Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [t-net] "Jawa Pos" kok Gitu, ya?

Expand Messages
  • maestro8@indo.net.id
    Sekarang akhirnya kita sadar bahwa tindakan Banser NU dulu menduduki kantor redaksi Jawa Pos di Surabaya itu adalah wajar. Jawa Pos harus dikasih pelajaran
    Message 1 of 4 , Sep 21, 2002
    • 0 Attachment
      Sekarang akhirnya kita sadar bahwa tindakan Banser NU
      dulu menduduki kantor redaksi Jawa Pos di Surabaya itu
      adalah wajar. Jawa Pos harus dikasih pelajaran dengan
      cara NU seperti itu. Kalau nggak, tindakan provokator
      mereka akan tetap seperti itu. Sangat disayangkan,
      padahal media mereka nomor satu di jawa timur dan nomor
      3 kalau gak salah di tingkat nasional.


      "R. Herlambang" wrote:
      > Wah kalau begitu, bila ada perang JawaPos senang, kalau
      > tidak ada perang dia adu domba orang supaya perang.
      > Bahaya nih! Tapi kalau bicara kiblat, sudah pasti kiblatnya..........
      > jadi sebetulnya bahaya bagi pembacanya yang tidak sepaham
      > bisa bisa dirasuki........................ jadi suka kelahi/perang.
      > Wah apakah peristiwa demi peristiwa di Indonesia ini jadi
      > runyam, mungkin akibat pemberitaan yang pakai gaya perang
      > ini ya! Merinding betul.................. seperti adegan minum
      > darah........ untuk mendapatkan upah......... hiii................
      >
      > Augus18-S wrote:
      >
      > > Jawa Pos dari dulu memang terkenal sebagai jurnalis
      > > perang..., selalu membuat posisi bipolar dengan menarik
      > > satu pihak untuk dibenturkan dengan pihak lain. Dalam
      > > suatu forum 'media watch' di Surabaya, Jawa Pos telah
      > > dikritik tentang jurnalis perang JP dalam kasus
      > > Timor-Timur, kasus Gusdur dengan Mega, kasus Maluku, Poso,
      > > dsb, bahkan waktu itu dikritik di hadapan perwakilan
      > > Kompas, namun tetap aja tak berubah.
      > >
      > > A. S
      > >
      > > On Fri, 1 Nov 2002 00:07:12 -0800
      > > "Daniel H.T." <danielht2002@...> wrote:
      > > >Saya agak risih juga membaca judul berita tentang
      > > >penggeberekan warga
      > > >Indonesia di Australia oleh "Jawa Pos." Di edisi Kamis,
      > > > 31 Oktober itu
      > > >"Jawa Pos" menulis judul berita tsb dng kalimat :"Warga
      > > >Muslim Jadi
      > > >Target Operasi." Judul berita ini dapat menimbulkan
      > > >kesan bahwa
      > > >peristiwa tersebut adalah suatu target terhadap agama
      > > >(Islam). Bukan
      > > >individu. Apalagi ketika membaca awal beritanya yang
      > > >semakin mempertebal
      > > >kesan ada suatu upaya pembelokan kasus menjadi isu agama.
      > > >Di situ timbul
      > > >kesan seolah-olah "Jawa Pos" hendak berkata kepada
      > > >pembacanya,
      > > >"Australia itu bilang mereka tidak memerangi muslim,
      > > >tetapi kenyataannya
      > > >mereka memerangi muslim, kok!" Sebagai suatu harian
      > > >besar cara
      > > >penulisan berita seperti ini tentu cukup riskan untuk
      > > >semakin memanaskan
      > > >situasi yg sudah panas ini.
      > > >
      > > >
      > > >Awal berita yang dimaksud:
      > > >SYDNEY - Tidak memerangi warga muslim. Begitu penegasan
      > > >Australia
      > > >setelah puluhan personel kepolisian federal dan satuan
      > > >intelijen negara
      > > >itu menyerbu dan mengobrak-abrik beberapa rumah warga
      > > >muslim dari
      > > >Indonesia (WNI). Dua WNI ditangkap dan ditahan atas
      > > >kecurigaan sebagai
      > > >anggota jaringan teroris.
      > > >
      > > >
      > > >Padahal kebanyakan media lain menulis berita tsb dng
      > > >menggunakan istilah
      > > >"Warga (Negara) Indonesia digerebek ."
      > > >
      > > >Sebab memang pada kenyataannya yg digerebek memang adalah
      > > >individu2
      > > >tertentu warga negara Indonesia di sana yg adalah muslim.
      > > >Bukan
      > > >muslimnya yg diserang. Kita mengharapkan Jawa Pos lebih
      > > >bijaksana dalam
      > > >memilih kata/kalimat.
      > > >
      > > >Sebab selama ini saya melihat "Jawa Pos" beberapakali
      > > >membuat
      > > >keteledoran yg membuat saya menyampaikan koreksi/kritik
      > > >lewat email,
      > > >tetapi saya tidak tahu dijadikan input ataukah tidak.
      > > >Misalnya saja, di
      > > >edisi Rabu, 30/10/2002 pada rubrik "Selebriti" Jawa Pos
      > > >menulis ttg
      > > >artis Winona Ryder yg diadili karena mengutil.Artis
      > > >Holywood itu membela
      > > >diri dengan mengatakan bahwa dia melakukan perbuatan
      > > >mengutil itu bukan
      > > >untuk maksud mencuri, tetapi atas perintah dari sutradara
      > > >dalam rangka
      > > >pembuatan suatu film. Namun, "Jawa Pos" menulis
      > > >demikian: "Aktris
      > > >Winona Ryder punya alibi unik untuk membela diri ..."
      > > >
      > > >Setahu saya "alibi" itu berarti berada di tempat lain
      > > >ketika suatu
      > > >peristiwa terjadi. Jadi, penggunaan kata "alibi" di sini
      > > >sangat rancu.
      > > >
      > > >
      > > >
      > > >[Non-text portions of this message have been removed]
      > > >
      > > >
      > > >------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
      > > >
      > > >-=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
      > > >
      > > >Homepage : http://www.tionghoa-net.com
      > > >Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
      > > >Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
      > > >
      > > >Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
      > > >
      > > >Your use of Yahoo! Groups is subject to
      > > >http://docs.yahoo.com/info/terms/
      > > >
      > > >
      > >
      > > =========================================================================
      > > Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai.
      > > =========================================================================
      > >
      > >
      > > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
      > >
      > > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
      > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
      > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
      > >
      > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
      > >
      > > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
      >
      >
      > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
      >
      > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
      > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
      > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
      >
      > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
      >
      > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/

      --
      The Indonesian Chinese Mailing List
      on Yahoogroups.com

      To Subscribe, visit :
      http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net

      Or send blank emails to :
      tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
      with subject : subscribe

      Featuring : latest updates on the Chinese
      community in Indonesia. Listen directly
      from the Chinese in Indonesia on what
      the government's regulations.

      Also read the latest news updates published
      daily. Interesting commentaries, etc.
    • R. Herlambang
      Wah kalau begitu, bila ada perang JawaPos senang, kalau tidak ada perang dia adu domba orang supaya perang. Bahaya nih! Tapi kalau bicara kiblat, sudah pasti
      Message 2 of 4 , Nov 1, 2002
      • 0 Attachment
        Wah kalau begitu, bila ada perang JawaPos senang, kalau
        tidak ada perang dia adu domba orang supaya perang.
        Bahaya nih! Tapi kalau bicara kiblat, sudah pasti kiblatnya..........
        jadi sebetulnya bahaya bagi pembacanya yang tidak sepaham
        bisa bisa dirasuki........................ jadi suka kelahi/perang.
        Wah apakah peristiwa demi peristiwa di Indonesia ini jadi
        runyam, mungkin akibat pemberitaan yang pakai gaya perang
        ini ya! Merinding betul.................. seperti adegan minum
        darah........ untuk mendapatkan upah......... hiii................


        Augus18-S wrote:

        > Jawa Pos dari dulu memang terkenal sebagai jurnalis
        > perang..., selalu membuat posisi bipolar dengan menarik
        > satu pihak untuk dibenturkan dengan pihak lain. Dalam
        > suatu forum 'media watch' di Surabaya, Jawa Pos telah
        > dikritik tentang jurnalis perang JP dalam kasus
        > Timor-Timur, kasus Gusdur dengan Mega, kasus Maluku, Poso,
        > dsb, bahkan waktu itu dikritik di hadapan perwakilan
        > Kompas, namun tetap aja tak berubah.
        >
        > A. S
        >
        > On Fri, 1 Nov 2002 00:07:12 -0800
        > "Daniel H.T." <danielht2002@...> wrote:
        > >Saya agak risih juga membaca judul berita tentang
        > >penggeberekan warga
        > >Indonesia di Australia oleh "Jawa Pos." Di edisi Kamis,
        > > 31 Oktober itu
        > >"Jawa Pos" menulis judul berita tsb dng kalimat :"Warga
        > >Muslim Jadi
        > >Target Operasi." Judul berita ini dapat menimbulkan
        > >kesan bahwa
        > >peristiwa tersebut adalah suatu target terhadap agama
        > >(Islam). Bukan
        > >individu. Apalagi ketika membaca awal beritanya yang
        > >semakin mempertebal
        > >kesan ada suatu upaya pembelokan kasus menjadi isu agama.
        > >Di situ timbul
        > >kesan seolah-olah "Jawa Pos" hendak berkata kepada
        > >pembacanya,
        > >"Australia itu bilang mereka tidak memerangi muslim,
        > >tetapi kenyataannya
        > >mereka memerangi muslim, kok!" Sebagai suatu harian
        > >besar cara
        > >penulisan berita seperti ini tentu cukup riskan untuk
        > >semakin memanaskan
        > >situasi yg sudah panas ini.
        > >
        > >
        > >Awal berita yang dimaksud:
        > >SYDNEY - Tidak memerangi warga muslim. Begitu penegasan
        > >Australia
        > >setelah puluhan personel kepolisian federal dan satuan
        > >intelijen negara
        > >itu menyerbu dan mengobrak-abrik beberapa rumah warga
        > >muslim dari
        > >Indonesia (WNI). Dua WNI ditangkap dan ditahan atas
        > >kecurigaan sebagai
        > >anggota jaringan teroris.
        > >
        > >
        > >Padahal kebanyakan media lain menulis berita tsb dng
        > >menggunakan istilah
        > >"Warga (Negara) Indonesia digerebek ."
        > >
        > >Sebab memang pada kenyataannya yg digerebek memang adalah
        > >individu2
        > >tertentu warga negara Indonesia di sana yg adalah muslim.
        > >Bukan
        > >muslimnya yg diserang. Kita mengharapkan Jawa Pos lebih
        > >bijaksana dalam
        > >memilih kata/kalimat.
        > >
        > >Sebab selama ini saya melihat "Jawa Pos" beberapakali
        > >membuat
        > >keteledoran yg membuat saya menyampaikan koreksi/kritik
        > >lewat email,
        > >tetapi saya tidak tahu dijadikan input ataukah tidak.
        > >Misalnya saja, di
        > >edisi Rabu, 30/10/2002 pada rubrik "Selebriti" Jawa Pos
        > >menulis ttg
        > >artis Winona Ryder yg diadili karena mengutil.Artis
        > >Holywood itu membela
        > >diri dengan mengatakan bahwa dia melakukan perbuatan
        > >mengutil itu bukan
        > >untuk maksud mencuri, tetapi atas perintah dari sutradara
        > >dalam rangka
        > >pembuatan suatu film. Namun, "Jawa Pos" menulis
        > >demikian: "Aktris
        > >Winona Ryder punya alibi unik untuk membela diri ..."
        > >
        > >Setahu saya "alibi" itu berarti berada di tempat lain
        > >ketika suatu
        > >peristiwa terjadi. Jadi, penggunaan kata "alibi" di sini
        > >sangat rancu.
        > >
        > >
        > >
        > >[Non-text portions of this message have been removed]
        > >
        > >
        > >------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
        > >
        > >-=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
        > >
        > >Homepage : http://www.tionghoa-net.com
        > >Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
        > >Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
        > >
        > >Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
        > >
        > >Your use of Yahoo! Groups is subject to
        > >http://docs.yahoo.com/info/terms/
        > >
        > >
        >
        > =========================================================================
        > Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai.
        > =========================================================================
        >
        >
        > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
        >
        > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
        > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
        > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
        >
        > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
        >
        > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
      • casuya
        di MKS ,ada juga surat kabarnya agak provokasi juga. Semata-mata yg dicarinya adalah sangat profit oriented ,dan kurang mendidik Rb ... From:
        Message 3 of 4 , Nov 3, 2002
        • 0 Attachment
          di MKS ,ada juga surat kabarnya agak provokasi juga.
          Semata-mata yg dicarinya adalah sangat profit oriented ,dan kurang mendidik

          Rb
          ----- Original Message -----
          From: <maestro8@...>
          To: <tionghoa-net@yahoogroups.com>
          Sent: Saturday, September 21, 2002 8:04 PM
          Subject: Re: [t-net] "Jawa Pos" kok Gitu, ya?


          > Sekarang akhirnya kita sadar bahwa tindakan Banser NU
          > dulu menduduki kantor redaksi Jawa Pos di Surabaya itu
          > adalah wajar. Jawa Pos harus dikasih pelajaran dengan
          > cara NU seperti itu. Kalau nggak, tindakan provokator
          > mereka akan tetap seperti itu. Sangat disayangkan,
          > padahal media mereka nomor satu di jawa timur dan nomor
          > 3 kalau gak salah di tingkat nasional.
          >
          >
          > "R. Herlambang" wrote:
          > > Wah kalau begitu, bila ada perang JawaPos senang, kalau
          > > tidak ada perang dia adu domba orang supaya perang.
          > > Bahaya nih! Tapi kalau bicara kiblat, sudah pasti kiblatnya..........
          > > jadi sebetulnya bahaya bagi pembacanya yang tidak sepaham
          > > bisa bisa dirasuki........................ jadi suka kelahi/perang.
          > > Wah apakah peristiwa demi peristiwa di Indonesia ini jadi
          > > runyam, mungkin akibat pemberitaan yang pakai gaya perang
          > > ini ya! Merinding betul.................. seperti adegan minum
          > > darah........ untuk mendapatkan upah......... hiii................
          > >
          > > Augus18-S wrote:
          > >
          > > > Jawa Pos dari dulu memang terkenal sebagai jurnalis
          > > > perang..., selalu membuat posisi bipolar dengan menarik
          > > > satu pihak untuk dibenturkan dengan pihak lain. Dalam
          > > > suatu forum 'media watch' di Surabaya, Jawa Pos telah
          > > > dikritik tentang jurnalis perang JP dalam kasus
          > > > Timor-Timur, kasus Gusdur dengan Mega, kasus Maluku, Poso,
          > > > dsb, bahkan waktu itu dikritik di hadapan perwakilan
          > > > Kompas, namun tetap aja tak berubah.
          > > >
          > > > A. S
          > > >
          > > > On Fri, 1 Nov 2002 00:07:12 -0800
          > > > "Daniel H.T." <danielht2002@...> wrote:
          > > > >Saya agak risih juga membaca judul berita tentang
          > > > >penggeberekan warga
          > > > >Indonesia di Australia oleh "Jawa Pos." Di edisi Kamis,
          > > > > 31 Oktober itu
          > > > >"Jawa Pos" menulis judul berita tsb dng kalimat :"Warga
          > > > >Muslim Jadi
          > > > >Target Operasi." Judul berita ini dapat menimbulkan
          > > > >kesan bahwa
          > > > >peristiwa tersebut adalah suatu target terhadap agama
          > > > >(Islam). Bukan
          > > > >individu. Apalagi ketika membaca awal beritanya yang
          > > > >semakin mempertebal
          > > > >kesan ada suatu upaya pembelokan kasus menjadi isu agama.
          > > > >Di situ timbul
          > > > >kesan seolah-olah "Jawa Pos" hendak berkata kepada
          > > > >pembacanya,
          > > > >"Australia itu bilang mereka tidak memerangi muslim,
          > > > >tetapi kenyataannya
          > > > >mereka memerangi muslim, kok!" Sebagai suatu harian
          > > > >besar cara
          > > > >penulisan berita seperti ini tentu cukup riskan untuk
          > > > >semakin memanaskan
          > > > >situasi yg sudah panas ini.
          > > > >
          > > > >
          > > > >Awal berita yang dimaksud:
          > > > >SYDNEY - Tidak memerangi warga muslim. Begitu penegasan
          > > > >Australia
          > > > >setelah puluhan personel kepolisian federal dan satuan
          > > > >intelijen negara
          > > > >itu menyerbu dan mengobrak-abrik beberapa rumah warga
          > > > >muslim dari
          > > > >Indonesia (WNI). Dua WNI ditangkap dan ditahan atas
          > > > >kecurigaan sebagai
          > > > >anggota jaringan teroris.
          > > > >
          > > > >
          > > > >Padahal kebanyakan media lain menulis berita tsb dng
          > > > >menggunakan istilah
          > > > >"Warga (Negara) Indonesia digerebek ."
          > > > >
          > > > >Sebab memang pada kenyataannya yg digerebek memang adalah
          > > > >individu2
          > > > >tertentu warga negara Indonesia di sana yg adalah muslim.
          > > > >Bukan
          > > > >muslimnya yg diserang. Kita mengharapkan Jawa Pos lebih
          > > > >bijaksana dalam
          > > > >memilih kata/kalimat.
          > > > >
          > > > >Sebab selama ini saya melihat "Jawa Pos" beberapakali
          > > > >membuat
          > > > >keteledoran yg membuat saya menyampaikan koreksi/kritik
          > > > >lewat email,
          > > > >tetapi saya tidak tahu dijadikan input ataukah tidak.
          > > > >Misalnya saja, di
          > > > >edisi Rabu, 30/10/2002 pada rubrik "Selebriti" Jawa Pos
          > > > >menulis ttg
          > > > >artis Winona Ryder yg diadili karena mengutil.Artis
          > > > >Holywood itu membela
          > > > >diri dengan mengatakan bahwa dia melakukan perbuatan
          > > > >mengutil itu bukan
          > > > >untuk maksud mencuri, tetapi atas perintah dari sutradara
          > > > >dalam rangka
          > > > >pembuatan suatu film. Namun, "Jawa Pos" menulis
          > > > >demikian: "Aktris
          > > > >Winona Ryder punya alibi unik untuk membela diri ..."
          > > > >
          > > > >Setahu saya "alibi" itu berarti berada di tempat lain
          > > > >ketika suatu
          > > > >peristiwa terjadi. Jadi, penggunaan kata "alibi" di sini
          > > > >sangat rancu.
          > > > >
          > > > >
          > > > >
          > > > >[Non-text portions of this message have been removed]
          > > > >
          > > > >
          > > > >------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
          > > > >
          > > > >-=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
          > > > >
          > > > >Homepage : http://www.tionghoa-net.com
          > > > >Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
          > > > >Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
          > > > >
          > > > >Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
          > > > >
          > > > >Your use of Yahoo! Groups is subject to
          > > > >http://docs.yahoo.com/info/terms/
          > > > >
          > > > >
          > > >
          > > >
          =========================================================================
          > > > Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah
          masing-masing Rp 250.000 tunai.
          > > >
          =========================================================================
          > > >
          > > >
          > > > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
          > > >
          > > > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
          > > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
          > > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
          > > >
          > > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
          > > >
          > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to
          http://docs.yahoo.com/info/terms/
          > >
          > >
          > > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
          > >
          > > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
          > > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
          > > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
          > >
          > > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
          > >
          > > Your use of Yahoo! Groups is subject to
          http://docs.yahoo.com/info/terms/
          >
          > --
          > The Indonesian Chinese Mailing List
          > on Yahoogroups.com
          >
          > To Subscribe, visit :
          > http://groups.yahoo.com/group/tionghoa-net
          >
          > Or send blank emails to :
          > tionghoa-net-subscribe@yahoogroups.com
          > with subject : subscribe
          >
          > Featuring : latest updates on the Chinese
          > community in Indonesia. Listen directly
          > from the Chinese in Indonesia on what
          > the government's regulations.
          >
          > Also read the latest news updates published
          > daily. Interesting commentaries, etc.
          >
          >
          >
          >
          > -=Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa=-
          >
          > Homepage : http://www.tionghoa-net.com
          > Subscribe : tionghoa-net-subscribe@...
          > Unsubscribe : tionghoa-net-unsubscribe@...
          >
          > Motto : Persahabatan, Perdamaian dan Harmoni
          >
          > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
          >
          >
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.