Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Renungan untuk yg berusia 50+

Expand Messages
  • dkuntadi2002@yahoo.co.id
    Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun.      Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang
    Message 1 of 5 , Nov 1, 2011
    View Source
    • 0 Attachment
      Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun. 
         
      Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang yang berusia ratusan tahun. Batas maksimal kita hanya dapat hidup seratus tahun lebih (itupun hanya ada satu di antara seratus ribu orang).
       
      Kalau kita dapat hidup hingga usia 90, itu artinya hanya tinggal 20-30 tahun lagi.
      Dapat hidup hingga 80 tahun, itu hanya tinggal 10-20 tahun lagi..
      Karena pada hari-hari yang tersisa ini sewaktu-waktu kita dapat jatuh sakit, maka kita harus menyisakan uang yang cukup untuk biaya berobat dan biaya layanan suster.
      Oleh karena hari yang tersisa tidak banyak lagi, apalagi sewaktu kita meninggalkan dunia ini, apapun juga tidak ada yang dapat dibawa, maka kita tidak usah terlalu berhemat.
       
      Uang yang memang harus dikeluarkan keluarkanlah, apa yang dapat dinikmati nikmatilah. Jika memiliki niat untuk beramal lakukanlah segera.
      Hanya satu hal yang tak perlu dilakukan, yaitu mewariskan harta kita pada anak cucu, karena akan membiasakan mereka menjadi “BENALU”... 
       
      Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan yang akan terjadi setelah kematian.
      Karena saat kita telah menjadi abu, kita sudah tidak dapat lagi merasakan segala pujian dan kritikan orang lain.
       
      Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan anak-anak, ”Anak cucu kita mempunyai rezeki mereka sendiri."
       
      Setelah mereka mempunyai anak, biarkanlah mereka mengurus sendiri atau menggunakan uang mereka sendiri untuk mengundang suster guna mengurus anak-anaknya, jangan biarkan mereka merampas lagi, Hak kesehatan, Hak istirahat, Hak kesenangan dan Hak liburan orangtuanya.
        
      Jangan terlalu banyak berharap pada anak anak kita.
      Anak yang berbakti, memiliki niat untuk berbakti.
      Tetapi karena pekerjaannya terlalu sibuk, maka tidak akan dapat membantu kita juga.
       
      Apalagi anak yang tidak berbakti, sewaktu kita masih hidup saja sudah mengharapkan agar kita cepat mati, supaya mereka dapat cepat-cepat mewarisi harta kita.
       
      Anak-anak beranggapan bahwa jika harta kita berikan kepada mereka itu adalah hal wajar.
      Tapi uang mereka bukanlah uang kita. Jika kita ingin minta uang kepada mereka akan tidak mudah bukan?
       
      Kita yang berusia 60-70 tahun, jangan lagi menukarkan kesehatan kita dengan benda lain, karena saat ini, belum tentu kita dapat membeli kesehatan dengan harta kita.
        
      Mencari uang sampai kapan, sampai berapa banyak (seratus ribu, sejuta, sepuluh juta  sekian milyar…....) baru dianggap cukup?
      Memiliki sawah puluhan ribu hektar, sehari ya hanya dapat makan tiga liter saja.
      Memiliki ribuan buah gedung, untuk tidur di malam hari hanya  membutuhkan tempat dua setengah meter saja. Maka cukup makan, cukup uang ya sudahlah.
        
      Ini yang Lebih Penting! :
       
      Kita harus menjalani hidup ini dengan gembira, meskipun setiap keluarga mempunyai problem rumah tangga masing-masing.
      Kita jangan lagi berebut nama dan kedudukan dengan orang lain, memikirkan bagaimana masa depan anak cucu kita dan hal lain-lain.
      Tetapi harus membandingkan dengan orang lain bahwa siapa yang hidupnya lebih gembira, lebih berumur panjang.
       
      Untuk hal yang tidak  mampu kita ubah, janganlah terlalu dicemaskan, karena cemas juga tidak ada gunanya, malah akan mempengaruhi kesehatan diri sendiri.
       
      Menciptakan kebahagiaan tergantung pada usaha keras kita sendiri, harus diupayakan untuk mencari kesenangan.
      Asalkan suasana hati kita bagus, setiap hari dengan mencari kesenangan sendiri, setiap hari kita pasti dapat menjalani hidup ini dengan perasaan gembira.
      Lewat sehari, berkuranglah sehari, lewat sehari, bergembiralah sehari, bergembira sehari, untunglah sehari.
        
      Memiliki semangat yang tinggi tidak akan jatuh sakit.
      Memiliki semangat yang tinggi penyakit dapat disembuhkan.
      Memiliki semangat yang tinggi akan cepat sembuh dari sakit.
        
      Suasana hati yang  gembira, olahraga yang cukup, sering terkena sinar matahari, makan jenis makanan yang beragam, menyerap bermacam-macam vitamin dan sedikit elemen logam yang seimbang diharap dapat hidup sehat sampai dua, tiga puluh tahun lagi.
       
      Ayo tetap sehat dan penuh semangat!

      Didik I. Kuntadi BlackBerry®
    • temunas@yahoo.com
      Terima kasih Pak Dik, semoga bermafaat untuk kita semua terutama bagi para lansia. Wassalam T.M.Nasir Powered by Telkomsel BlackBerry® ... From:
      Message 2 of 5 , Nov 1, 2011
      View Source
      • 0 Attachment
        Terima kasih Pak Dik, semoga bermafaat untuk kita semua terutama bagi para lansia.
        Wassalam
        T.M.Nasir

        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        -----Original Message-----
        From: dkuntadi2002@...
        Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
        Date: Tue, 1 Nov 2011 08:18:39
        To: SDMMigas<sdmmigas@yahoogroups.com>
        Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
        Subject: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+

        Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun. 
           
        Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang yang berusia ratusan tahun. Batas maksimal kita hanya dapat hidup seratus tahun lebih (itupun hanya ada satu di antara seratus ribu orang).
         
        Kalau kita dapat hidup hingga usia 90, itu artinya hanya tinggal 20-30 tahun lagi.
        Dapat hidup hingga 80 tahun, itu hanya tinggal 10-20 tahun lagi..
        Karena pada hari-hari yang tersisa ini sewaktu-waktu kita dapat jatuh sakit, maka kita harus menyisakan uang yang cukup untuk biaya berobat dan biaya layanan suster.
        Oleh karena hari yang tersisa tidak banyak lagi, apalagi sewaktu kita meninggalkan dunia ini, apapun juga tidak ada yang dapat dibawa, maka kita tidak usah terlalu berhemat.
         
        Uang yang memang harus dikeluarkan keluarkanlah, apa yang dapat dinikmati nikmatilah. Jika memiliki niat untuk beramal lakukanlah segera.
        Hanya satu hal yang tak perlu dilakukan, yaitu mewariskan harta kita pada anak cucu, karena akan membiasakan mereka menjadi “BENALU”... 
         
        Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan yang akan terjadi setelah kematian.
        Karena saat kita telah menjadi abu, kita sudah tidak dapat lagi merasakan segala pujian dan kritikan orang lain.
         
        Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan anak-anak, ”Anak cucu kita mempunyai rezeki mereka sendiri."
         
        Setelah mereka mempunyai anak, biarkanlah mereka mengurus sendiri atau menggunakan uang mereka sendiri untuk mengundang suster guna mengurus anak-anaknya, jangan biarkan mereka merampas lagi, Hak kesehatan, Hak istirahat, Hak kesenangan dan Hak liburan orangtuanya.
          
        Jangan terlalu banyak berharap pada anak anak kita.
        Anak yang berbakti, memiliki niat untuk berbakti.
        Tetapi karena pekerjaannya terlalu sibuk, maka tidak akan dapat membantu kita juga.
         
        Apalagi anak yang tidak berbakti, sewaktu kita masih hidup saja sudah mengharapkan agar kita cepat mati, supaya mereka dapat cepat-cepat mewarisi harta kita.
         
        Anak-anak beranggapan bahwa jika harta kita berikan kepada mereka itu adalah hal wajar.
        Tapi uang mereka bukanlah uang kita. Jika kita ingin minta uang kepada mereka akan tidak mudah bukan?
         
        Kita yang berusia 60-70 tahun, jangan lagi menukarkan kesehatan kita dengan benda lain, karena saat ini, belum tentu kita dapat membeli kesehatan dengan harta kita.
          
        Mencari uang sampai kapan, sampai berapa banyak (seratus ribu, sejuta, sepuluh juta  sekian milyar…....) baru dianggap cukup?
        Memiliki sawah puluhan ribu hektar, sehari ya hanya dapat makan tiga liter saja.
        Memiliki ribuan buah gedung, untuk tidur di malam hari hanya  membutuhkan tempat dua setengah meter saja. Maka cukup makan, cukup uang ya sudahlah.
          
        Ini yang Lebih Penting! :
         
        Kita harus menjalani hidup ini dengan gembira, meskipun setiap keluarga mempunyai problem rumah tangga masing-masing.
        Kita jangan lagi berebut nama dan kedudukan dengan orang lain, memikirkan bagaimana masa depan anak cucu kita dan hal lain-lain.
        Tetapi harus membandingkan dengan orang lain bahwa siapa yang hidupnya lebih gembira, lebih berumur panjang.
         
        Untuk hal yang tidak  mampu kita ubah, janganlah terlalu dicemaskan, karena cemas juga tidak ada gunanya, malah akan mempengaruhi kesehatan diri sendiri.
         
        Menciptakan kebahagiaan tergantung pada usaha keras kita sendiri, harus diupayakan untuk mencari kesenangan.
        Asalkan suasana hati kita bagus, setiap hari dengan mencari kesenangan sendiri, setiap hari kita pasti dapat menjalani hidup ini dengan perasaan gembira.
        Lewat sehari, berkuranglah sehari, lewat sehari, bergembiralah sehari, bergembira sehari, untunglah sehari.
          
        Memiliki semangat yang tinggi tidak akan jatuh sakit.
        Memiliki semangat yang tinggi penyakit dapat disembuhkan.
        Memiliki semangat yang tinggi akan cepat sembuh dari sakit.
          
        Suasana hati yang  gembira, olahraga yang cukup, sering terkena sinar matahari, makan jenis makanan yang beragam, menyerap bermacam-macam vitamin dan sedikit elemen logam yang seimbang diharap dapat hidup sehat sampai dua, tiga puluh tahun lagi.
         
        Ayo tetap sehat dan penuh semangat!

        Didik I. Kuntadi BlackBerry®

        ------------------------------------

        Yahoo! Groups Links
      • gorlitz.herawaty@yahoo.com
        Terima kasih Pak Dik, renungan yang bagus dan wajar. Salam, Powered by Telkomsel BlackBerry® ... From: dkuntadi2002@yahoo.co.id Sender:
        Message 3 of 5 , Nov 1, 2011
        View Source
        • 0 Attachment
          Terima kasih Pak Dik, renungan yang bagus dan wajar.

          Salam,

          Powered by Telkomsel BlackBerry®

          -----Original Message-----
          From: dkuntadi2002@...
          Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
          Date: Tue, 1 Nov 2011 08:18:39
          To: SDMMigas<sdmmigas@yahoogroups.com>
          Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
          Subject: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+

          Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun. 
             
          Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang yang berusia ratusan tahun. Batas maksimal kita hanya dapat hidup seratus tahun lebih (itupun hanya ada satu di antara seratus ribu orang).
           
          Kalau kita dapat hidup hingga usia 90, itu artinya hanya tinggal 20-30 tahun lagi.
          Dapat hidup hingga 80 tahun, itu hanya tinggal 10-20 tahun lagi..
          Karena pada hari-hari yang tersisa ini sewaktu-waktu kita dapat jatuh sakit, maka kita harus menyisakan uang yang cukup untuk biaya berobat dan biaya layanan suster.
          Oleh karena hari yang tersisa tidak banyak lagi, apalagi sewaktu kita meninggalkan dunia ini, apapun juga tidak ada yang dapat dibawa, maka kita tidak usah terlalu berhemat.
           
          Uang yang memang harus dikeluarkan keluarkanlah, apa yang dapat dinikmati nikmatilah. Jika memiliki niat untuk beramal lakukanlah segera.
          Hanya satu hal yang tak perlu dilakukan, yaitu mewariskan harta kita pada anak cucu, karena akan membiasakan mereka menjadi “BENALU”... 
           
          Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan yang akan terjadi setelah kematian.
          Karena saat kita telah menjadi abu, kita sudah tidak dapat lagi merasakan segala pujian dan kritikan orang lain.
           
          Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan anak-anak, ”Anak cucu kita mempunyai rezeki mereka sendiri."
           
          Setelah mereka mempunyai anak, biarkanlah mereka mengurus sendiri atau menggunakan uang mereka sendiri untuk mengundang suster guna mengurus anak-anaknya, jangan biarkan mereka merampas lagi, Hak kesehatan, Hak istirahat, Hak kesenangan dan Hak liburan orangtuanya.
            
          Jangan terlalu banyak berharap pada anak anak kita.
          Anak yang berbakti, memiliki niat untuk berbakti.
          Tetapi karena pekerjaannya terlalu sibuk, maka tidak akan dapat membantu kita juga.
           
          Apalagi anak yang tidak berbakti, sewaktu kita masih hidup saja sudah mengharapkan agar kita cepat mati, supaya mereka dapat cepat-cepat mewarisi harta kita.
           
          Anak-anak beranggapan bahwa jika harta kita berikan kepada mereka itu adalah hal wajar.
          Tapi uang mereka bukanlah uang kita. Jika kita ingin minta uang kepada mereka akan tidak mudah bukan?
           
          Kita yang berusia 60-70 tahun, jangan lagi menukarkan kesehatan kita dengan benda lain, karena saat ini, belum tentu kita dapat membeli kesehatan dengan harta kita.
            
          Mencari uang sampai kapan, sampai berapa banyak (seratus ribu, sejuta, sepuluh juta  sekian milyar…....) baru dianggap cukup?
          Memiliki sawah puluhan ribu hektar, sehari ya hanya dapat makan tiga liter saja.
          Memiliki ribuan buah gedung, untuk tidur di malam hari hanya  membutuhkan tempat dua setengah meter saja. Maka cukup makan, cukup uang ya sudahlah.
            
          Ini yang Lebih Penting! :
           
          Kita harus menjalani hidup ini dengan gembira, meskipun setiap keluarga mempunyai problem rumah tangga masing-masing.
          Kita jangan lagi berebut nama dan kedudukan dengan orang lain, memikirkan bagaimana masa depan anak cucu kita dan hal lain-lain.
          Tetapi harus membandingkan dengan orang lain bahwa siapa yang hidupnya lebih gembira, lebih berumur panjang.
           
          Untuk hal yang tidak  mampu kita ubah, janganlah terlalu dicemaskan, karena cemas juga tidak ada gunanya, malah akan mempengaruhi kesehatan diri sendiri.
           
          Menciptakan kebahagiaan tergantung pada usaha keras kita sendiri, harus diupayakan untuk mencari kesenangan.
          Asalkan suasana hati kita bagus, setiap hari dengan mencari kesenangan sendiri, setiap hari kita pasti dapat menjalani hidup ini dengan perasaan gembira.
          Lewat sehari, berkuranglah sehari, lewat sehari, bergembiralah sehari, bergembira sehari, untunglah sehari.
            
          Memiliki semangat yang tinggi tidak akan jatuh sakit.
          Memiliki semangat yang tinggi penyakit dapat disembuhkan.
          Memiliki semangat yang tinggi akan cepat sembuh dari sakit.
            
          Suasana hati yang  gembira, olahraga yang cukup, sering terkena sinar matahari, makan jenis makanan yang beragam, menyerap bermacam-macam vitamin dan sedikit elemen logam yang seimbang diharap dapat hidup sehat sampai dua, tiga puluh tahun lagi.
           
          Ayo tetap sehat dan penuh semangat!

          Didik I. Kuntadi BlackBerry®

          ------------------------------------

          Yahoo! Groups Links
        • k_marhaeni@yahoo.com
          Bu Herawati, apa kabar? Lama sekali ga besua Salam, Eni Powered by Telkomsel BlackBerry® ... From: gorlitz.herawaty@yahoo.com Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
          Message 4 of 5 , Nov 1, 2011
          View Source
          • 0 Attachment
            Bu Herawati, apa kabar? Lama sekali ga besua

            Salam,
            Eni
            Powered by Telkomsel BlackBerry®

            -----Original Message-----
            From: gorlitz.herawaty@...
            Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
            Date: Tue, 1 Nov 2011 09:58:35
            To: sdmmigas@yahoogroups.com<sdmmigas@yahoogroups.com>
            Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
            Subject: Re: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+


            Terima kasih Pak Dik, renungan yang bagus dan wajar.

            Salam,

            Powered by Telkomsel BlackBerry®

            -----Original Message-----
            From: dkuntadi2002@...
            Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
            Date: Tue, 1 Nov 2011 08:18:39
            To: SDMMigas<sdmmigas@yahoogroups.com>
            Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
            Subject: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+

            Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun. 
               
            Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang yang berusia ratusan tahun. Batas maksimal kita hanya dapat hidup seratus tahun lebih (itupun hanya ada satu di antara seratus ribu orang).
             
            Kalau kita dapat hidup hingga usia 90, itu artinya hanya tinggal 20-30 tahun lagi.
            Dapat hidup hingga 80 tahun, itu hanya tinggal 10-20 tahun lagi..
            Karena pada hari-hari yang tersisa ini sewaktu-waktu kita dapat jatuh sakit, maka kita harus menyisakan uang yang cukup untuk biaya berobat dan biaya layanan suster.
            Oleh karena hari yang tersisa tidak banyak lagi, apalagi sewaktu kita meninggalkan dunia ini, apapun juga tidak ada yang dapat dibawa, maka kita tidak usah terlalu berhemat.
             
            Uang yang memang harus dikeluarkan keluarkanlah, apa yang dapat dinikmati nikmatilah. Jika memiliki niat untuk beramal lakukanlah segera.
            Hanya satu hal yang tak perlu dilakukan, yaitu mewariskan harta kita pada anak cucu, karena akan membiasakan mereka menjadi “BENALU”... 
             
            Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan yang akan terjadi setelah kematian.
            Karena saat kita telah menjadi abu, kita sudah tidak dapat lagi merasakan segala pujian dan kritikan orang lain.
             
            Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan anak-anak, ”Anak cucu kita mempunyai rezeki mereka sendiri."
             
            Setelah mereka mempunyai anak, biarkanlah mereka mengurus sendiri atau menggunakan uang mereka sendiri untuk mengundang suster guna mengurus anak-anaknya, jangan biarkan mereka merampas lagi, Hak kesehatan, Hak istirahat, Hak kesenangan dan Hak liburan orangtuanya.
              
            Jangan terlalu banyak berharap pada anak anak kita.
            Anak yang berbakti, memiliki niat untuk berbakti.
            Tetapi karena pekerjaannya terlalu sibuk, maka tidak akan dapat membantu kita juga.
             
            Apalagi anak yang tidak berbakti, sewaktu kita masih hidup saja sudah mengharapkan agar kita cepat mati, supaya mereka dapat cepat-cepat mewarisi harta kita.
             
            Anak-anak beranggapan bahwa jika harta kita berikan kepada mereka itu adalah hal wajar.
            Tapi uang mereka bukanlah uang kita. Jika kita ingin minta uang kepada mereka akan tidak mudah bukan?
             
            Kita yang berusia 60-70 tahun, jangan lagi menukarkan kesehatan kita dengan benda lain, karena saat ini, belum tentu kita dapat membeli kesehatan dengan harta kita.
              
            Mencari uang sampai kapan, sampai berapa banyak (seratus ribu, sejuta, sepuluh juta  sekian milyar…....) baru dianggap cukup?
            Memiliki sawah puluhan ribu hektar, sehari ya hanya dapat makan tiga liter saja.
            Memiliki ribuan buah gedung, untuk tidur di malam hari hanya  membutuhkan tempat dua setengah meter saja. Maka cukup makan, cukup uang ya sudahlah.
              
            Ini yang Lebih Penting! :
             
            Kita harus menjalani hidup ini dengan gembira, meskipun setiap keluarga mempunyai problem rumah tangga masing-masing.
            Kita jangan lagi berebut nama dan kedudukan dengan orang lain, memikirkan bagaimana masa depan anak cucu kita dan hal lain-lain.
            Tetapi harus membandingkan dengan orang lain bahwa siapa yang hidupnya lebih gembira, lebih berumur panjang.
             
            Untuk hal yang tidak  mampu kita ubah, janganlah terlalu dicemaskan, karena cemas juga tidak ada gunanya, malah akan mempengaruhi kesehatan diri sendiri.
             
            Menciptakan kebahagiaan tergantung pada usaha keras kita sendiri, harus diupayakan untuk mencari kesenangan.
            Asalkan suasana hati kita bagus, setiap hari dengan mencari kesenangan sendiri, setiap hari kita pasti dapat menjalani hidup ini dengan perasaan gembira.
            Lewat sehari, berkuranglah sehari, lewat sehari, bergembiralah sehari, bergembira sehari, untunglah sehari.
              
            Memiliki semangat yang tinggi tidak akan jatuh sakit.
            Memiliki semangat yang tinggi penyakit dapat disembuhkan.
            Memiliki semangat yang tinggi akan cepat sembuh dari sakit.
              
            Suasana hati yang  gembira, olahraga yang cukup, sering terkena sinar matahari, makan jenis makanan yang beragam, menyerap bermacam-macam vitamin dan sedikit elemen logam yang seimbang diharap dapat hidup sehat sampai dua, tiga puluh tahun lagi.
             
            Ayo tetap sehat dan penuh semangat!

            Didik I. Kuntadi BlackBerry®

            ------------------------------------

            Yahoo! Groups Links





            ------------------------------------

            Yahoo! Groups Links
          • gorlitz.herawaty@yahoo.com
            Halo bu Eni saya baik2 saja terima kasih. Saya udah lama pensiun. Bu Eni gimana? Salam, Waty Powered by Telkomsel BlackBerry® ... From: k_marhaeni@yahoo.com
            Message 5 of 5 , Nov 1, 2011
            View Source
            • 0 Attachment
              Halo bu Eni saya baik2 saja terima kasih. Saya udah lama pensiun. Bu Eni gimana?

              Salam,
              Waty

              Powered by Telkomsel BlackBerry®

              -----Original Message-----
              From: k_marhaeni@...
              Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
              Date: Tue, 1 Nov 2011 10:14:32
              To: <sdmmigas@yahoogroups.com>
              Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
              Subject: Re: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+

              Bu Herawati, apa kabar? Lama sekali ga besua

              Salam,
              Eni
              Powered by Telkomsel BlackBerry®

              -----Original Message-----
              From: gorlitz.herawaty@...
              Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
              Date: Tue, 1 Nov 2011 09:58:35
              To: sdmmigas@yahoogroups.com<sdmmigas@yahoogroups.com>
              Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
              Subject: Re: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+


              Terima kasih Pak Dik, renungan yang bagus dan wajar.

              Salam,

              Powered by Telkomsel BlackBerry®

              -----Original Message-----
              From: dkuntadi2002@...
              Sender: sdmmigas@yahoogroups.com
              Date: Tue, 1 Nov 2011 08:18:39
              To: SDMMigas<sdmmigas@yahoogroups.com>
              Reply-To: sdmmigas@yahoogroups.com
              Subject: [sdmmigas] Renungan untuk yg berusia 50+

              Sekadar Renungan untuk Orang-orang yang Berusia 60 -70 Tahun. 
                 
              Di atas gunung ada pohon yang berumur ribuan tahun, tapi di dunia sulit menemukan orang yang berusia ratusan tahun. Batas maksimal kita hanya dapat hidup seratus tahun lebih (itupun hanya ada satu di antara seratus ribu orang).
               
              Kalau kita dapat hidup hingga usia 90, itu artinya hanya tinggal 20-30 tahun lagi.
              Dapat hidup hingga 80 tahun, itu hanya tinggal 10-20 tahun lagi..
              Karena pada hari-hari yang tersisa ini sewaktu-waktu kita dapat jatuh sakit, maka kita harus menyisakan uang yang cukup untuk biaya berobat dan biaya layanan suster.
              Oleh karena hari yang tersisa tidak banyak lagi, apalagi sewaktu kita meninggalkan dunia ini, apapun juga tidak ada yang dapat dibawa, maka kita tidak usah terlalu berhemat.
               
              Uang yang memang harus dikeluarkan keluarkanlah, apa yang dapat dinikmati nikmatilah. Jika memiliki niat untuk beramal lakukanlah segera.
              Hanya satu hal yang tak perlu dilakukan, yaitu mewariskan harta kita pada anak cucu, karena akan membiasakan mereka menjadi “BENALU”... 
               
              Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan yang akan terjadi setelah kematian.
              Karena saat kita telah menjadi abu, kita sudah tidak dapat lagi merasakan segala pujian dan kritikan orang lain.
               
              Tidak usah terlalu banyak memikirkan urusan anak-anak, ”Anak cucu kita mempunyai rezeki mereka sendiri."
               
              Setelah mereka mempunyai anak, biarkanlah mereka mengurus sendiri atau menggunakan uang mereka sendiri untuk mengundang suster guna mengurus anak-anaknya, jangan biarkan mereka merampas lagi, Hak kesehatan, Hak istirahat, Hak kesenangan dan Hak liburan orangtuanya.
                
              Jangan terlalu banyak berharap pada anak anak kita.
              Anak yang berbakti, memiliki niat untuk berbakti.
              Tetapi karena pekerjaannya terlalu sibuk, maka tidak akan dapat membantu kita juga.
               
              Apalagi anak yang tidak berbakti, sewaktu kita masih hidup saja sudah mengharapkan agar kita cepat mati, supaya mereka dapat cepat-cepat mewarisi harta kita.
               
              Anak-anak beranggapan bahwa jika harta kita berikan kepada mereka itu adalah hal wajar.
              Tapi uang mereka bukanlah uang kita. Jika kita ingin minta uang kepada mereka akan tidak mudah bukan?
               
              Kita yang berusia 60-70 tahun, jangan lagi menukarkan kesehatan kita dengan benda lain, karena saat ini, belum tentu kita dapat membeli kesehatan dengan harta kita.
                
              Mencari uang sampai kapan, sampai berapa banyak (seratus ribu, sejuta, sepuluh juta  sekian milyar…....) baru dianggap cukup?
              Memiliki sawah puluhan ribu hektar, sehari ya hanya dapat makan tiga liter saja.
              Memiliki ribuan buah gedung, untuk tidur di malam hari hanya  membutuhkan tempat dua setengah meter saja. Maka cukup makan, cukup uang ya sudahlah.
                
              Ini yang Lebih Penting! :
               
              Kita harus menjalani hidup ini dengan gembira, meskipun setiap keluarga mempunyai problem rumah tangga masing-masing.
              Kita jangan lagi berebut nama dan kedudukan dengan orang lain, memikirkan bagaimana masa depan anak cucu kita dan hal lain-lain.
              Tetapi harus membandingkan dengan orang lain bahwa siapa yang hidupnya lebih gembira, lebih berumur panjang.
               
              Untuk hal yang tidak  mampu kita ubah, janganlah terlalu dicemaskan, karena cemas juga tidak ada gunanya, malah akan mempengaruhi kesehatan diri sendiri.
               
              Menciptakan kebahagiaan tergantung pada usaha keras kita sendiri, harus diupayakan untuk mencari kesenangan.
              Asalkan suasana hati kita bagus, setiap hari dengan mencari kesenangan sendiri, setiap hari kita pasti dapat menjalani hidup ini dengan perasaan gembira.
              Lewat sehari, berkuranglah sehari, lewat sehari, bergembiralah sehari, bergembira sehari, untunglah sehari.
                
              Memiliki semangat yang tinggi tidak akan jatuh sakit.
              Memiliki semangat yang tinggi penyakit dapat disembuhkan.
              Memiliki semangat yang tinggi akan cepat sembuh dari sakit.
                
              Suasana hati yang  gembira, olahraga yang cukup, sering terkena sinar matahari, makan jenis makanan yang beragam, menyerap bermacam-macam vitamin dan sedikit elemen logam yang seimbang diharap dapat hidup sehat sampai dua, tiga puluh tahun lagi.
               
              Ayo tetap sehat dan penuh semangat!

              Didik I. Kuntadi BlackBerry®

              ------------------------------------

              Yahoo! Groups Links





              ------------------------------------

              Yahoo! Groups Links





              ------------------------------------

              Yahoo! Groups Links
            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.