Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Aku mau sekolah Bunda!

Expand Messages
  • Naning Sriwulan
    Dear all, Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua sudah merencanakan homeschooling, selama ini berjalan baik-baik saja, nah
    Message 1 of 11 , Jun 1, 2011
      Dear all,

      Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
      sudah merencanakan homeschooling,
      selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
      sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
      sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin
      sekolah di rumah aja sama Bunda,
      sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang iklannya
      sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
      Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
      yakini.
      Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
      rumah minta diubah seperti kelas.
      Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
      Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
      kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
      lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
      Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon sharingnya.

      Terimakasih.
      Wulan


      [Non-text portions of this message have been removed]
    • satria_maharani@yahoo.co.id
      Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin tk gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan
      Message 2 of 11 , Jun 1, 2011
        Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk' gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..

        Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..


        Sent from my BlackBerry�
        powered by Sinyal Kuat INDOSAT

        -----Original Message-----
        From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
        Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
        Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
        To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
        Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
        Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!

        Dear all,

        Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
        sudah merencanakan homeschooling,
        selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
        sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
        sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin
        sekolah di rumah aja sama Bunda,
        sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang iklannya
        sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
        Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
        yakini.
        Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
        rumah minta diubah seperti kelas.
        Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
        Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
        kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
        lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
        Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon sharingnya.

        Terimakasih.
        Wulan


        [Non-text portions of this message have been removed]




        [Non-text portions of this message have been removed]
      • widyagung94@yahoo.com
        Mb Wulan...kl memang dana memnungkinkan, ruangan ada...kenapa tidak? Sy merasa kegiatan belajar n bermain di ruang yg bagus n menarik plus lengkap akan sangat
        Message 3 of 11 , Jun 1, 2011
          Mb Wulan...kl memang dana memnungkinkan, ruangan ada...kenapa tidak?
          Sy merasa kegiatan belajar n bermain di ruang yg bagus n menarik plus lengkap akan sangat menyenangkan.
          Mgkn malah bs mengajak teman2nya utk bermain "belajar2an" di rumah mb Wulan....dapat semua kan...?
          Krn dia merasa pnya kelas sndri, malah jadi main sekolah2an...stlh itu bs deh dirancang kegiatan yg mb inginkan baginya....bs dilakukan bersama teman2nya pula....

          Salam
          Widya

          Powered by Telkomsel BlackBerry�

          -----Original Message-----
          From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
          Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
          Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
          To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
          Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
          Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!

          Dear all,

          Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
          sudah merencanakan homeschooling,
          selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
          sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
          sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin
          sekolah di rumah aja sama Bunda,
          sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang iklannya
          sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
          Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
          yakini.
          Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
          rumah minta diubah seperti kelas.
          Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
          Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
          kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
          lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
          Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon sharingnya.

          Terimakasih.
          Wulan


          [Non-text portions of this message have been removed]




          [Non-text portions of this message have been removed]
        • Mega Cita
          Mbak Wulan, sblmnya mohon maaf. Krn sy melanjutkan pertanyaan bukannya memberikan jawaban. Usia anak sy 3th kurang. Saat ini masih mencari2 format yg sesuai
          Message 4 of 11 , Jun 1, 2011
            Mbak Wulan, sblmnya mohon maaf. Krn sy melanjutkan pertanyaan bukannya memberikan jawaban.
            Usia anak sy 3th kurang. Saat ini masih mencari2 format yg sesuai utk HS. Ada kemungkinan sy jg akan menemui permasalahan serupa dg Mb Wulan. Bedanya dg Mb Wulan, sy tdk mungkin membuatkan arena bermain spt di PAUD. Karena keterbatasan dana dan ruang.
            Pertamyaan sy adl, adakah teman2 yg lain yg pernah mengalami kasus yg sama namun dg solusi berbeda?
            Trimakasih utk masukannya.

            Salam,
            Mega.


            Sent from my iPad

            On Jun 2, 2011, at 7:57 AM, satria_maharani@... wrote:

            > Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk' gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
            >
            > Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
            >
            >
            > Sent from my BlackBerry®
            > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
            >
            > -----Original Message-----
            > From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
            > Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
            > Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
            > To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
            > Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
            > Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
            >
            > Dear all,
            >
            > Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
            > sudah merencanakan homeschooling,
            > selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
            > sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
            > sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin
            > sekolah di rumah aja sama Bunda,
            > sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang iklannya
            > sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
            > Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
            > yakini.
            > Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
            > rumah minta diubah seperti kelas.
            > Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
            > Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
            > kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
            > lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
            > Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon sharingnya.
            >
            > Terimakasih.
            > Wulan
            >
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            >
            >
            >
            > [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            >
            >
            > ------------------------------------
            >
            > Yahoo! Groups Links
            >
            >
            >
          • Gita Avianty
            Mba Wulan, aku pernah mengalami hal yang sama. Akhirnya aku tanya, emang disekolah ada apa ? kok mau sekolah ? ada ayunan katanya. Akhirnya kita cari taman
            Message 5 of 11 , Jun 2, 2011
              Mba Wulan,

              aku pernah mengalami hal yang sama. Akhirnya aku tanya, emang disekolah ada
              apa ? kok mau sekolah ? ada ayunan katanya. Akhirnya kita cari taman yang
              ada ayunannya dan main disana sampai puas setiap hari. Lalu dia minta
              seragam, akhirnya dia pilih baju yang dia suka dalam lemarinya dan dijadikan
              itu baju seragamnya. Sambil aku bilang "Asyik ya seragamnya pilih sendiri
              :))" Kita keluar rumah dengan baju seragamnya lalu keluar keliling kompleks
              dan balik lagi kerumah :) Lama-lama dia malah asyik dengan pilih-pilih baju
              dan lupa dengan seragam pilihannya. Lalu ayunannya juga cuma sesaat saja
              maunya, tidak sampai sepekan. Menurut aku, karena "bikin taman bermain" kan
              biayanya lumayan dan mungkin itu hanya keinginan sesaat. Dicari arena
              bermain saja Mba yang seperti keingiannya itu. Sama seperti ayunan mungkin
              ya, aku tidak lantas membeli ayunan, tapi mencari taman bermain yang ada
              ayunannya dan pergi kesana setiap hari. Resikonya ya..jadi harus jalan
              ketaman bermain itu setiap hari yang bisa jadi agak jauh dari rumah ^_^

              Pernah aku ikut seminar HS dan menurut bu Yayah kemungkinan anak bosen HS
              itu juga karena kurang kegiatan dirumah. Akhirnya kita padatkan kegiatan
              dipagi hari Mba. Jadi yang biasanya pagi aku masih sibuk wara-wiri sama
              kerjaan rumah tangga, aku balik jadi kegiatan dia dulu. Mewarnai, main air,
              finger paint, apa saja deh yang dia mau. Siangan ketika dia sudah sibuk
              dengan kegiatannya baru aku wara-wiri sama kerjaan rumah tangga.

              Semoga membantu
              Gita

              2011/6/2 Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>

              >
              >
              > Dear all,
              >
              > Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
              > sudah merencanakan homeschooling,
              > selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
              > sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
              > sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa
              > dibujukin
              > sekolah di rumah aja sama Bunda,
              > sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang iklannya
              > sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
              > Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
              > yakini.
              > Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
              > rumah minta diubah seperti kelas.
              > Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
              > Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
              > kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
              > lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
              > Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon
              > sharingnya.
              >
              > Terimakasih.
              > Wulan
              >
              > [Non-text portions of this message have been removed]
              >
              >
              >


              [Non-text portions of this message have been removed]
            • Cahyani H
              Kok sama.. karena sekolah yang cocok ternyata harganya muahal, jutaan, mending belajar sendiri dan beli fasilitas sendiri deh. Malah bisa dipake sama adik2nya
              Message 6 of 11 , Jun 2, 2011
                Kok sama.. karena sekolah yang cocok ternyata harganya muahal, jutaan, mending belajar sendiri dan beli fasilitas sendiri deh. Malah bisa dipake sama adik2nya nanti dan tetangga2. Akhirnya saya bikin sekolah juga. Kebetulan ada lahan. Jadi biaya belajar anakku bisa buat nyekolahin sepuluh anak lainnya di sekeliling rumah. Jadi berkah uangnya. :)

                --- In sekolahrumah@yahoogroups.com, satria_maharani@... wrote:
                >
                > Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk' gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                >
                > Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                >
                >
                > Sent from my BlackBerry®
                > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                >
                > -----Original Message-----
                > From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                > Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                > Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                > To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                > Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                > Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                >
                > Dear all,
                >
                > Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                > sudah merencanakan homeschooling,
                > selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                > sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                > sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin
              • wiwiet mardiati
                Halo mba Wulan, Kalau saranku, yg pertama perlu dibahas dengan anak adalah definisi tentang sekolah itu sendiri dan ngobrol tentang ngapain aja disekolah. Dulu
                Message 7 of 11 , Jun 2, 2011
                  Halo mba Wulan,

                  Kalau saranku, yg pertama perlu dibahas dengan anak adalah definisi tentang sekolah itu sendiri dan ngobrol tentang ngapain aja disekolah.

                  Dulu waktu anakku atala pernah pengen sekolah, ternyata definisinya adalah ketemu teman2, main bareng. Jadi dimana ada anak2 ngumpul, itu "sekolah" dimata atala.

                  Untuk itu, kalau buat saya perlu dilihat apakah yang jadi titik beratnya edukasi atau pergaulan.

                  Untuk kasus atala, titik beratnya adalah pergaulan, dan artinya tujuan kumpul2 itu untuk main bareng, ga masalah mau ngapain, 'kegiatan' yang ada itu hanya semacam 'pancingan' supaya kumpul bareng dan mengerjakan sesuatu bersama.

                  Berbeda dengan kalau kumpul2nya untuk tujuan edukasi, yang jadi fokus adalah kegiatannya, sehingga penting buat anak untuk 'mengikuti instruksi', 'duduk tenang', 'menyelesaikan kerjaannya sesuai petunjuk',dll.

                  Lalu, kadang memang menyenangkan juga ada 'messy room' atau 'creative corner' dimana anak2 bs kumpul2 bareng dan bermain bersama. Didalam kamar tersebut disediakan beraneka alat tulis, kertas, dll. untuk anak2 pakai. Kadang kita bs bikin acara2 asyik menyenangkan bersama2 juga. Selain itu, bisa jadi, membereskan dan membersihkannya juga bisa lebih gampang.





                  Cheers,
                  Wiwiet

                  www.atalaprasetyo.com
                  wietski.multiply.com
                  Powered by Wietski Universe�

                  -----Original Message-----
                  From: "Cahyani H" <cahyanihidayati@...>
                  Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                  Date: Thu, 02 Jun 2011 14:25:40
                  To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                  Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                  Subject: [sekolahrumah] Re: Aku mau sekolah Bunda!

                  Kok sama.. karena sekolah yang cocok ternyata harganya muahal, jutaan, mending belajar sendiri dan beli fasilitas sendiri deh. Malah bisa dipake sama adik2nya nanti dan tetangga2. Akhirnya saya bikin sekolah juga. Kebetulan ada lahan. Jadi biaya belajar anakku bisa buat nyekolahin sepuluh anak lainnya di sekeliling rumah. Jadi berkah uangnya. :)

                  --- In sekolahrumah@yahoogroups.com, satria_maharani@... wrote:
                  >
                  > Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk' gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                  >
                  > Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                  >
                  >
                  > Sent from my BlackBerry�
                  > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                  >
                  > -----Original Message-----
                  > From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                  > Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                  > Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                  > To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                  > Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                  > Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                  >
                  > Dear all,
                  >
                  > Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                  > sudah merencanakan homeschooling,
                  > selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                  > sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                  > sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin






                  [Non-text portions of this message have been removed]
                • Naning Sriwulan
                  Masya Allah, sangat menginspirasi! Terimakasih buat teman-teman semua atas saran dan masukannya. Iya memang Maisya adalah anak yang extrovert,cenderung
                  Message 8 of 11 , Jun 3, 2011
                    Masya Allah, sangat menginspirasi!
                    Terimakasih buat teman-teman semua atas saran dan masukannya.
                    Iya memang Maisya adalah anak yang extrovert,cenderung spirited Child,
                    dia paling suka ngundang temen-temennya ke rumah, main bareng, apa aja
                    yang ada dibagiin.
                    Alhamdulillah ada sudut di samping halaman belum dimanfaatkan.
                    kalo aku tanyakan sekolah mau ngapain, dia bilang mau maen-maenannya
                    aja asyik, ada ayunan, jungkat -jungkit dan lain-lain.
                    Kayaknya memang harus dibuatin taman bermain.

                    Sekali terimakasih

                    Pada tanggal 02/06/11, wiwiet mardiati <mama.atala@...> menulis:
                    > Halo mba Wulan,
                    >
                    > Kalau saranku, yg pertama perlu dibahas dengan anak adalah definisi tentang
                    > sekolah itu sendiri dan ngobrol tentang ngapain aja disekolah.
                    >
                    > Dulu waktu anakku atala pernah pengen sekolah, ternyata definisinya adalah
                    > ketemu teman2, main bareng. Jadi dimana ada anak2 ngumpul, itu "sekolah"
                    > dimata atala.
                    >
                    > Untuk itu, kalau buat saya perlu dilihat apakah yang jadi titik beratnya
                    > edukasi atau pergaulan.
                    >
                    > Untuk kasus atala, titik beratnya adalah pergaulan, dan artinya tujuan
                    > kumpul2 itu untuk main bareng, ga masalah mau ngapain, 'kegiatan' yang ada
                    > itu hanya semacam 'pancingan' supaya kumpul bareng dan mengerjakan sesuatu
                    > bersama.
                    >
                    > Berbeda dengan kalau kumpul2nya untuk tujuan edukasi, yang jadi fokus adalah
                    > kegiatannya, sehingga penting buat anak untuk 'mengikuti instruksi', 'duduk
                    > tenang', 'menyelesaikan kerjaannya sesuai petunjuk',dll.
                    >
                    > Lalu, kadang memang menyenangkan juga ada 'messy room' atau 'creative
                    > corner' dimana anak2 bs kumpul2 bareng dan bermain bersama. Didalam kamar
                    > tersebut disediakan beraneka alat tulis, kertas, dll. untuk anak2 pakai.
                    > Kadang kita bs bikin acara2 asyik menyenangkan bersama2 juga. Selain itu,
                    > bisa jadi, membereskan dan membersihkannya juga bisa lebih gampang.
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > Cheers,
                    > Wiwiet
                    >
                    > www.atalaprasetyo.com
                    > wietski.multiply.com
                    > Powered by Wietski UniverseŽ
                    >
                    > -----Original Message-----
                    > From: "Cahyani H" <cahyanihidayati@...>
                    > Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                    > Date: Thu, 02 Jun 2011 14:25:40
                    > To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                    > Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                    > Subject: [sekolahrumah] Re: Aku mau sekolah Bunda!
                    >
                    > Kok sama.. karena sekolah yang cocok ternyata harganya muahal, jutaan,
                    > mending belajar sendiri dan beli fasilitas sendiri deh. Malah bisa dipake
                    > sama adik2nya nanti dan tetangga2. Akhirnya saya bikin sekolah juga.
                    > Kebetulan ada lahan. Jadi biaya belajar anakku bisa buat nyekolahin sepuluh
                    > anak lainnya di sekeliling rumah. Jadi berkah uangnya. :)
                    >
                    > --- In sekolahrumah@yahoogroups.com, satria_maharani@... wrote:
                    >>
                    >> Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk'
                    >> gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan
                    >> homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                    >>
                    >> Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                    >>
                    >>
                    >> Sent from my BlackBerryŽ
                    >> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                    >>
                    >> -----Original Message-----
                    >> From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                    >> Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                    >> Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                    >> To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                    >> Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                    >> Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                    >>
                    >> Dear all,
                    >>
                    >> Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                    >> sudah merencanakan homeschooling,
                    >> selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                    >> sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                    >> sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa
                    >> dibujukin
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    >
                    > [Non-text portions of this message have been removed]
                    >
                    >
                    >
                    > ------------------------------------
                    >
                    > Yahoo! Groups Links
                    >
                    >
                    >
                    >
                  • Naning Sriwulan
                    Ga papa mbak, semoga kita temukan jalan keluar yang terbaik. Silahkan teman-teman pasti mau memberi saran.
                    Message 9 of 11 , Jun 3, 2011
                      Ga papa mbak, semoga kita temukan jalan keluar yang terbaik.
                      Silahkan teman-teman pasti mau memberi saran.
                      Pada tanggal 02/06/11, Mega Cita <mattaharikilimanjaro@...> menulis:
                      > Mbak Wulan, sblmnya mohon maaf. Krn sy melanjutkan pertanyaan bukannya
                      > memberikan jawaban.
                      > Usia anak sy 3th kurang. Saat ini masih mencari2 format yg sesuai utk HS.
                      > Ada kemungkinan sy jg akan menemui permasalahan serupa dg Mb Wulan. Bedanya
                      > dg Mb Wulan, sy tdk mungkin membuatkan arena bermain spt di PAUD. Karena
                      > keterbatasan dana dan ruang.
                      > Pertamyaan sy adl, adakah teman2 yg lain yg pernah mengalami kasus yg sama
                      > namun dg solusi berbeda?
                      > Trimakasih utk masukannya.
                      >
                      > Salam,
                      > Mega.
                      >
                      >
                      > Sent from my iPad
                      >
                      > On Jun 2, 2011, at 7:57 AM, satria_maharani@... wrote:
                      >
                      >> Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk'
                      >> gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan
                      >> homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                      >>
                      >> Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                      >>
                      >>
                      >> Sent from my BlackBerry®
                      >> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                      >>
                      >> -----Original Message-----
                      >> From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                      >> Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                      >> Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                      >> To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                      >> Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                      >> Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                      >>
                      >> Dear all,
                      >>
                      >> Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                      >> sudah merencanakan homeschooling,
                      >> selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                      >> sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                      >> sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa
                      >> dibujukin
                      >> sekolah di rumah aja sama Bunda,
                      >> sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang
                      >> iklannya
                      >> sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
                      >> Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
                      >> yakini.
                      >> Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
                      >> rumah minta diubah seperti kelas.
                      >> Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
                      >> Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
                      >> kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
                      >> lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
                      >> Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon
                      >> sharingnya.
                      >>
                      >> Terimakasih.
                      >> Wulan
                      >>
                      >>
                      >> [Non-text portions of this message have been removed]
                      >>
                      >>
                      >>
                      >>
                      >> [Non-text portions of this message have been removed]
                      >>
                      >>
                      >>
                      >> ------------------------------------
                      >>
                      >> Yahoo! Groups Links
                      >>
                      >>
                      >>
                      >
                    • wiwiet mardiati
                      Mba satria maharani, Pada dasarnya, sekolah sebenarnya tidak tepat disebut tempat bersosialisasi, tapi merupakan meeting point tempat anak2 untuk bertemu dan
                      Message 10 of 11 , Jun 3, 2011
                        Mba satria maharani,

                        Pada dasarnya, sekolah sebenarnya tidak tepat disebut tempat bersosialisasi, tapi merupakan 'meeting point' tempat anak2 untuk bertemu dan berkenalan. Untuk menjalin 'meaningful relationship' dalam pertemanan, biasanya anak2 pasti janjian atau memerlukan ruang dan waktu berbeda untuk mengakrabkan diri atau bisa juga dibilang 'playdate' (kencan bermain).

                        Di jaman sekarang, dengan padatnya jam sekolah dan semakin sempitnya kesempatan bergaul dengan anak tetangga (apalagi lingkungan perumahan/kota besar), anak2 sekolah pun kesulitan untuk meluangkan waktu 'bersosialisasi'. Kalau diluar negeri, orang tua janjian dgn orangtua lain untuk playdate itu sudah biasa, merupakan bagian dari jadwal anaknya (biasanya usia 8thn kebawah).

                        Untuk keluarga praktisi homeschool, kesempatan bersosialisasi bisa dilakukan dengan mencari 'meeting point' pengganti sekolah, tempat anak berkenalan, lalu bersosialisasi dan melakukan playdate diluar 'meeting point' tersebut.

                        Kalau pengalaman pribadi, fokus pada anak2 tetangga, pertemuan dengan teman2 HSer, anak2 sahabat, sanak saudara, dll.

                        Jalan2 ke taman dekat rumah untuk ketemu anak lain, ikutan Silaturahmi dan janjian ketemu untuk playdate bs jadi salah satu strategi.

                        Tapi,
                        Sebenarnya, jika anak masih balita (dibawah lima tahun),porsi yang paling besar dan yang terpenting adalah get connected dan bersosialisasi dengan keluarga. Saling mengenal satu sama lain, bermain bersama dan lain sebagainya. Pepatah bilang, orang tua adalah 'mainan' pertama anak, dan tentunya teman pertama anak. Meski kita tinggal serumah dan berstatus 'orangtua-anak', tidak otomatis sosialisasi kita bs terjalin dgn lancar. Seperti komunikasi, saling memahami, akur, dan lain sebagainya.

                        Semoga membantu.


                        Cheers,
                        Wiwiet

                        www.atalaprasetyo.com
                        wietski.multiply.com
                        Powered by Wietski Universe�

                        -----Original Message-----
                        From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                        Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                        Date: Sat, 4 Jun 2011 07:08:34
                        To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                        Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                        Subject: Re: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!

                        Ga papa mbak, semoga kita temukan jalan keluar yang terbaik.
                        Silahkan teman-teman pasti mau memberi saran.
                        Pada tanggal 02/06/11, Mega Cita <mattaharikilimanjaro@...> menulis:
                        > Mbak Wulan, sblmnya mohon maaf. Krn sy melanjutkan pertanyaan bukannya
                        > memberikan jawaban.
                        > Usia anak sy 3th kurang. Saat ini masih mencari2 format yg sesuai utk HS.
                        > Ada kemungkinan sy jg akan menemui permasalahan serupa dg Mb Wulan. Bedanya
                        > dg Mb Wulan, sy tdk mungkin membuatkan arena bermain spt di PAUD. Karena
                        > keterbatasan dana dan ruang.
                        > Pertamyaan sy adl, adakah teman2 yg lain yg pernah mengalami kasus yg sama
                        > namun dg solusi berbeda?
                        > Trimakasih utk masukannya.
                        >
                        > Salam,
                        > Mega.
                        >
                        >
                        > Sent from my iPad
                        >
                        > On Jun 2, 2011, at 7:57 AM, satria_maharani@... wrote:
                        >
                        >> Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk'
                        >> gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan
                        >> homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                        >>
                        >> Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                        >>
                        >>
                        >> Sent from my BlackBerry�
                        >> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                        >>
                        >> -----Original Message-----
                        >> From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                        >> Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                        >> Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                        >> To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                        >> Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                        >> Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                        >>
                        >> Dear all,
                        >>
                        >> Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                        >> sudah merencanakan homeschooling,
                        >> selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                        >> sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                        >> sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa
                        >> dibujukin
                        >> sekolah di rumah aja sama Bunda,
                        >> sekarang udah bisa ngambek, apalagi ada PAUD yang baru dibuka yang
                        >> iklannya
                        >> sesama temen dia sudah tersebar hehehe.
                        >> Padahal kami tau benar sekolah tidak cocok untuk apa-apa yang kami telah
                        >> yakini.
                        >> Akhirnya dia minta dibuatkan taman bermain seperti yang ada di TK, ruangan
                        >> rumah minta diubah seperti kelas.
                        >> Kami belum wujudkan keinginannya, karena berbagai pertimbangan, menurut
                        >> Bapak dan Ibu apakah baik seandainya
                        >> kami buat taman bermain dan kelas seperti di TK, yang secara biaya mungkin
                        >> lumayan, tapi daripada yang kami pertahankan selama ini "lepas".
                        >> Apakah diantara Bapak&Ibu pernah menghadapi hal yang sama, Mohon
                        >> sharingnya.
                        >>
                        >> Terimakasih.
                        >> Wulan
                        >>
                        >>
                        >> [Non-text portions of this message have been removed]
                        >>
                        >>
                        >>
                        >>
                        >> [Non-text portions of this message have been removed]
                        >>
                        >>
                        >>
                        >> ------------------------------------
                        >>
                        >> Yahoo! Groups Links
                        >>
                        >>
                        >>
                        >



                        [Non-text portions of this message have been removed]
                      • Adly Yulfiansyah
                        Seperti bisnis sosialnya muhammad yunus. Berawal dari masalah sosial, berkembang jadi salah satu pembayar pajak terbesar tanpa kehilangan visi misi sosialnya,
                        Message 11 of 11 , Jun 4, 2011
                          Seperti bisnis sosialnya muhammad yunus. Berawal dari masalah sosial, berkembang jadi salah satu pembayar pajak terbesar tanpa kehilangan visi misi sosialnya,

                          Regards,
                          Adly Yulfiansyah
                          Sent from My Servo Powered By Cipta Teknologi

                          -----Original Message-----
                          From: "wiwiet mardiati" <mama.atala@...>
                          Date: Thu, 2 Jun 2011 14:55:32
                          To: Sekolahrumah<sekolahrumah@yahoogroups.com>
                          Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                          Subject: Re: [sekolahrumah] Re: Aku mau sekolah Bunda!

                          Halo mba Wulan,

                          Kalau saranku, yg pertama perlu dibahas dengan anak adalah definisi tentang sekolah itu sendiri dan ngobrol tentang ngapain aja disekolah.

                          Dulu waktu anakku atala pernah pengen sekolah, ternyata definisinya adalah ketemu teman2, main bareng. Jadi dimana ada anak2 ngumpul, itu "sekolah" dimata atala.

                          Untuk itu, kalau buat saya perlu dilihat apakah yang jadi titik beratnya edukasi atau pergaulan.

                          Untuk kasus atala, titik beratnya adalah pergaulan, dan artinya tujuan kumpul2 itu untuk main bareng, ga masalah mau ngapain, 'kegiatan' yang ada itu hanya semacam 'pancingan' supaya kumpul bareng dan mengerjakan sesuatu bersama.

                          Berbeda dengan kalau kumpul2nya untuk tujuan edukasi, yang jadi fokus adalah kegiatannya, sehingga penting buat anak untuk 'mengikuti instruksi', 'duduk tenang', 'menyelesaikan kerjaannya sesuai petunjuk',dll.

                          Lalu, kadang memang menyenangkan juga ada 'messy room' atau 'creative corner' dimana anak2 bs kumpul2 bareng dan bermain bersama. Didalam kamar tersebut disediakan beraneka alat tulis, kertas, dll. untuk anak2 pakai. Kadang kita bs bikin acara2 asyik menyenangkan bersama2 juga. Selain itu, bisa jadi, membereskan dan membersihkannya juga bisa lebih gampang.





                          Cheers,
                          Wiwiet

                          www.atalaprasetyo.com
                          wietski.multiply.com
                          Powered by Wietski Universe®

                          -----Original Message-----
                          From: "Cahyani H" <cahyanihidayati@...>
                          Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                          Date: Thu, 02 Jun 2011 14:25:40
                          To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                          Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                          Subject: [sekolahrumah] Re: Aku mau sekolah Bunda!

                          Kok sama.. karena sekolah yang cocok ternyata harganya muahal, jutaan, mending belajar sendiri dan beli fasilitas sendiri deh. Malah bisa dipake sama adik2nya nanti dan tetangga2. Akhirnya saya bikin sekolah juga. Kebetulan ada lahan. Jadi biaya belajar anakku bisa buat nyekolahin sepuluh anak lainnya di sekeliling rumah. Jadi berkah uangnya. :)

                          --- In sekolahrumah@yahoogroups.com, satria_maharani@... wrote:
                          >
                          > Aku ngalamin.. Dan aku bikinin sama persis.. Bahkan aku bikin 'tk' gratis.. Jadi malah anak2 tetangga bisa menikmati manfaat dr pendidikan homeschool dengan gratis pakai fasilitas aku..
                          >
                          > Toh sudah keluar biaya, jadi sekalian aja dimanfaatin sama2..
                          >
                          >
                          > Sent from my BlackBerry®
                          > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
                          >
                          > -----Original Message-----
                          > From: Naning Sriwulan <ummu.maisya@...>
                          > Sender: sekolahrumah@yahoogroups.com
                          > Date: Thu, 2 Jun 2011 07:34:08
                          > To: <sekolahrumah@yahoogroups.com>
                          > Reply-To: sekolahrumah@yahoogroups.com
                          > Subject: [sekolahrumah] Aku mau sekolah Bunda!
                          >
                          > Dear all,
                          >
                          > Saya ibu dengan seorang anak,Maisya, 5 1/2tahun. Kami sebagai orang tua
                          > sudah merencanakan homeschooling,
                          > selama ini berjalan baik-baik saja, nah karena dia sudah banyak temen di
                          > sekitar rumah, mulai deh dia pengen ngikut anak-anak
                          > sebaya lain untuk berseragam dan pergi ke sekolah, dulu masih bisa dibujukin






                          [Non-text portions of this message have been removed]



                          ------------------------------------

                          Yahoo! Groups Links
                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.