Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [ RHI ] Tanya tentang tanggal 1-1-0 H

Expand Messages
  • alkays@telkom.net
    1-1-1 H kali pak ya? Salam Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ... From: pranoto hidaya rusmin
    Message 1 of 195 , Nov 30, 2011
    View Source
    • 0 Attachment
      1-1-1 H kali pak ya?

      Salam
      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

      From: pranoto hidaya rusmin <pranotohr@...>
      Sender: rukyatulhilal@yahoogroups.com
      Date: Wed, 30 Nov 2011 17:23:03 +0800 (SGT)
      To: rukyatulhilal@yahoogroups.com<rukyatulhilal@yahoogroups.com>
      ReplyTo: rukyatulhilal@yahoogroups.com
      Subject: Re: [ RHI ] Tanya tentang tanggal 1-1-0 H

       

      Wa alaikum salam Pak Nidlol

      lama sekali tdk silaturahim.

      Pak Nidlol, setahu sy tdk ada tgl 1 Muharram 0 H. Ya jd tdk mungkin dipetakan ke manapun.

      Mhn koreksinya.

      salam


      From: nidlol <nidlol@...>
      To: rukyatulhilal@yahoogroups.com
      Sent: Wednesday, 30 November 2011, 16:02
      Subject: [ RHI ] Tanya tentang tanggal 1-1-0 H

       
      Assalamualaikum w. w.

      Langsung saja, saya ingin bertanya tentang tanggal 1 bulan Muharram tahun 0 H itu terjadi pada hari apa dan bertepatan dengan tanggal berapa dalam kalender Julian?

      Mohon disertai referensi atau argumentasinya.

      Terima kasih sebelumnya.



    • Anung Ariwibowo
      Terima kasih pak Nidlol atas penjelasannya, terutama tentang landasan Hadits tentang tarawih di malam pertama. Sangat terang sudah, mengapa durasi hari dalam
      Message 195 of 195 , Jan 7, 2012
      View Source
      • 0 Attachment
        Terima kasih pak Nidlol atas penjelasannya, terutama tentang landasan
        Hadits tentang tarawih di malam pertama. Sangat terang sudah, mengapa
        durasi hari dalam sistem kalender Islam dimulai dari saat Maghrib, dan
        diakhiri ketika masuk waktu Maghrib keesokan harinya.

        Salam,
        Anung


        On 2012-01-06, nidlol <nidlol@...> wrote:
        > Hadits tentang perintah tarawih sebelum puasa itu sudah populer. Semua yang
        > pernah serius mempelajari hukum rukyat saya rasa tahu. Periwayatnya antara
        > lain Abu Dawud dalam Sunan beliau. Ini bunyinya:
        >
        > حَدَّثَنِي
        > مُوسَى بْنُ
        > إِسْمَعِيلَ
        > حَدَّثَنَا
        > حَمَّادٌ
        > عَنْ
        > سِمَاكِ
        > بْنِ حَرْبٍ
        > عَنْ
        > عِكْرِمَةَ
        > أَنَّهُمْ
        > شَكُّوا فِي
        > هِلَالِ
        > رَمَضَانَ
        > مَرَّةً
        > فَأَرَادُوا
        > أَنْ لَا
        > يَقُومُوا
        > وَلَا
        > يَصُومُوا
        > فَجَاءَ
        > أَعْرَابِيٌّ
        > مِنْ
        > الْحَرَّةِ
        > فَشَهِدَ
        > أَنَّهُ
        > رَأَى
        > الْهِلَالَ
        > فَأُتِيَ
        > بِهِ
        > النَّبِيَّ
        > صَلَّى
        > اللَّهُ
        > عَلَيْهِ
        > وَسَلَّمَ
        > فَقَالَ
        > أَتَشْهَدُ
        > أَنْ لَا
        > إِلَهَ
        > إِلَّا
        > اللَّهُ
        > وَأَنِّي
        > رَسُولُ
        > اللَّهِ
        > قَالَ
        > نَعَمْ
        > وَشَهِدَ
        > أَنَّهُ
        > رَأَى
        > الْهِلَالَ
        > فَأَمَرَ
        > بِلَالًا
        > فَنَادَى
        > فِي
        > النَّاسِ
        > أَنْ
        > يَقُومُوا
        > وَأَنْ
        > يَصُومُوا
        >
        > (Abu Dawud RH berkata): Musa bin Ismail telah bercerita kepada kami, (Ia
        > mengatakan): Hammad (bin Salamah) telah bercerita kepada kami, dari Simak
        > bin Harb, dari Ikrimah (ia mengabarkan) bahwa para shahabat pernah mengeluh
        > soal hilal Ramadhan (karena ketika itu tidak terlihat). Lantas mereka pun
        > hendak tidak melakukan shalat qiyam (tarawih) dan tidak berpuasa (besoknya).
        > Kemudian datanglah seorang badui dari kawasan Harrah (kawasan berbatu
        > hitam). Lantas ia pun bersaksi bahwa ia telah melihat hilal. Ia pun dibawa
        > ke hadapan Rasulullah. Rasul betanya (kepadanya): "Apakah engkau bersaksi
        > bahwa tiada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah" Orang
        > badui itu menjawab, "Ya" dan ia pun bersaksi bahwa ia telah melihat hilal.
        > Lantas Rasulullah SAW pun memerintahkan Bilal RA (untuk mengumumkannya).
        > Bilal pun lantas menyerukan kepada orang-orang agar mereka melakukan shalat
        > Qiyam (Tarawih) dan berpuasa (besoknya).
        >
        > Silakan kalau mau dikaji.
        >
        > Hadits tentang takbiran di malam Idul Fitri juga cukup populer, sebab sudah
        > diriwayatkan oleh Imam Syafii dalam buku Al-Umm beliau dalam bab yang
        > berjudul "At-Takbiir Lailatal Iid" (Takbiran di malam Hari Raya). Bunyinya
        > lihat di sini:
        >
        > http://www.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?idfrom=559&idto=559&bk_no=31&ID=221
        >
        > Sebetulnya tidak perlu hadits. Hal itu sudah ditunjukkan sendiri oleh
        > Al-Quran dalam Al-Baqarah: 185. Ayat itu secara tersurat menyatakan bahwa
        > begitu kita selesai menggenapkan "bilangan puasa", maka kita pun
        > diperintahkan untuk bertakbir. Dan setelah dua ayat ditegaskan pula bahwa
        > waktu puasa itu adalah "sampai malam". Jadi, jelas bahwa begitu kita sudah
        > menggenapkan bilangan puasa yang sampai malam itu, kita pun diperintahkan
        > bertakbir.
        >
        > Wallaahu a'lam.
        >
        > --- In rukyatulhilal@yahoogroups.com, pranoto hidaya rusmin <pranotohr@...>
        > wrote:
        >>
        >> Mohon tunjukkan haditsnya Pak Nidlol, biar kita kaji bersama.
        >>
        >>
        >>
        >> ________________________________
        >> From: nidlol <nidlol@...>
        >> To: rukyatulhilal@yahoogroups.com
        >> Sent: Friday, 6 January 2012, 6:16
        >> Subject: Re: Bls: [ RHI ] Tanya tentang tanggal 1-1-0 H
        >>
        >>
        >> Â
        >> Ada hadits yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW sudah memerintahkan para
        >> shahabat untuk melakukan Tarawih di malam pertama Ramadhan (malam yang
        >> dimulai persis setelah terjadinya rukyatul hilal).
        >>
        >> Ada juga hadits dari beberapa tokoh generasi awal umat ini yang menyatakan
        >> bahwa takbiran Idul Fitri itu sudah dimulai pada malam sebelum shalat Id
        >> (malam yang menurut Pak Pranoto masih Ramadhan, sedangkan menurut umat
        >> Islam sepanjang sejarah sudah di luar Ramadhan).
        >>
        >> Bagaimana?
        >>
        >> --- In rukyatulhilal@yahoogroups.com, Anung Ariwibowo <barliant@> wrote:
        >> >
        >> > Mungkin bisa coba dilihat begini:
        >> >
        >> > Ada nggak riwayat yang menjelaskan, ketika hilal Syawal sudah
        >> > terlihat, maka Rasulullah bertakbir Idul Fitri menunggu keesokan
        >> > harinya setelah sholat Subuh?
        >> >
        >> > Ada nggak riwayat yang menjelaskan, ketika hilal Syawal sudah
        >> > terlihat, maka Rasulullah mulai bertakbir Idul Fitri setelah sholat
        >> > Maghrib?
        >> >
        >> > Saya ingin tahu dulu dua kemungkinan itu gimana, ada apa nggak
        >> > haditsnya. Pak Nidlol, pak Pranoto, atau yang lain-lain mungkin bisa
        >> > memberikan pencerahan?
        >> >
        >> > Salam,
        >> > Anung
        >> >
        >> > On 2011-12-03, pranoto hidaya rusmin <pranotohr@> wrote:
        >> > > Pak Iwan, justru hari mulai dari maghrib itulah yg mengadopsi dari
        >> > > Babilonia
        >> > > & Yahudi.
        >> > > Buktikan kalau itu originalnya islam.
        >> > >
        >> > > Silakan buktikan scr syar'i & sains.
        >> > >
        >> > >
        >> > >
        >> > > ________________________________
        >> > > From: _imr <iwanmr@>
        >> > > To: rukyatulhilal@yahoogroups.com
        >> > > Sent: Saturday, 3 December 2011, 11:53
        >> > > Subject: Re: Bls: [ RHI ] Tanya tentang tanggal 1-1-0 H
        >> > >
        >> > >
        >> > >
        >> > > Durasi sehari (yg presisi) ngga penting buat agama. Bisa sih dihitung,
        >> > > tapi
        >> > > buat ilmu pengetahuan saja. Tidak aplikabel ke presisian itu di daerah
        >> > > ekstrim (kutub, misalnya). Kenapa? Lha siang terus/malem terus....
        >> > > Kalau jam
        >> > > digital komputer anda, durasi sehari itu 24 jam. Tidak percaya? Cek
        >> > > saja.
        >> > > http://www.timeanddate.com/worldclock/
        >> > >
        >> > > Yang penting adalah tally, menghitung, kelipatan 7 (hari senen s.d.
        >> > > minggu).
        >> > > Ini untuk shalat jumat/hari jumat bukan?. Kayaknya counting ini ngga
        >> > > pernah
        >> > > miss semenjak nabi jumatan pada masa kenabian hingga kini. JUmat
        >> > > adalah hari
        >> > > mulia juga dalam Islam. Ngitungnya gampang, di tally saja/counting
        >> > > kelipatan 7... ketemu deh jumat lagi. Nah hari hari itu berapa jam
        >> > > durasinya? Ngga penting. Yang penting ketemu siang dan malam (1 cycle
        >> > > hari).
        >> > >
        >> > > Sepertinya mereka adopt hari sabtu kaum terdahulu (yahudi). Maka islam
        >> > > menentukan jumat sebagai hari istimewanya. Ini juga ngga sulit
        >> > > menentukannya. Pokoknya sehari sebelum kaum yahudi berhari sabbath.
        >> > > Sehari
        >> > > setelah sabbath juga adalah hari mulia kristen.
        >> > >
        >> > >
        >> > >
        >> > > Cycle kapan mulai hari kapan? Ini seharusnya yang di"gugat" oleh orang
        >> > > yang
        >> > > ingin menggugat. Contoh orang terdahulu jelas, hari dimulai ketika
        >> > > matahari
        >> > > tenggelam - sampai tenggelam lagi (1 cycle hari islam). ini betul apa
        >> > > salah?
        >> > > Menurut saya betul dan tidak usah digugat. Sangat make sense, sangat
        >> > > masuk
        >> > > akal. Begitu menjelang magrib tanggal 29 Sya'ban, orang2 bergegas
        >> > > shalat
        >> > > magrib di mesjid untuk menambang pahala shalat berjamaah, ini karena
        >> > > tanggal
        >> > > 1 Ramadahan sudah tiba. Orangorang mengejar pengali/multiplier pahala
        >> > > shalat
        >> > > berjamaah di bulan ramadhan tanggal 1 sejak menit pertama. Setelah itu
        >> > > dilanjutkan dengan shalat tarawih dan terus hingga tanggal 29
        >> > > Ramadhan.
        >> > >
        >> > > Kalau pak pranoto, kapan mulainya? jadi setelah magrib tanggal 29
        >> > > Sya'ban
        >> > > sebaiknya ngga usah Tarawih? Karena belum 1 Ramadhan? KArena ISya-ny
        >> > > ketika
        >> > > itu masih 29 Sya'ban?
        >> > >
        >> > >
        >> > > Coba deh dijelaskan....
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.