Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

10 Famous Homeschooled People

Expand Messages
  • :: Vanda ::
    Salam semua, FYI, sekedar selingan untuk menambah semangat ber-homeschool...;-) Bayangkan jika anak kita seperti Woodrow Wilson (Presiden AS ke-28), yg baru
    Message 1 of 11 , Dec 1, 2008
    • 0 Attachment
      Salam semua,

      FYI, sekedar selingan untuk menambah semangat ber-homeschool...;-)

      Bayangkan jika anak kita seperti Woodrow Wilson (Presiden AS ke-28),
      yg baru belajar membaca (diajarkan membaca) pada usia 12 tahun. Apa
      kata tetangga? Apa kata keluarga? Bisa2 kita dituduh orang tua yang
      ceroboh & tidak bertanggung jawab.

      Atau jika anak kita seperti Agatha Christie, yg sangat pemalu, lalu
      ibunya memutuskan untuk meng-homeschool-kan dia, mungkin kita malah
      akan dituduh tidak bertanggung jawab? Karena tidak memberi dia
      'sosialisasi', supaya punya teman, supaya bergaul & tidak malu lagi?
      Siapa sangka justru keputusan itu malah membuahkan hasil yang sangat
      luar biasa.



      ========================
      The Quick 10: 10 Famous Homeschooled People

      1. Agatha Christie.
      Agatha was a painfully shy girl, so her mom homeschooled her even
      though her two older siblings attended private school.

      2. Pearl S. Buck was born in West Virginia, but her family moved to
      China when she was just three months old. She was homeschooled by a
      Confucian scholar and learned English as a second language
      from her mom.

      3. Alexander Graham Bell was homeschooled by his mother until he was
      about 10. It was at this point that she started to go deaf and didn't
      feel she could properly educate him any more. Her deafness inspired
      Bell to study acoustics and sound later in life.

      4. If Thomas Edison was around today, he would probably be diagnosed
      with ADD – he left public school after only three months because his
      mind wouldn't stop wandering. His mom homeschooled him after that, and
      he credited her with the success of his education: "My mother was the
      making of me. She was so true, so sure of me; and I felt I had
      something to live for, someone I must not disappoint."

      5. Ansel Adams was homeschooled at the age of 12 after his "wild
      laughter and undisguised contempt for the inept ramblings of his
      teachers" disrupted the classroom. His father took on his education
      from that point forward.

      6. Robert Frost hated school so much he would get physically ill at
      the thought of going. He was homeschooled until his high school years.

      7. Woodrow Wilson studied under his dad, one of the founders of the
      Southern Presbyterian Church in the United States (PCUS). He didn't
      learn to read until he was about 12. He took a few classes at a school
      in Augusta, Georgia, to supplement his father's teachings, and ended
      up spending a year at Davidson College before transferring to Princeton.

      8. Mozart was educated by his dad as the Mozart family toured Europe
      from 1763-1766.

      9. Laura Ingalls Wilder was homeschooled until her parents finally
      settled in De Smet in what was then Dakota Territory. She started
      teaching school herself when she was only 15 years old.

      10. Louisa May Alcott studied mostly with her dad, but had a few
      lessons from family friends Henry David Thoreau, Ralph Waldo Emerson
      and Nathaniel Hawthorne. Can you imagine?

      http://blogs.static.mentalfloss.com/blogs/archives/20302.html
    • widyawiyata
      Dear rekan-rekan milis, meskipun pasif saya selalu setia membaca tulisan rekan-rekan. Alangkah bahagianya rekan yg sudah memilih HS..saya iriii berat. Tapi
      Message 2 of 11 , Dec 8, 2008
      • 0 Attachment
        Dear rekan-rekan milis,
        meskipun pasif saya selalu setia membaca tulisan rekan-rekan. Alangkah
        bahagianya rekan yg sudah memilih HS..saya iriii berat. Tapi selama
        ini saya baru baca HS untuk setara KB-TK. Lalu bagaimana dg yg SD &
        lanjutannya ? 2 tahun lagi kan anak saya lulus SD dan saya kepingin di
        tingkat smp dia HS. Lantas bagaimana ya nanti dengan legalitas dia ?
        Kurikulumnya adakah yg tahu ? Apakah dia juga harus mengikuti ulangan
        kenaikan kelas, ulangan tengah semester dsb ? Atau hanya sekali saja
        untuk kesetaraan ? Mohon infonya ya, pleaseee. Saya mau siap siap dari
        sekarang nih. Terimakasih sebelumnya.

        Salam,
        Mama Totik.
      • melly kiong
        Mbak Widya yang baik, kalau saya  boleh memberikan saran, mbak coba japri dengan Mbak Ines  dan Mas Aar yang anaknyatidak pada usia PAUD lagi kali yah ?
        Message 3 of 11 , Dec 8, 2008
        • 0 Attachment
          Mbak Widya yang baik, kalau saya  boleh memberikan saran, mbak coba japri dengan Mbak Ines  dan Mas Aar yang anaknyatidak pada usia PAUD lagi kali yah ?
          Salam
          Melly




          ________________________________
          From: widyawiyata <widyawiyata@...>
          To: sekolahrumah@yahoogroups.com
          Sent: Monday, December 8, 2008 3:14:10 PM
          Subject: [sekolahrumah] Bagaimana dengan legalitas setara smp ?


          Dear rekan-rekan milis,
          meskipun pasif saya selalu setia membaca tulisan rekan-rekan. Alangkah
          bahagianya rekan yg sudah memilih HS..saya iriii berat. Tapi selama
          ini saya baru baca HS untuk setara KB-TK. Lalu bagaimana dg yg SD &
          lanjutannya ? 2 tahun lagi kan anak saya lulus SD dan saya kepingin di
          tingkat smp dia HS. Lantas bagaimana ya nanti dengan legalitas dia ?
          Kurikulumnya adakah yg tahu ? Apakah dia juga harus mengikuti ulangan
          kenaikan kelas, ulangan tengah semester dsb ? Atau hanya sekali saja
          untuk kesetaraan ? Mohon infonya ya, pleaseee. Saya mau siap siap dari
          sekarang nih. Terimakasih sebelumnya.

          Salam,
          Mama Totik.






          [Non-text portions of this message have been removed]
        • Yahya Yanto
          Dear all, Saya lagi cari buku dengan judul Cambrige Young Learners English Test (Petrina Cliff) terbitan Oxford, sudah tanya ke toko buku mentari tidak ada.
          Message 4 of 11 , Dec 8, 2008
          • 0 Attachment
            Dear all,

            Saya lagi cari buku dengan judul Cambrige Young Learners English Test (Petrina Cliff) terbitan Oxford, sudah tanya ke toko buku mentari tidak ada.

            Adakah yang tahu ?

            Terima kasih sebelumnya.
            Yahya

            [Non-text portions of this message have been removed]
          • pelangi_kartika
            Dalam sistem pendidikan nasional (UU no 20/2003) dikenal 3 jalur pendidikan, yaitu: (1) jalur pendidikan formal, sd (2) jalur pendidikan non formal: pendi
            Message 5 of 11 , Dec 8, 2008
            • 0 Attachment
              Dalam sistem pendidikan nasional (UU no 20/2003) dikenal 3 jalur
              pendidikan, yaitu:
              (1) jalur pendidikan formal, sd
              (2) jalur pendidikan non formal: pendi kesetaraan, tk & PG, kursus2
              (3) jalur pendidikan informal (mandiri oleh keluarga dan lingkungan)

              HS termasuk dalam jalur pendidikan informal.

              Sistem pendidikan nasional menganut azas SISTEMIK DAN BERKELANJUTAN
              (pasal 4 kalau ndak salah), artinya DAPAT SALING PINDAH JALUR untuk
              MENERUSKAN PENDIDIKAN.

              Jadi tidak perlu satu jenjang selesai. Dari homeschool bisa pindah ke
              formal tanpa menunggu lulus satu jenjang pendidikan. Kami dari
              Komunitas sekolahrumah pelangi berkali-kali telah melaksanakan
              perpindahan jalur tersebut.

              Apa yang tertera dalam undang-undang kadang masih asing dan sulit
              dilaksanakan di lapangan. Makanya, tugas kita juga untuk sosialisasi
              undang-undang tersebut, jangan kira pejabat depdiknas/dinas pendidikan
              semua memahami peraturan perundangan yang berlaku lho.
              Apalagi kalangan pendidikan formal...mereka sangat tidak memahami,
              beberapa bahkan cenderung anti hs.
              "enak aja, enggak pernah sekolah tau-tau mau pindah kelas 3 sd/smp/sma"

              Kami komunitas sekolahrumah Pelangi bermitra dengan beberapa sekolah
              formal yang memiliki visi ke depan untuk kemajuan bangsa, dan kami
              telah melaksanakannya selama lebih dari 15 tahun.
              Tahun 2008 ini beberapa komunitas hs lain mengirim anaknya ujian
              bersama seolah mitra kami melalui KSR Sekolah Pelangi.

              Kalau ingin mengikuti UNPK (Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan),
              berarti dari jalur pendidikan informal harus pindah ke pendidikan non
              formal. Kalau ingin mengikuti UN berarti pindah dari informal ke
              formal. Ada prosedur yang harus diikuti.

              Semoga jawaban ini lebih memperkaya jawaban bu Ines.

              Budi Trikorayanto

              http://homeschoolpelangi.blogspot.com
            • Yahya Yanto
              Hi Ines, Thanks untuk informasinya, coba atur waktu dulu untuk main ke lippo. mestinya sih di pinjem ya.. hehehehehehe.... thanks Yahya ... From: ines setiawan
              Message 6 of 11 , Dec 8, 2008
              • 0 Attachment
                Hi Ines,

                Thanks untuk informasinya, coba atur waktu dulu untuk main ke lippo.

                mestinya sih di pinjem ya.. hehehehehehe....

                thanks
                Yahya

                ----- Original Message -----
                From: ines setiawan
                To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                Sent: Monday, December 08, 2008 8:16 PM
                Subject: Re: [sekolahrumah] Cari buku


                Pak Yahya :))

                Saya punya buku Cambridge Young Lerners Go lengkap 3 level yang terbitan marshal Cavendish. Isinya dan kadar kesulitannya kurang lebih sama. Ebook (+ listening file) version hanya punya level flyer berikut file listeningnya terbitan express publishing.

                Untuk Michelle yang terbiasa dengan kurikulum Bob Jones (yang berat) saya rasa (berdasarkan pengalaman ujian da hye) dia tidak akan mengalami kesulitan. Kalau perlu bukunya, cukup dilihat-lihat saja untuk review, saya rasa kalau ingin berhemat tidak perlu beli. Kalau kebetulan ke Lippo, bisa dipinjam buku-buku di rumah (atau jangan-jangan cuma dilihat dan kemudian dikembalikan lagi..he..he.). Saya yakin sekali dengan kurikulum Bob Jones University, ujian Cambridge YLE bisa dilewati dengan mudah.

                Benar-benar tidak sulit bagi HSer yang sudah terbiasa menggunakan kurikulum dlm bahasa inggris sebagai bahasa pertama. Bagian yang sedikit sulit mungkin listening yang menggunakan British English dan oral examination. Kendala terbesar dalam oral examination yang satu lawan satu adalah rasa canggung berhadapan dengan penguji yang sama sekali asing. tetapi latihan satu minggu rasanya sudah cukup.

                Salam,
                Ines Setiawan

                ________________________________
                From: Yahya Yanto <yahya.yanto@...>
                To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                Sent: Monday, December 8, 2008 19:41:39
                Subject: [sekolahrumah] Cari buku

                Dear all,

                Saya lagi cari buku dengan judul Cambrige Young Learners English Test (Petrina Cliff) terbitan Oxford, sudah tanya ke toko buku mentari tidak ada.

                Adakah yang tahu ?

                Terima kasih sebelumnya.
                Yahya

                [Non-text portions of this message have been removed]

                New Email names for you!
                Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
                Hurry before someone else does!
                http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

                [Non-text portions of this message have been removed]





                [Non-text portions of this message have been removed]
              • pelangi_kartika
                Dear all, khususnya bu Ines. UU sisdiknas berkaitan dengan perpindahan jalur pendidikan, formal-nonformal-informal tepatnya begini: BAB III PRINSIP
                Message 7 of 11 , Dec 8, 2008
                • 0 Attachment
                  Dear all, khususnya bu Ines.


                  UU sisdiknas berkaitan dengan perpindahan jalur pendidikan,
                  formal-nonformal-informal tepatnya begini:

                  BAB III
                  PRINSIP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
                  Pasal 4
                  (2) Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik
                  dengan sistem terbuka dan multimakna.

                  Bu Ines, sistemik dengan sistematik itu beda lho

                  Penjelasan mengenai Pasal 4 ayat (2) tersebut berbunyi begini:

                  Pasal 4
                  Ayat (2)
                  Pendidikan dengan sistem terbuka adalah pendidikan yang
                  diselenggarakan dengan fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian
                  program lintas satuan dan jalur pendidikan (multi entry-multi exit
                  system). Peserta didik dapat belajar sambil bekerja, atau mengambil
                  program-program pendidikan pada jenis dan jalur pendidikan yang
                  berbeda secara terpadu dan berkelanjutan melalui pembelajaran tatap
                  muka atau jarak jauh. Pendidikan multimakna adalah proses pendidikan
                  yang diselenggarakan dengan berorientasi pada pembudayaan,
                  pemberdayaan, pembentukan watak dan kepribadian, serta berbagai
                  kecakapan hidup.

                  Saya kira Pasal 3 Ayat 2 tersebut sudah cukup jelas, tidak lagi
                  diperlukan peraturan pemerintah untuk memperjelas. Sayangnya, pedoman
                  penerimaan siswa baru seringkali mengabaikan pasal 4 ayat 2 ini,
                  karena agak kurang lazim dilakukan.

                  Jadi tidak perlu menyelesaikan satu jenjang pendidikan baru pindah
                  jalur, di tengah jalanpun ok.

                  =budi trikorayanto=
                • melly kiong
                  Saya sangat menyukai  komunikasi di  milist ini, tidak slaing menjatuhkan dan tidak saling menggurui.  Maju terus Mbak Ines  dan Pak Budi,  sebarkan 
                  Message 8 of 11 , Dec 8, 2008
                  • 0 Attachment
                    Saya sangat menyukai  komunikasi di  milist ini, tidak slaing menjatuhkan dan tidak saling menggurui.  Maju terus Mbak Ines  dan Pak Budi,  sebarkan  informasi yang tepat bagi  keluarga HS lainnya supaya  apa yang didapat, dan  keputusan  yang diambil adalah keputusan yang tepat tentunya.

                    Salam
                    Melly kiong




                    ________________________________
                    From: inessetiawan <inessetiawan@...>
                    To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                    Sent: Tuesday, December 9, 2008 7:35:21 AM
                    Subject: [sekolahrumah] Re: Bagaimana dengan legalitas setara smp ?


                    Terima kasih koreksinya Pak Budi,

                    Pak Budi betul saya salah ketik, yang betul adalah sistemik.

                    Kalau penjelasan ayat tersebut dirasa cukup menjelaskan mengenai
                    mekanisme pindah jalur dan praktiknya sudah lancar, saya menyimpulkan
                    berarti orang diknas di daerah saya (daerah bencongan) tidak memiliki
                    kemampuan untuk mencerna pasal tersebut. Beliau kekeh hal itu tetap
                    tidak bisa dilakukan sebelum seseorang lulus satu jenjang.

                    Tetapi kembali lagi tergantung kebijaksanaan sekolah masing-masing dan
                    ini tidak berlaku rata untuk seluruh sekolah di seluruh Indonesia. Dan
                    ada baiknya apabila keluarga HS tidak berharap bahwa itu bisa
                    dilakukan dengan mudah.Jadi apabila ada yang berpikir untuk pindah
                    jalur, ada baiknya untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dari
                    sekolah-sekolah yang hendak dituju dan memastikan bahwa pihak sekolah
                    mudeng dengan penjelasan UU tersebut dan bersedia melaksanakannya.

                    Apakah mungkin Pak Budi bisa membagikan pengalaman kepada
                    keluarga-keluarga lain berkaitan dengan kemudahan ini? Apakah ada
                    syarat-syarat atau langkah-langkah yang harus ditempuh untuk
                    mendapatkan kemudahan ini? Apakah pasti berlaku sama di seluruh
                    sekolah, mengingat keluarga-keluarga HS?calon HS yang tersebar di
                    berbagai kota yang pastinya memiliki pilihan sekolah yang berbeda
                    apabila hendak pindah jalur? Apakah kemudahan ini bisa diperoleh HSer
                    apabila bisa membina hubungan baik dengan sekolah tertentu saja? Mohon
                    pencerahan dan 'share' pengalaman dari Bapak.

                    Untuk rekan-rekan lain yang merasa 'legalitas' HS ini begitu
                    memusingkan, tetap semangat. Mengurus KTP juga tidak mudah kan?
                    Prakteknya tidak sama diseluruh tanah air. Apalagi kalau kita
                    benar-benar mengikuti prosedur resmi.

                    Ines Setiawan

                    --- In sekolahrumah@ yahoogroups. com, "pelangi_kartika"
                    <pelangi_kartika@ ...> wrote:
                    >
                    > Dear all, khususnya bu Ines.
                    >
                    >
                    > UU sisdiknas berkaitan dengan perpindahan jalur pendidikan,
                    > formal-nonformal- informal tepatnya begini:
                    >
                    > BAB III






                    [Non-text portions of this message have been removed]
                  • Adly Yulfiansyah
                    Boleh dibahas dengan lengkap prosedur apa saja yang harus di jalani ? Adly Yulfiansyah Trainer / Consultant IT Cisco Certified System Instructor CCSI#35147
                    Message 9 of 11 , Dec 8, 2008
                    • 0 Attachment
                      Boleh dibahas dengan lengkap prosedur apa saja yang harus di jalani ?





                      Adly Yulfiansyah

                      Trainer / Consultant IT

                      Cisco Certified System Instructor

                      CCSI#35147

                      http://homeschooling-indonesia.blogspot.com





                      From: pelangi_kartika [mailto:pelangi_kartika@...]
                      Sent: Monday, December 08, 2008 8:29 PM
                      To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                      Subject: [sekolahrumah] Re: Bagaimana dengan legalitas setara smp ?




                      Kalau ingin mengikuti UNPK (Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan),
                      berarti dari jalur pendidikan informal harus pindah ke pendidikan non
                      formal. Kalau ingin mengikuti UN berarti pindah dari informal ke
                      formal. Ada prosedur yang harus diikuti.






                      [Non-text portions of this message have been removed]
                    • pelangi_kartika
                      Pengalaman kami bu? Komunitas Sekolahrumah Pelangi dimulai tahun 1985, ketika membuka TK Kristen Pelangi, tahun 2006 untuk menampung lulusan TK dimulai SD
                      Message 10 of 11 , Dec 9, 2008
                      • 0 Attachment
                        Pengalaman kami bu?

                        Komunitas Sekolahrumah Pelangi dimulai tahun 1985, ketika membuka TK
                        Kristen Pelangi, tahun 2006 untuk menampung lulusan TK dimulai SD
                        Kristen Pelangi. Tempatnya hanya di rumah BTN di perumahan sarua permai.

                        SD Kristen Pelangi ini tidak pernah dapat memperoleh IJIN OPERASIONAL
                        sebagai suatu Satuan Pendidikan Sekolah Dasar, persyaratannya
                        fasilitas tidak mencukupi. Hanya diselenggarakan di rumah, yang
                        mengajar sebagian orangtua siswa yang bukan sarjana pendidikan, ruang
                        kelas hanya kamar 3x4m, dll. Jadilah SD Pelangi suatu pendidikan informal.

                        Pengawas Dinas Pendidikan Kecamatan Ciputat untuk TK Kristen Pelangi
                        Ibu Siti Widodari (sudah purnakerja) juga adalah pengawas SD. Beliau
                        melihat keseriusan belajar anak2 SDK Pelangi, dan beliau memberikan
                        jalan agar siswa kelas 6 dapat didaftarkan sebagai siswa SD formal
                        yang telah menyelenggarakan ujian sendiri. Demikianlah siswa-siswa
                        informal SDK Pelangi terdaftar sebagai siswa SD formal (sekarang
                        disebut mitra seklahrumah) dapat mengikuti ujian dan memperoleh ijasah
                        SD formal tersebut.

                        Tahun 2001 kami mendirikan pendidikan informal SMPK Pelangi dan mulai
                        menyebut diri kami Komunitas SekolahRumah, terjemahan dari
                        homeschooling. Tahun 2004 siswa Sekolahrumah SMP Pelangi juga ujian di
                        sekolah formal mitra, tahun 2004 dimulai Sekolahrumah SMA Pelangi.

                        Saat ini pembelajar anggota komunitas sekolahrumah pelangi dapat
                        memilih waktu ujian 3 x dalam setahun, 1 x ujian nasional (dengan
                        mitra sekolah formal), 2x ujian nasional pendidikan kesetaraan/UNPK
                        (dengan mitra PKBM).

                        Ketua Komunitas adalah Ibu Erlina VF Ratu, didampingi oleh saya
                        sebagai pendampingnya seumur hidup. Anak kami 5 lelaki orang, Vincent
                        sudah sarjana (kedokteran umum UGM, 21 tahun), Shimon masih skripsi
                        (teknik elektro UI, 19 tahun), Elisa sudah selesai UNPK Paket C sedang
                        persiapan UMPTN (sekolah pelangi, 15 tahun), Salmon kelas 1 SMA
                        (sekolah pelangi, 13 tahun), Ayub kelas 2 SMP (seklah pelangi, 11 tahun).

                        Untuk dapat mengikuti Ujian Nasional, harus mendaftar di sekolah
                        formal, sedangkan untuk mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan
                        mendaftar di PKBM. Proses belajar tetap homeschooling. Pembelajaran
                        jarak jauh juga dilindungi undang-undang sisdiknas (UU no 20/2003)

                        Pasal 31
                        (1) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan pada jalur, jenjang, dan
                        jenis pendidikan.
                        (2) Pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan
                        kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan
                        secara tatap muka atau reguler.
                        (3) Pendidikan jarak jauh diselenggarakan dalam berbagai bentuk,
                        modus, dan cakupan yang didukung oleh sarana dan layanan belajar serta
                        sistem penilaian yang menjamin mutu lulusan sesuai dengan standar
                        nasional pendidikan

                        Silakan kunjungi blog kami di http://homeschoolpelangi.blogspot.com
                        Komunitas Sekolahrumah Pelangi adalah lembaga pelayanan bagi keluarga
                        yang ingin mendidik anaknya sendiri, pelayanan bersifat cuma-cuma,
                        tapi kalau mau menyumbang tidak ditolak.

                        Hubungi kami di email:
                        pelangi_kartika@...
                        atau sms/telepon ke
                        (021) 71680857 dengan budi dan
                        (021) 93005792 dengan erlina.

                        Tuhan memberkati kita semua. Amin.
                      • Dara Maina
                        Mama Totik, Kalau masalah kesetaraan bisa menghubungi Bu Yayah Komariah di Komunitas HS Berkemas di 02178839571. Bu Yayah akan menguruskan ujian anak-anak yang
                        Message 11 of 11 , Dec 10, 2008
                        • 0 Attachment
                          Mama Totik,

                          Kalau masalah kesetaraan bisa menghubungi Bu Yayah Komariah di Komunitas
                          HS Berkemas di 02178839571.
                          Bu Yayah akan menguruskan ujian anak-anak yang tergabung di Berkemas
                          langsung ke Diknas. Hanya saja pelaksanaan ujiannya dilakukan di Jakarta
                          lebih tepatnya lagi di sekitar Jakarta Selatan karena Berkemas di
                          Jakarta Selatan. Kalau kurikulum sebagian besar di Berkemas juga
                          menggunakan kurikulum Diknas yaitu dengan cara belajar menurut buku2
                          paket yang ada di pasaran. Tapi sebenarnya tidak masalah mau pakai
                          kurikulum apa di Berkemas. Hanya saja ketika ujian nanti berdasarkan
                          kurikulum Diknas. Ada beberapa keluarga yang mencoba belajar dengan
                          menggunakan kurikulum lain tapi ketika mau ujian anaknya dipersiapkan
                          untuk menjawab soal-soal seperti UNPK. Ujian kesetaraanya bukan Ujian
                          Nasional (UN) melainkan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK)
                          sehingga ijazah yang dikeluarkan juga tidak sama melainkan Ijazah Paket
                          A, B atau C. Walaupun ijazah paket tapi sudah diterima sebagai syarat
                          masuk di seluruh universitas Negeri di Indonesia. Untuk Univ. Swasta
                          silahkan di konfirmasi langsung ke universitas yang dituju.

                          Berkemas juga memfasilitasi ujian semesteran dan rapor yang dibuat
                          sendiri oleh Berkemas. Karena banyak juga yang di berkemas menerapkan
                          metode school at home. Yang ingin proses HSnya sama seperti di
                          sekolahan. Tapi ujian semesteran ini sifatnya opsional. bisa diambil
                          bisa tidak.

                          Sebenarnya yang perlu kita siapkan ketika anak setingkat SMP ingin HS
                          adalah bagaimana dia bisa punya keinginan untuk belajar yang kuat
                          sehingga tanpa guru ataupun paksaan dari orang tua dia tetap belajar.
                          Saya punya pengalaman HS dengan anak setingkat SMP saat ini. Tapi saya
                          mengalami kesulitas si anak minat belajarnya sedikit sekali. dia hanya
                          belajar kalau ditungguin dan orientasinya hanya menjawab soal2 saja.
                          apakah soal itu benar dia jawab atau tidak, apakah dia paham dengan
                          dengan yang dia baca atau tidak itu urusan lain. memang dilihat dari
                          nilainya seharusnya dia belum lulus SMP karena ada 2 nilai UNnya yang
                          dibawah 3.
                          Saya ingin sharing dong dari teman2 bagaimana meningkatkan semangat
                          belajar pada anak terutama anak remaja. Terima Kasih sebelumnya.

                          Dara Maina
                          http://www.daramaina.com/



                          widyawiyata wrote:
                          >
                          > Dear rekan-rekan milis,
                          > meskipun pasif saya selalu setia membaca tulisan rekan-rekan. Alangkah
                          > bahagianya rekan yg sudah memilih HS..saya iriii berat. Tapi selama
                          > ini saya baru baca HS untuk setara KB-TK. Lalu bagaimana dg yg SD &
                          > lanjutannya ? 2 tahun lagi kan anak saya lulus SD dan saya kepingin di
                          > tingkat smp dia HS. Lantas bagaimana ya nanti dengan legalitas dia ?
                          > Kurikulumnya adakah yg tahu ? Apakah dia juga harus mengikuti ulangan
                          > kenaikan kelas, ulangan tengah semester dsb ? Atau hanya sekali saja
                          > untuk kesetaraan ? Mohon infonya ya, pleaseee. Saya mau siap siap dari
                          > sekarang nih. Terimakasih sebelumnya.
                          >
                          > Salam,
                          > Mama Totik.
                          >
                          >
                          > ------------------------------------------------------------------------
                          >
                          >
                          > No virus found in this incoming message.
                          > Checked by AVG - http://www.avg.com
                          > Version: 8.0.176 / Virus Database: 270.9.15/1835 - Release Date: 12/7/2008 4:56 PM
                          >
                          >
                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.