Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fw: [marketing-club] Fw: TelkomFlexi Tidak Selalu Murah

Expand Messages
  • KI DYOTI
    ... From: Frans Thamura To: Marketing Sent: Tuesday, July 01, 2003 8:54 AM Subject:
    Message 1 of 1 , Jul 1 12:42 AM
    • 0 Attachment
      Just FYI:
      ----- Original Message -----
      From: "Frans Thamura" <frans@...>
      To: "Marketing" <marketing-club@yahoogroups.com>
      Sent: Tuesday, July 01, 2003 8:54 AM
      Subject: [marketing-club] Fw: TelkomFlexi Tidak Selalu Murah


      Nih email dari Ahli Keuangan milist, oleh anak Excelcom

      Sepertinya Excelcom ada positing yang bagus, apa artikel teknikal atau
      argumentasi seperti ini termasuk kategori

      Experiental juga?


      Forwarded by Frans Thamura <frans@...>
      ----------------------- Original Message -----------------------
      From: "Daryatmo" <Daryatmo@...>
      To: <AhliKeuangan-Indonesia@yahoogroups.com>
      Date: Mon, 30 Jun 2003 11:19:45 +0700
      Subject: [Keuangan] TelkomFlexi Tidak Selalu Murah
      ----

      TelkomFlexi Tidak Selalu Murah


      Munculnya TelkomFlexi disambut antusias oleh masyarakat. Apalagi,
      produk "setengah telepon tetap dan setengah telepon seluler" tersebut
      memberlakukan tarif panggilan sama dengan tarif panggilan dari public
      switched telephone network (PSTN) alias telepon tetap. Masyarakat
      terpesona karena berkesempatan berponsel dengan pulsa telepon rumah.

      Padahal, bila dicermati, tarif panggilan TelkomFlexi tidak selalu
      lebih murah daripada tarif seluler GSM. Untuk pola bertelepon
      tertentu, TelkomFlexi ternyata lebih mahal daripada bertelepon
      menggunakan layanan seluler GSM. Bahkan, dibandingkan layanan seluler
      GSM prabayar sekalipun.

      Pengguna TelkomFlexi di Surabaya, misalnya, akan dikenai tarif Rp
      1.789,1 per-menit bila melakukan panggilan ke PSTN Tuban. Tarif
      tersebut lebih mahal daripada yang harus ditanggung pengguna IM3
      Smart dan proXL prabayar. Untuk bertelepon ke sana, pengguna IM3
      Smart hanya dikenai tarif Rp 890 per-menit, sedangkan pengguna proXL
      prabayar menanggung biaya Rp 902 per menit. Seluruh tarif yang
      tercantum pada tulisan ini sudah termasuk PPN sepuluh persen.

      Fakta tidak selalu murahnya tarif TelkomFlexi kembali muncul bila ia
      digunakan untuk bertelepon dari Surabaya ke PSTN Malang. Pengguna
      dikenai tarif sama dengan bertelepon ke Tuban, Rp 1,789,1 per menit.
      Padahal, untuk melakukan panggilan ke kota yang dapat ditempuh dalam
      1,5-2 jam dari Surabaya itu, pengguna Mentari cukup merogoh kocek Rp
      897,6.

      Bila teliti, pengguna TelkomFlexi di Jakarta pun akan menemukan
      ketidakmurahan produk yang oleh seorang mantan dosen ITB disebut
      serigala berbulu domba tersebut. Dari Jakarta yang berkode area 021,
      cobalah bertelepon ke PSTN Bogor yang memiliki kode area 0251.
      Pengguna harus menanggung biaya Rp 1.789,7 per-menit. Padahal, dengan
      menggunakan layanan seluler GSM prabayar, pengguna maksimal dikenai
      biaya Rp 910.

      Bagaimana bila bertelepon ke seluler? Ketidakmurahan yang sama dengan
      besaran perbedaan tarif yang sedikit berbeda, masih saja akan
      terjadi. Silakan melihat tabel yang melengkapi tulisan ini.

      Singkatnya, kendati memberlakukan tarif sama dengan PSTN, untuk
      pengguna dengan pola bertelepon tertentu TelkomFlexi bisa jadi lebih
      mahal daripada seluler GSM.

      Lebih Mahal Lagi Bila.

      Dalam tabel dan paparan pada tulisan TelkomFlexi sebelumnya terlihat
      bahwa tarif TelkomFlexi ternyata tidak selalu murah. Tarif yang
      berlaku tersebut bisa terlihat lebih mahal lagi bila pengguna
      melakukan perhitungan dengan memasukkan faktor tambahan. Apa saja?

      Paket Hemat Seluler

      Tabel dan ulasan disajikan dengan mengacu pada tarif normal yang
      diberlakukan oleh operator seluler GSM. Padahal, kini operator
      seluler GSM kian giat menawarkan tarif promosi maupun paket-paket
      menarik lainnya. Excelcom, misalnya, sejak awal Juni lalu menawarkan
      Paket Bicara dan Paket SMS. Dengan paket tersebut, biaya bertelepon
      jadi lebih hemat.

      Cobalah menghitungnya. Pembeli Paket Bicara 100 yang dipasarkan Rp
      110.000, sudah termasuk PPN, contohnya, akan memperoleh rupiah
      sebanyak Rp 25.000, 75 call unit, dan 150 SMS unit. Bila tarif ber-
      SMS nasional saat ini Rp 350 per-kirim per 160 karakter, maka harga
      75 call unit tersebut sebenarnya hanya Rp 32.500. Perhitungannya: Rp
      110.000 - [Rp 25.000 + (150 x Rp 350)] == Rp 32.500.
      Bila jumlah tersebut dibagi dengan 75, berarti harga per call unit
      cuma Rp 433,3333.

      Sekarang, mari mencermati biaya bertelepon dari Jakarta ke PSTN
      Surabaya. Dengan menggunakan Paket Bicara 100 proXL Prabayar,
      pengguna akan dikenai dua call unit atau setara dengan Rp 866,6666
      per menit. Untuk panggilan yang sama, pengguna TelkomFlexi Jakarta
      harus membayar Rp 3.126,6 per menit.

      Automutasi

      Kendati masih berada di kode area sama, namun bila sudah berada di
      Flexi area berbeda, pengguna TelkomFlexi akan dikenai biaya
      automutasi kala melakukan panggilan. Besarnya Rp 50 per menit untuk
      TelkomFlexi pascabayar.

      Sepintas memang begitu murah, apalagi kalau dibandingkan dengan
      surcharge maupun biaya roaming yang berlaku di seluler GSM. Namun,
      bila pengguna TelkomFlexi sering melakukan mobilitas di luar Flexi
      areanya, biaya automutasi yang terkesan murah tersebut bukan mustahil
      akan memiliki persentase cukup besar dalam tagihan.

      Pascabayar v Prabayar

      Ketika TelkomFlexi pascabayar dibandingkan dengan seluler GSM
      prabayar, untuk pola panggilan tertentu TelkomFlexi pascabayar telah
      tampak lebih mahal. Hal itu akan kian kentara bila ia dibandingkan
      dengan seluler GSM pascabayar. Bakal lebih terlihat pula bila yang
      dibandingkan dengan seluler GSM prabayar tersebut adalah TelkomFlexi
      prabayar yang hingga kini belum dipasarkan.

      Lihat saja contoh pada tabel. Untuk bertelepon dari Jakarta ke PSTN
      Bogor yang berkode area 0251, pengguna TelkomFlexi dikenai tarif Rp
      1.789,7 per menit. Dengan proXL prabayar, biaya melakukan panggilan
      serupa hanya Rp 902 per menit. Malahan, bila proXL pascabayar yang
      digunakan, pengguna cukup mengeluarkan duit Rp 537,9 per menit.
      Seluruh tarif yang disebutkan itu sudah termasuk PPN 10%.






      To unsubscribe from this group, send an email to:
      marketing-club-unsubscribe@yahoogroups.com



      Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.