Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kronologi Penyerangan Diskusi Buku di LKIS

Expand Messages
  • indunisi@yahoo.com
    Kronologi Penyerangan Diskusi Buku “Allah, Liberty and Love” Rabu, 9 Mei 2012 di Yayasan LKiS 1.12.36 Ada beberapa orang bolak-balik memakai sepeda
    Message 1 of 1 , May 10, 2012
    • 0 Attachment
      Kronologi Penyerangan Diskusi Buku “Allah, Liberty and Love”
      Rabu, 9 Mei 2012 di Yayasan LKiS

      1.12.36
      Ada beberapa orang bolak-balik memakai sepeda motor didepan, lalu masuk ke ruang tamu LKiS. Sekitar 15 orang berbaju bebas mendatangi LKiS. Beberapa menggunakan helm, sisanya tidak. Mereka tiba-tiba masuk dan mengamati kami yang sedang ngobrol di pendopo LKiS sepulang dari CRCS. Farid Wajidi (Direktur LKiS) berinisiatif menemui mereka diruang tamu. Mereka meminta nomor HP Farid Wajidi namun tidak diberi karena nomor HP privasi. Ancaman pertama disampaikan face to face kepada Farid Wajidi. Salah satu dari mereka memvideo kami dengan kamera HP, kamera digital. Mereka berteriak-teriak “nggak beragama, yang berjilbab munafik, kirik (anjing dalam bahasa Jawa), mereka memotret plat nomor motor yang terparkir di depan pendopo. Sementara beberapa di antara mereka berbicara dengan Direktur LKiS, meminta acara dibatalkan. Alasan pembatalan dari mereka adalah karena diskusi ini melakukan penodaan agama. Ketika mereka hendak meninggalkan LKIS mereka berteriak: “Kami sudah memperingatkan pak Farid dan kawan-kawan, jika nanti malam diskusi dilanjutkan, kami akan mengirim lebih banyak laskar islam” dan “ini sudah penodaan agama”. Setelah itu mereka pergi namun mengatakan meninggalkan 5 orang untuk tetap di LKiS, namun mereka pergi semua.

      2.18.45
      Diskusi dimulai, St. Habibah sebagai panitia memberi sambutan dan menjelaskan kepad apeserta bahwa diskusi regular di LKiS sudah biasa dilaksanakan, yang tidak setuju dengan Irshad Manji silahkan ikut berdiskusi dan dialog dengan pemikiran Irshad Manji. Panitia mengunci gerbang pintu masuk. Peserta yang sudah datang berkumpul, semakin malam semakin banyak peserta yang datang. Irshad Manji memberi pemaparan tentang pentingnya kebebesan berfikir dan berekspresi dipertahankan dalam masyarakat yang demokratis dan pentingnya mengalahkan rasa takut. Irshad kemudian membuat satu sesi tanya jawab. Semua berjalan tenang, peserta terkondisikan dengan situasi yang aman dan kondusif sampai 19:23 WIB

      3.19:15
      Masa yang menyerang LKiS sudah ada di pintu gerbang luar. Ardi, penjaga LKiS meminta masa yang akan masuk agar tidak memasuki gerbang.

      4.19:24
      Irshad menjawab pertanyaan ketiga dari peserta, saat kericuhan mulai terjadi di luar gerbang. Terdengar teriakan “Allahu'akbar allahu'akbar” berulang kali. Beberapa orang yang mengaku Laskar Islam mendobrak gerbang bagian dalam yang sudah digembok sambil melempar bebatuan kemudian menyebarkan press release MMI. Moderator meminta peserta diskusi untuk tetap tenang. Peserta masih bertahan dalam diskusi, namun seorang peserta laki-laki berteriak “ada FPI, ada FPI, bubar.. bubar”. Massa dari kelompok Laskar Islam masuk ke dalam diskusi meminta acara dibubarkan sambil mengancam. Mereka terus masuk ke dalam pendopo sambil menendang piring, gelas dan melempari kaca jendela perpustakaan yang ada di ujung pendopo. Beberapa peserta diskusi dipukuli, sambil teriak “bubar..bubar..pulang..pulang…” “..bubarkan LKiS, bubarkan LKiS…”. Sementara sekitar 7 orang membuat lingkaran untuk melindungi Irshad, salah satu penyerang mengancam “mau mati kamu, bubar sekarang… saya bunuh kamu…”.

      5.19:25
      Sementara di pojok barat pendopo, teman Irshad, Emily Rees warga Negara Perancis yang sedang mengambil gambar dipukul tangan kanannya menggunakan tongkat besi hingga handycamnya terjatuh. Emily didorong ke belakang memasuki ruangan dan berusaha menutup dan menahan pintu dengan kaki kanannya. Satu orang penyerang berusaha masuk dengan membuka paksa jendela menggunakan tongkat besi dan seorang lainnya mendobrak pintu. Sesampainya di dalam, mereka teriak “where is Manji, where is Manji…” sambil merusak monitor yang ada di ruangan . Emily berhasil keluar. Sesampai di luar ruangan, Emily diikuti seorang penyerang yang mengambil handycamnya di lantai dan membanting di lantai dua kali sambil melihat ke arah Emily. Sambil berusaha menyelamatkan diri, Emily bersembunyi di belakang empat orang peserta diskusi di sebelah selatan pendopo lalu beberapa penyerang mendatanginya sambil berteriak “leave…leave…go go”.

      Sementara beberapa peserta dicoba dievakuasi ke kantor depan, penyerang memukul kepala beberapa peserta diskusi. Peserta yang berhasil dievakuasi di kantor depan diserang dengan memecahkan kaca jendela sebelah utara dengan tongkat besi. Beberapa perempuan ditempeleng dan dipaksa keluar dari lokasi. Saat itu ada beberapa warga kampung sekitar LKiS yang berusaha menahan penyerang yang ada di luar gerbang bagian dalam dan di teras agar tidak masuk ke dalam. Warga yang menahan juga mengalami pemukulan di bagian punggung dan wajah.
      Meja tempat menaruh buku-buku penerbit yang terletak di depan pendopo diobrak-abrik dan semua disobek. Buku-buku tersebut terdiri dari :
      a)Allah, Liberty and Love karya Irshad Manji
      b)Al-Hikam karya Muhammad Athoillah
      c)Mahfudhot
      Saat menyobek-nyobek buku sambil mereka mengulangi lagi menyebar kertas release dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

      6.19:28
      Di pojok dekat pagar gerbang, ada salah satu peserta laki-laki yang menegur seorang yang membawa parang, “mas darimana, kok membawa parang”. Tidak terima karena ditegur, peserta tersebut dipukul di kaki, badan dan wajah. Peserta tersebut dipukuli sambil disudutkan ke tembok.

      7.20:00
      Setelah massa dari Laskar Islam meninggalkan LKiS. Beberapa anggota polisi bersama mobil masuk ke dalam halaman kantor LKiS. Anggota polisi membawa peserta yang terluka ke rumah sakit Angkatan Udara Harjo Lukito di Blok O.

      Selang beberapa lama peserta diskusi dihimbau untuk pulang demi keamanan. Panitia menutup acara dan Irshad dievakuasi oleh panitia menuju mobil.

      Untuk sementara total peserta yang terluka ada 7 orang (5 orang perempuan dan 2 orang laki-laki). 5 orang diantaranya mendapatkan luka cukup serius sehingga harus dibawa ke rumah sakit. 2 orang mendapatkan jahitan, 1 orang di bagian kepala dan 1 orang dibagian mata (pelipis). Kerugian yang dialami LKiS antara lain hampir semua kaca jendela di LKiS pecah, 2 monitor dirusak, 1 set soundsystem, kursi lipat dan piring-piring snack.
      RS Harjo Lukito : 5 (3 perempuan, 2 laki-laki)
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.