik ... hmm nice ...
      Acara yang berlangsung mulai sore hari ini dibuka dengan jam session dari beberapa personil The Have, Hectic dan Banana Co. Jam session ini membawakan lagu lagu dari The Cure yang dimixing secara suka suka. Kelar jam session kemudian The Have mengawali gigs dengan membawakan beberapa lagu mereka yang sangat madchester sekali. Disini tak lupa salah seorang official dari The Have tampak membagi bagikan stiker dan poster sebagai kenang kenangan terhadap band ini.
      Usai The Have tampil, giliran Banana Co, sebuah band pop yang baru saja menyelesaikan e.p album mereka. Pada saat itu tampak disalah satu sudut jalan, fenomena groupies yang akhir akhir ini juga melanda kota Malang. Selain itu juga mulai berdatangan beberapa teman teman lama dari street punk scene, skin head serta hardcore yang tampaknya baru saja usai menonton gigs hardcore. Hmmm … sebuah reuni lintas batas dan Banana Co menghibur mereka dengan keriangan lagu lagu mereka. Sepertinya ingatan saya terhempas kepada masa masa lalu ketika anak anak muda usia belasan tahun berbondong bondong mendatangi konser Pure Saturday.
      Usai Banana Co, kini giliran Spiky In Venus naik panggung. Band ska yang sebenarnya datang hanya untuk menonton acara ini, tanpa basa basi langsung didaulat MC untuk naik panggung. Yeah ... meskipun tanpa persiapan, mereka cukup mampu menghibur audience dengan pop Jamaican stylenya. Kelar Spiky In Venus kini giliran Hectic tampil. Band tuan rumah yang sedang masuk dapur rekaman untuk full album mereka ini tampil cukup prima meskipun alkohol yang mengalir dimana mana juga mendera tubuh mereka. Dengan materi beberapa lagu lama dan tambahan lagu lagu baru mereka, cukup untuk meresahkan penonton dengan irama pop galau mereka. Dan hell yeah ... tampak di salah satu sudut beberapa kru dari sebuah stasiun tv lokal sedang melakukan pengambilan gambar untuk acara ini ... apakah mata saya yang sedang berhalusinasi karena terlalu banyak alkohol ataukah memang kini telah tumbuh kesadaran memediasi dari beberapa pekerja media lokal sehingga mau bersusah payah untuk meliput acara yang hanya dipersiapkan selama 2 hari ini ? ... Whatever ...
      Usai Hectic tampil, giliran Kee untuk naik panggung. Band yang jarang tampil ini ternyata mampu menyulap mood audience menjadi sangat shoegazing. Dengan permainan effect dan instrumen lainnya, band ini cukup total untuk menggalaukan penonton hingga klimaks, dan alkohol pun tak kuasa untuk memabukkannya kembali. Setelah larut dalam irama glommy, kini giliran Peka, sebuah band pop debutan baru untuk tampil. Dengan lirik lirik yang bengal, dalam balutan nuansa lagu lagu yang sangat madchester, mereka mampu mengembalikan emosi penonton kedalam tahap yang sedikit banyak normal. Yeah ... dan kini sampailah pada penghujung acara dimana The Have tampil kembali ... dengan materi beberapa lagu lagu mereka yang mencampuradukkan nuansa post punk, garage serta madchester dalam dosis lo-fi mereka cukup mampu membuat sebuah kenangan manis dalam benak audience. The Have is gone away karena ditinggal beberapa personilnya yang akan bekerja di kota lain but the memory is still remain ...
       
       
      regards
      dre
      bersenangsenangsepanjangjakartadanmalang


      Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.