Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kisah Ibu Guru Neyfi dan Dana BOS (4)

Expand Messages
  • Gudeg Nyet
    Kisah Ibu Guru Neyfi dan Dana BOS http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/17/07061434/kisah.ibu.guru.neyfi.dan.dana.bos Kamis, 17 April 2008 | 07:06
    Message 1 of 1 , Apr 17, 2008
    • 0 Attachment
      Kisah Ibu Guru Neyfi dan Dana BOS
      Kamis, 17 April 2008 | 07:06 WIB
       
      Ada 45 Komentar Untuk Artikel Ini.
       
      rasyid @ Kamis, 17 April 2008 | 08:59 WIB
      seharusnya kejaksaan jangan tebang pilih, seharusnya banyak yg harus diusut terutama instansi pendidikan pemerintah, mereka khan tahu, usut juga apa mmg benar ybs mengeluarkan 100 juta
       
      musa @ Kamis, 17 April 2008 | 08:59 WIB
      terkadang penjara salah satu tempat dimana kita dapat mengerti benar apa itu artinya kemerdekaan....................yang sejati dalam hidup.!!!!
       
      tok @ Kamis, 17 April 2008 | 08:59 WIB
      wah ,.. hebat yah para penegak hukum di negeri ini,... orang buta hukum di penjara. orang bawa kabur uang trilunan rupiah uang rakyat happy ending aja tuch. negeri "keblinger" yang sok kuminter......
       
      redyan @ Kamis, 17 April 2008 | 08:56 WIB
      ibu neyfi saya turut prihatin atas musibah yang menimpa anda.Anda adalah satu dari korban konspirasi korupsi dari para aparat pendidikan negeri kacau balau ini.Bilang pada suami anda untuk stop jual menjual harta untuk perkara anda ini.Karena kans menangnya terlalu sedikit.Dan yang dapat anda lakukan hanya pasrah.sabar ya Bu Neyfi.Kalo anda percaya neraka.Itu tempat orang yang menjebloskan anda ke penjara
       
      cornelia @ Kamis, 17 April 2008 | 08:52 WIB
      saya sangat sedih mendengar kasus ini. saya salut dengan kinerja pemerintah dalam memerangi korupsi..tapi kalo di lihat dari masalah ini..betapa malangnya orang yang menjadi korban karena ketidaktahuan prosedur administrasi...oleh karena itu mari ini qt jadikan pelajaran supaya qt tidak menjadi orang yang bersalah oleh karena kesalahan orang lain
       
      Mangasi @ Kamis, 17 April 2008 | 08:40 WIB
      Beraninya sama orang kecil, coba tangkap koruptor BLBI, semoga pak JAKSA AGUNG membaca berita ini.
       
      hasrim @ Kamis, 17 April 2008 | 08:39 WIB
      Sungguh uraian luarbiasa. Isinya sungguh menyentuh kemanusiaan. Seorang guru yang tidak mengambil sepeserpun uang tapi dijebloskan ke dalam penjara. Anak-anak yang masih kecil2 Ayahnya serangan jantung dan meninggal karenanya. Apakah sidang-sidangnya sudah sampai ke pembelaan? Saya ingin menerima pledooinya.
       
      au au @ Kamis, 17 April 2008 | 08:39 WIB
      kasian tu orang,kalo tak bersalah jangan dpenjara .Cari bukti ,saksi dan keterangan dari tersangka atau taman 2x.baru proses.Ok.semoga tabah dan ambil hikmanya yaaaa.
       
      jony @ Kamis, 17 April 2008 | 08:26 WIB
      hati2 kl buta hukum sering kena tipu, apalagi soal peradilan.
       
      joshua @ Kamis, 17 April 2008 | 08:24 WIB
      USAHAKAN SEDAPAT MUNGKIN tidak berurusan dengan pihak pemerintah. APalagi seperti menerima sesuatu dipaksakan pasti ada maunya. Karena pada waktu P4 dulu jelas penatar bilang HUKUM TUMPUL ke atas TAJAM ke bawah.
       
      miftah mugny @ Kamis, 17 April 2008 | 08:23 WIB
      Untuk keluarga Ibu Neyfi sebaiknya tunjukan bukti transaksi dan Rapbs. Begitu juga SPJ. Jangan lupa bukti pengesahan dari Sudin dan buku ekspedisi surat bila itu ada kesalahan bukan lagi pada ibu tetapi yang mengesahkan SPJ.BOS Yaitu pejabat / petugas Sudin setempat
       
      Nashir @ Kamis, 17 April 2008 | 08:14 WIB
      Tunggu aja pembalasannya. Merugikan negara 20 juta, habis uang perkara 100 juta. Memang keterlaluan aparat di negeri ini. coba kalau tidak ada guru ga akan bisa kalian jadi hakim, jaksa, pengacara, polisi, pejabat diknas etc. Giliran guru kena apes kalian malah memanfaatkanya. Tunggu aja janji Tuhan bahwa azab Tuhan akan terasa lebih pedih dan menyakitkan.
       
      al fatihah @ Kamis, 17 April 2008 | 08:14 WIB
      begitulah aparat hukum kita, beraninya dengan orang2 yang lemah saja. coba hadapi para pengemplang BLBI.... tunggu saja azab Alloh yang amat pedih...
       
      marsya @ Kamis, 17 April 2008 | 08:13 WIB
      dasar Indonesia......., gimana sich hukum kita ????????????????????????? bisanya hanya menindas orang yang di bawah ,giliran pejabat aja dihukum cuman sebentar.......contolah negeara lain yang peraturan hukum benar2 ditegakakn....


      Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.