Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

OOT: Warga Saudi Minta AS Bebaskan Penyiksa TKI

Expand Messages
  • semar samiaji
    Mari berkaca melalui kejadian sebagai mana berita di bawah…APAKAH SAUDARA2 YANG BERKEYAKINAN SAMA DENGAN PARA PEMBANTU YANG DISIKSA DI ARAB SAUDI PERNAH
    Message 1 of 9 , Sep 1 12:40 AM
    • 0 Attachment
      Mari berkaca melalui kejadian sebagai mana berita di bawah…APAKAH SAUDARA2 YANG BERKEYAKINAN SAMA DENGAN PARA PEMBANTU YANG DISIKSA DI ARAB SAUDI PERNAH MELAKUKAN HAL SEBAGAI MANA BERITA DI BAWAH??...jangan hanya sibuk urusan aliran sesat dan fatwa2 aja…silahkan baca baik2…ada nukilan berita “Hal ini memicu kemarahan publik Saudi yang mendukung pernyataan Turki bahwa dia adalah korban sentimen anti-muslim yang merebak di AS pasca serangan 11 September 2001”…
       
      Urusan penyiksaan pembantu di-SERET2 ke urusan anti-muslim…padahal ini urusan penyiksaan…
       
      “Setiap ada kejadian yang bernuansa ketidaknyamanan dalam segala bentuknya, sering direspon melalui agama / keyakinan kpd YMK, melalui warna kulit, melalui kesukuan, melalui partai-partai, dan bentuk-bentuk label lainnya, PADAHAL, itu semua urusan kemanusiaan yang belum bisa menghadirkan keadilan dan keberadaban. Perlu dikaji, apakah label-label yang melekat itu sudah diproses sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradab atau belum? Jika sudah, apa iya akan muncul ketidakadilan dan ketidakberadaban? Indah sekali ISI sila ke-1 dan ke-2 Pancasila, khan?”
       
      salam,
      ss
      ----
      Warga Saudi Minta AS Bebaskan Penyiksa TKI
      Pelaku menyatakan dirinya korban sentimen anti Muslim di AS pasca Tragedi 11 September
       
      Rabu, 1 September 2010, 14:04 WIB
      Renne R.A Kawilarang, Denny Armandhanu
       
      VIVAnews - Sejumlah warga Arab Saudi meminta Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, agar membebaskan seorang narapidana dari penjara. Narapidana asal Saudi itu bernama Humaidan al-Turki, yang tengah menjalani hukuman penjara 28 tahun di AS setelah bersalah menyiksa seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia. 

      Permohonan sejumlah warga Saudi itu diunggah ke laman video umum, Youtube. Tayangan video berbahasa Arab dengan terjemahan Inggris berdurasi lima menit tersebut beredar sejak Senin, 30 Agustus 2010.

      Video itu menampilkan anak perempuan pelaku, ulama konservatif Syekh Salman al-Ouda dan penulis sekaligus wartawan Turki al-Dhakil. Mereka memaparkan pembelaan terhadap Humaidan al-Turki.

      Mereka meminta Obama mengampuni ayah dan rekan senegara mereka dengan mengatakan bahwa Presiden AS seringkali memaafkan pelaku kejahatan yang lebih parah dari Turki. Diantaranya adalah pelaku kriminal berat, seperti perdagangan obat-obatan dan senjata.

      “Kami, sebagai rakyat Saudi, meminta Obama untuk memperhatikan kasus al-Turki, dengan menggunakan pandangan yang sama dengan presiden sebelumnya pada saat memberikan pengampunan hukuman,” ujar salah satu orang pada video tersebut.

      Turki divonis 28 tahun penjara oleh pengadilan di negara bagian Colorado pada tahun 2006 dengan 15 tuntutan, diantaranya mengurung, menyiksa dan melecehkan secara seksual pembantu asal Indonesia, yang tidak disebutkan namanya. 

      Berdasarkan koran Rocky Mountain News, kasus ini mengemuka saat al-Turki dan istrinya beserta pembantunya dipanggil oleh Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS yang ingin menanyai keabsahan izin tinggal (visa) al-Turki sebagai mahasiswa. Saat wawancara dengan pembantunya, pihak berwenang AS mengetahui bahwa pembantu asal Indonesia itu telah disekap, disiksa, dan mengalami pelecehan seksual selama empat tahun.

      Kampanye pembebasan Turki muncul saat Mahkamah Agung AS menolak bandingnya pada bulan April. Hal ini memicu kemarahan publik Saudi yang mendukung pernyataan Turki bahwa dia adalah korban sentimen anti-muslim yang merebak di AS pasca serangan 11 September 2001.

      Saat ini Kedutaan Besar AS di Riyadh sedang mengkaji permohonan itu dan akan menyampaikan video tersebut ke Gedung Putih.
      • VIVAnews
       
      http://dunia.vivanews.com/news/read/174782-warga-saudi-minta-as-bebaskan-penyiksa-tki










      [Non-text portions of this message have been removed]
    • gsuryana
      From: Tirta Telaga Yang kita butuhkan dalam strategi perang ini adalah kipas dan api. Bakar saja hutan dan sampah sepanjang pesisir
      Message 2 of 9 , Sep 2 7:59 AM
      • 0 Attachment
        From: "Tirta Telaga" <smarandana@...>

        Yang kita butuhkan dalam strategi perang ini adalah kipas dan api.
        Bakar saja hutan dan sampah sepanjang pesisir timur sumatera dan pesisir
        barat kalimantan, toh Malaysia dan Singapura akan kelabakan karena mabuk *
        asap*.
        ++++
        Plus lemparin ajah bom gas 3 Kg secara terus menerus, lha ada 2 juta yang
        mau ditarik pemerintah mending dilempar ke malingsia sekalian.

        Indonesia sebenarnya bila perang dengan siapapun tidak akan kalah, lha untuk
        meredam roket/bom cukup orang Jabar bikin tape/peyeum dijamin ntu roket dan
        bom gak jadi meledak.
        Untuk lautan kerahkan orang dari daerah Palembang, suruh bikin mpek mpek
        kapal silem sebanyak banyak nya, tebar di lautan, dijamin terpedo lawan jadi
        ogah meledak mending makan mpek mpek nya.
        Kalimantan ?, kerahkan orang Dayak, sekali mandau keluar, musuh langsung
        keder.

        Eniwe kumpulkan juga air 'pipis' ber tangki tangki, kirim ke ibukota
        malingsia dengan cara disebarkan mirip memadamkan hutan, sebelumnya kita
        makan jengkol dan petai,
        Maka Malingsia akan bertekuk lutut mohon mohon ampun, dah gitu jadi in ajah
        propinsi 34.
        Khusus Singapore..........rada rada susah dilawannya, maklum duit orang
        Indonesia banyak yang nginep di negara kicit tsb.

        sur.

        Salam
      • den suta
        Huahaaa... Cara2 yang lucu2! Ngapain gak sekalian digelontor kue Bolu, made ini Bogor by kang Sur, ke kedua negeri jiran tersebut? Pasti, deh, mereka akan
        Message 3 of 9 , Sep 2 4:31 PM
        • 0 Attachment
          Huahaaa...

          Cara2 yang lucu2!

          Ngapain gak sekalian digelontor kue Bolu, made ini Bogor
          by kang Sur, ke kedua negeri jiran tersebut?

          Pasti, deh, mereka akan ketagihan, apalagi kalo gratisan!
          Maka, mereka terpaksa akan meningkatkan impor Bolu, &
          sebaliknya kang Sur akan kewalahan ekspor; sehingga po-
          litik...gaya Korsel lawan Jepang...akan berhasil,  tanpa  ha-
          rus...ganyang Malingsia!?

          Salam joke2an,
          DS




          ________________________________
          From: gsuryana <gsuryana@...>
          To: tionghoa-net@yahoogroups.com
          Sent: Thu, September 2, 2010 9:59:16 PM
          Subject: Re: [t-net] Re: CARA EFEKTIF MENGALAHKAN MALAYSIA

           
          From: "Tirta Telaga" <smarandana@...>

          Yang kita butuhkan dalam strategi perang ini adalah kipas dan api.
          Bakar saja hutan dan sampah sepanjang pesisir timur sumatera dan pesisir
          barat kalimantan, toh Malaysia dan Singapura akan kelabakan karena mabuk *
          asap*.
          ++++
          Plus lemparin ajah bom gas 3 Kg secara terus menerus, lha ada 2 juta yang
          mau ditarik pemerintah mending dilempar ke malingsia sekalian.

          Indonesia sebenarnya bila perang dengan siapapun tidak akan kalah, lha untuk
          meredam roket/bom cukup orang Jabar bikin tape/peyeum dijamin ntu roket dan
          bom gak jadi meledak.
          Untuk lautan kerahkan orang dari daerah Palembang, suruh bikin mpek mpek
          kapal silem sebanyak banyak nya, tebar di lautan, dijamin terpedo lawan jadi
          ogah meledak mending makan mpek mpek nya.
          Kalimantan ?, kerahkan orang Dayak, sekali mandau keluar, musuh langsung
          keder.

          Eniwe kumpulkan juga air 'pipis' ber tangki tangki, kirim ke ibukota
          malingsia dengan cara disebarkan mirip memadamkan hutan, sebelumnya kita
          makan jengkol dan petai,
          Maka Malingsia akan bertekuk lutut mohon mohon ampun, dah gitu jadi in ajah
          propinsi 34.
          Khusus Singapore..........rada rada susah dilawannya, maklum duit orang
          Indonesia banyak yang nginep di negara kicit tsb.

          sur.

          Salam







          [Non-text portions of this message have been removed]
        • Flowing Water
          Saya hanya sekedar menyampaikan gagasan atau lamunan ala warung kopi pinggir jalan. Bagaimana bila pemerintah membuat proyek khusus dengan membuka lahan
          Message 4 of 9 , Sep 2 5:13 PM
          • 0 Attachment
            Saya hanya sekedar menyampaikan gagasan atau lamunan ala warung kopi pinggir
            jalan. Bagaimana bila pemerintah membuat proyek khusus dengan membuka lahan
            perkebunan baru dan usaha lain yang padat karya dg syarat untuk tenaga
            kerjanya harus yg sudah terlatih dan pernah kerja di Malaysia. Bila anggaran
            utk gedung megah DPR saja bisa sampai 1,6 T, barangkali juga ada anggaran
            lain untuk mensejahterakan rakyat dan tidak hanya menjadi kacung dan babu di
            Malaysia. Bila pemerintah bersungguh-sungguh dalam mengintensifkan sektor
            perkebunan sawit, jagung, kedelai, singkong dll sebagai juga sumber bio
            enerji dan pakan ternak, maka dalam waktu yg tidak terlalu lama para TKI di
            Malaysia akan tertarik untuk kerja di tanah air. Bila ini bisa di
            manifestasikan maka sektor informal lain akan turut terpacu misalnya
            warteg2, pasar dan warung2 rakyat disekitar perkebunan...Ada kenalan yang
            kerja sama dg beberapa pejabat pemda yg hanya dg modal lahan dari pemda dan
            anggaran yg tdk besar telah berhasil membuka lapangan kerja di-perkebunan2
            jagung dan turut membantu menggairahkan ekonomi rakyat sekitar.

            -----Original Message-----
            From: den suta [mailto:sutawiyana@...]
            Sent: Friday, September 03, 2010 6:32 AM
            To: tionghoa-net@yahoogroups.com
            Subject: Re: [t-net] Re: CARA EFEKTIF MENGALAHKAN MALAYSIA

            Huahaaa...

            Cara2 yang lucu2!

            Ngapain gak sekalian digelontor kue Bolu, made ini Bogor
            by kang Sur, ke kedua negeri jiran tersebut?

            Pasti, deh, mereka akan ketagihan, apalagi kalo gratisan!
            Maka, mereka terpaksa akan meningkatkan impor Bolu, &
            sebaliknya kang Sur akan kewalahan ekspor; sehingga po-
            litik...gaya Korsel lawan Jepang...akan berhasil,  tanpa  ha-
            rus...ganyang Malingsia!?

            Salam joke2an,
            DS




            ________________________________
            From: gsuryana <gsuryana@...>
            To: tionghoa-net@yahoogroups.com
            Sent: Thu, September 2, 2010 9:59:16 PM
            Subject: Re: [t-net] Re: CARA EFEKTIF MENGALAHKAN MALAYSIA

             
            From: "Tirta Telaga" <smarandana@...>

            Yang kita butuhkan dalam strategi perang ini adalah kipas dan api.
            Bakar saja hutan dan sampah sepanjang pesisir timur sumatera dan pesisir
            barat kalimantan, toh Malaysia dan Singapura akan kelabakan karena mabuk *
            asap*.
            ++++
            Plus lemparin ajah bom gas 3 Kg secara terus menerus, lha ada 2 juta yang
            mau ditarik pemerintah mending dilempar ke malingsia sekalian.

            Indonesia sebenarnya bila perang dengan siapapun tidak akan kalah, lha untuk

            meredam roket/bom cukup orang Jabar bikin tape/peyeum dijamin ntu roket dan
            bom gak jadi meledak.
            Untuk lautan kerahkan orang dari daerah Palembang, suruh bikin mpek mpek
            kapal silem sebanyak banyak nya, tebar di lautan, dijamin terpedo lawan jadi

            ogah meledak mending makan mpek mpek nya.
            Kalimantan ?, kerahkan orang Dayak, sekali mandau keluar, musuh langsung
            keder.

            Eniwe kumpulkan juga air 'pipis' ber tangki tangki, kirim ke ibukota
            malingsia dengan cara disebarkan mirip memadamkan hutan, sebelumnya kita
            makan jengkol dan petai,
            Maka Malingsia akan bertekuk lutut mohon mohon ampun, dah gitu jadi in ajah
            propinsi 34.
            Khusus Singapore..........rada rada susah dilawannya, maklum duit orang
            Indonesia banyak yang nginep di negara kicit tsb.

            sur.

            Salam







            [Non-text portions of this message have been removed]



            ------------------------------------

            Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni

            # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
            http://tionghoa-net.blogspot.com #

            # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
            member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #

            Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
            Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com

            Yahoo! Groups Links
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.