Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Surat Lily Chen, penasehat Department of State for Asia Pacific

Expand Messages
  • drirawan@aol.com
    Surat dari Lily Chen , Penasehat Department of State for Asia Pacific affair. Disampaikan dalam rangka pertemuan PSMTI 30 January 2004. di Jakarta. Los
    Message 1 of 1 , Feb 1, 2004
    • 0 Attachment
      Surat dari Lily Chen , Penasehat Department of State for Asia Pacific affair.
      Disampaikan dalam rangka pertemuan PSMTI 30 January 2004. di Jakarta.

      Los Angeles, 29 January 2004.
      Kepada Yth, Ketua PSMTI Bapak Brig Jen. (Purn) Teddy Jusuf,
      dan Bapak Amantius Wiharjo yang telah mengundang saya dalam acara ini.
      Maafkan saya, karena dengan sangat terpaksa saya tidak dapat memenuhi undangan anda
      sekalian kali ini. Dalam saat yang mendatang pasti saya akan lakukan, karena
      sungguh suatu kehormatan tinggi bagi saya mendapat undangan semacam ini dari
      anda sekalian.
      Untuk itu dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada anda semua, saya
      telah menitipkan surat ini untuk dibacakan dalam acara pertemuan ini, sekali
      lagi terimakasih atas undangan anda.
      Sebagai Huaren, dalam hal ini Chinese American, saya selalu mendukung
      usaha-usaha pemberdayaan politik di kalangan Huaren. Saya selalu mendorong kalangan
      Huaren untuk turut ambil bagian dalam system pemerintahan, seperti di Amerika
      ini, banyak orang-orang kita turut berpartisipasi di balai kota, dewan sekolah,
      dan badan-badan resmi lainnya, mulanya mereka hanya sebagi tenaga sukarela,
      dan setelah dikenal mereka bisa menjadi pejabat yang dipilih, dan masuk kedalam
      system pemerintahan Amerika Serikat.
      Kami di Amerika Serikat mempunyai visi yang sama dengan PSMTI, yakni
      pemberdayaan partisipasi kami kemasyarakat luas, dan lembaga negara, sambil memelihara
      kebudayaan kita, dan menyumbangkan kebudayaan kita untuk menjadi bagian dari
      kebudayaan setempat. Karena kesamaan visi maka saya rasa kita bisa menjalin
      kerjasama dengan memanfaatkan kemajuan technologi komunikasi yang ada sekarang.
      Kami ada di Amerika Serikat, kalian di Indonesia, namun kita mempunyai harapan
      yang sama.
      Saya yakin dengan tumbuhnya demokrasi di Indonesia, pemerintah RI telah
      membuka kesempatan bagi semua kalangan termasuk etnis Tionghoa untuk berpartisipasi
      kedalamnya, kesempatan ini janganlah di-sia-siakan. Ingat, sebagai orang yang
      sudah berjaya dibidang ekonomi, sebagai profesional yang telah mendapatkan
      pendidikan tinggi, dan hidup yang serba berkecukupan dalam hal materiil, masih
      ada hal yang lebih penting lagi, yakni; kebutuhan dalam keturutsertaan kita
      berperan dibidang pembuatan undang-undang dan pengambil keputusan. Memang
      perjuangan kearah itu tidaklah mudah, kadang kita malah mendapat benturan dari
      kalangan kita sendiri. Janganlah kita minta kepada pemerintah untuk memberikan
      kepada kita, tapi perjuangkanlah untuk mendapatkannya. Sudah waktunya kita berpikir
      jauh kedepan demi anak cucu kita.
      Kita harus berterimakasih kepada pemerintah RI yang telah membuka kesempatan
      kepada golongan Tionghoa seperti menjadikan tahun baru Imlek sebagai hari
      libur nasional, untuk itu etnis Tionghoa di Indonesia harus memberikan
      kontribusinya juga kedalam peran aktif didalam lembaga negara. Jadikanlah Indonesia yang
      makmur merata dan kesetaraan diantara masyarakatnya.
      Sebagai Huaren yang mempunyai kedudukan di Indonesia dimana anda berperan
      membangun kemajuan negara Indonesia, seiiring dengan pelestarian budaya negeri
      leluhur kita. Maka dengan demikian anda juga bisa membuat bangga negeri leluhur
      anda sekaligus anda bisa menjadi jembatan menghubungi kedua negara untuk
      tujuan damai yang saling menguntungkan.
      Saya tidak percaya orang Tionghoa tidak bisa bersatu, kalian harus
      membuktikan bahwa Tionghoa bisa bersatu, Tionghoa bisa memberikan kontribusinya untuk
      membawa Indonesia dalam pembangunan Nasion yang lebih baik. Manfaatkanlah
      momentum Pemilu 2004 pada bulan April ini, jadikanlah sebagai langkah raksasa untuk
      meraih peran Tionghoa dalam berpartisipasi di tingkat daerah maupun nasional.
      Partisipasi anda bukan hanya melulu sebagai caleg, tapi suara kalian yang
      bulat dalam mendukung tokoh yang kalian percayai dapat mengemban visi kalian
      adalah sangat penting. Masa depan bangsa Indonesia adalah masa depan anda.
      Saya harap nanti pada kesempatan yang mendatang saya dapat hadir secara fisik
      ditengah-tengah kalian. Perjuangan tulus kalian sangat saya hargai, saya tahu
      itu, karena saya sudah melakukannya sepanjang hidup saya.
      Pidato ini disadur dan diterjemahkan oleh Dr.Irawan (Indonesia Media)
      berdasarkan permintaan dari Lily Chen
      Sekilas profile dari Lily Chen Msw. (social work) :
      -Lily Chen adalah walikota wanita Huaren yang pertama di Amerika Serikat
      (1984- Mayor of Monterey Park, California)
      -Sebagai advisor State Department Asia Pacific affair
      -Dosen USC (University of Southern California)
      -Profesor di Calstate LA,



      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.