Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Pph 23

Expand Messages
  • Jaka
    Mau bertanya, Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice. misal : PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam satu invoice sbb: -
    Message 1 of 10 , Nov 21, 2007
    • 0 Attachment
      Mau bertanya,

      Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.

      misal :
      PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam satu
      invoice sbb:

      - Jasa Management Rp. 800.000
      - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
      - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
      ===========
      2.000.000
      PPN 200.000
      ===========
      TOTAL 2.200.000

      Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
      karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga PPh 23
      hanya
      dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
      yaitu:

      Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000

      jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
      Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000

      Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan seperti contoh
      diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah yang
      terbesarnya.
      jika memang demikian, mengapa?

      demikian dan terima kasih.

      Jk.
    • arief risman
      Yth. Kang Jaka Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus dibuat
      Message 2 of 10 , Nov 27, 2007
      • 0 Attachment
        Yth. Kang Jaka
        Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus dibuat terpisah. Bukti potongan PPh 23 pun harus dibuat terpisah karena nantinya akan menjadi bukti pemotongan yg akan dikreditkan di SPT Badan di akhir tahun.
        Kalau digabung terlalu berisiko.
        Demikian semoga difahami.
        Mohon maaf agak terlambat

        Wassalam M. Arief Risman

        Jaka <jaka@...> wrote:
        Mau bertanya,

        Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.

        misal :
        PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam satu
        invoice sbb:

        - Jasa Management Rp. 800.000
        - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
        - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
        ===========
        2.000.000
        PPN 200.000
        ===========
        TOTAL 2.200.000

        Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
        karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga PPh 23
        hanya
        dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
        yaitu:

        Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000

        jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
        Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000

        Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan seperti contoh
        diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah yang
        terbesarnya.
        jika memang demikian, mengapa?

        demikian dan terima kasih.

        Jk.



        Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

      • Jaka
        Jika di dalam item tagihan tersebut ada yang bisa di-reimburse bagaimana, mekanismenya Pa...? terima kasih regards. Jaka.
        Message 3 of 10 , Nov 27, 2007
        • 0 Attachment
          Jika di dalam item tagihan tersebut ada yang bisa di-reimburse bagaimana,
          mekanismenya Pa...?

          terima kasih

          regards.
          Jaka.


          arief risman wrote:

          >
          > Yth. Kang Jaka
          > Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing
          > memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus dibuat
          > terpisah. Bukti potongan PPh 23 pun harus dibuat terpisah karena
          > nantinya akan menjadi bukti pemotongan yg akan dikreditkan di SPT
          > Badan di akhir tahun.
          > Kalau digabung terlalu berisiko.
          > Demikian semoga difahami.
          > Mohon maaf agak terlambat
          >
          > Wassalam M. Arief Risman
          >
          > */Jaka <jaka@...>/* wrote:
          >
          > Mau bertanya,
          >
          > Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.
          >
          > misal :
          > PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam satu
          > invoice sbb:
          >
          > - Jasa Management Rp. 800.000
          > - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
          > - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
          > ===========
          > 2.000.000
          > PPN 200.000
          > ===========
          > TOTAL 2.200.000
          >
          > Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
          > karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga
          > PPh 23
          > hanya
          > dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
          > yaitu:
          >
          > Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000
          >
          > jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
          > Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000
          >
          > Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan
          > seperti contoh
          > diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah
          > yang
          > terbesarnya.
          > jika memang demikian, mengapa?
          >
          > demikian dan terima kasih.
          >
          > Jk.
          >
          >
          > ------------------------------------------------------------------------
          > Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile.
          > Try it now.
          > <http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ>
          >
          >
        • arief risman
          Yth. Kang Jaka reimburse bgm maksudnya ? kalau yg saya fahami tentang reimburse adalah seperti ini : biasanya harus dipotong PPh 23 dengan objek Jasa
          Message 4 of 10 , Nov 30, 2007
          • 0 Attachment
            Yth. Kang Jaka
            reimburse bgm maksudnya ? kalau yg saya fahami tentang reimburse adalah seperti ini :
            biasanya harus dipotong PPh 23 dengan objek Jasa Perantara, misalnya sebuah perusahaan saat impor barang, semua urusan di pelabuhan ditangani oleh perusahaan lain, maka saat perusahaan tsb menagih, harus dipotong PPh 23 / jasa freight forwarding atas fee-nya.
            bagaimana ?


            Jaka <jaka@...> wrote:
            Jika di dalam item tagihan tersebut ada yang bisa di-reimburse bagaimana,
            mekanismenya Pa...?

            terima kasih

            regards.
            Jaka.

            arief risman wrote:

            >
            > Yth. Kang Jaka
            > Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing
            > memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus dibuat
            > terpisah. Bukti potongan PPh 23 pun harus dibuat terpisah karena
            > nantinya akan menjadi bukti pemotongan yg akan dikreditkan di SPT
            > Badan di akhir tahun.
            > Kalau digabung terlalu berisiko.
            > Demikian semoga difahami.
            > Mohon maaf agak terlambat
            >
            > Wassalam M. Arief Risman
            >
            > */Jaka <jaka@...>/* wrote:
            >
            > Mau bertanya,
            >
            > Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.
            >
            > misal :
            > PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam satu
            > invoice sbb:
            >
            > - Jasa Management Rp. 800.000
            > - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
            > - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
            > ===========
            > 2.000.000
            > PPN 200.000
            > ===========
            > TOTAL 2.200.000
            >
            > Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
            > karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga
            > PPh 23
            > hanya
            > dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
            > yaitu:
            >
            > Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000
            >
            > jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
            > Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000
            >
            > Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan
            > seperti contoh
            > diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah
            > yang
            > terbesarnya.
            > jika memang demikian, mengapa?
            >
            > demikian dan terima kasih.
            >
            > Jk.
            >
            >
            > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
            > Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile.
            > Try it now.
            > <http://us.rd. yahoo.com/ evt=51731/ *http://mobile. yahoo.com/ sports;_ylt= At9_qDKvtAbMuh1G 1SQtBI7ntAcJ>
            >
            >



            Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.

          • Jaka
            Dear Pak Arief, iya, seperti itu Pak. oya, Pak mau nanya lagi, kalau untuk Pph 23 pada bulan sebelumnya ada yang terlewat pada SSPnya, bisa diproses bulan ini
            Message 5 of 10 , Dec 6, 2007
            • 0 Attachment
              Dear Pak Arief,

              iya, seperti itu Pak.

              oya, Pak mau nanya lagi, kalau untuk Pph 23 pada bulan sebelumnya
              ada yang terlewat pada SSPnya, bisa diproses bulan ini dan bagaimana?
              kena denda atau tidak ya?...

              terima kasih,

              salam.
              JK.

              arief risman wrote:

              > Yth. Kang Jaka
              > reimburse bgm maksudnya ? kalau yg saya fahami tentang reimburse
              > adalah seperti ini :
              > biasanya harus dipotong PPh 23 dengan objek Jasa Perantara, misalnya
              > sebuah perusahaan saat impor barang, semua urusan di pelabuhan
              > ditangani oleh perusahaan lain, maka saat perusahaan tsb menagih,
              > harus dipotong PPh 23 / jasa freight forwarding atas fee-nya.
              > bagaimana ?
              >
              >
              > */Jaka <jaka@...>/* wrote:
              >
              > Jika di dalam item tagihan tersebut ada yang bisa di-reimburse
              > bagaimana,
              > mekanismenya Pa...?
              >
              > terima kasih
              >
              > regards.
              > Jaka.
              >
              > arief risman wrote:
              >
              > >
              > > Yth. Kang Jaka
              > > Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing
              > > memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus
              > dibuat
              > > terpisah. Bukti potongan PPh 23 pun harus dibuat terpisah karena
              > > nantinya akan menjadi bukti pemotongan yg akan dikreditkan di SPT
              > > Badan di akhir tahun.
              > > Kalau digabung terlalu berisiko.
              > > Demikian semoga difahami.
              > > Mohon maaf agak terlambat
              > >
              > > Wassalam M. Arief Risman
              > >
              > > */Jaka <jaka@... <mailto:jaka%40sibdg.com>>/* wrote:
              > >
              > > Mau bertanya,
              > >
              > > Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.
              > >
              > > misal :
              > > PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam
              > satu
              > > invoice sbb:
              > >
              > > - Jasa Management Rp. 800.000
              > > - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
              > > - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
              > > ===========
              > > 2.000.000
              > > PPN 200.000
              > > ===========
              > > TOTAL 2.200.000
              > >
              > > Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
              > > karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga
              > > PPh 23
              > > hanya
              > > dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
              > > yaitu:
              > >
              > > Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000
              > >
              > > jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
              > > Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000
              > >
              > > Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan
              > > seperti contoh
              > > diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah
              > > yang
              > > terbesarnya.
              > > jika memang demikian, mengapa?
              > >
              > > demikian dan terima kasih.
              > >
              > > Jk.
              > >
              > >
              > > ----------------------------------------------------------
              > > Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo
              > Mobile.
              > > Try it now.
              > >
              > <http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ
              > <http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ>>
              >
              > >
              > >
              >
              >
              > ------------------------------------------------------------------------
              > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your
              > homepage. <http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http://www.yahoo.com/r/hs>
              >
            • arief risman
              Yth. Kang Jaka penyetoran harus sesuai dengan bukti potong yang telah dibuat, jadi jika terlewat belum disetor pada masa yang seharusnya maka bisa membuat
              Message 6 of 10 , Dec 13, 2007
              • 0 Attachment
                Yth. Kang Jaka
                penyetoran harus sesuai dengan bukti potong yang telah dibuat, jadi jika terlewat belum disetor pada masa yang seharusnya maka bisa membuat pembetulan SPT masa pada masa yang terlewat tadi. sanksinya adalah bunga 2% per bulan kali kurang setornya.
                Maaf terlambat, buka e-mail seminggu sekali nih ...
                Terima kasih

                Jaka <jaka@...> wrote:
                Dear Pak Arief,

                iya, seperti itu Pak.

                oya, Pak mau nanya lagi, kalau untuk Pph 23 pada bulan sebelumnya
                ada yang terlewat pada SSPnya, bisa diproses bulan ini dan bagaimana?
                kena denda atau tidak ya?...

                terima kasih,

                salam.
                JK.

                arief risman wrote:

                > Yth. Kang Jaka
                > reimburse bgm maksudnya ? kalau yg saya fahami tentang reimburse
                > adalah seperti ini :
                > biasanya harus dipotong PPh 23 dengan objek Jasa Perantara, misalnya
                > sebuah perusahaan saat impor barang, semua urusan di pelabuhan
                > ditangani oleh perusahaan lain, maka saat perusahaan tsb menagih,
                > harus dipotong PPh 23 / jasa freight forwarding atas fee-nya.
                > bagaimana ?
                >
                >
                > */Jaka <jaka@...>/* wrote:
                >
                > Jika di dalam item tagihan tersebut ada yang bisa di-reimburse
                > bagaimana,
                > mekanismenya Pa...?
                >
                > terima kasih
                >
                > regards.
                > Jaka.
                >
                > arief risman wrote:
                >
                > >
                > > Yth. Kang Jaka
                > > Karena terdapat tiga jenis jasa yang berbeda, apalagi masing-masing
                > > memiliki tarif yang berbeda maka pemotongan PPh pasal 23 harus
                > dibuat
                > > terpisah. Bukti potongan PPh 23 pun harus dibuat terpisah karena
                > > nantinya akan menjadi bukti pemotongan yg akan dikreditkan di SPT
                > > Badan di akhir tahun.
                > > Kalau digabung terlalu berisiko.
                > > Demikian semoga difahami.
                > > Mohon maaf agak terlambat
                > >
                > > Wassalam M. Arief Risman
                > >
                > > */Jaka <jaka@... <mailto:jaka% 40sibdg.com> >/* wrote:
                > >
                > > Mau bertanya,
                > >
                > > Untuk pengenaan PPH 23, dalam satu tagihan/invoice.
                > >
                > > misal :
                > > PT B menagihkan jasa-jasa kepada PT A sebesar Rp 2.200.000 dalam
                > satu
                > > invoice sbb:
                > >
                > > - Jasa Management Rp. 800.000
                > > - Jasa Keamanan Rp. 1.000.000
                > > - Jasa Cleaning Service Rp. 200.000
                > > ===========
                > > 2.000.000
                > > PPN 200.000
                > > ===========
                > > TOTAL 2.200.000
                > >
                > > Dari tagihan tersebut, PT A harus memotong PPh 23 dengan tarif 3%.
                > > karena jasa keamanan mempunyai nilai transaksi terbesar, sehingga
                > > PPh 23
                > > hanya
                > > dikenakan (menginduk) kepada Jasa keamanan tersebut.
                > > yaitu:
                > >
                > > Rp 2.000.000 x 3% = Rp 60.000
                > >
                > > jadi yang harus dibayar PT A kepada PT B adalah:
                > > Rp. 2.200.000 - Rp 60.000 = Rp 2.140.000
                > >
                > > Pertanyaan, apakah untuk Pph 23 pengenaannya memang dilakukan
                > > seperti contoh
                > > diatas, artinya walaupun ada beberapa objek, yang dikenakan adalah
                > > yang
                > > terbesarnya.
                > > jika memang demikian, mengapa?
                > >
                > > demikian dan terima kasih.
                > >
                > > Jk.
                > >
                > >
                > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                > > Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo
                > Mobile.
                > > Try it now.
                > >
                > <http://us.rd. yahoo.com/ evt=51731/ *http://mobile. yahoo.com/ sports;_ylt= At9_qDKvtAbMuh1G 1SQtBI7ntAcJ
                > <http://us.rd. yahoo.com/ evt=51731/ *http://mobile. yahoo.com/ sports;_ylt= At9_qDKvtAbMuh1G 1SQtBI7ntAcJ>>
                >
                > >
                > >
                >
                >
                > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your
                > homepage. <http://us.rd. yahoo.com/ evt=51443/ *http://www. yahoo.com/ r/hs>
                >



                Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

              • Endah Suci
                ass...wr..wb.. pak, endah lagi kesulitan cari jurnal tetang PPNBM ... ____________________________________________________________________________________ Be a
                Message 7 of 10 , Dec 14, 2007
                • 0 Attachment
                  ass...wr..wb..
                  pak, endah lagi kesulitan cari jurnal tetang PPNBM ...





                  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
                • arief risman
                  Ass Wr Wb Mba Endah mohon diperjelas jurnal seperti apa, apakah tentang sebuah materi yang khusus mengupas PPnBM untuk objek tertentu atau bagaimana ? untuk
                  Message 8 of 10 , Dec 16, 2007
                  • 0 Attachment
                    Ass Wr Wb
                    Mba Endah mohon diperjelas jurnal seperti apa, apakah tentang sebuah materi yang khusus mengupas PPnBM untuk objek tertentu atau bagaimana ? untuk bahan skripsi ? . Nanti saya coba cari di majalah indonesian Tax Review.
                     
                    Terima kasih

                    Endah Suci <e_rusganda@...> wrote:
                    ass...wr..wb. .
                    pak, endah lagi kesulitan cari jurnal tetang PPNBM ...





                    Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.


                    Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

                  • Widiyana Perdana
                    Malam semuaaa.... MAf ganggu.... Mau tanya klau prshaan sya sewa mesin ftkpinya tpi tdk trcntum ppn dan tdk dbri faktur pjak... Apa saya ttp wajib memotong pph
                    Message 9 of 10 , Aug 29, 2013
                    • 0 Attachment

                      Malam semuaaa....
                      MAf ganggu....
                      Mau tanya klau prshaan sya sewa mesin ftkpinya tpi tdk trcntum ppn dan tdk dbri faktur pjak... Apa saya ttp wajib memotong pph 23 atas sewa? Terima kasihh...
                      Dikirim dari Yahoo! Mail pada Android

                    • Christian Marbun
                      Tetap bu On Aug 29, 2013 9:05 PM, Widiyana Perdana
                      Message 10 of 10 , Aug 29, 2013
                      • 0 Attachment

                        Tetap bu

                        On Aug 29, 2013 9:05 PM, "Widiyana Perdana" <widiyana.perdana@...> wrote:
                         

                        Malam semuaaa....
                        MAf ganggu....
                        Mau tanya klau prshaan sya sewa mesin ftkpinya tpi tdk trcntum ppn dan tdk dbri faktur pjak... Apa saya ttp wajib memotong pph 23 atas sewa? Terima kasihh...
                        Dikirim dari Yahoo! Mail pada Android

                      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.