Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Pelaksanaan Pemilu di Indonesia.

Expand Messages
  • Eva Yulianti
    Memenuhi janji untuk menulis tentang pelaksanaan Pemilu di Indonesia pada Julie, akhirnya saya berhasil menemukan beberapa buku di perpustakaan FHUI, khususnya
    Message 1 of 4 , Nov 1, 2008
    • 0 Attachment
      Memenuhi janji untuk menulis tentang pelaksanaan Pemilu di Indonesia pada Julie, akhirnya saya berhasil menemukan beberapa buku di perpustakaan FHUI, khususnya buku- buku yang di tulis oleh Pusat Studi Hukum Tata Negara, yang saya kutip pada tulisan ini.

      Pemilu yang Ke-10 akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2009, begitu banyak permasalahan muncul yang harus dihadapi oleh KPU, khususnya Bawaslu ( Badan Pengawas Pemilu ) mulai dari masalah ijasah palsu yang dimiliki oleh para Caleg, sampai masalah Caleg yang terdaftar di dua partai politik, untuk masalah ijazah palsu menyeret dua orang nama yang begitu di kenal di masyarakat, sebut saja Sukmawati Soekarnoputri, dan Wulan Guritno.

      Terlepas dari permasalahan yang dihadapi Komisi Pemilihan Umum yang sangat beragam, tentunya kita berharap pemilu kali jauh lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya, dan tentunya berjalan aman dan tertib, yang dapat menghasilkan para Pemimpin negeri ini serta para wakil rakyat yang dapat membawa kemajuan bagi Bangsa Kita.

      Pemilu 2009 akan diikuti oelh 37 Partai politik, dan dibawah ini adalah kutipan yang berhasil saya susun tentang pelaksanaan pemilu di Indonesia mulai Tahun 1955 sampai 2004.

      1. Pemilihan Umum 1955

      Pemilu pertama ini dilaksanakan pada bln September dan bln desember 1955, merupakan pemilihan umum anggota parlemen dan Konstituante ( suatu badan yang di bentuk untuk membuat konstitusi ).

      Pada 29 September 1955, pemilu dilaksanakan untuk memilih anggota Parlemen, hingga selesai secara keseluruhan pada tanggal 29 November 1955.

      Sebanyak 37.875.299 atau 87,65 % memberikan suara secara sah dari 43.104.464 pemilih terdaftar, dan jumlah anggota DPR adalah 257 kursi, dan jumlah penduduk Indonesia saat itu adalah 77.987.879, menerapkan sistem pemilu proporsional tidak murni, dengan 16 daerah pemilihan.

      Hasil pemilu 1955 untuk anggota DPR ( seluruhnya 257 kursi ), pemenang nya ( saya sebut lima besar saja ) Partai Nasional Indonesia (PNI) 57 kursi, Masyumi 57 kursi , Nahdlatul ( NU) 45 kursi, Partai Komunis (PKI) 39 kursi, Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan Partai Kristen Indonesia (Parkindo) masing-masing 8 kursi.

      Pemilu untuk anggota Konstituante dilakukan pada tanggal 15 Desember 1955, memilih anggota sebanyak 520 kursi, tetapi Irian Barat yang memiliki jatah 6 kursi tidak ada pemilihan, maka kursi yang dipilih 514, hasilnya PNI 119 kursi, Masyumi 112 kursi, Nahdlatul Ulama 91 kursi, PKI 80 kursi, PSII dan Parkindo masing-masing mendapat 16 kursi.

      Pemilu kali ini diikuti oleh 127 partai politik.


      2. Pemilihan Umum 1971

      Dilaksanakan berdasarkan UU No 15 tahun 1969, berbeda dengan pemilu Thn 1955, dalam pemilu kali ini semua kursi terbagi habis dalam setiap daerah pemilihan. Cara ini mampu mengurangi jumlah partai yang meraih kursi dibanding penggunaan sistem kombinasi, meski sebaiknya sistem demikian lebih banyak menyebabkan suara partai terbuang percuma.

      Saat pemilu ini jumlah penduduk Indonesia berjumlah 114.890.347 jiwa, dengan pemilih terdaftar 58.558.542 orang, dengan suara sah 54.669.509 suara.

      Hasilnya adalah Golkar mendapat 236 kursi, NU 58 kursi, Parmusi 24 kursi, PNI 20 kursi, PSII 10 kursi, Parkindo 7 kursi, Partai Katholik 3 kursi, Perti ( Pergerakan Tarbiyah Islamiyah ) 2 kursi, dan 2 Partai yang meski mendapat suara tetapi tidak memperoleh jatah kursi, yaitu Partai IPKI ( Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia ) 338.403 suara, dan Partai MURBA mendapat 48.126 suara.


      3. Pemilihan Umum 1977

      Diadakan pada tanggal 2 Mei 1977, dalam Pemilu ini partai-partai lebih disederhanakan, dari 9 partai menjadi dua partai dan satu organisasi, yakni Golkar ( Golongan Karya ), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dibentuk 5 Januari 1973 merupakan penggabungan dari NU, Parmusi, PSII,dan Perti, kemudian Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dibentuk pada 10 Januari 1973 merupakan gabungan dari PNI, Parkindo, Partai Katholik, IPKI, dan Murba.

      Jumlah penduduk Indonesia pada pemilu ini 128.806.083 jiwa, pemilih terdaftar 70.378.750, suara sah 63.998.344 suara atau 90.93 %, hasil Pemilu 1977 adalah Golkar meraih 39.749.835 suara atau 62.11 % mendapat 232 kursi, PPP meraih 18.745.565 suara atau 99 kursi, dan PDI meraih 5.504.757 suara atau 29 kursi.


      4. Pemilihan Umum 1982

      Diadakan pada tanggal 4 mei 1982 untuk memilih anggota DPR yang berjumlah 360 orang, landasan hukumnya adalah UU No 2 Tahun1980 tentang Pemilu, dengan menggunakan sistem proporsional.

      Jumlah Penduduk Indonesia pada pemilu ini 146.532.407 jiwa, dengan jumlah pemilih 82.134.195, dengan suara sah 75.126.306 suara, Golkar memperoleh 48.453.844 suara atau 242 kursi, PPP meraih 20.871.800 suara atau 94 kursi, dan PDI meraih 5.919.702 suara atau 24 kursi.

      5. Pemilihan Umum 1987

      Berlandaskan UU No 1 Tahun 1985 tentang Pemilu, sistem pemilu yang digunakan adalah sistem proporsional. UU tsb semakin memperkuat kedudukan kekuatan birokrasi sebagai penyelenggara dan pelaksana Pemilu.

      Golkar, PPP dan PDI diharuskan memiliki asas yang sama yakni Pancasila. Menolak asas partai berarti membubarkan diri.

      Menurut UU No 2 Tahun 1985 tentang susunan dan kedudukan, perubahan jumlah anggota DPR di pilih sebanyak 400 orang dan diangkat 100 orang ( diangkat dari anggota ABRI ).

      Pada Pemilu ini PPP diharuskan mengubah tanda gambar dari Kabah ke Bintang karena tidak diperkenankan lagi menggunakan lambang lama tersebut untuk menghindari ekses politisasi agama.

      Jumlah penduduk Indonesia pada Pemilu ini 162.851.993 jiwa, dengan pemilih terdaftar 93.737.633 orang dengan suara sah 85.869.816 suara, Golkar memperoleh 62.783.680 suara atau 299 kursi, PPP 13.701.428 suara atau 61 kursi, dan PDI 9.384.708 suara atau 40 kursi.


      6 . Pemilihan Umum 1992

      Diadakan pada tanggal 9 Juni 1992, dengan landasan hukum yang sama dengan pemilu sebelumnya yaitu UU No 1 Tahun 1985 tentang Pemilu. Meskipun tidak ada perubahan UU tetapi calon anggota DPR diperiksa secara khusus melalui Penelitian Khusus ( Litsus).

      Jumlah Penduduk Indonesia pada pemilu ini berjumlah 177.489.747 jiwa, dengan pemilih terdaftar 107.565.697, dengan suara sah berjumlah 97.789.534 suara. Golkar meraih 66.599.331 suara atau 282 kursi, PPP meraih 16.624.647 suara atau 62 kursi, dan PDI meraih 14.565.556 suara atau 56 kursi.


      7. Pemilihan Umum 1997

      Masih berlandaskan UU yang sama, pemilu 1997 dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1997, anggota DPR yang di pilih berjumlah 425 orang atau bertambah 25 orang, hal ini karena pemerintah merubah UU tentang Susunan dan Kedudukan dengan UU No 5 Tahun 1995 Tentang Susunan dan Kedudukan, yang klausul khususnya mengurangi jumlah kursi ABRI di DPR, ini dilakukan karena kritik terhadap ABRI yang dianggap refresif dan terlalu mengedepankan peran politiknya.

      Jumlah Penduduk Indonesia pada pemilu ini berjumlah 196.286.613 jiwa, sedangkan yang terdaftar sebagai pemilih 124.740.987 suara sah tercatat 112.991.150 suara. Golkar meraih 84.187.907 suara atau 325 kursi, PPP meraih 25.340.018 suara atau 89 kursi, dan PDI 3.463.225 suara atau 11 kursi.


      8. Pemilihan Umum 1999

      Pemilu 1999 merupakan pemilu yang dipercepat yang diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie yang menjabat sebagai Presiden pengganti Presiden Soeharto yang berhenti pada tanggal 21 Mei 1998.

      Untuk mendukung penyelenggaraan pemilu pertama pada masa transisi demokrasi ini pemerintah menyiapakan paket UU di bidang politik yang merupakan koreksi terhadap sistem politik Orde Baru.

      Paket UU ini terdiri dari UU No 2 Tahun 1999 tentang Partai Politik, UU No 3 Tahun 1999 tentang Pemilu, dan UU No 4 Tahun 1999 tentang Susunan dan kedudukan MPR, DPR, dan DPRD menyatakan jumlah anggota DPR 500 orang, dan pengurangan jumlah anggota TNI/ Polri diangkat menjadi 38 orang, sedangkan anggota MPR dikurangi dari 1.000 menjadi 700 orang.

      Dalam UU No 3 Tahun 1999 tentang Pemilu dalam Ketentuan Umum ayat(7) disebut :” Pemilihan Umum dilaksanakan dengan menggunakan sistem proporsional berdasarkan stelsel daftar ”.

      Jumlah penduduk Indonesia pada pemilu ini 209.389.000 jiwa, dan sebanyak 116.254.217 orang terdaftar sebagai pemilih, dengan suara sah 105.786.661. memperebutkan 462 kursi DPR, dengan hasil Pemilu ( yang disebut lima besar saja) PDIP meraih 35.689.173 suara atau 153 kursi, Golkar 23.741.749 suara atau 120 kursi, PKB 13.336.982 suara atau 58 kursi, PPP 11.329.905 suara atau 51 kursi, PAN 7.528.956 suara atau 34 kursi.

      Diikuti oleh 48 Partai Politik, jumlah suara partai yang tidak menghasilkan kursi mencapai 9.700.658 suara atau 9.17 % dari suara sah.


      9. Pemilihan Umum 2004

      Berlandaskan UUD NRI 1945 perubahan ketiga Pasal 22 E ayat (2) yang menyatakan bahawa Pemilihan umum diselenggarakan untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden dan wakil Presiden dan DPRD.

      Sistem Pemilu anggota Legislatif menurut UU No 12 Tahun 2003 tentang Pemilu anggota DPR,DPD, dan DPRD.

      Terpilih sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden adalah Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dan Bapak Jusuf Kalla.

      Kursi anggota DPR sebanyak 550 kursi, Golkar meraih 24.480.757 suara atau 128 kursi, PDIP meraih 21.026.629 atau 109 kursi, PKB 11.989.564 suara atau 58 kursi, PPP 9.248.764 suara atau 52 kursi.( hanya 4 besar saja yang di cantumkan pada kutipan ini )

      Diikuti oleh 24 partai politik.


      Salam,
      Eva.
    • johnsiswanto
      Cie Eva yth, ada kesalahan dari postingan aanda yang cukup mendasar sbb: ... Yang benar adalah : Pemilu 2000 akan diikuti 38 Partai Nasional dan 6 Parpol Lokal
      Message 2 of 4 , Nov 1, 2008
      • 0 Attachment
        Cie Eva yth,

        ada kesalahan dari postingan aanda yang cukup mendasar sbb:

        Kutipan Eva #67223:
        > Pemilu 2009 akan diikuti oelh 37 Partai politik,

        Yang benar adalah :
        Pemilu 2000 akan diikuti 38 Partai Nasional dan 6 Parpol Lokal Nanggroe
        Aceh Darussalam (NAD)

        http://organisasi.org/daftar-nama-partai-politik-parpol-peserta-pemilu-
        2009-pemilihan-umum-republik-indonesia

        saya koreksi ya cie... semoga berkenan

        wassalam,
        John Siswanto
      • Eva Yulianti
        Eva : Terima kasih untuk Koreksinya Pak John Siswanto, saya tidak mencantumkan 6 partai lokal di aceh, tapi kalau yang 38 partai itu bukankah kini tinggal
        Message 3 of 4 , Nov 1, 2008
        • 0 Attachment
          Eva :

          Terima kasih untuk Koreksinya Pak John Siswanto, saya tidak mencantumkan 6 partai lokal di aceh, tapi kalau yang 38 partai itu bukankah kini tinggal menjadi 37 partai saja, mengingat berdasarkan keputusan MA yang memenangkan KPU, dan menyatakan bahwa Partai Republikku menjadi gugur sebagai peserta Pemilu 2009 ?

          Salam,
          Eva


          JS :

          ada kesalahan dari postingan aanda yang cukup mendasar sbb:

          Kutipan Eva #67223:
          > Pemilu 2009 akan diikuti oelh 37 Partai politik,

          Yang benar adalah :
          Pemilu 2000 akan diikuti 38 Partai Nasional dan 6 Parpol Lokal Nanggroe
          Aceh Darussalam (NAD)
        • johnsiswanto
          ... mencantumkan 6 partai lokal di aceh, tapi kalau yang 38 partai itu bukankah kini tinggal menjadi 37 partai saja, mengingat berdasarkan keputusan MA yang
          Message 4 of 4 , Nov 2, 2008
          • 0 Attachment
            Cie Eva yth :

            > Eva :
            >
            > Terima kasih untuk Koreksinya Pak John Siswanto, saya tidak
            mencantumkan 6 partai lokal di aceh, tapi kalau yang 38 partai itu
            bukankah kini tinggal menjadi 37 partai saja, mengingat berdasarkan
            keputusan MA yang memenangkan KPU, dan menyatakan bahwa Partai
            Republikku menjadi gugur sebagai peserta Pemilu 2009 ?

            JS :
            Cie Eva, parpol nasional peserta pemilu adalah 38, BUKAN 37
            Berikut saya tambahkan referensinya :

            http://apadong.com/2008/07/09/daftar-nomor-urut-partai-politik-
            peserta-pemilu-2009/

            Tapi, seandainya ci Eva punya, bolehkah cie kasih referensi yang
            menyebutkan bahwa parpol peserta pemilu tahun 2009 adalah 37, seperti
            yang cie sebutkan ?
            Terima kasih sebelumnya...

            wassalam,
            John Siswanto
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.