Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [suarakorbanbencana] Apakah SD Karasan Bantul sudah dibangun?

Expand Messages
  • AJI Yogyakarta
    Halo boleh gabung ya. Ini soal SD juga. Ada SD Cegokan di Cegokan, Wonolelo, Plered, Bantul. Gedung SDnya sih masih berdiri. Tetapi kondisinya, semua sisi
    Message 1 of 5 , Oct 1, 2006
    • 0 Attachment
      Halo boleh gabung ya.
      Ini soal SD juga.  Ada  SD Cegokan di  Cegokan, Wonolelo, Plered, Bantul.
      Gedung SDnya sih masih berdiri. Tetapi kondisinya, semua sisi tembok gedung retak 2 sangat parah, kayu tulangan penahan atap patah, hampir semua kelas plafonnya sudah mau ambrol. Kalau gempa susulan yang lebih keras lagi, dipastikan akan rata tanah. Tidak satupun kelas yang layak dipakai lagi sesuai rekomendasi Fak. Teknik Sipil UGM beberapa hari pasca gempa Mei lalu, maka anak-anak belajar di halaman sekolah, di dalam tenda sebagai kelas darurat.

      Bambang Siswanto, Kepsek SD itu (0274 - 7843966, silahkan kalau ada yang mau kontak), bilang sejak awal pasca gempa Diknas sudah datang ke sana, mereka hanya survei dan tak jelas apa tindak lanjutnya,  sampai sekarang. Diknas hanya pernah bantu 2 buah tenda warna biru. Kini 2 tenda itu sudah robek2, reyot, terus rubuh dan sudah dicopot dari tempatnya. Anak-anak kelas 1 pindah ke ruang garasi motor, sedang  kelas 2-4 praktis belajar di tempat seadanya, yakni kelas yang lebih darurat di teras sekolah saja. Hanya kelas 5 dan 6 yang kondisinya sedikit lebih baik. Karena ada 2 tenda untuk kelas darurat dari Plan International.

      Pak Bambang mengaku bingung karena bantuan ke SD-nya seret sekali, selalu habis di SD Wonolelao yang letaknya lebih mudah dijangkau. Semua pihak yang dikontaknya hanya Plan International yang bantu 2 bangunan kelas darurat dari tenda, ya itu tadi hanya cukup untuk kelas 5 dan 6. Kelas 1-4 tetap belum punya kelas lagi. SD itu belum dibangun kembali atau minimal renovasi.

      Pepatah "sudah jatuh tertimpa tangga pula" mungkin tepat untuk kurang lebih  75 siswa SD itu.  Di halaman SD  itu terdapat  sebuah menara SUTET  (sudah aktif 3 bulan ini) yang jaraknya cuma 15-20 dari teras tempat anak-anak belajar sekarang ini. Tadinya malah lebih dekat lagi, yakni 7-10 meter saja (sebelum kelas 1-4 pindah dari tenda). Saya belum tahu, secara detail apakah SUTET itu bahaya (adakah yang punya info soal bahaya SUTET?), karena saya khawatir hal itu berbahaya untuk kesehatan anak-anak, apalagi kalau mereka belajar lebih lama di teras/halaman sekolah itu.

      Yang jelas SD Cegokan belum dibangun atau dibenahi sama sekali. Tidak oleh Diknas, tidak juga oleh Pemkab Bantul. Bagaimana ini? Mungkin ada cerita lain yang lebih seru. Tapi tolong kalau ada kabar soal SUTET , soalnya yang belajar dibawah itu semuanya anak-anak. SD Wonolelo yang hancur juga dilewati menara SUTET, tetapi sudah dibangunkan/direnovasi oleh PLN. Sayangnya SD Cegokan tidak.

      Salam erat
      Pery Mesquita
      www.mediacenter-ajiyogya.com
      sckaduak@...
      085868066422 / 0274 380385 

      veta mandra <vetamandra@...> wrote:


      setahu saya sd negeri Brajan belum dibangun, lokasinya dekat stadiun Pacar, selatan ponpes Al-mahalli, jejeran, wonokromo.


      Do you Yahoo!?
      Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail.

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.