Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [t-net] DPR-RI TIKUS DEFISIT APBN

Expand Messages
  • Fandi
    Dear Pak DS and All Sama aja, Pemerintah dan DPR sama-sama boros.... dan ironisnya kita yang memilih mereka. Ops, maksud saya yang ikut PEMILU, klo saya sich
    Message 1 of 3 , Apr 30, 2012
      Dear Pak DS and All

      Sama aja, Pemerintah dan DPR sama-sama boros....
      dan ironisnya kita yang memilih mereka.
      Ops, maksud saya yang ikut PEMILU, klo saya sich ga pernah milih...

      Thanks



      ________________________________
      From: den suta <sutawiyana@...>
      To: den suta <sutawiyana@...>
      Sent: Tuesday, 1 May 2012, 7:47
      Subject: [t-net] DPR-RI TIKUS DEFISIT APBN


       
      Dear all,
       
       
      Ternyata,  DPR-RI yg. koar-koar  di  rapat paripurna di
      gedung DPR-RI  pd. tgl. 31 Maret 2012, yg. membahas
      rencana kenaikan harga BBM, dlm. rangka menutup de-
      fisit APBN itu, justru dirinya sendirilah juga biangnya !
       
       
      Merekalah, para aktivis DPR-RI itulah, yg. ternyata me-
      rupakan tikus-tikus yg. mengerikiti APBN sampai bocor.
      Lalu, rakyat jelata, yg. tingkat kesejahteraannya belum
      diperjuangkannya,  malah  diharuskan  memikul  beban
      kenaikan harga-harga  kebutuhan pokoknya,  akibat ke-
      naikan harga BBN tersebut.  Sungguh tidak adil & tidak
      etis & tidak berprikemusiaan, perlaku para politikus ber-
      jiwa tikus itu !
       
       
      Hal itu dapat disimak dari artikel berisi omongan Komisi
      Pemberantasan Korupsi (KPK),  yg. terbit  di Hari Buruh
      se-dunia, hari ini, 1 Mei 2012, dibawah ini.
       
       
      Salam prihatin,
      DS 
       
      REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan
      banyak proyek-proyek yang menghabiskan uang negara mubazir.
      Menurut Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, salah satu proyek yang menghabiskan
      uang negara dan terindikasi mubazir adalah proyek pembangunan rumah dinas untuk
      anggota DPR di Kalibata, Jakarta. Setelah rumah untuk para politisi itu
      selesai,dan mendapatkan biaya pemeliharaan justru banyak yang tidak ditempati.
      "Ini mubazir. Setidak-tidaknya ini tidak bermanfaat dan terjadi pemborosan
      keuangan negara," kata Zulkarnaen saat dihubungi Republika, Selasa (1/5)
      pagi.
      Padahal, lanjut Zulkarnaen, perumahan itu setelah jadi harus dilakukan
      perawatan. Namun, jika dirawat dan tidak ditempati oleh para anggota DPR
      tersebut, maka hal tersebut semakin menunjukkan bahwa proyek pembangunan
      perumahan DPR itu hanya memboroskan keuangan negara.
      Namun saat ditanya apakah KPK sudah mengendus terjadinya unsur tindak
      pidana korupsi dalam proyek pembangunan rumah DPR itu, Zulkarnaen mengatakan
      hal tersebut masih memerlukan pendalaman.

      [Non-text portions of this message have been removed]




      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Swan Liong Be
      Jadi dengan perkataan lain; salah sendiri koq ikut pemilu. Siapa yang tidak ikut pemilu tidak bisa disalahkan kalo pemerintah dan DPR pada boros, wong tidak
      Message 2 of 3 , May 1, 2012
        Jadi dengan perkataan lain; salah sendiri koq ikut pemilu.
        Siapa yang tidak ikut pemilu tidak bisa disalahkan kalo pemerintah dan DPR
        pada boros, wong tidak ikut memilih koq!
        Bagaimana sekarang kalo tidak ada yang ikut pemilu lalu beberapa oknum
        merebut kekuasaan negara, siapa yang mau disalahkan?
        Menurut saya sih orang yang merasa tanggung jawab terhadap negara dan
        demokrasi seyogianya ikut memilih jika ada pemilihan umum (yang jujur
        tentunya).
        Salam,
        SLB


        -----Ursprüngliche Nachricht-----
        Von: tionghoa-net@yahoogroups.com [mailto:tionghoa-net@yahoogroups.com] Im
        Auftrag von Fandi
        Gesendet: Dienstag, 1. Mai 2012 04:49
        An: tionghoa-net@yahoogroups.com
        Betreff: Re: [t-net] DPR-RI TIKUS DEFISIT APBN




        Dear Pak DS and All

        Sama aja, Pemerintah dan DPR sama-sama boros....
        dan ironisnya kita yang memilih mereka.
        Ops, maksud saya yang ikut PEMILU, klo saya sich ga pernah milih...

        Thanks

        ________________________________




        [Non-text portions of this message have been removed]
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.