Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.

Expand Messages
  • Mu'iz, Abdul
    Diskusi yang menarik mbak Mia,Mi raj itu kan istilah arab yang maknanya naik, aktivitas mendaki, vertikal, bukan horisontal juga bukan menurun (menuju ke
    Message 1 of 11 , Apr 4, 2012
    • 0 Attachment
      Diskusi yang menarik mbak Mia,

      Mi'raj itu kan istilah arab yang maknanya naik, aktivitas mendaki, vertikal, bukan horisontal juga bukan menurun (menuju ke bawah).

      Raga Sukma atau out of body experience itu belum tentu naik tetapi merupakan aktivitas riel di alam nyata dengan ritual tertentu mengosongkan jiwa dan membiarkan jiwa melanglang, meninggalkan raga atau fisik, saya sih sebenarnya kurang begitu faham detailnya. Ada yang menyamakan jiwa itu sinonim dengan roh tetapi ada pula yang membedakannya.

      Roh itu informasinya sedikit, itu yang disebutkan oleh Qur'an. Saya tidak mampu berspekulasi tentang roh, akrivitas hening atau mengosongkan jiwa dan fikiran entah itu namanya kontemplasi, meditasi atau tahannuts intinya adalah memelihara kesadaran kita sendiri agar kita waspada siapa jati diri kita sadar bahwa kita adalah fana dan akan kembali kepada sang Maha Mutlak sang pemilik segala sumber kesadaran yaitu Allah.

      Menurut hemat saya aktivitas mengosongkan jiwa dan mengklaim sanggup berkelana dan bertamasya ke alam ghaib yang asing dan belum pernah didatangi tetapi merasa riel dan melekat dalam memory sang pelaku, sulit diverifikasi secara rasional, yang namanya klaim subyektif ya susah diperdebatkan, cuma yang saya khawatirkan kalau membiarkan jiwa dan pikiran kosong apalagi dalam kondisi beta, sungguh riskan, karena bisa jadi membuka peluang jin untuk mengambil alih raga kita yang sementara ditinggalkan oleh jiwa atau roh yang lagi asyik bertamasya ke alam lain bercengkerama dengan jiwa atau roh lain. Lantas kalau raga kita ditempati oleh jin dan jiwa atau roh kita saat kembali ke raga semula tidak bisa karena sudah diisi jin kan repot ?. Jadi roh gentayangan dong ? Beruntung kalau jinnya muslim lha kalau kafir, alangkah meruginya kita ? Fenomena kerasukan jin sebenarnya tidak lebih merupakan jiwa yang tidak berada dalam kendali kesadaran penuh sehingga dibajak makhluq lain yaitu jin, apa yang dibajak ? Ya kesadaran kita oleh jin. Makanya qur'an memberikan solusi, sholatlah supaya kamu mengingat Aku. Mengingat alias zikir itu kan esensinya sadar.

      Nah soal israk mi'raj nabi muhammad itu dengan rohnya saja atau lengkap jasad dan roh memang beragam. Kalau menurut almarhum KH Bahaudhin Mudhary pemerhati metafisika berpendapat nabi beri-israk mi'raj utuh lengkap jasad dan roh atau jiwanya. Dan redaksi di qur'an itu bukan aktif transitif tetapi diperjalankan oleh siapa ? Oleh Allah.

      Manusia saja dengan berfantasi seperti film startrek bisa dijelaskan secara teknik fisika ala teleportasi dengan mentransfer fisik dari satu tempat ke tempat lain secara utuh. Memang itu baru fiksi atau khayalan tetapi yang namanya sains kan tidak pernah berhenti kita tidak tahu kapan akan terwujud fiksi startrek itu, sama halnya khayalan pergi ke bulan dulunya adalah khayalan, dianggap aneh tetapi beberapa masa kemudian menjadi kenyataan.

      Menurut metafisika, nabi sebelum menuju Allah di sidratul muntaha atau ufuqul ula (tempat tertinggi yang tidak diliputi segala hal) adalah dengan mengubah tubuh lebih dulu karena terdiri dari materi menjadi energi, karena perjalanan angkasa tidak memungkinkan dengan jasad materi, kemudian di tempat tujuan mengalami transformasi lagi ke jasad semula. Rasulullah juga tidak sendirian dalam menempuh perjalanan tsb, beliau didampingi oleh malaikat jibril, serta butuh sarana transportasi ghaib yang disebut buraq.

      Itu adalah pendapat atau tafsir dengan segala argumen yang dibangun, tentu ada pendapat lain yang boleh jadi bertentangan karena asumsinya beda. Lantas bagaimana yang benar ?, yang paling mudah menjawab adalah wallahu a'lam.

      Wassalam
      Abdul Mu'iz

      ------Original Message------
      From: aldiy@...
      Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
      To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
      ReplyTo: wanita-muslimah@yahoogroups.com
      Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.
      Sent: Apr 5, 2012 05:49

        Terimakasih Pak Chodjim. Ulama berbeda pendapat, bukankah gitu? Sebagian mengatakan seutuhnya jasad dan jiwa Muhammad pergi. Yang lain bilang mengartikan secara spiritual. Sepertinya dulu Pak HMNA panjang lebar diskusi ttg yg pertama, lupa dg siapa. Saya sendiri lebih mudah menerima perjalan ruh, visioner/ru'ya, seperti yg pak Chodjim jabarkan. Semua Nabi mengalami visi seperti ini. Perjalanan ragasukma itu jiwa atau "soul", bukan gitu? Pak Muiz, jangan2 kita dah melakukan semacam ragasukma di alam internet..haha..karena internet juga ber- efek alternatif pada psikologi kita. Salam Mia
      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! From: "chodjim" <chodjima@...> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com Date: Wed, 4 Apr 2012 20:53:21 +0700 To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com> ReplyTo: wanita-muslimah@yahoogroups.com Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.   
      Mbak Mia,   Isra' Mi'raj itu bukan ngrogo suksma, tetapi perjalanan spiritual yang disebut ru'ya. Hal ini ditegaskan dalam Q. 17:1, dan 17:60. Jadi, dalam Isra' Mi'raj yang terjadi adalah proses liyep-layap-angluyup. Pada saat itu Nabi dalam keadaan duduk diam hening. Oleh karena itu, dalam Hadis yang diriwayatkan Bukhari, Nabi disebut dalam keadaan antara jaga dan tidur (luyut atau liyep-layap-angluyup). Juga disebutkan bahwa bekas tempat duduk Nabi ketika Nabi menjalankan salat subuh, masih hangat. Tempat duduk yang hangat menunjukkan bahwa Nabi tidak ke mana-mana, dan duduk diam dari bakda Isyak hingga jelang Subuh.    Ngrogo suksma itu perjalanan jiwa, sehingga terbatas. Dalam Alquran disebut 1 hari yang dibandingkan 1000 tahun. Tetapi, perjalanan ruh atau spiritual, disebut dalam satu hari yang kadarnya 50.000 tahun komariah menurut perhitungan kita.   Wassalam,   chodjim   ----- Original Message ----- From: aldiy@... To: wanita-muslimah@yahoogroups.com Sent: Wednesday, April 04, 2012 6:46 PM Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat o
      Powered by Telkomsel BlackBerry®
    • chodjim
      Mas Mu iz. Ada yang dilupakan orang ketika memahami Isra Mi raj. Umumnya hanya mengambil satu ayat saja, yaitu Q. 17:1. Padahal, setelah Allah berkisah
      Message 2 of 11 , Apr 4, 2012
      • 0 Attachment
        
        Mas Mu'iz.
        Ada yang dilupakan orang ketika memahami Isra' Mi'raj. Umumnya hanya mengambil satu ayat saja, yaitu Q. 17:1. Padahal, setelah Allah berkisah perihal orang Yahudi pada 17:2 dst..., 17:60-nya Tuhan menegaskan bahwa apa yang diperlihatkan kepada Nabi pada 17:1 itu adalah ru'ya (bukan mimpi yang bahasa Arabnya manam atau ahlam). 
         
        Kemudian yang dilupakan adalah Hadis Bukhari yang dianggap paling sahih. Dalam Hadis Bukhari 61:24 disebutkan bahwa mata beliau tidur tetapi hatinya tetap jaga. Dalam Hadis lain diakhiri dengan kalimat "Beliau bangun dan berada di Masjid al-Haram". Di Hadis lain yang berasal dari Asma' disebutkan bahwa ketika Nabi meninggalkan untuk salat subuh, tempat duduknya masih hangat.
         
        Wassalam,
         
        chodjim 
         
         
         
        ----- Original Message -----
        Sent: Thursday, April 05, 2012 7:11 AM
        Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.

         

        Diskusi yang menarik mbak Mia,

        Mi'raj itu kan istilah arab yang maknanya naik, aktivitas mendaki, vertikal, bukan horisontal juga bukan menurun (menuju ke bawah).

        Raga Sukma atau out of body experience itu belum tentu naik tetapi merupakan aktivitas riel di alam nyata dengan ritual tertentu mengosongkan jiwa dan membiarkan jiwa melanglang, meninggalkan raga atau fisik, saya sih sebenarnya kurang begitu faham detailnya. Ada yang menyamakan jiwa itu sinonim dengan roh tetapi ada pula yang membedakannya.

        Roh itu informasinya sedikit, itu yang disebutkan oleh Qur'an. Saya tidak mampu berspekulasi tentang roh, akrivitas hening atau mengosongkan jiwa dan fikiran entah itu namanya kontemplasi, meditasi atau tahannuts intinya adalah memelihara kesadaran kita sendiri agar kita waspada siapa jati diri kita sadar bahwa kita adalah fana dan akan kembali kepada sang Maha Mutlak sang pemilik segala sumber kesadaran yaitu Allah.

        Menurut hemat saya aktivitas mengosongkan jiwa dan mengklaim sanggup berkelana dan bertamasya ke alam ghaib yang asing dan belum pernah didatangi tetapi merasa riel dan melekat dalam memory sang pelaku, sulit diverifikasi secara rasional, yang namanya klaim subyektif ya susah diperdebatkan, cuma yang saya khawatirkan kalau membiarkan jiwa dan pikiran kosong apalagi dalam kondisi beta, sungguh riskan, karena bisa jadi membuka peluang jin untuk mengambil alih raga kita yang sementara ditinggalkan oleh jiwa atau roh yang lagi asyik bertamasya ke alam lain bercengkerama dengan jiwa atau roh lain. Lantas kalau raga kita ditempati oleh jin dan jiwa atau roh kita saat kembali ke raga semula tidak bisa karena sudah diisi jin kan repot ?. Jadi roh gentayangan dong ? Beruntung kalau jinnya muslim lha kalau kafir, alangkah meruginya kita ? Fenomena kerasukan jin sebenarnya tidak lebih merupakan jiwa yang tidak berada dalam kendali kesadaran penuh sehingga dibajak makhluq lain yaitu jin, apa yang dibajak ? Ya kesadaran kita oleh jin. Makanya qur'an memberikan solusi, sholatlah supaya kamu mengingat Aku. Mengingat alias zikir itu kan esensinya sadar.

        Nah soal israk mi'raj nabi muhammad itu dengan rohnya saja atau lengkap jasad dan roh memang beragam. Kalau menurut almarhum KH Bahaudhin Mudhary pemerhati metafisika berpendapat nabi beri-israk mi'raj utuh lengkap jasad dan roh atau jiwanya. Dan redaksi di qur'an itu bukan aktif transitif tetapi diperjalankan oleh siapa ? Oleh Allah.

        Manusia saja dengan berfantasi seperti film startrek bisa dijelaskan secara teknik fisika ala teleportasi dengan mentransfer fisik dari satu tempat ke tempat lain secara utuh. Memang itu baru fiksi atau khayalan tetapi yang namanya sains kan tidak pernah berhenti kita tidak tahu kapan akan terwujud fiksi startrek itu, sama halnya khayalan pergi ke bulan dulunya adalah khayalan, dianggap aneh tetapi beberapa masa kemudian menjadi kenyataan.

        Menurut metafisika, nabi sebelum menuju Allah di sidratul muntaha atau ufuqul ula (tempat tertinggi yang tidak diliputi segala hal) adalah dengan mengubah tubuh lebih dulu karena terdiri dari materi menjadi energi, karena perjalanan angkasa tidak memungkinkan dengan jasad materi, kemudian di tempat tujuan mengalami transformasi lagi ke jasad semula. Rasulullah juga tidak sendirian dalam menempuh perjalanan tsb, beliau didampingi oleh malaikat jibril, serta butuh sarana transportasi ghaib yang disebut buraq.

        Itu adalah pendapat atau tafsir dengan segala argumen yang dibangun, tentu ada pendapat lain yang boleh jadi bertentangan karena asumsinya beda. Lantas bagaimana yang benar ?, yang paling mudah menjawab adalah wallahu a'lam.

        Wassalam
        Abdul Mu'iz

        ------Original Message------
        From: aldiy@...
        Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com
        To: wanita-muslimah@yahoogroups.com
        ReplyTo: wanita-muslimah@yahoogroups.com
        Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.
        Sent: Apr 5, 2012 05:49

          Terimakasih Pak Chodjim. Ulama berbeda pendapat, bukankah gitu? Sebagian mengatakan seutuhnya jasad dan jiwa Muhammad pergi. Yang lain bilang mengartikan secara spiritual. Sepertinya dulu Pak HMNA panjang lebar diskusi ttg yg pertama, lupa dg siapa. Saya sendiri lebih mudah menerima perjalan ruh, visioner/ru'ya, seperti yg pak Chodjim jabarkan. Semua Nabi mengalami visi seperti ini. Perjalanan ragasukma itu jiwa atau "soul", bukan gitu? Pak Muiz, jangan2 kita dah melakukan semacam ragasukma di alam internet..haha..karena internet juga ber- efek alternatif pada psikologi kita. Salam Mia
        Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! From: "chodjim" <chodjima@...> Sender: wanita-muslimah@yahoogroups.com Date: Wed, 4 Apr 2012 20:53:21 +0700 To: <wanita-muslimah@yahoogroups.com> ReplyTo: wanita-muslimah@yahoogroups.com Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat orang2 miskin.   
        Mbak Mia,   Isra' Mi'raj itu bukan ngrogo suksma, tetapi perjalanan spiritual yang disebut ru'ya. Hal ini ditegaskan dalam Q. 17:1, dan 17:60. Jadi, dalam Isra' Mi'raj yang terjadi adalah proses liyep-layap-angluyup. Pada saat itu Nabi dalam keadaan duduk diam hening. Oleh karena itu, dalam Hadis yang diriwayatkan Bukhari, Nabi disebut dalam keadaan antara jaga dan tidur (luyut atau liyep-layap-angluyup). Juga disebutkan bahwa bekas tempat duduk Nabi ketika Nabi menjalankan salat subuh, masih hangat. Tempat duduk yang hangat menunjukkan bahwa Nabi tidak ke mana-mana, dan duduk diam dari bakda Isyak hingga jelang Subuh.    Ngrogo suksma itu perjalanan jiwa, sehingga terbatas. Dalam Alquran disebut 1 hari yang dibandingkan 1000 tahun. Tetapi, perjalanan ruh atau spiritual, disebut dalam satu hari yang kadarnya 50.000 tahun komariah menurut perhitungan kita.   Wassalam,   chodjim   ----- Original Message ----- From: aldiy@... To: wanita-muslimah@yahoogroups.com Sent: Wednesday, April 04, 2012 6:46 PM Subject: Re: Bls: Re: [wanita-muslimah] Re: Di neraka banyak terdapat o
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.