Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

RSGISForum: Re: interpolasi dengan metode IDW

Expand Messages
  • Mohamad Nur HERIAWAN
    Pak Aan, sebenarnya kalau mau melakukan cross-validasi yang benar caranya adalah sbb: 1. Tutup (mask) atau hilangkan 1 data asli, kemudian di titik tsb.
    Message 1 of 5 , Sep 1, 2007
      Pak Aan, sebenarnya kalau mau melakukan cross-validasi yang benar
      caranya adalah sbb:
      1. Tutup (mask) atau hilangkan 1 data asli, kemudian di titik tsb.
      lakukan estimasi ulang (tanpa data asli) dengan parameter yang sama
      dengan yang telah dilakukan pada saat melakukan estimasi untuk semua
      titik atau blok.
      2. Lakukan hal yang sama untuk masing2 titik2 data asli sampai semua
      titik lokasi data asli terestimasi.
      3. Nilai estimasi yang dihasilkan diplot terhadap nilai aslinya dalam
      bentuk diagram plot biasa (misalnya hubungan linear x vs. y) dan
      hitung koefisien regresinya.
      4. Bandingkan hasil plot dengan garis x=y (garis regresi dengan sudut
      45 derajat) untuk melihat kondisi "unbiased", underestimate atau
      overestimate.

      Mengenai metode "thin plate spline", saya belum pernah pakai, tapi
      kelihatannya metode ini digunakan untuk interpolasi 2D yang analog
      dengan metode "cubic spline" pada interpolasi 1D.

      Demikian semoga penjelasan ini membantu.

      Salam,

      Nur H.

      --- In rsgisforum-net@yahoogroups.com, "Abd. Rahman As-syakur"
      <aan_dpm@...> wrote:
      >
      > makasih penjelasannya Pak Heriawan
      > memang selama ini metode NN lebih baik dr pada metode yg lain yg
      saya coba
      > karena memang hasil akhir yg diperlhatkan lebih bisa mewakili. tapi
      hasil akhir itu semua semua tergantung banyak dan bentuk sebaran data
      yang kita miliki
      > selama ini saya belum pernah melakukan validasi silang terhadap
      data akhir yang di dapat. klo saya boleh tau yang di validasi silang
      itu apanya? apakah data perpixel atau data2 yang mana?
      > trus kembali lagi ke program yang di tawarkan oleh bu endang.
      disitu diblang "software yang dibuat oleh ANU Canberra yaitu ANUSPLIN
      (M.F. Hutchinson) yang berbasis pada thin plate spline". apakah
      metodenya sama dengan metode interpolasi spline biasa seperti yang
      ada di program ArcView atau ArcGIS, kalo memang beda yang bikin beda
      apanya?
      > menurut saya apapun metode interpolasi yang dipakai, kalau
      seandainya sebaran data yang kita punya banyak dan sebarannya
      menyebar. maka faktor2 penentu (misalnya untuk curah hujan adalah
      lereng) itu bisa di abaikan karena data curah hujan tersebut telah
      mewakili posisi lereng. untuk sebaran polutan udara juga saya lebih
      cenderung memakai mtode NN setelah di hitung berdasarkan metode gauss.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.