Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [t-net] KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia

Expand Messages
  • The Boven Digoel Post
    Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat sengsara, mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.
    Message 1 of 24 , Mar 31, 2010
    • 0 Attachment
      Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat sengsara,
      mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.

      http://digoel.wordpress.com/category/korupsi-pejabat-boven-digoel/

      Admin.

      Pada 30 Maret 2010 23:23, Dada <wrw.hzh@...> menulis:

      > Anda bermaksud mengatakan koruptor itu juga putri duyung , ikan paus , ikan
      > gabus , dan segala rupa mahluk air . Tapi tentu yang paling tahan banting
      > yah ikan gabus , apapun di santap dan rakus , kedua adalah ikan lele ,
      > sampai tinja pun di makan
      >
      >
      >
      > 2010/3/31 den suta <sutawiyana@...>
      >
      > >
      > >
      > > Dear T-netters,
      > >
      > > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
      > > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
      > > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
      > > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
      > > perti...AIR.
      > >
      > > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
      > > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
      > > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
      > > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
      > > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
      > > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
      > > tujuan...
      > >
      > > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
      > > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
      > > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
      > > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
      > > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
      > >
      > > Ya, segera siapkan rencanakan IRIGASI (=sistem
      > > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
      > > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
      > > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
      > > yang se-berat2nya atau, kalau perlu, ya, di hukum
      > > MATI saja!!
      > >
      > > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
      > > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
      > > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
      > > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
      > >
      > > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
      > >
      > > Salam logika air,
      > > DS
      > >
      > > [Non-text portions of this message have been removed]
      > >
      > >
      > >
      >
      >
      > [Non-text portions of this message have been removed]
      >
      >
      >
      > ------------------------------------
      >
      > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
      >
      > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
      > http://tionghoa-net.blogspot.com #
      >
      > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
      > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
      >
      > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
      > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com
      >
      > Yahoo! Groups Links
      >
      >
      >
      >


      [Non-text portions of this message have been removed]
    • semar samiaji
      ok ikutan lagi...silahkan lihat tanda ***) ... From: B.H. Jo Subject: Re: [t-net] OOT: Seminar Vatikan: Peran Pancasila Akan Lebih Mengemuka
      Message 2 of 24 , Apr 1, 2010
      • 0 Attachment
        ok ikutan lagi...silahkan lihat tanda ***)

        --- On Thu, 4/1/10, B.H. Jo <bhjo@...> wrote:


        From: B.H. Jo <bhjo@...>
        Subject: Re: [t-net] OOT: Seminar Vatikan: Peran Pancasila Akan Lebih Mengemuka
        To: tionghoa-net@yahoogroups.com
        Date: Thursday, April 1, 2010, 12:36 PM


         



        Komentar utk. sdr. Harry tsb. diatas:

        Agama dianggap sebagai suatu masalah di negara komunis. Sekarang agama juga dipisahkan dari masalah negara di-negara2 Barat (sekularisme) sebab bisa menjadi suatu masalah utk. negara.
         
         
        ***) kalau Bapak menyimak hasil kongres PKC di China, di sana untuk pertama kalinya dicantumkan kata "religion" yang setara dengan agama...bisa Bapak bantu apa latar belakangnya?
         
         
        Sila pertama Ketuhanan YME, memang kontoversial dan barangkali bisa dianggap sebagai suatu masalah di-negara2 lain, dgn. alasan sbb.:


        * Ini berlawanan dgn. azas demokrasi dan keadilan yaitu kebebasan mau percaya kpd. Tuhan atau tidak percaya kpd. Tuhan. Dalam hal ini sepertinya orang yg. tidak ber-Tuhan di-dikrisminasi. Dan agama yg. diakui juga cuma beberapa agama.
         
         
        ***) yang menjadikan kontroversial siapa?...toh, tetap sila pertama itu ada khan? jika kemudian dikaitkan dengan demokrasi apa hubungannya? jika dikaitkan dengan keadilan, apakah negara2 yang sudah menganut paham demokrasi telah mampu berbuat adil terhadap negara2 yang menjadi "lahan" ekonominya?...sila pertama BUKAN ber-makna kepada SOSOK Tuhannya...kata yang tercantum adalah Ketuhanan, beda jauh maknanya dengan kata Tuhan...konteksnya perbuatan...memang tepat, apakah manusia itu meyakini Tuhan atau pun tidak, itu adalah pilihan setiap diri...oleh karena itu, penerapan dari ketentuan yang BELUM merujuk kepada JIWA Pancasila di mana manusia bertuhan itu bisa melalui agama atau pun keyakinan perlu diperlakukan sama dalam kehidupan berbangsanya...dan seharusnya pula dengan ujud perbuatannya yang adil dan beradab....kultur bangsa Indonesia TIDAK mengenal kata demokrasi sebagai mana aplikasi yang sedang ramai saat ini...kultur bangsa Indonesia mengenal kata
        musyawarah...dan salah satu persyaratan agar musyawarah berjalan TANPA voting adalah melalui manusia2 yang bersedia melakoni ISI ketuhanannya yang adil dan beradab dalam tatanan kemanusiaan...inilah PRA-SYARATnya...jadi, BUKAN unsur ONE MAN ONE VOTE-nya...namun, LEBIH kepada "kebersamaan" dalam memecahkan semua permasalahan bangsa...Jika Bapak diberi kesempatan, hal ini sudah dipraktekkan oleh saudara2 se-bangsa selama ber-abad2 dan turun temurun serta masih bertahan hingga saat ini, dan mereka jauh dari pemberitaan sebagai mana sudara2 se-bangsanya yang sibuk melakoni demokrasi...
         


        * Adanya YME/ "superbeing" belum bisa dibuktikan. Maka dari itu agama dinamakan "kepercayaan" karena "superbeing" belum bisa dibuktikan dan bukan fakta. Adanya "banyak sekali" agama bertentangan dgn. kebenaran sebab "kebenaran" "biasanya" cuma ada satu. Kalau agama, misalnya, ada 50, dan agama yg. benar cuma satu, jadi agama tidak benar adalah jumlahnya 49.
         
         
        ***) lho???...koq kembali kepada SOSOK Tuhannya...kenapa tidak kepada LAKU BUATnya?..yang menjadikan semakin dalam terjadinya pertikaian adalah pola pikir seperti Bapak di atas...kenapa?..karena ada upaya menafikkan (menolak) fakta bahwa tidak semua manusia berkeyakinan seperti apa yang Bapak tuliskan di atas...kenapa? ini masalah KEYAKINAN...BUKAN langsung lompat kepada kebenaran sejati...kebenaran sejati baru ujud saat manusia itu mengalami sendiri saat satu moment dihadirkan...jika Bapak bersedia kaji lebih jauh lagi, apakah setiap rasionalitas itu adalah sehat? belum tentu khan?..kenapa? ada unsur ISI HATI...ada unsur nurani...saat akalnya LEBIH mendominasi isi hatinya, apalagi jika hatinya diisi dengan rasa iri, dengki, zalim, dan khianat..sudah bisa dipastikan rasionalitasnya akan ditujukan kepada hal2 yang berdampak merugikan pihak lainnya...dan ini ber-laku kepada manusia mana pun...apakah dia meyakini adanya Tuhan atau pun tidak...jadi, jelas
        sekali urusan keyakinan kepada YMK beserta pembuktiannya adalah urusan individu yang tidak bisa di-intervesi oleh siapa pun...


        * Persoalan ke-Tuhan-an telah menyebabkan konflik yg. serius dan memakan banyak korban.
        Di AS, misalnya, simbol2 agama dilarang dipasang di institusi2 Pemerintah (saya pernah bekerja di Federal Government, jadi mengetahui peraturan ini yg. sangat keras). Misalnya, simbol Ten Commandments yg. dulu dipasang di gedung pengadilan harus diturunkan; memasang pohon Natal di institusi Permerintah diperbolehkan sebab pohon Natal bukan berasal dari agama Kristen. Tetapi pohon Natal tidak boleh dihiasi/dipasangi tanda salib, malaikat dll. sebab ini adalah simbol dari agama. Tgl. 25 Desember adalah hari libur di AS tetapi ini bukan hari raya dari agama Kristen tetapi secara "official" dianggap hari raya "tradisi" di AS utk. berkumpulnya keluarga. Kalau hari libur tgl. 25 Desember tidak dianggap sebagai hari raya "tradisi", ini akan melanggar azas demokrasi dan keadilan sebab tidak ada hari raya agama lain di AS. Kalau agama ada 100 didunia ini dan tgl. 25 Desember dianggap sebagai hari raya Kristen, yg. 99 juga harus dikasih hari raya mereka di AS
        (bangsa AS berasal dari seluruh dunia) berdasarkan azas demokrasi dan keadilan dan ini akan mengacaukan jawal sekolah, ekonomi dll. sebab akan terjadi telalu banyak liburan.
         
         
         
        ***) jika Bapak masuk ke dalam kantor pemerintahan Indonesia, apakah ada tanda-tanda keagamaan? konflik terjadi BUKAN agama semata...namun, jauh lebih dipicu kepentingan politik dan ekonomi serta mengatasnamakan keadilan menggunakan kendaraan agama atau keyakinan kepada Tuhan...Apa pun yang jadi landasan hari liburnya, kayaknya banyak keluarga berkumpul di saat itu...he..he..he..he..he...memang manusia itu pinter pilih kata2, padahal mah esensinya itu2 juga..he..he..he.he.he..
         
         
        BH Jo (beragama)


        ***) salam,
        ss (bertuhan)









        [Non-text portions of this message have been removed]
      • semar samiaji
        Dear rekan-rekan,   di bawah ini adalah warna yang pernah dibagikan ke seseorang dan hapunten, lupa kapan serta di mana…isinya berkaitan dengan JIWA manusia
        Message 3 of 24 , Apr 1, 2010
        • 0 Attachment
          Dear rekan-rekan,
           
          di bawah ini adalah warna yang pernah dibagikan ke seseorang dan hapunten, lupa kapan serta di mana…isinya berkaitan dengan JIWA manusia dalam kemanusiaan berkaitan dengan kata dasar Tuhan sebagai pembentuk kata Ketuhanan....
           
          semoga ada manfaatnya berbagi warna ini….
           
          salam Pancasila,
          ss

           
           
          Mbakne ikutan ya....
           
          kata tuhan atau pun kata yang dianggap semakna oleh setiap diri manusia SUDAH ada terlebih dahulu sebelum setiap diri terlahir di muka bumi ini...jadi, kata itu sudah disodorkan bagi setiap anak manusia yang terlahir di permukaan bumi mana pun....
           
          di mana letak pertalian kata tersebut sesungguhnya? ...ada di dalam diri manusia itu sendiri....dalam konteks, apa pun perjalanan manusia itu dalam lorong kehidupannya, diperlukan "sesuatu" atau "pegangan" atau "landasan" dengan berbuah suatu keyakinan bagi setiap diri agar manusia itu meraih apa yang didambakan oleh karakter atau kehadiran itu sendiri...buah dari proses itu semua adalah BERBAGAI bentuk keyakinan, mulai apa yang disebut dengan agama, ideologi, spiritual, dan semua kata yang memiliki pemahaman itu semuanya.... dan dalam setiap itu yang SERING dilupakan adalah TUJUAN yang ingin dicapai oleh berbagai keyakinan itu sendiri....TERNYATA , apa pun namanya masih BELUM mampu menemukan nilai-nilai kesepakatan kehidupan dalam kemanusiaan yang selayaknya sebagai seorang manusia itu sesungguhnya. ...
           
          sejak dulu (awalnya) hingga saat ini pun ke depan nantinya, semua itu merupakan perputaran kehidupan dari satu keyakinan kepada keyakinan berikutnya dalam konteks membawa kedamaian dan ketentraman kepada manusia itu sendiri dalam melakoni kehidupannya. ...melalui interaksi antara keyakinan dan fakta kehidupan yang beraneka ragam itulah, keberadaan atau kehadirkan tuhan semakin memegang peranan yang JUGA bisa berubah ujudnya disesuaikan dengan kebutuhan manusia itu sendiri...jadi, ujud tuhan dalam konteks keyakinan diri manusianya itu ada yang berbentuk harta...ada yang berbentuk ilmu....ada yang berbentuk jabatan/pangkat. ..dan lain2...selama di dalam diri manusia itu adalah itikadnya... saya beri gambaran sederhana saja, saat manusia mengaku bertuhan yang katanya Maha ini dan itu, TERNYATA ujud kehidupannya masih melakukan tindakan2 korupsi...yang jadi kajian adalah tuhannya yang menurut keyakinannya jangan lakukan tindakan koruptif dikalahkan oleh
          tindakan korupsinya karena ingin memenuhi diri melalui harta dan atau jabatannya.. .Di saat hal itu dilakukan satu dan ternyata "dianggap" ok2 aja...mulailah secara bergerombol manusia melakukannya. ...dan itu semua seperti snow ball dan akhirnya menjadi merusak tatanan kehidupan dalam konteks kemanusiaan itu sendiri....
           
          Jadi sungguh jelas sekali....memproses untuk menuhankan kepada yang menjadikan dirinya bertuhan (dalam konteks poros kehidupan) merupakan proses sepanjang kehidupan manusia itu sendiri....secara kodrat (dari sononya) manusia pun diberikan kebebasan untuk menetapkan proses yang diyakininya. ...yang menjadikan hal demikian BERLEBIHAN saat manusia itu sudah MENGHILANGKAN atau MENINDAS hak hidup manusia lainnya dalam konteks berkehidupan dalam tatanan kemanusiaan, baik sebagai masyarakat, negara, dan juga antar negara....kenapa? TIDAK ADA manusia mana pun sejatinya bersedia dengan tulus dan apa adanya di-begitu-kan. ..maka, muncullah apa yang disebut dengan HAM...
           
          melalui konteks di atas apa pun sebutannya.. .atau apa pun nama yang diyakini setiap diri, sudah tidak menjadi masalah lagi selayaknya.. ..jika kemudian di dalam konteks kehidupan bersama SAAT INI sudah dihadirkan dengan fakta-fakta yang ada dan juga bisa jadi bermunculan ajaran ini dan itu yang juga hakekatnya adalah berkaitan dengan tuhan, pun bukan lagi satu hal yang bisa melampui konteks di atas....
           
          maka, ujud perbuatan manusia yang BENAR2 mengedepankan kehidupan bersama dalam NILAI2 KEMANUSIAAN yang tulus dan apa adanya melalui penyelarasan dan penyeimbangan semua tatanan pola yang ada merupakan TITIK keseimbangan dan POROS kehidupan bersamanya.. .dan itu HANYA bisa terpenuhi saat manusia2-nya meyakini KESEJATIAN sebagai manusia bertuhan.... jadi kajian, yang bagaimana yang sejatinya itu?...di sinilah manusia selama BERABAD-ABAD melakoni dan menjadikan perputaran kehidupan terus berjalan...dan di dalam perputaran itu JELAS sekali....TERNYATA, hanya manusia yang BERSEDIA menjadi manusia melakoni dengan tulus dan apa adanya akan memahami sejatinya kata tuhan itu sendiri...dan ini dibuktikan dengan terus berprosesnya ketenangan dalam hidupnya...dan tidak merusak diri dan lingkungannya. ..walau pun, sering juga keyakinan demikian menjadi bulan2-an lingkungan sekitarnya.. ..
           
          jika Mbak sudah membaca apa yang saya sampaikan... .jika ada gerak hati, silahkan resapi melalui ketenangan hati....kosongkan pikiran atau abaikan pikiran apa pun yang melintas.... rasakan melalui hati dalam ketulusan dan apa adanya...terima itu semua yang dihadirkan dalam KADAR yang terus ditingkatkan. ...terucap kata2 yang semakna dengan tuhan atau pun tidak, sudah BUKAN lagi menjadi fokus utamanya.... .landasan agar Mbak melakoni kehidupan terus sempurnakan hati tuju kesejatian manusia itulah fokus utamanya...di dalam itulah ada KESEJATIAN makna kata tuhannya....
           
          salam,
          ss










          [Non-text portions of this message have been removed]
        • sans_culotte_30
          Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia. Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya
          Message 4 of 24 , Apr 2, 2010
          • 0 Attachment
            Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia.
            Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya dibunuh. Yang mengherankan...eeee. malahan aktor pembunuhnya malahan mau jadi presiden melalui Ketum Golkar.

            Mana bisa kita harepin seorang pemberani, lha wong baru bersuara sedikit anti korupsi sudah di intimidasi, kalau masih nekad ya bisa mengalami nasib seperti Jaksa Tinggi.
            Lha wong Jaksa Tinggi saja dibunuh ...lha gimana ya...ya pasrah aja-lah. Yang kasihan ya wong cilik...makan super mie sebungkus sehari aja untung.

            Harry Adinegara

            --- In tionghoa-net@yahoogroups.com, den suta <sutawiyana@...> wrote:
            >
            > Dear T-netters,
            >
            > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
            > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
            > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
            > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
            > perti...AIR.
            >
            > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
            > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
            > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
            > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
            > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
            > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
            > tujuan...
            >
            > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
            > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
            > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
            > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
            > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
            >
            > Ya,  segera siapkan  rencanakan IRIGASI  (=sistem
            > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
            > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
            > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
            > yang  se-berat2nya  atau,  kalau perlu, ya, di hukum
            > MATI saja!! 
            >
            > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
            > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
            > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
            > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
            >
            > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
            >
            > Salam logika air,
            > DS
            >
            >
            >
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
          • John Siswanto
            Bung Harry, saya koreksi kesalahan-kesalahan anda yaa.. ... Dari: sans_culotte_30 Judul: [t-net] Re: KORUPSI, dan Karakternya di
            Message 5 of 24 , Apr 2, 2010
            • 0 Attachment
              Bung Harry,
              saya koreksi kesalahan-kesalahan anda yaa..


              --- Pada Jum, 2/4/10, sans_culotte_30 <kangaroo_jack86@...> menulis:


              Dari: sans_culotte_30 <kangaroo_jack86@...>
              Judul: [t-net] Re: KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia
              Kepada: tionghoa-net@yahoogroups.com
              Tanggal: Jumat, 2 April, 2010, 5:01 AM


               



              Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia.
              Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya dibunuh. Yang mengherankan. ..eeee. malahan aktor pembunuhnya malahan mau jadi presiden melalui Ketum Golkar.

              JS :
              Hakim Agung yang dibunuh atas suruhan Tommy Suharto (versi putusan Pengadilan) bernama Syarifuddin Kartasasmita, jadi bukan Jaksa Tinggi, namanya  yang benar adalah Syarifuddin Kartasasmita.
              Yang lainnya podo wae, cuma cibiran kosong...
               
              JS
              Harry Adinegara

              --- In tionghoa-net@ yahoogroups. com, den suta <sutawiyana@ ...> wrote:
              >
              > Dear T-netters,
              >
              > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
              > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
              > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
              > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
              > perti...AIR.
              >
              > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
              > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
              > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
              > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
              > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya. ..
              > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
              > tujuan...
              >
              > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
              > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
              > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
              > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
              > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
              >
              > Ya,  segera siapkan  rencanakan IRIGASI  (=sistem
              > birokrasi) dengan pembuatan WADUK  / BENDUNGAN
              > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
              > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
              > yang  se-berat2nya  atau,  kalau perlu, ya, di hukum
              > MATI saja!! 
              >
              > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
              > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
              > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
              > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
              >
              > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
              >
              > Salam logika air,
              > DS
              >
              >
              >
              >
              > [Non-text portions of this message have been removed]
              >









              Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

              [Non-text portions of this message have been removed]
            • iwansams@gmail.com
              Harry, pertama orang yg ente sebut itu bukan Jaksa Tinggi tapi Hakim ; Kedua, meski kita gak boleh ngomongin orang yang udah mati, tapi itu Hakim yg nggak
              Message 6 of 24 , Apr 2, 2010
              • 0 Attachment
                Harry, pertama orang yg ente sebut itu bukan Jaksa Tinggi tapi Hakim ;

                Kedua, meski kita gak boleh ngomongin orang yang udah mati, tapi itu Hakim yg nggak bersih Har. Sering terima sogokan.

                Ketiga, Tommy orang yg anda maksud kan? Dia sudah menerima ganjarannya dan sudah menjalani hukumannya.

                Keempat, soal adil tidaknya wallahu alam

                Sent from my BlackBerry� smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

                -----Original Message-----
                From: "sans_culotte_30" <kangaroo_jack86@...>
                Date: Fri, 02 Apr 2010 12:01:49
                To: <tionghoa-net@yahoogroups.com>
                Subject: [t-net] Re: KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia

                Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia.
                Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya dibunuh. Yang mengherankan...eeee. malahan aktor pembunuhnya malahan mau jadi presiden melalui Ketum Golkar.

                Mana bisa kita harepin seorang pemberani, lha wong baru bersuara sedikit anti korupsi sudah di intimidasi, kalau masih nekad ya bisa mengalami nasib seperti Jaksa Tinggi.
                Lha wong Jaksa Tinggi saja dibunuh ...lha gimana ya...ya pasrah aja-lah. Yang kasihan ya wong cilik...makan super mie sebungkus sehari aja untung.

                Harry Adinegara

                --- In tionghoa-net@yahoogroups.com, den suta <sutawiyana@...> wrote:
                >
                > Dear T-netters,
                >
                > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                > perti...AIR.
                >
                > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan�karakter mur-
                > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                > rat AIR maka�KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
                > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang,�sampai
                > tujuan...
                >
                > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka�ia
                > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                >
                > Ya, �segera siapkan �rencanakan IRIGASI �(=sistem
                > birokrasi) dengan pembuatan�WADUK�/ BENDUNGAN
                > (=isolasi para birokrat yang korup)�sebagai tempat
                > steril�yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                > yang �se-berat2nya� atau, �kalau perlu, ya, di hukum
                > MATI saja!!�
                >
                > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                >
                > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                >
                > Salam logika air,
                > DS
                >
                >
                >
                >
                > [Non-text portions of this message have been removed]
                >





                [Non-text portions of this message have been removed]
              • den suta
                ________________________________ From: sans_culotte_30 To: tionghoa-net@yahoogroups.com Sent: Fri, April 2, 2010 7:01:49 PM
                Message 7 of 24 , Apr 2, 2010
                • 0 Attachment
                  ________________________________
                  From: sans_culotte_30 <kangaroo_jack86@...>
                  To: tionghoa-net@yahoogroups.com
                  Sent: Fri, April 2, 2010 7:01:49 PM
                  Subject: [t-net] Re: KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia

                   
                  Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia.
                  Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya dibunuh. Yang mengherankan. ..eeee. malahan aktor pembunuhnya malahan mau jadi presiden melalui Ketum Golkar.

                  Mana bisa kita harepin seorang pemberani, lha wong baru bersuara sedikit anti korupsi sudah di intimidasi, kalau masih nekad ya bisa mengalami nasib seperti Jaksa Tinggi.
                  Lha wong Jaksa Tinggi saja dibunuh ...lha gimana ya...ya pasrah aja-lah. Yang kasihan ya wong cilik...makan super mie sebungkus sehari aja untung.

                  Harry Adinegara

                  --- In tionghoa-net@ yahoogroups. com, den suta <sutawiyana@ ...> wrote:
                  >
                  > Dear T-netters,
                  >
                  > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                  > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                  > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                  > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                  > perti...AIR.
                  >
                  > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                  > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                  > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                  > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                  > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya. ..
                  > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                  > tujuan...
                  >
                  > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                  > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                  > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                  > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                  > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                  >
                  > Ya,  segera siapkan  rencanakan IRIGASI  (=sistem
                  > birokrasi) dengan pembuatan WADUK  / BENDUNGAN
                  > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                  > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                  > yang  se-berat2nya  atau,  kalau perlu, ya, di hukum
                  > MATI saja!! 
                  >
                  > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                  > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                  > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                  > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                  >
                  > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                  >
                  > Salam logika air,
                  > DS
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]
                  >



                  Wah, kalo cuman bondo...mental negatif (negative thinking) dan
                  mental pasrah...yang pesimistis tanpa punya pemikiran yg. kon-
                  struktif (positive thinking) untuk mengubah nasib rakyat  banyak
                  dari  melarat menjadi sejahtera, ya kapan maunya??  Apa  mau
                  tetap menjadi bangsa dan negara miskin tanpa harga diri??
                   
                  Ya, "no pain no gain", ya, toh?!  "Jer basuki mowo beyo", kata
                  orang Jawa!!  Yang  penting ada kemauan dan ada keberanian
                  untuk berubah, apa pun kendalanya!!
                   
                  Jadilah orang Indonesia yang punya wawasan kedepan secara
                  realistis, bukan cuman mengeluh..."sudah begitu, sudah mebu-
                  daya, mau apa lagi"...Ini kan namanya bangsa  tanpa  harapan
                  masa depan, ya, mending tetap aja hidup di negara orang  lain,
                  dan jangan ikut2an omong soal masa depan Indonesia, toh, ka-
                  tanya...percuma, udah jalan buntu, nanti  bisa "dipateni"...kayak
                  si hakim ideal tersebut, dsb. dsb.
                   
                  Salam kebangsaan,
                  DS 




                  [Non-text portions of this message have been removed]
                • den suta
                  Wah, kalo cuman bondo...mental negatif (negative thinking) dan mental pasrah...yang pesimistis tanpa punya pemikiran yg. kon- struktif (positive thinking)
                  Message 8 of 24 , Apr 2, 2010
                  • 0 Attachment
                    Wah, kalo cuman bondo...mental negatif (negative thinking) dan
                    mental pasrah...yang pesimistis tanpa punya pemikiran yg. kon-
                    struktif (positive thinking) untuk mengubah nasib rakyat  banyak
                    dari  melarat menjadi sejahtera, ya kapan maunya??  Apa  mau
                    tetap menjadi bangsa dan negara miskin tanpa harga diri??
                     
                    Ya, "no pain no gain", ya, toh?!  "Jer basuki mowo beyo", kata
                    orang Jawa!!  Yang  penting ada kemauan dan ada keberanian
                    untuk berubah, apa pun kendalanya!!
                     
                    Jadilah orang Indonesia yang punya wawasan kedepan secara
                    realistis, bukan cuman mengeluh..."sudah begitu, sudah mebu-
                    daya, mau apa lagi"...Ini kan namanya bangsa  tanpa  harapan
                    masa depan, ya, mending tetap aja hidup di negara orang  lain,
                    dan jangan ikut2an omong soal masa depan Indonesia, toh, ka-
                    tanya...percuma, udah jalan buntu, nanti  bisa "dipateni"...kayak
                    si hakim ideal tersebut, dsb. dsb.
                     
                    Salam kebangsaan,
                    DS




                    ________________________________
                    From: sans_culotte_30 <kangaroo_jack86@...>
                    To: tionghoa-net@yahoogroups.com
                    Sent: Fri, April 2, 2010 7:01:49 PM
                    Subject: [t-net] Re: KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia

                     
                    Rasanya mau cari semacam ratu adil koq ngak bakalan muncul di Indonesia.
                    Lha gimana, Jaksa Tinggi Syaifuddin Kartasasmita yang pemberani itu achirnya ya dibunuh. Yang mengherankan. ..eeee. malahan aktor pembunuhnya malahan mau jadi presiden melalui Ketum Golkar.

                    Mana bisa kita harepin seorang pemberani, lha wong baru bersuara sedikit anti korupsi sudah di intimidasi, kalau masih nekad ya bisa mengalami nasib seperti Jaksa Tinggi.
                    Lha wong Jaksa Tinggi saja dibunuh ...lha gimana ya...ya pasrah aja-lah. Yang kasihan ya wong cilik...makan super mie sebungkus sehari aja untung.

                    Harry Adinegara

                    --- In tionghoa-net@ yahoogroups. com, den suta <sutawiyana@ ...> wrote:
                    >
                    > Dear T-netters,
                    >
                    > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                    > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                    > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                    > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                    > perti...AIR.
                    >
                    > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                    > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                    > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                    > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                    > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya. ..
                    > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                    > tujuan...
                    >
                    > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                    > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                    > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                    > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                    > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                    >
                    > Ya,  segera siapkan  rencanakan IRIGASI  (=sistem
                    > birokrasi) dengan pembuatan WADUK  / BENDUNGAN
                    > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                    > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                    > yang  se-berat2nya  atau,  kalau perlu, ya, di hukum
                    > MATI saja!! 
                    >
                    > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                    > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                    > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                    > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                    >
                    > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                    >
                    > Salam logika air,
                    > DS
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >







                    [Non-text portions of this message have been removed]
                  • Dada
                    bagaimana cara membasmi koruptor dengan seorang koruptor? kerajaan iblis tidak akan berdiri tegak kalau setan dan genderuwo saling bertempur. mungkin hukuman
                    Message 9 of 24 , Apr 6, 2010
                    • 0 Attachment
                      bagaimana cara membasmi koruptor dengan seorang koruptor?
                      kerajaan iblis tidak akan berdiri tegak kalau setan dan genderuwo saling
                      bertempur.
                      mungkin hukuman mati juga tidak cukup , partisan italia menggantung mayat
                      mussolini dan petachi di tengah keramaian kota .

                      tapi apa yah harus sampe harus ke tahap itu

                      pada praktiknya korupsi tidak bisa di berantas yang ada hanya bisa di
                      minimalkan .......

                      http://bentara.asia
                      Admin

                      2010/4/1 The Boven Digoel Post <thebodipost@...>

                      >
                      >
                      > Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat sengsara,
                      > mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.
                      >
                      > http://digoel.wordpress.com/category/korupsi-pejabat-boven-digoel/
                      >
                      > Admin.
                      >
                      > Pada 30 Maret 2010 23:23, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>>
                      > menulis:
                      >
                      >
                      > > Anda bermaksud mengatakan koruptor itu juga putri duyung , ikan paus ,
                      > ikan
                      > > gabus , dan segala rupa mahluk air . Tapi tentu yang paling tahan banting
                      > > yah ikan gabus , apapun di santap dan rakus , kedua adalah ikan lele ,
                      > > sampai tinja pun di makan
                      > >
                      > >
                      > >
                      > > 2010/3/31 den suta <sutawiyana@... <sutawiyana%40yahoo.com>>
                      > >
                      > > >
                      > > >
                      > > > Dear T-netters,
                      > > >
                      > > > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                      > > > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                      > > > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                      > > > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                      > > > perti...AIR.
                      > > >
                      > > > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                      > > > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                      > > > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                      > > > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                      > > > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
                      > > > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                      > > > tujuan...
                      > > >
                      > > > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                      > > > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                      > > > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                      > > > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                      > > > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                      > > >
                      > > > Ya, segera siapkan rencanakan IRIGASI (=sistem
                      > > > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
                      > > > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                      > > > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                      > > > yang se-berat2nya atau, kalau perlu, ya, di hukum
                      > > > MATI saja!!
                      > > >
                      > > > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                      > > > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                      > > > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                      > > > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                      > > >
                      > > > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                      > > >
                      > > > Salam logika air,
                      > > > DS
                      > > >
                      > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                      > > >
                      > > >
                      > > >
                      > >
                      > >
                      > > [Non-text portions of this message have been removed]
                      > >
                      > >
                      > >
                      > > ------------------------------------
                      >
                      > >
                      > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                      > >
                      > > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                      > > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                      > >
                      > > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                      > > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                      > >
                      > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                      > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                      > >
                      > > Yahoo! Groups Links
                      >
                      > >
                      > >
                      > >
                      > >
                      >
                      > [Non-text portions of this message have been removed]
                      >
                      >
                      >


                      [Non-text portions of this message have been removed]
                    • den suta
                      Yth. bung Dada,   Ya,  secara etis dan moral keagamaan Anda benar.  Mana  ada  kebencian dibalas dengan kebencian; kemarahan dibalas dengan kemarahan .
                      Message 10 of 24 , Apr 6, 2010
                      • 0 Attachment
                        Yth. bung Dada,
                         
                        Ya,  secara etis dan moral keagamaan Anda benar.  Mana  ada " kebencian
                        dibalas dengan kebencian; kemarahan dibalas dengan kemarahan". Namun,
                        dalam kenyataannya  kini terlihat adanya banyak gejala2 paradoks di mana2,
                        sehingga Naisbitt berani  mengarang  buku tentang Global Paradox.  Lagian,
                        apa yang secara manusiawi tidak mungkin, kan bisa mungkin kalau memang
                        Tuhan nenghendakinya, ya, toh??
                         
                        Namun, normalnya, pada kasus Bom Bali, manusia beradab seakan telah di-
                        ajari suatu ajaran moral yang tinggi, bahwa kebencian dan kemarahan hanya
                        bisa diatasi dengan kesabaran dan kasih sayang, sehngga Haji Bambang te-
                        menerima penghargaan dari suatu lembaga internasional...
                         
                        Salam paradoks,
                        DS
                          

                        --- On Tue, 4/6/10, Dada <wrw.hzh@...> wrote:


                        From: Dada <wrw.hzh@...>
                        Subject: Re: [t-net] KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia
                        To: tionghoa-net@yahoogroups.com
                        Date: Tuesday, April 6, 2010, 8:00 PM


                        bagaimana cara membasmi koruptor dengan seorang koruptor?
                        kerajaan iblis tidak akan berdiri tegak kalau setan dan genderuwo saling
                        bertempur.
                        mungkin hukuman mati juga tidak cukup , partisan italia menggantung mayat
                        mussolini dan petachi di tengah keramaian kota .

                        tapi apa yah harus sampe harus ke tahap itu

                        pada praktiknya korupsi tidak bisa di berantas yang ada hanya bisa di
                        minimalkan .......

                        http://bentara.asia
                        Admin

                        2010/4/1 The Boven Digoel Post <thebodipost@...>

                        >
                        >
                        > Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat sengsara,
                        > mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.
                        >
                        > http://digoel.wordpress.com/category/korupsi-pejabat-boven-digoel/
                        >
                        > Admin.
                        >
                        > Pada 30 Maret 2010 23:23, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>>
                        > menulis:
                        >
                        >
                        > > Anda bermaksud mengatakan koruptor itu juga putri duyung , ikan paus ,
                        > ikan
                        > > gabus , dan segala rupa mahluk air . Tapi tentu yang paling tahan banting
                        > > yah ikan gabus , apapun di santap dan rakus , kedua adalah ikan lele ,
                        > > sampai tinja pun di makan
                        > >
                        > >
                        > >
                        > > 2010/3/31 den suta <sutawiyana@... <sutawiyana%40yahoo.com>>
                        > >
                        > > >
                        > > >
                        > > > Dear T-netters,
                        > > >
                        > > > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                        > > > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                        > > > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                        > > > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                        > > > perti...AIR.
                        > > >
                        > > > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                        > > > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                        > > > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                        > > > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                        > > > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
                        > > > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                        > > > tujuan...
                        > > >
                        > > > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                        > > > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                        > > > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                        > > > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                        > > > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                        > > >
                        > > > Ya, segera siapkan rencanakan IRIGASI (=sistem
                        > > > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
                        > > > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                        > > > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                        > > > yang se-berat2nya atau, kalau perlu, ya, di hukum
                        > > > MATI saja!!
                        > > >
                        > > > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                        > > > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                        > > > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                        > > > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                        > > >
                        > > > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                        > > >
                        > > > Salam logika air,
                        > > > DS
                        > > >
                        > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                        > > >
                        > > >
                        > > >
                        > >
                        > >
                        > > [Non-text portions of this message have been removed]
                        > >
                        > >
                        > >
                        > > ------------------------------------
                        >
                        > >
                        > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                        > >
                        > > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                        > > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                        > >
                        > > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                        > > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                        > >
                        > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                        > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                        > >
                        > > Yahoo! Groups Links
                        >
                        > >
                        > >
                        > >
                        > >
                        >
                        > [Non-text portions of this message have been removed]
                        >

                        >


                        [Non-text portions of this message have been removed]



                        ------------------------------------

                        Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni

                        # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di http://tionghoa-net.blogspot.com #

                        # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #

                        Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
                        Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                        Yahoo! Groups Links








                        [Non-text portions of this message have been removed]
                      • semar samiaji
                        Dear rekan-rekan,   Di bawah ini reposting tulisan berjudul menakar dan mengukur. Sumber penulisan saat melakukan perjalanan Bogor, Jawa Barat ke kota
                        Message 11 of 24 , Apr 7, 2010
                        • 0 Attachment
                          Dear rekan-rekan,
                           
                          Di bawah ini reposting tulisan berjudul menakar dan mengukur. Sumber penulisan saat melakukan perjalanan Bogor, Jawa Barat ke kota Amplapura, Bali Timur.
                           
                          Semoga manfaat adanya….
                           
                          salam,
                          ss
                           
                          -----------
                           
                          dear all selamat pagi...
                           
                          kata mengukur bermakna "melihat" sejauh mana pantulan setiap diri dalam konteks tertentu yang "biasanya" dibandingkan dengan satu atau lebih tolok ukur yang diyakini...
                           
                          kata menakar bermakna "memberikan" satu nilai atas apa yang "telah" diukur berdasarkan tolok ukur tertentu...
                           
                          ada beberapa kata yang cukup bisa dikaji lebih lanjut yaitu, kata pantulan, tolok ukur, dan memberi nilai...
                           
                          jika kita perhatikan bulan purnama yang dimulai sejak tanggal 5 juni hingga tadi malam, memberikan "pantulan" atas apa yang menjadi gambaran alam di bumi ini...saat bulan mencapai bulat utuh, maka sinar pancaran yang dipantulkan setelah menerima dari sinar matahari adalah terang benderang menurut cara pandang yang dinikmati oleh manusia di bumi ini...di saat itu, manusia pun bisa "menakar" kecerahan alam sekitar melalui terang sinar rembulan yang lembut kepada diri kita dan lingkungan.. ..
                           
                          gambaran di atas disampaikan untuk memudahkan "pemahaman" bahwa sumber dari segala sumber sinar (dalam hal ini simbol dan ujudnya adalah matahari) telah memberikan apa adanya dalam kadar yang amat sangat mencukupi... .
                           
                          rembulan bulat adalah satu posisi di mana sinar yang dijatuhkan oleh matahari kepada bulan dilihat dan dirasakan oleh manusia di muka bumi dalam posisi yang "paling"optimal. ...sehingga, manusia bisa menyaksikan bulan secara utuh...makna budayanya, setelah sinar pantulan jatuh di permukaan bulan dan manusia di bumi sudah dalam kondisi yang tepat, maka pantulan tadi adalah sempurna (360 derajat - simbol lingkaran penuh)...
                           
                          jelas sekali, manusia hanyalah menjadi bagian dari "rancangan" yang demikian...manusia hanya akan mampu menikmati dan bersyukur atas peristiwa tersebut.... "melalui" FAKTA alam dan ASPEK BUDAYA yang tersembunyi di dalamnya, barulah manusia BISA memahami apa sesungguhnya rancangan YMK terhadap jalan kehidupan, di mana manusia adalah salah satu makhluk di dalamnya...
                           
                          melalui proses itulah, manusia mulai "mengukur" dan "menakar" semua aspek alam melalui "hati" dan "pikiran" sebagai sarana utama kehidupannya di muka bumi ini...saat manusia melakoni demikian, maka ada "saling" interaksi antara hati dan pikiran...keduanya terus saling berinterkasi untuk "melihat" fenomena kehidupan yang telah ada jauh sebelum keberadaan manusia itu sendiri hadir di muka bumi ini..
                           
                          dengan merujuk kepada aspek alam yang "menyiratkan" manusia adalah bagian dari keindahan pantulan bulan sebagai simbol dari "proses" mengukur yang dilakukan oleh manusia dalam merespon tatanan kehidupannya, maka di saat yang sama akan terlihat jelas proses "menakar" dirinya sendiri...
                           
                          alam semesta yang diujudkan oleh pantulan sinar bulan "sudah" memenuhi azas "ketaatan" penciptaannya sesuai dengan "takaran" yang diberikan oleh SANG PERANCANG... sedangkan, manusia diberikan "hak" untuk menakar dirinya dalam tatanan kehidupan alam semesta berikut isi serta ujud dirinya sendiri....dari proses ini bisa muncul apa yang dinamakan "manusia" yang "sebenar-benarnya" manusia atau manusia yang hanya memenuhi unsur2 kehidupan sebagai orang...dan itulah hakekat, manusia mengukur dan menakar dirinya sendiri....
                           
                          uniknya lagi manusia yang diberi akal untuk menghasilkan pikiran "bisa" merasa bahwa apa yang dipikirkan itu adalah berasal dari dirinya sendiri...ini "bisa" ujud saat pikiran sudah dijadikan "sumber" dari buah pikirnya melalui "sederetan" proses yang disebut dengan "logika" secara berlebihan. ...apakah berlogika salah? tidak sama sekali, justru TANPA ini manusia bisa terombang-ambing dalam makna "tidak" akan memiliki kemampuan menyajikan yang terbaik bagi kehidupannya sendiri....yang sering terlupakan dalam konteks ini adalah "bisa" terjadi pergeseran ALAT UKUR dan TAKARnya...se- olah2 pikiran yang "jenius"..mampu menghadirkan kehebatan peradaban yang HANYA semata-mata teknologi dalam konteks "sempit" sudah melampui atau berlebih-lebihan terhadap teknologi dalam konteks "luas".....maka saat itu, manusia sudah tidak akan ada bedanya dengan hewan secara hakekatnya.. .di saat itu, manusia sudah lakoni dalam konteks BERTAHAN HIDUP saja...bukan lagi,
                          menjadi bagian dari alam semesta dan lingkungan yang SUDAH terancang apik keseimbangan, keselarasan, dan keserasiannya sejak penciptaannya. ..
                           
                          di saat itu, manusia SUDAH lupa, bahkan TIDAK sadar lagi bahwa dirinya sudah berubah menjadi RAJA HUTAN, yang sekedar memenuhi kehidupan lalu menjadi pemangsa segala rupa ujud kehidupan lainnya....semua sudah didorong oleh "naluri" dalam konteks saat lapar, "pokoke" dirinya mesti makan...tak peduli apakah itu merusak tatanan dalam kehidupan bersamanya lagi atau tidak......guna mengatasi hal tersebut, maka muncul berbagai konsep kehidupan untuk menata kehidupan bersama, utamanya sesama manusia..... apa lacur, ternyata manusia itu "kembali" terjebak...aling2 konsep itu mensejahterakan tujuannya, tetapi justru membawa kepada perpecahan antar sesama dan bahkan merembet kepada ujud kehidupan seumumnya... .timbul perang, penyakit, kelaparan, bencana alam, penindasan, dsb....
                           
                          ....merujuk korelasi "ketulusan" memahami warna diri yang bergantung kepada "kuasa dan ijin" YMK lah, semua itu akan "kembali" kepada penataan yang lebih tepat.....semua berawal dari diri manusia dalam melakoni proses kehidupannya dan MAMPU melepaskan diri dari segala bentuk "ketergantungan" konsep kehidupan yang "katanya" bisa mengantarkan manusia menjadi damai dan sejahtera... .YMK sudah memberikan yang terbaik bagi makhluknya.. .khusus, manusia dominannya tinggal memelihara dan menjaga keseimbangan itu dalam ketundukan dan ketulusan utuh atas penciptaan dirinya dalam ketaatan kepada YMK...sebagai mana rembulan hadir dalam keutuhannya dalam diri hati manusia....
                           
                          perjalanan kehidupan dan lakon hidup bisa dimaknai sebagai proses mengukur dan menakar diri...merujuk rancangan kuasa dan ijin YMK secara utuh dan bulat...
                           
                           
                          amplapura, bali timur - bogor, jawa barat
                          5 - 8 juni 2009
                           
                          salam berbagi,
                          ss
                           
                           




                          [Non-text portions of this message have been removed]
                        • semar samiaji
                          Tanah ini pernah terjadi  satu petarungan melalui hadirnya IDEOLOGI, komunisme dan kapitalisme. Sekarang,  lebih didominasi dengan kepentingan ekonomi dan
                          Message 12 of 24 , Apr 7, 2010
                          • 0 Attachment
                            Tanah ini pernah terjadi  satu petarungan melalui hadirnya IDEOLOGI, komunisme dan kapitalisme. Sekarang,  lebih didominasi dengan kepentingan ekonomi dan berbagai aturan perdagangan.
                             
                            Perlu dikaji, semua bangsa saat ini sedang mempertahankan eksistensi dan posisinya, di dalam perjuangan itu semua menggunakan JIWA yang menghidupi kemajuan bangsanya…pakai bahasa yang berbeda, paham komunisme atau pun liberalisme telah bertransformasi dari bentuk dan ujud sebelumnya dalam berbagai demensi, disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini dan harapannya di depan, di mana muaranya adalah memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, di saat yang sama proses demikian mematikan proses KEMANDIRIAN bangsa ini…... muara dari semua itu adalah keselamatan bangsanya….APA PUN AKAN DILAKUKAN…
                             
                            Bagaimana dengan bangsa ini sendiri sikapnya? Apakah akan bersedia di-pecah-pecah dan menghadirkan korban sebagai mana kejadian sebelumnya?
                             
                            SEMUA demensi semesta alam dan para leluhur sudah melindungi bangsa ini, utamanya kepada manusia-manusia yang bersedia mewujudkan amanah tersebut….
                             
                            Selamat berjuang….
                             
                            Salam Pancasila dan MERDEKA!!,
                            ss
                             
                            --------------------------
                             
                            Indonesia Jadi Prioritas Teratas AS
                             
                            Rabu, 7 April 2010 | 15:26 WIB
                             
                            SINGAPURA, KOMPAS.com - Indonesia telah menjadi salah satu prioritas diplomatik teratas Presiden AS Barack Obama, terutama karena Indonesia berhaluan Islam moderat dan mengalami demokratisasi yang cepat sejak tahun 1990-an.

                            Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Asia Timur dan Pasifik, Kurt Campbell, menegaskan hal itu, sebagaimana diberitakan harian Straits Times yang berbasis di Singapura, Rabu.

                            Barack Obama telah dua kali menunda rencana kunjungannya  ke Indonesia. Ia sedianya berkunjung ke Indonesia Maret lalu tetapi rencana itu terpaksa ditunda lagi hingga Juni mendatang karena Obama ingin mendorong agenda reformasi kesehatannya yang ambisus langsung dari Washington. "Kami ingin sekali melihat hubungan yang sangat mendalam antara AS dan Indonesia yang mungkin akan menjadi sama seperti yang telah kita lihat antara AS dan India yang dimulai sekitar satu dekade lalu," kata Campbell.

                            Kepada harian itu, Campbell juga menegaskan bahwa AS tidak sedang bersaing dengan China untuk mendapat perhatian negara-negara Asia. "Kami tidak melihat ada persaingan dengan China untuk mendapatkan perhatian (negara-negara) Asia. Sesungguhnya, sebagian besar negara di Asia Tenggara akan dengan jelas mengartikulasikan keinginan untuk menghindari kompetisi sempit seperti itu di antara kedua negara."

                            Perdana Menteri China, Wen Jiabao, akan berkunjung ke Indonesia April ini. Hal tersebut menimbulkan spekulasi tentang perlombaan untuk merebut pengaruh antara Washington dan Beijing di Asia Tenggara. Indonesia memiliki penduduk lebih dari 230 juta orang dan dipandang sebagai pasar potensial dan mitra dagang penting bagi kedua negara.

                            Presiden AS menghabiskan sebagian masa kecilnya di Indonesia pada akhir tahun 1960, suatu pengalaman yang ia katakan telah membantu dalam membentuk pandangannya tentang dunia.
                             
                            http://internasional.kompas.com/read/2010/04/07/15263720/Indonesia.Jadi.Prioritas.Teratas.AS#










                            [Non-text portions of this message have been removed]
                          • Dada
                            yb den suta maksud saya sih , mana bisa sih korupsi di basmi , mana bisa tikus di berantas di tengah sarangnya tikus .(kecuali kalau ada beberapa tikus rela di
                            Message 13 of 24 , Apr 7, 2010
                            • 0 Attachment
                              yb den suta

                              maksud saya sih , mana bisa sih korupsi di basmi , mana bisa tikus di
                              berantas di tengah sarangnya tikus .(kecuali kalau ada beberapa tikus rela
                              di korbankan oleh raja tikus) wong itu lebih kepada keterkaitan satu sama
                              lain , klo religi ada istilah dosa asal , klo politik ada namanya dosa
                              berjamaah ....

                              korupsi baru bisa di berantas jika republik ini sudah benar2 lepas dari
                              bayang2 dan kekuasaan dari masa lampau...dan lumbung padi sudah mendekati
                              steril dari manusia pengerat , sehingga kita semua tidak kelaparan di
                              lumbung padi yang gemah ripah loh jinawi ini. tikus juga merupakan useless
                              eater , koruptor juga demikian , manfaatnya sedikit , makannya banyak .

                              pernah gak sih berpikir kalau manusia itu virus , dan kalau virus yang
                              sedang di perangi dunia medis itu sebenarnya malah antivirus .

                              salam paradox


                              2010/4/7 den suta <sutawiyana@...>

                              >
                              >
                              > Yth. bung Dada,
                              >
                              > Ya, secara etis dan moral keagamaan Anda benar. Mana ada " kebencian
                              > dibalas dengan kebencian; kemarahan dibalas dengan kemarahan". Namun,
                              > dalam kenyataannya kini terlihat adanya banyak gejala2 paradoks di mana2,
                              > sehingga Naisbitt berani mengarang buku tentang Global Paradox. Lagian,
                              > apa yang secara manusiawi tidak mungkin, kan bisa mungkin kalau memang
                              > Tuhan nenghendakinya, ya, toh??
                              >
                              > Namun, normalnya, pada kasus Bom Bali, manusia beradab seakan telah di-
                              > ajari suatu ajaran moral yang tinggi, bahwa kebencian dan kemarahan hanya
                              > bisa diatasi dengan kesabaran dan kasih sayang, sehngga Haji Bambang te-
                              > menerima penghargaan dari suatu lembaga internasional...
                              >
                              > Salam paradoks,
                              > DS
                              >
                              >
                              > --- On Tue, 4/6/10, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>> wrote:
                              >
                              > From: Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>>
                              > Subject: Re: [t-net] KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia
                              >
                              > To: tionghoa-net@yahoogroups.com <tionghoa-net%40yahoogroups.com>
                              > Date: Tuesday, April 6, 2010, 8:00 PM
                              >
                              >
                              > bagaimana cara membasmi koruptor dengan seorang koruptor?
                              > kerajaan iblis tidak akan berdiri tegak kalau setan dan genderuwo saling
                              > bertempur.
                              > mungkin hukuman mati juga tidak cukup , partisan italia menggantung mayat
                              > mussolini dan petachi di tengah keramaian kota .
                              >
                              > tapi apa yah harus sampe harus ke tahap itu
                              >
                              > pada praktiknya korupsi tidak bisa di berantas yang ada hanya bisa di
                              > minimalkan .......
                              >
                              > http://bentara.asia
                              > Admin
                              >
                              > 2010/4/1 The Boven Digoel Post <thebodipost@...<thebodipost%40gmail.com>
                              > >
                              >
                              > >
                              > >
                              > > Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat
                              > sengsara,
                              > > mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.
                              > >
                              > > http://digoel.wordpress.com/category/korupsi-pejabat-boven-digoel/
                              > >
                              > > Admin.
                              > >
                              > > Pada 30 Maret 2010 23:23, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com><wrw.hzh%
                              > 40gmail.com>>
                              >
                              > > menulis:
                              > >
                              > >
                              > > > Anda bermaksud mengatakan koruptor itu juga putri duyung , ikan paus ,
                              > > ikan
                              > > > gabus , dan segala rupa mahluk air . Tapi tentu yang paling tahan
                              > banting
                              > > > yah ikan gabus , apapun di santap dan rakus , kedua adalah ikan lele ,
                              > > > sampai tinja pun di makan
                              > > >
                              > > >
                              > > >
                              > > > 2010/3/31 den suta <sutawiyana@... <sutawiyana%40yahoo.com><sutawiyana%
                              > 40yahoo.com>>
                              >
                              > > >
                              > > > >
                              > > > >
                              > > > > Dear T-netters,
                              > > > >
                              > > > > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                              > > > > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                              > > > > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                              > > > > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                              > > > > perti...AIR.
                              > > > >
                              > > > > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                              > > > > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                              > > > > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                              > > > > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                              > > > > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
                              > > > > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                              > > > > tujuan...
                              > > > >
                              > > > > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                              > > > > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                              > > > > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                              > > > > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                              > > > > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                              > > > >
                              > > > > Ya, segera siapkan rencanakan IRIGASI (=sistem
                              > > > > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
                              > > > > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                              > > > > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                              > > > > yang se-berat2nya atau, kalau perlu, ya, di hukum
                              > > > > MATI saja!!
                              > > > >
                              > > > > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                              > > > > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                              > > > > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                              > > > > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                              > > > >
                              > > > > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                              > > > >
                              > > > > Salam logika air,
                              > > > > DS
                              > > > >
                              > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                              > > > >
                              > > > >
                              > > > >
                              > > >
                              > > >
                              > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                              > > >
                              > > >
                              > > >
                              > > > ------------------------------------
                              > >
                              > > >
                              > > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                              > > >
                              > > > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                              > > > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                              > > >
                              > > > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                              > > > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                              > > >
                              > > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                              > <tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                              > > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                              > <tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                              >
                              > > >
                              > > > Yahoo! Groups Links
                              > >
                              > > >
                              > > >
                              > > >
                              > > >
                              > >
                              > > [Non-text portions of this message have been removed]
                              > >
                              > >
                              > >
                              >
                              > [Non-text portions of this message have been removed]
                              >
                              > ------------------------------------
                              >
                              > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                              >
                              > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                              > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                              >
                              > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                              > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                              >
                              > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                              > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                              >
                              > Yahoo! Groups Links
                              >
                              > [Non-text portions of this message have been removed]
                              >
                              >
                              >


                              [Non-text portions of this message have been removed]
                            • den suta
                              Yb. bung Dada, Kayaknya, dalam hal ini bung Dada terlalu berpikiran agak ekstrem, hitam-putih, ya?? In reality, mana ada yang begitu, ya, toh,  dan 
                              Message 14 of 24 , Apr 7, 2010
                              • 0 Attachment
                                Yb. bung Dada,

                                Kayaknya, dalam hal ini bung Dada terlalu berpikiran
                                agak ekstrem, hitam-putih, ya?? In reality, mana ada
                                yang begitu, ya, toh,  dan  karenanya DS gak pernah
                                punya pikiran  bahwa  korupsi  bisa  dibasmi, selama
                                manusia masih punya keinginan dan keserakahan...

                                Mengenai korupsi, DS hanya mengatakan diberantas
                                dalam arti diatasi sedapat dan sejauh mungkin,  teru-
                                tama dengan perubahan mental dari diri kita masing2,
                                Dan ini membutuhkan proses jangka panjang, melalui
                                baik pendidikan non-formal di keluarga masing2 mau-
                                pun pendidikan formal di sekolah...

                                Maksud DS yang agak nyeleneh dan pradoksal agar
                                "korupsi diatasi dengan korupsi"  itu  sejalan  dengan
                                pemikiran bahwa kalau semua orang secara umum &
                                terbuka telah melakukannya, apakah masih akan ada
                                kesempatan bagi yang lain untuk melakukan hal yang
                                sama?!

                                Ya, itu pun baru ide, soal applivability-nya tentu saja
                                sangat bergantung pada faktor "ceteris paribus"nya.

                                Salam idealis,
                                DS



                                ________________________________
                                From: Dada <wrw.hzh@...>
                                To: tionghoa-net@yahoogroups.com
                                Sent: Wed, April 7, 2010 7:53:55 PM
                                Subject: Re: [t-net] KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia

                                yb den suta

                                maksud saya sih , mana bisa sih korupsi di basmi , mana bisa tikus di
                                berantas di tengah sarangnya tikus .(kecuali kalau ada beberapa tikus rela
                                di korbankan oleh raja tikus)  wong itu lebih kepada keterkaitan satu sama
                                lain , klo religi ada istilah dosa asal , klo politik ada namanya dosa
                                berjamaah ....

                                korupsi baru bisa di berantas jika republik ini sudah benar2 lepas dari
                                bayang2 dan kekuasaan dari masa lampau...dan lumbung padi sudah mendekati
                                steril dari manusia pengerat , sehingga kita semua tidak kelaparan di
                                lumbung padi yang gemah ripah loh jinawi ini. tikus juga merupakan useless
                                eater , koruptor juga demikian , manfaatnya sedikit , makannya banyak .

                                pernah gak sih berpikir kalau manusia itu virus , dan kalau virus yang
                                sedang di perangi dunia medis itu sebenarnya malah antivirus .

                                salam paradox


                                2010/4/7 den suta <sutawiyana@...>

                                >
                                >
                                > Yth. bung Dada,
                                >
                                > Ya,  secara etis dan moral keagamaan Anda benar.  Mana  ada " kebencian
                                > dibalas dengan kebencian; kemarahan dibalas dengan kemarahan". Namun,
                                > dalam kenyataannya  kini terlihat adanya banyak gejala2 paradoks di mana2,
                                > sehingga Naisbitt berani  mengarang  buku tentang Global Paradox.  Lagian,
                                > apa yang secara manusiawi tidak mungkin, kan bisa mungkin kalau memang
                                > Tuhan nenghendakinya, ya, toh??
                                >
                                > Namun, normalnya, pada kasus Bom Bali, manusia beradab seakan telah di-
                                > ajari suatu ajaran moral yang tinggi, bahwa kebencian dan kemarahan hanya
                                > bisa diatasi dengan kesabaran dan kasih sayang, sehngga Haji Bambang te-
                                > menerima penghargaan dari suatu lembaga internasional...
                                >
                                > Salam paradoks,
                                > DS
                                >
                                >
                                > --- On Tue, 4/6/10, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>> wrote:
                                >
                                > From: Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com>>
                                > Subject: Re: [t-net] KORUPSI, dan Karakternya di Indonesia
                                >
                                > To: tionghoa-net@yahoogroups.com <tionghoa-net%40yahoogroups.com>
                                > Date: Tuesday, April 6, 2010, 8:00 PM
                                >
                                >
                                > bagaimana cara membasmi koruptor dengan seorang koruptor?
                                > kerajaan iblis tidak akan berdiri tegak kalau setan dan genderuwo saling
                                > bertempur.
                                > mungkin hukuman mati juga tidak cukup , partisan italia menggantung mayat
                                > mussolini dan petachi di tengah keramaian kota .
                                >
                                > tapi apa yah harus sampe harus ke tahap itu
                                >
                                > pada praktiknya korupsi tidak bisa di berantas yang ada hanya bisa di
                                > minimalkan .......
                                >
                                > http://bentara.asia
                                > Admin
                                >
                                > 2010/4/1 The Boven Digoel Post <thebodipost@...<thebodipost%40gmail.com>
                                > >
                                >
                                > >
                                > >
                                > > Perlu diterapkan hukuman mati bagi koruptor. mereka bikin rakyat
                                > sengsara,
                                > > mereka lebih berbahaya dari komunisme, terorisme dan separatisme.
                                > >
                                > > http://digoel.wordpress.com/category/korupsi-pejabat-boven-digoel/
                                > >
                                > > Admin.
                                > >
                                > > Pada 30 Maret 2010 23:23, Dada <wrw.hzh@... <wrw.hzh%40gmail.com><wrw.hzh%
                                > 40gmail.com>>
                                >
                                > > menulis:
                                > >
                                > >
                                > > > Anda bermaksud mengatakan koruptor itu juga putri duyung , ikan paus ,
                                > > ikan
                                > > > gabus , dan segala rupa mahluk air . Tapi tentu yang paling tahan
                                > banting
                                > > > yah ikan gabus , apapun di santap dan rakus , kedua adalah ikan lele ,
                                > > > sampai tinja pun di makan
                                > > >
                                > > >
                                > > >
                                > > > 2010/3/31 den suta <sutawiyana@... <sutawiyana%40yahoo.com><sutawiyana%
                                > 40yahoo.com>>
                                >
                                > > >
                                > > > >
                                > > > >
                                > > > > Dear T-netters,
                                > > > >
                                > > > > Dengan menyimak penjalaran dan penysusupan korupsi
                                > > > > di Indonesia yang sudah memasuki hampir semua stra-
                                > > > > ta birokrasi pemerintahan negara, maka mungkin dapat
                                > > > > disimpulkan bahwa karakter korupsi di Indonesia itu se-
                                > > > > perti...AIR.
                                > > > >
                                > > > > AIR itu bisa mengalir ke-mana2, bahkan lebih daripada
                                > > > > AIR, ia mampu mengalir ke ATAS, bukan karakter mur-
                                > > > > ni AIR yg. selalu hanya akan mengalir ke BAWAH. Iba-
                                > > > > rat AIR maka KORUPSI bisa menghindar dan menyim-
                                > > > > pangi rambu2 batu besar apabila ia menghadapinya...
                                > > > > dan selanjutnya tetap mengalir dengan tenang, sampai
                                > > > > tujuan...
                                > > > >
                                > > > > Kalaupun AIR / KORUPSI itu di jadikan UAP, maka ia
                                > > > > akan turun menjadi HUJAN, dan berpotensi menimbul-
                                > > > > bulkan risiko BANJIR yang dapat merusak segala se-
                                > > > > suatu atau membunuh banyak mahluk hidup, termasuk
                                > > > > MANUSIA!! Lalu, apa solusi konkretnya??
                                > > > >
                                > > > > Ya, segera siapkan rencanakan IRIGASI (=sistem
                                > > > > birokrasi) dengan pembuatan WADUK / BENDUNGAN
                                > > > > (=isolasi para birokrat yang korup) sebagai tempat
                                > > > > steril yang menampungnya berupa hukuman PENJARA
                                > > > > yang se-berat2nya atau, kalau perlu, ya, di hukum
                                > > > > MATI saja!!
                                > > > >
                                > > > > Utntuk itu, maka sangat diharapkan agar para hakim yg.
                                > > > > punya hati bersih dapat mengetukkan palu vonis yang
                                > > > > benar2 bisa mengetuk hati nurani para KORUPTOR
                                > > > > untuk menjauhi perbuatan haramnya...
                                > > > >
                                > > > > Ya, gitulah solusi konkret DS. Bagaimana opini Anda??
                                > > > >
                                > > > > Salam logika air,
                                > > > > DS
                                > > > >
                                > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                                > > > >
                                > > > >
                                > > > >
                                > > >
                                > > >
                                > > > [Non-text portions of this message have been removed]
                                > > >
                                > > >
                                > > >
                                > > > ------------------------------------
                                > >
                                > > >
                                > > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                                > > >
                                > > > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                                > > > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                                > > >
                                > > > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                                > > > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                                > > >
                                > > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                                > <tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                                > > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                                > <tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                                >
                                > > >
                                > > > Yahoo! Groups Links
                                > >
                                > > >
                                > > >
                                > > >
                                > > >
                                > >
                                > > [Non-text portions of this message have been removed]
                                > >
                                > >
                                > >
                                >
                                > [Non-text portions of this message have been removed]
                                >
                                > ------------------------------------
                                >
                                > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
                                >
                                > # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di
                                > http://tionghoa-net.blogspot.com #
                                >
                                > # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau
                                > member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #
                                >
                                > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-subscribe%40yahoogroups.com>
                                > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com<tionghoa-net-unsubscribe%40yahoogroups.com>
                                >
                                > Yahoo! Groups Links
                                >
                                > [Non-text portions of this message have been removed]
                                >

                                >


                                [Non-text portions of this message have been removed]



                                ------------------------------------

                                Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni

                                # Mohon selalu berbahasa santun dan sopan, kunjungi rumah kita di http://tionghoa-net.blogspot.com #

                                # Isi tulisan merupakan tanggung jawab penuh masing-masing penulis atau member yang memposting tulisan dalam milis Tionghoa-Net #

                                Subscribe : tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
                                Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                                Yahoo! Groups Links






                                [Non-text portions of this message have been removed]
                              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.