Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Perubahan Skala Pada Foto udara

Expand Messages
  • Tri "Savesea" Muji
    Sebelumnya Terima Kasih atas penjelasan yang panjang lebar tentang skala pada Image. Saya mau menanyakan hal yang sama, tetapi sedikit berbeda. Saya mempunyai
    Message 1 of 23 , Mar 1, 2004
    View Source
    • 0 Attachment
      Sebelumnya Terima Kasih atas penjelasan yang panjang lebar tentang skala
      pada Image.
      Saya mau menanyakan hal yang sama, tetapi sedikit berbeda. Saya mempunyai
      photo udara skala 1:10000. dimana saya ingin ubah menjadi skala 1:1000,
      apakah hal ini tidak menjadi salah dalam hal posisi geografis, karena saya
      ingin photo udara tersebut menjadi background peta digital yang mempunyai
      skala 1:1000

      Terima Kasih Sebelumnya. Mohon pencerahan

      Salam

      Tri Muji S


      ---
      Outgoing mail is certified Virus Free.
      Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
      Version: 6.0.593 / Virus Database: 376 - Release Date: 2/20/04
    • didiet widodo
      Saya mendaptkan suatu kasus studi. Saya mendapatkan klasifikasi tutupan lahan dengan 14 kelas tutupan lahan. Namun saya mempunyai data quickbird yg luasannya
      Message 2 of 23 , Mar 1, 2004
      View Source
      • 0 Attachment
        Saya mendaptkan suatu kasus studi. Saya mendapatkan klasifikasi tutupan lahan dengan 14 kelas tutupan lahan. Namun saya mempunyai data quickbird yg luasannya hanya 5%(dr luasan landsat.) dan saya kelaskan ada 26 kelas. Namun kebutuhan saya seluas landsat tersebut. Bisakah saya menarik 26 kelas tersebut ke landsat ? Realistiskah ? Kalau bisa metoda apa ?
        Terima kasih

        Salam


        ---------------------------------
        Do you Yahoo!?
        Get better spam protection with Yahoo! Mail

        [Non-text portions of this message have been removed]
      • projo danoedoro
        Dapat, TAPI dengan catatan: 1. tanggal perekaman kedua citra tidak berbeda, atau pada musim yang sama pada selang waktu (tahun) yang pendek. Sebaiknya sama
        Message 3 of 23 , Mar 1, 2004
        View Source
        • 0 Attachment
          Dapat, TAPI dengan catatan:

          1. tanggal perekaman kedua citra tidak berbeda, atau pada musim yang sama pada selang waktu (tahun) yang pendek. Sebaiknya sama persis atau selang beberapa hari saja.
          2. kategorisasi penutup lahan pada kedua citra memungkinkan untuk diasumsikan sama. Untuk ini, jumlah klas yang sedikit lebih ideal. sebaiknya sama atau lebih sedikit dari jumlah bandnya.
          3. Kalibrasi secara radiometrik. Kalau bisa sampai ke at-surface reflectance (Watt/m/sr/um)
          3. teresgistrasi/terkoreksi geometris dengan baik sehingga merujuk pada posisi yang sama (tentu saja Qucikbird akan menyajikannya dengan lebih detil --bukan berarti lebih teliti, dan ini yang harus dikoreksi)
          4. usahakan diresample dengan ukuran piksel yang merupakan kelipatan. Misalnya quickbird menjadi 2.5 meter dan Landsat ETM menjadi 30 meter. Jadi 1 piksel landsat ETM berisi 12x12 = 144 piksel Quickbird
          5. Klasifikasikan Qucikbird terlebih dahulu ke dalam klas-klas yang sudah disiapkan, dan indekskan Landsat ETMnya.
          4. Terapkan metode unmixing, yang menyatakan bahwa setiap nilai pada Landsat merupakan kombinasi linear dari nilai dan proporsi maisng-masing tipe penutup lahan yang dijumpai pada Quickbird dalam tiap piksel Landsat
          5. Gunakan persamaan ini untuk mengekstrapolasi nilainya ke liputan Landsat ETM yang tidak dicover quickbird. Hasilnya adalah sejumlah n layer citra terklasifikasi, di mana n=jumlah klas pada quickbird. Setiap nilai menunjukkan proporsi luas setiap tipe penutup lahan dalam luasan 30 x 30 m2.

          Salam,

          Projo Danoedoro


          didiet widodo <dewananta@...> wrote:

          Saya mendaptkan suatu kasus studi. Saya mendapatkan klasifikasi tutupan lahan dengan 14 kelas tutupan lahan. Namun saya mempunyai data quickbird yg luasannya hanya 5%(dr luasan landsat.) dan saya kelaskan ada 26 kelas. Namun kebutuhan saya seluas landsat tersebut. Bisakah saya menarik 26 kelas tersebut ke landsat ? Realistiskah ? Kalau bisa metoda apa ?
          Terima kasih

          Salam


          ---------------------------------
          Do you Yahoo!?
          Get better spam protection with Yahoo! Mail

          [Non-text portions of this message have been removed]



          Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
          Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com


          Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
          Click Here

          ---------------------------------
          Yahoo! Groups Links

          To visit your group on the web, go to:
          http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

          To unsubscribe from this group, send an email to:
          rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

          Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



          ---------------------------------
          Do you Yahoo!?
          Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

          [Non-text portions of this message have been removed]
        • Tono Saksono
          sebetulnya ada dua isu yg berbeda dlm hal perbesaran skala foto, secara geometris dan secara radiometris. Secara radiometris, pertimbangannya adalah
          Message 4 of 23 , Mar 1, 2004
          View Source
          • 0 Attachment
            sebetulnya ada dua isu yg berbeda dlm hal perbesaran
            skala foto, secara geometris dan secara radiometris.
            Secara radiometris, pertimbangannya adalah
            "interpretability" image. Itulah sebabnya, sepanjang
            pixelnya "belum pecah", seperti saran Pak Prodjo, ya
            sebetulnya OK-2 saja.

            Namun secara geometris sebetulnya telah sangat baku.
            "Rule of thumb" nya adalah hanya 5x perbesaran. Jadi
            untuk foto udara skala 1:10,000. Skala perbesaran
            maksimum adalah 1:2,000 agar secara geometris masih
            reliable. Bisa saja dipaksakan diperbesar bahkan
            sampai 1:500. Namun, meskipun secara radiometris
            pixelnya "belum pecah", secara geometris dalam ilmu
            pemetaan ya maksimum hanya pada skala 1:2,000.

            Salam,
            Tono Saksono

            --- "Tri \"Savesea\" Muji"
            <trimuji@...> wrote:
            > Sebelumnya Terima Kasih atas penjelasan yang panjang
            > lebar tentang skala
            > pada Image.
            > Saya mau menanyakan hal yang sama, tetapi sedikit
            > berbeda. Saya mempunyai
            > photo udara skala 1:10000. dimana saya ingin ubah
            > menjadi skala 1:1000,
            > apakah hal ini tidak menjadi salah dalam hal posisi
            > geografis, karena saya
            > ingin photo udara tersebut menjadi background peta
            > digital yang mempunyai
            > skala 1:1000
            >
            > Terima Kasih Sebelumnya. Mohon pencerahan
            >
            > Salam
            >
            > Tri Muji S
            >
            >
            > ---
            > Outgoing mail is certified Virus Free.
            > Checked by AVG anti-virus system
            > (http://www.grisoft.com).
            > Version: 6.0.593 / Virus Database: 376 - Release
            > Date: 2/20/04
            >
            >


            __________________________________
            Do you Yahoo!?
            Get better spam protection with Yahoo! Mail.
            http://antispam.yahoo.com/tools
          • projo danoedoro
            Benar sekali Pak Ketut, setelah Pak Didiet kontak saya lewat japri kemaren, memang saya telah menjawab/kemukakan bahwa berdasarkan ketersediaan datanya,
            Message 5 of 23 , Mar 2, 2004
            View Source
            • 0 Attachment
              Benar sekali Pak Ketut, setelah Pak Didiet kontak saya lewat "japri" kemaren, memang saya telah menjawab/kemukakan bahwa berdasarkan ketersediaan datanya, TIDAK MUNGKIN untuk penggunaan metode linear unmixing atau linear mixture model yang saya tawarkan. Jadi gunakan saja cara pragmatis: Quickbird dipakai bersama Landsat dalam survei multitingkat. Interpretasi digital Landsat bisa diterapkan secara independen, dengan hanya memanfaatkan data Quickbird+lapangan sebagai ground truth dan untuk memperkuat proses supervised classificationnya.

              Memang masih ada peluang lain, yang belum saya sampaikan pada Pak Didiet. Yaitu bahwa justru pendekatan fuzzy classification bisa diterapkan setelah melihat proporsi variasi land cover Quickbird dalam setiap piksel Landsat untuk wilayah yang berimpit. Dari informasi ini bisa diberikan "membership grade" yang berbeda untuk setiap (calon) label pada piksel-piksel sampel Landsat. Berapa persen kecenderungan ke land-cover A, B, C dan seterusnya. Kalau toh software-nya tidak memberi peluang ke fuzzy classification, gunakan "prior probability" untuk klas-klas tertentu berdasarkan temuan pada Quickbird, seperti yang tersedia di Idrisi, ILWIS, Erdas dan Envi.

              Tentang variasi medan dan bentanglahan (landscape), seperti komentar Pak Ketut, ini bisa berpengaruh pada pola land-use yang ada. Gunakan knowledge-based technique untuk post-classification processing dalam re-labelling cover menjadi land-use. Kebetulan artikel saya di The Indonesian Journal of Geography (rencananya terbit Maret ini) membahas masalah itu.

              Anyway, thanks Pak Ketut atas komentarnya.

              Salam,

              Projo

              Ketut Wikantika <ketut@...> wrote:
              Dear All,

              Apa yang dikemukakan pak Prodjo secara teknis dapat diterapkan jika
              asumsi-asumsi yang dikemukakan terpenuhi semuanya.
              Tetapi saya tidak yakin akan mendapatkan hasil yang maksimal. Oleh sebab itu
              saya ingin mengklarifikasi terlebih dahulu pertanyaan rekan Didiet karena
              beberapa hal saya anggap belum jelas seperti :
              -Bagaimana karakteristik area studi yang diklasifikasikan ? (datar,
              bergunung, perkotaan, perdesaan dllnya ?)
              -Terdiri dari apa saja 14 kelas tutupan lahan tersebut ?
              -Apakah 14 kelas ini merupakan hasil klasifikasi dari Landsat (TM or ETM) ?
              -Jika ya, Kenapa tidak melakukan validasi hasil klasifikasi terhadap 14
              tutupan lahan (dari Landsat?), dengan citra Quickbird ?

              Klarifikasi ini belum menyentuh keinginan rekan Didiet utk mengadop 26 kelas
              dari Quicbird.

              salam,
              ketut



              ----- Original Message -----
              From: "projo danoedoro" <pakprojo@...>
              To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
              Sent: Tuesday, March 02, 2004 9:47 AM
              Subject: Re: RSGISForum: Quickbird-Landsat


              > Dapat, TAPI dengan catatan:
              >
              > 1. tanggal perekaman kedua citra tidak berbeda, atau pada musim yang sama
              pada selang waktu (tahun) yang pendek. Sebaiknya sama persis atau selang
              beberapa hari saja.
              > 2. kategorisasi penutup lahan pada kedua citra memungkinkan untuk
              diasumsikan sama. Untuk ini, jumlah klas yang sedikit lebih ideal.
              sebaiknya sama atau lebih sedikit dari jumlah bandnya.
              > 3. Kalibrasi secara radiometrik. Kalau bisa sampai ke at-surface
              reflectance (Watt/m/sr/um)
              > 3. teresgistrasi/terkoreksi geometris dengan baik sehingga merujuk pada
              posisi yang sama (tentu saja Qucikbird akan menyajikannya dengan lebih
              detil --bukan berarti lebih teliti, dan ini yang harus dikoreksi)
              > 4. usahakan diresample dengan ukuran piksel yang merupakan kelipatan.
              Misalnya quickbird menjadi 2.5 meter dan Landsat ETM menjadi 30 meter. Jadi
              1 piksel landsat ETM berisi 12x12 = 144 piksel Quickbird
              > 5. Klasifikasikan Qucikbird terlebih dahulu ke dalam klas-klas yang sudah
              disiapkan, dan indekskan Landsat ETMnya.
              > 4. Terapkan metode unmixing, yang menyatakan bahwa setiap nilai pada
              Landsat merupakan kombinasi linear dari nilai dan proporsi maisng-masing
              tipe penutup lahan yang dijumpai pada Quickbird dalam tiap piksel Landsat
              > 5. Gunakan persamaan ini untuk mengekstrapolasi nilainya ke liputan
              Landsat ETM yang tidak dicover quickbird. Hasilnya adalah sejumlah n layer
              citra terklasifikasi, di mana n=jumlah klas pada quickbird. Setiap nilai
              menunjukkan proporsi luas setiap tipe penutup lahan dalam luasan 30 x 30 m2.
              >
              > Salam,
              >
              > Projo Danoedoro
              >
              >
              > didiet widodo <dewananta@...> wrote:
              >
              > Saya mendaptkan suatu kasus studi. Saya mendapatkan klasifikasi tutupan
              lahan dengan 14 kelas tutupan lahan. Namun saya mempunyai data quickbird yg
              luasannya hanya 5%(dr luasan landsat.) dan saya kelaskan ada 26 kelas. Namun
              kebutuhan saya seluas landsat tersebut. Bisakah saya menarik 26 kelas
              tersebut ke landsat ? Realistiskah ? Kalau bisa metoda apa ?
              > Terima kasih
              >
              > Salam
              >
              >





              Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
              Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com


              Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
              Click Here

              ---------------------------------
              Yahoo! Groups Links

              To visit your group on the web, go to:
              http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

              To unsubscribe from this group, send an email to:
              rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

              Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



              ---------------------------------
              Do you Yahoo!?
              Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

              [Non-text portions of this message have been removed]
            • Ketut Wikantika
              Dear All, Apa yang dikemukakan pak Prodjo secara teknis dapat diterapkan jika asumsi-asumsi yang dikemukakan terpenuhi semuanya. Tetapi saya tidak yakin akan
              Message 6 of 23 , Mar 2, 2004
              View Source
              • 0 Attachment
                Dear All,

                Apa yang dikemukakan pak Prodjo secara teknis dapat diterapkan jika
                asumsi-asumsi yang dikemukakan terpenuhi semuanya.
                Tetapi saya tidak yakin akan mendapatkan hasil yang maksimal. Oleh sebab itu
                saya ingin mengklarifikasi terlebih dahulu pertanyaan rekan Didiet karena
                beberapa hal saya anggap belum jelas seperti :
                -Bagaimana karakteristik area studi yang diklasifikasikan ? (datar,
                bergunung, perkotaan, perdesaan dllnya ?)
                -Terdiri dari apa saja 14 kelas tutupan lahan tersebut ?
                -Apakah 14 kelas ini merupakan hasil klasifikasi dari Landsat (TM or ETM) ?
                -Jika ya, Kenapa tidak melakukan validasi hasil klasifikasi terhadap 14
                tutupan lahan (dari Landsat?), dengan citra Quickbird ?

                Klarifikasi ini belum menyentuh keinginan rekan Didiet utk mengadop 26 kelas
                dari Quicbird.

                salam,
                ketut



                ----- Original Message -----
                From: "projo danoedoro" <pakprojo@...>
                To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
                Sent: Tuesday, March 02, 2004 9:47 AM
                Subject: Re: RSGISForum: Quickbird-Landsat


                > Dapat, TAPI dengan catatan:
                >
                > 1. tanggal perekaman kedua citra tidak berbeda, atau pada musim yang sama
                pada selang waktu (tahun) yang pendek. Sebaiknya sama persis atau selang
                beberapa hari saja.
                > 2. kategorisasi penutup lahan pada kedua citra memungkinkan untuk
                diasumsikan sama. Untuk ini, jumlah klas yang sedikit lebih ideal.
                sebaiknya sama atau lebih sedikit dari jumlah bandnya.
                > 3. Kalibrasi secara radiometrik. Kalau bisa sampai ke at-surface
                reflectance (Watt/m/sr/um)
                > 3. teresgistrasi/terkoreksi geometris dengan baik sehingga merujuk pada
                posisi yang sama (tentu saja Qucikbird akan menyajikannya dengan lebih
                detil --bukan berarti lebih teliti, dan ini yang harus dikoreksi)
                > 4. usahakan diresample dengan ukuran piksel yang merupakan kelipatan.
                Misalnya quickbird menjadi 2.5 meter dan Landsat ETM menjadi 30 meter. Jadi
                1 piksel landsat ETM berisi 12x12 = 144 piksel Quickbird
                > 5. Klasifikasikan Qucikbird terlebih dahulu ke dalam klas-klas yang sudah
                disiapkan, dan indekskan Landsat ETMnya.
                > 4. Terapkan metode unmixing, yang menyatakan bahwa setiap nilai pada
                Landsat merupakan kombinasi linear dari nilai dan proporsi maisng-masing
                tipe penutup lahan yang dijumpai pada Quickbird dalam tiap piksel Landsat
                > 5. Gunakan persamaan ini untuk mengekstrapolasi nilainya ke liputan
                Landsat ETM yang tidak dicover quickbird. Hasilnya adalah sejumlah n layer
                citra terklasifikasi, di mana n=jumlah klas pada quickbird. Setiap nilai
                menunjukkan proporsi luas setiap tipe penutup lahan dalam luasan 30 x 30 m2.
                >
                > Salam,
                >
                > Projo Danoedoro
                >
                >
                > didiet widodo <dewananta@...> wrote:
                >
                > Saya mendaptkan suatu kasus studi. Saya mendapatkan klasifikasi tutupan
                lahan dengan 14 kelas tutupan lahan. Namun saya mempunyai data quickbird yg
                luasannya hanya 5%(dr luasan landsat.) dan saya kelaskan ada 26 kelas. Namun
                kebutuhan saya seluas landsat tersebut. Bisakah saya menarik 26 kelas
                tersebut ke landsat ? Realistiskah ? Kalau bisa metoda apa ?
                > Terima kasih
                >
                > Salam
                >
                >
              • Tri Muji Susantoro
                Terima Kasih atas informasinya sehingga saya dapat mengambil pelajaran dari sini salaam tri muji ... From: Tono Saksono To:
                Message 7 of 23 , Mar 2, 2004
                View Source
                • 0 Attachment
                  Terima Kasih atas informasinya
                  sehingga saya dapat mengambil pelajaran dari sini

                  salaam

                  tri muji

                  ----- Original Message -----
                  From: "Tono Saksono" <tsaksono@...>
                  To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
                  Sent: Tuesday, March 02, 2004 10:03 AM
                  Subject: Re: RSGISForum: Perubahan Skala Pada Foto udara


                  > sebetulnya ada dua isu yg berbeda dlm hal perbesaran
                  > skala foto, secara geometris dan secara radiometris.
                  > Secara radiometris, pertimbangannya adalah
                  > "interpretability" image. Itulah sebabnya, sepanjang
                  > pixelnya "belum pecah", seperti saran Pak Prodjo, ya
                  > sebetulnya OK-2 saja.
                  >
                  > Namun secara geometris sebetulnya telah sangat baku.
                  > "Rule of thumb" nya adalah hanya 5x perbesaran. Jadi
                  > untuk foto udara skala 1:10,000. Skala perbesaran
                  > maksimum adalah 1:2,000 agar secara geometris masih
                  > reliable. Bisa saja dipaksakan diperbesar bahkan
                  > sampai 1:500. Namun, meskipun secara radiometris
                  > pixelnya "belum pecah", secara geometris dalam ilmu
                  > pemetaan ya maksimum hanya pada skala 1:2,000.
                  >
                  > Salam,
                  > Tono Saksono
                  >
                  > --- "Tri \"Savesea\" Muji"
                  > <trimuji@...> wrote:
                  > > Sebelumnya Terima Kasih atas penjelasan yang panjang
                  > > lebar tentang skala
                  > > pada Image.
                  > > Saya mau menanyakan hal yang sama, tetapi sedikit
                  > > berbeda. Saya mempunyai
                  > > photo udara skala 1:10000. dimana saya ingin ubah
                  > > menjadi skala 1:1000,
                  > > apakah hal ini tidak menjadi salah dalam hal posisi
                  > > geografis, karena saya
                  > > ingin photo udara tersebut menjadi background peta
                  > > digital yang mempunyai
                  > > skala 1:1000
                  > >
                  > > Terima Kasih Sebelumnya. Mohon pencerahan
                  > >
                  > > Salam
                  > >
                  > > Tri Muji S
                  > >
                  > >
                  > > ---
                  > > Outgoing mail is certified Virus Free.
                  > > Checked by AVG anti-virus system
                  > > (http://www.grisoft.com).
                  > > Version: 6.0.593 / Virus Database: 376 - Release
                  > > Date: 2/20/04
                  > >
                  > >
                  >
                  >
                  > __________________________________
                  > Do you Yahoo!?
                  > Get better spam protection with Yahoo! Mail.
                  > http://antispam.yahoo.com/tools
                  >
                  >
                  > Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                  > Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                  > Yahoo! Groups Links
                  >
                  >
                  >
                  >


                  ---
                  Outgoing mail is certified Virus Free.
                  Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
                  Version: 6.0.605 / Virus Database: 385 - Release Date: 3/1/04
                • didiet widodo
                  1. Mohon maaf mau tanya mengenai file ecw di ArcView, saya mau baca di MapInfo bagaimana ? 2. Di Arcview, editing dengan menarik vertek yang menghubungkan 2
                  Message 8 of 23 , Mar 3, 2004
                  View Source
                  • 0 Attachment
                    1. Mohon maaf mau tanya mengenai file ecw di ArcView, saya mau baca di MapInfo bagaimana ?
                    2. Di Arcview, editing dengan menarik vertek yang menghubungkan 2 region, mengapa seolah numpuk 2 garis ? bisakah sekali tarik 2 garis yang numpuk tersebut terbawa,..krn mengganggu sekali/bikin lama..
                    3. Bagaimana cara erase pada Arcview, untuk mengerase 5 region sekaligus ?
                    ...Terima kasih

                    ---------------------------------
                    Yahoo! Groups Links


                    To visit your group on the web, go to:
                    http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                    To unsubscribe from this group, send an email to:
                    rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                    ---------------------------------
                    Do you Yahoo!?
                    Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                    [Non-text portions of this message have been removed]
                  • gahton nugroho
                    apakah ada website yang dapat mendownload citra aster dalam bentuk jpeg? kalo ada apa nama webnya? terima kasih ... Do you Yahoo!? Yahoo! Search - Find what
                    Message 9 of 23 , Mar 11, 2004
                    View Source
                    • 0 Attachment
                      apakah ada website yang dapat mendownload citra aster dalam bentuk jpeg? kalo ada apa nama webnya? terima kasih


                      ---------------------------------
                      Do you Yahoo!?
                      Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                      [Non-text portions of this message have been removed]
                    • gahton nugroho
                      kalo di mapinfo file ecw harus menambah tool/ extension lagi. caranya dengan menginstal dari ermapper instaling package ato dr map info 7.0 installing package
                      Message 10 of 23 , Mar 11, 2004
                      View Source
                      • 0 Attachment
                        kalo di mapinfo file ecw harus menambah tool/ extension lagi. caranya dengan menginstal dari ermapper instaling package ato dr map info 7.0 installing package

                        didiet widodo <dewananta@...> wrote:
                        1. Mohon maaf mau tanya mengenai file ecw di ArcView, saya mau baca di MapInfo bagaimana ?
                        2. Di Arcview, editing dengan menarik vertek yang menghubungkan 2 region, mengapa seolah numpuk 2 garis ? bisakah sekali tarik 2 garis yang numpuk tersebut terbawa,..krn mengganggu sekali/bikin lama..
                        3. Bagaimana cara erase pada Arcview, untuk mengerase 5 region sekaligus ?
                        ...Terima kasih

                        ---------------------------------
                        Yahoo! Groups Links


                        To visit your group on the web, go to:
                        http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                        To unsubscribe from this group, send an email to:
                        rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                        Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                        ---------------------------------
                        Do you Yahoo!?
                        Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                        [Non-text portions of this message have been removed]




                        Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                        Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                        Yahoo! Groups Links







                        ---------------------------------
                        Do you Yahoo!?
                        Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                        [Non-text portions of this message have been removed]
                      • Joker Lucky
                        Mas Didiet, Bisa di download di www.mapimagery.com, software ini adalah extension dari mapinfo dan bisa baca seluruh format image(ecw,ers,tiff, ESRI BIL dsb)
                        Message 11 of 23 , Mar 16, 2004
                        View Source
                        • 0 Attachment
                          Mas Didiet,

                          Bisa di download di www.mapimagery.com, software ini adalah extension dari
                          mapinfo dan bisa baca seluruh format image(ecw,ers,tiff, ESRI BIL dsb) dan
                          mampu untuk analisis kalau beli resmi.

                          Selamat mencoba.

                          Joker


                          ----- Original Message -----
                          From: "gahton nugroho" <gaton_ns@...>
                          To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
                          Sent: Thursday, March 11, 2004 5:05 PM
                          Subject: Re: RSGISForum: File .ecw dibaca di MapInfo


                          kalo di mapinfo file ecw harus menambah tool/ extension lagi. caranya dengan
                          menginstal dari ermapper instaling package ato dr map info 7.0 installing
                          package

                          didiet widodo <dewananta@...> wrote:
                          1. Mohon maaf mau tanya mengenai file ecw di ArcView, saya mau baca di
                          MapInfo bagaimana ?
                          2. Di Arcview, editing dengan menarik vertek yang menghubungkan 2 region,
                          mengapa seolah numpuk 2 garis ? bisakah sekali tarik 2 garis yang numpuk
                          tersebut terbawa,..krn mengganggu sekali/bikin lama..
                          3. Bagaimana cara erase pada Arcview, untuk mengerase 5 region sekaligus ?
                          ...Terima kasih

                          ---------------------------------
                          Yahoo! Groups Links


                          To visit your group on the web, go to:
                          http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                          To unsubscribe from this group, send an email to:
                          rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                          Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                          ---------------------------------
                          Do you Yahoo!?
                          Yahoo! Search - Find what you’re looking for faster.

                          [Non-text portions of this message have been removed]




                          Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                          Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                          Yahoo! Groups Links







                          ---------------------------------
                          Do you Yahoo!?
                          Yahoo! Search - Find what you’re looking for faster.

                          [Non-text portions of this message have been removed]





                          Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                          Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                          Yahoo! Groups Links
                        • didiet widodo
                          Terima kasih banyak untuk jawaban dan pencerahannya,.. Sekali lagi terima kasih. Joker Lucky wrote: Mas Didiet, Bisa di download di
                          Message 12 of 23 , Mar 16, 2004
                          View Source
                          • 0 Attachment
                            Terima kasih banyak untuk jawaban dan pencerahannya,..
                            Sekali lagi terima kasih.

                            Joker Lucky <jokerlucky@...> wrote:
                            Mas Didiet,

                            Bisa di download di www.mapimagery.com, software ini adalah extension dari
                            mapinfo dan bisa baca seluruh format image(ecw,ers,tiff, ESRI BIL dsb) dan
                            mampu untuk analisis kalau beli resmi.

                            Selamat mencoba.

                            Joker


                            ----- Original Message -----
                            From: "gahton nugroho"
                            To:
                            Sent: Thursday, March 11, 2004 5:05 PM
                            Subject: Re: RSGISForum: File .ecw dibaca di MapInfo


                            kalo di mapinfo file ecw harus menambah tool/ extension lagi. caranya dengan
                            menginstal dari ermapper instaling package ato dr map info 7.0 installing
                            package

                            didiet widodo wrote:
                            1. Mohon maaf mau tanya mengenai file ecw di ArcView, saya mau baca di
                            MapInfo bagaimana ?
                            2. Di Arcview, editing dengan menarik vertek yang menghubungkan 2 region,
                            mengapa seolah numpuk 2 garis ? bisakah sekali tarik 2 garis yang numpuk
                            tersebut terbawa,..krn mengganggu sekali/bikin lama..
                            3. Bagaimana cara erase pada Arcview, untuk mengerase 5 region sekaligus ?
                            ...Terima kasih

                            ---------------------------------
                            Yahoo! Groups Links


                            To visit your group on the web, go to:
                            http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                            To unsubscribe from this group, send an email to:
                            rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                            Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                            ---------------------------------
                            Do you Yahoo!?
                            Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                            [Non-text portions of this message have been removed]




                            Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                            Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                            Yahoo! Groups Links







                            ---------------------------------
                            Do you Yahoo!?
                            Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster.

                            [Non-text portions of this message have been removed]





                            Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                            Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                            Yahoo! Groups Links








                            Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                            Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com
                            Yahoo! Groups Links





                            Do you Yahoo!?
                            Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                            [Non-text portions of this message have been removed]
                          • didiet widodo
                            Dear all, Mohon maaf, saya kembali bertanya, khususnya yang mendalami Remote Sensing, Saya masih dibingungkan dengan : 1. Apa yang dimaksud klasifikasi dari
                            Message 13 of 23 , Mar 16, 2004
                            View Source
                            • 0 Attachment
                              Dear all,

                              Mohon maaf, saya kembali bertanya, khususnya yang mendalami Remote Sensing, Saya masih dibingungkan dengan :

                              1. Apa yang dimaksud klasifikasi dari data citra ?

                              2. Apakah yang dimaksud klasifikasi pada no 1 adalah secara SPECTRAL saja ?

                              3. Untuk membuat training sample sebelum pengkelasan ( misalnya di Landsat ), apakah setuju untuk memberi nama klas pada saat training sample sebenarnya kita menamakan berdasarkan setting ( assosiasi ) keberadaan di lapangan...misalnya nypah..kenampakan di citra begini..dan di dekat-dekat sungai,..dll.

                              4. Kalau dalam klasifikasi bisakah kita menggunakan system level, level satu khusus dari mesin ( spectral saja ) atau ada campur tangan data lapangan, kemudian level dua ( ditambah data sekunder pendukung ), dan level berikutnya assoisasi,.dll.

                              5.Bisakah kita mendapatkan klasifikasi dengan cara :

                              a. Secara spectral

                              b. Secara interpretasi manual ( ada campur tangan lapangan dan data sekunder )

                              c. Kemudian dioverlay, dan apabila ada perbedaan di suatu kelas , dilakukan proses hirarki,..mana yang lebih realistis/logika.

                              Demikian pertanyaan dari saya,..mohon pencerahan dari rekan2.

                              Terima kasih sebelumnya.



                              Salam




                              Do you Yahoo!?
                              Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                              [Non-text portions of this message have been removed]
                            • Alits Sastrawan
                              Dear All, Saya ingin menanyakan kepada rekan - rekan, Apa fungsi dari software spatialware produknya Mapinfo? serta bagaimana cara menampilkan petanya? Terima
                              Message 14 of 23 , Mar 16, 2004
                              View Source
                              • 0 Attachment
                                Dear All,

                                Saya ingin menanyakan kepada rekan - rekan, Apa fungsi
                                dari software spatialware produknya Mapinfo? serta
                                bagaimana cara menampilkan petanya?

                                Terima kasih atas perhatiannya.

                                Alit

                                __________________________________
                                Do you Yahoo!?
                                Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam
                                http://mail.yahoo.com
                              • projo danoedoro
                                Pak Didiet, 1. Klasifikasi citra merupakan aktivitas pengelompokan fenomena pada citra menjadi satuan-satuan pemetaan (mapping units), yang dapat dilakukan
                                Message 15 of 23 , Mar 16, 2004
                                View Source
                                • 0 Attachment
                                  Pak Didiet,

                                  1. Klasifikasi citra merupakan aktivitas pengelompokan fenomena pada citra menjadi satuan-satuan pemetaan (mapping units), yang dapat dilakukan secara visual (manual) maupun digital. Transisi dari keduanya adalah on-screen/heads-up digitisation, yang merupakan interpretasi visual pada layar monitor, dan secara langsung menghasilkan peta digital vektor.

                                  2. Interpretasi visual mengelompokkan fenomena tidak hanya melalui pertimbangan spektral, melainkan 8 unsur sekaligus: rona/warna, tekstur, bentuk, ukuran, bayangan, pola, situs dan asosiasi. Lihat Sutanto, 1986; atau Lillesand dan Kiefer, 2004. Interpretasi digital secara umum hanya menggunakan pertimbangan spektral (nilai piksel), biasanya pada beberapa band sekaligus

                                  3. Kalau interpretasi dilakukan secara visual, kita pada dasarnya bisa menyiapkan skema (sistem) klasifikasi/kategorisasi apapun, asal disertai data lapangan. Bisa penutup lahan (land-cover), penggunaan lahan (land-use), bentuklahan (landform), tanah (soils), batuan (litologi), lereng (slope), dsb. Penutup lahan merupakan elemen paling dasar dan mudah dilakukan, sedangkan tanah merupakan salah satu elemen yang paling sulit dan memerlukan pendekatan yang sangat kompleks. Interpretasi digital --karena hanya menggunakan informasi spektral sehingga mirip penggunaan unsur rona/warna tapi dalam ketelitian dan konsistensi sangat tinggi-- tidak mempunyai pertimbangan konteks keruangan dan ekologis. Oleh karena itu pada umumnya hanya sampai pada penutup lahan. Begitu juga penamaannya seharusnya generik. Kalau tidak, label "sungai" yang harusnya diberi nama "air" akan melekat namanya pada "laut" dan "tambak", karena bentuk dasar ketiganya juga air. Untuk sampai ke penggunaan lahan dll
                                  memerlukan pendekatan yang lebih rumit melibatkan multisource approach. Untuk litologi, kandungan mineral dan karakteristik tanah, bahkan kualitas air, pendekatan spektral dengan analisis citra hiperspektral bisa memberikan hasil yang bagus ASAL OBYEKNYA TIDAK TERTUTUP OBYEK LAIN.

                                  4. semakin dalam tingkat klasifikasinya, semakin memerlukan data pendukung, baik lapangan maupun data sekunder. untuk ini perlu integrasi inderaja dan GIS raster dalam proses ekstraksi informasinya. Puluhan model dapat Anda lihat pada hasil penelitian dosen, mahasiswa S1 dan S2 penginderaan jauh di Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM/PUSPICS. Setiap penelitian memuat tingkat akurasi dari hasil dan metode yang digunakan/dikembangkan.

                                  5. Ada beberapa artikel di Indonesian Journal of Geography yang berkaitan dengan hal itu, selain jurnal asing seperti RS of Environment, Int Journal of RS, ITC Journal etc. Silakan disimak. Knowledge-based classification menggabungkan interpretasi visual dan manual, dan banyak dilakukan di Jurusan KPJ juga. Silakan datang dna mengcopy artikel/laporannya.

                                  Salam,

                                  Projo



                                  Dear all,

                                  Mohon maaf, saya kembali bertanya, khususnya yang mendalami Remote Sensing, Saya masih dibingungkan dengan :

                                  1. Apa yang dimaksud klasifikasi dari data citra ?

                                  2. Apakah yang dimaksud klasifikasi pada no 1 adalah secara SPECTRAL saja ?

                                  3. Untuk membuat training sample sebelum pengkelasan ( misalnya di Landsat ), apakah setuju untuk memberi nama klas pada saat training sample sebenarnya kita menamakan berdasarkan setting ( assosiasi ) keberadaan di lapangan...misalnya nypah..kenampakan di citra begini..dan di dekat-dekat sungai,..dll.

                                  4. Kalau dalam klasifikasi bisakah kita menggunakan system level, level satu khusus dari mesin ( spectral saja ) atau ada campur tangan data lapangan, kemudian level dua ( ditambah data sekunder pendukung ), dan level berikutnya assoisasi,.dll.

                                  5.Bisakah kita mendapatkan klasifikasi dengan cara :

                                  a. Secara spectral

                                  b. Secara interpretasi manual ( ada campur tangan lapangan dan data sekunder )

                                  c. Kemudian dioverlay, dan apabila ada perbedaan di suatu kelas , dilakukan proses hirarki,..mana yang lebih realistis/logika.

                                  Demikian pertanyaan dari saya,..mohon pencerahan dari rekan2.

                                  Terima kasih sebelumnya.



                                  Salam

                                  Do you Yahoo!?
                                  Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                                  [Non-text portions of this message have been removed]
                                • didiet widodo
                                  Pak Projo, terima kasih atas pencerahannya. Saya akan coba pegang point-point dari Bapak. terima kash. projo danoedoro wrote:Pak Didiet,
                                  Message 16 of 23 , Mar 17, 2004
                                  View Source
                                  • 0 Attachment
                                    Pak Projo, terima kasih atas pencerahannya. Saya akan coba pegang point-point dari Bapak. terima kash.

                                    projo danoedoro <pakprojo@...> wrote:Pak Didiet,

                                    1. Klasifikasi citra merupakan aktivitas pengelompokan fenomena pada citra menjadi satuan-satuan pemetaan (mapping units), yang dapat dilakukan secara visual (manual) maupun digital. Transisi dari keduanya adalah on-screen/heads-up digitisation, yang merupakan interpretasi visual pada layar monitor, dan secara langsung menghasilkan peta digital vektor.

                                    2. Interpretasi visual mengelompokkan fenomena tidak hanya melalui pertimbangan spektral, melainkan 8 unsur sekaligus: rona/warna, tekstur, bentuk, ukuran, bayangan, pola, situs dan asosiasi. Lihat Sutanto, 1986; atau Lillesand dan Kiefer, 2004. Interpretasi digital secara umum hanya menggunakan pertimbangan spektral (nilai piksel), biasanya pada beberapa band sekaligus

                                    3. Kalau interpretasi dilakukan secara visual, kita pada dasarnya bisa menyiapkan skema (sistem) klasifikasi/kategorisasi apapun, asal disertai data lapangan. Bisa penutup lahan (land-cover), penggunaan lahan (land-use), bentuklahan (landform), tanah (soils), batuan (litologi), lereng (slope), dsb. Penutup lahan merupakan elemen paling dasar dan mudah dilakukan, sedangkan tanah merupakan salah satu elemen yang paling sulit dan memerlukan pendekatan yang sangat kompleks. Interpretasi digital --karena hanya menggunakan informasi spektral sehingga mirip penggunaan unsur rona/warna tapi dalam ketelitian dan konsistensi sangat tinggi-- tidak mempunyai pertimbangan konteks keruangan dan ekologis. Oleh karena itu pada umumnya hanya sampai pada penutup lahan. Begitu juga penamaannya seharusnya generik. Kalau tidak, label "sungai" yang harusnya diberi nama "air" akan melekat namanya pada "laut" dan "tambak", karena bentuk dasar ketiganya juga air. Untuk sampai ke penggunaan lahan dll
                                    memerlukan pendekatan yang lebih rumit melibatkan multisource approach. Untuk litologi, kandungan mineral dan karakteristik tanah, bahkan kualitas air, pendekatan spektral dengan analisis citra hiperspektral bisa memberikan hasil yang bagus ASAL OBYEKNYA TIDAK TERTUTUP OBYEK LAIN.

                                    4. semakin dalam tingkat klasifikasinya, semakin memerlukan data pendukung, baik lapangan maupun data sekunder. untuk ini perlu integrasi inderaja dan GIS raster dalam proses ekstraksi informasinya. Puluhan model dapat Anda lihat pada hasil penelitian dosen, mahasiswa S1 dan S2 penginderaan jauh di Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM/PUSPICS. Setiap penelitian memuat tingkat akurasi dari hasil dan metode yang digunakan/dikembangkan.

                                    5. Ada beberapa artikel di Indonesian Journal of Geography yang berkaitan dengan hal itu, selain jurnal asing seperti RS of Environment, Int Journal of RS, ITC Journal etc. Silakan disimak. Knowledge-based classification menggabungkan interpretasi visual dan manual, dan banyak dilakukan di Jurusan KPJ juga. Silakan datang dna mengcopy artikel/laporannya.

                                    Salam,

                                    Projo



                                    Dear all,

                                    Mohon maaf, saya kembali bertanya, khususnya yang mendalami Remote Sensing, Saya masih dibingungkan dengan :

                                    1. Apa yang dimaksud klasifikasi dari data citra ?

                                    2. Apakah yang dimaksud klasifikasi pada no 1 adalah secara SPECTRAL saja ?

                                    3. Untuk membuat training sample sebelum pengkelasan ( misalnya di Landsat ), apakah setuju untuk memberi nama klas pada saat training sample sebenarnya kita menamakan berdasarkan setting ( assosiasi ) keberadaan di lapangan...misalnya nypah..kenampakan di citra begini..dan di dekat-dekat sungai,..dll.

                                    4. Kalau dalam klasifikasi bisakah kita menggunakan system level, level satu khusus dari mesin ( spectral saja ) atau ada campur tangan data lapangan, kemudian level dua ( ditambah data sekunder pendukung ), dan level berikutnya assoisasi,.dll.

                                    5.Bisakah kita mendapatkan klasifikasi dengan cara :

                                    a. Secara spectral

                                    b. Secara interpretasi manual ( ada campur tangan lapangan dan data sekunder )

                                    c. Kemudian dioverlay, dan apabila ada perbedaan di suatu kelas , dilakukan proses hirarki,..mana yang lebih realistis/logika.

                                    Demikian pertanyaan dari saya,..mohon pencerahan dari rekan2.

                                    Terima kasih sebelumnya.



                                    Salam

                                    Do you Yahoo!?
                                    Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                                    [Non-text portions of this message have been removed]



                                    Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                                    Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com



                                    ---------------------------------
                                    Yahoo! Groups Links

                                    To visit your group on the web, go to:
                                    http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                                    To unsubscribe from this group, send an email to:
                                    rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                                    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                                    Do you Yahoo!?
                                    Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                                    [Non-text portions of this message have been removed]
                                  • Josaphat Tetuko Sri Sumantyo
                                    Sdr. Didiet Widodo Selamat siang. Sekedar menambah masukan dari Pak Projo mengenai klasifikasi lahan yang tertutup oleh obyek tertentu, mis. pemetaan jenis
                                    Message 17 of 23 , Mar 18, 2004
                                    View Source
                                    • 0 Attachment
                                      Sdr. Didiet Widodo

                                      Selamat siang.

                                      Sekedar menambah masukan dari Pak Projo mengenai klasifikasi lahan yang
                                      tertutup oleh obyek tertentu, mis. pemetaan jenis tanah di kawasan hutan.
                                      Pemetaan demikian tidak dapat menggunakan citra optik secara langsung, jadi
                                      kita perlu menggunakan alternatif lain, yaitu citra synthetic aperture radar
                                      (SAR). SAR sendiri mempunyai beberapa jenis, biasanya tergantung pada band
                                      atau pita frekuensinya yang peka terhadap masing2 obyek di permukaan bumi.
                                      Khususnya pita X peka terhadap daun (tree crown), C terhadap cabang atau
                                      dahan, dan L peka terhadap batang / badan pohon dan tanah. Jadi misalnya
                                      kita ingin melakukan pemetaan jenis tanah, maka kita perlu pilih L band.

                                      Bila kita ingin mendapatkan informasi lebih detail (soil moisture, roughness
                                      dll), maka dapat merefer ke banyak hasil penelitian selama ini, atau kita
                                      kembangkan teknik sendiri. Pada dasarnya kita ingin mengetahui apa
                                      sebenarnya informasi yang ada dalam setiap 'pixel' tersebut. Bila Anda atau
                                      rekan2 rsgis ada yang tertarik mempelajari hal ini, silakan download thesis
                                      saya di http://www.pandhitopanji-f.org/jtetukoss/reports.htm (thesis A dan
                                      thesis B). Walau banyak rumus2nya, tetapi silakan pelajari alur penurunannya
                                      saja sudah cukup. Penelitian ini sudah diterapkan pula untuk estimasi soil
                                      types di kawasan gurun Jordan, Timur Tengah (perbatasan Irak) dan estimasi
                                      soil moisture di kawasan arid dan semi-arid Mongol. Paper2 mengenai ini
                                      sudah dan akan terbit di IJRS. Misalnya ada rekan2 yang tertarik, silakan
                                      hubungi saya setiap saat.

                                      Salam.
                                      Josaphat Tetuko Sri Sumantyo
                                      http://rsrc.pandhitopanji-f.org
                                      ----- Original Message -----
                                      From: "didiet widodo" <dewananta@...>
                                      To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
                                      Sent: Thursday, March 18, 2004 10:47 AM
                                      Subject: Re: RSGISForum: Klasifikasi


                                      > Pak Projo, terima kasih atas pencerahannya. Saya akan coba pegang
                                      point-point dari Bapak. terima kash.
                                      >
                                      > projo danoedoro <pakprojo@...> wrote:Pak Didiet,
                                      >
                                      > 1. Klasifikasi citra merupakan aktivitas pengelompokan fenomena pada citra
                                      menjadi satuan-satuan pemetaan (mapping units), yang dapat dilakukan secara
                                      visual (manual) maupun digital. Transisi dari keduanya adalah
                                      on-screen/heads-up digitisation, yang merupakan interpretasi visual pada
                                      layar monitor, dan secara langsung menghasilkan peta digital vektor.
                                      > memerlukan pendekatan yang lebih rumit melibatkan multisource approach.
                                      Untuk litologi, kandungan mineral dan karakteristik tanah, bahkan kualitas
                                      air, pendekatan spektral dengan analisis citra hiperspektral bisa memberikan
                                      hasil yang bagus ASAL OBYEKNYA TIDAK TERTUTUP OBYEK LAIN.
                                    • projo danoedoro
                                      Thanks Pak Josaphat atas tambahannya. Citra radar memang bisa membantu pemetaan untuk wilayah yang gangguan atmosfernya besar, meskipun apabila kondisi
                                      Message 18 of 23 , Mar 18, 2004
                                      View Source
                                      • 0 Attachment
                                        Thanks Pak Josaphat atas tambahannya.

                                        Citra radar memang bisa membantu pemetaan untuk wilayah yang gangguan atmosfernya besar, meskipun apabila kondisi atmosfer normal tetap saja citra optik akan lebih bermanfaat.

                                        Saya tambahkan juga, citra radar juga bisa dimanfaatkan untuk pemetaan komposisi struktural vegetasi, khususnya apabila yang digunakan adalah citra radar multisensor atau multipolarisasi, atau multiwavelength, atau multi yang lain. Beberapa penelitian menggunakan citra gelombang X, C dan L sekaligus (lihat penjelasan Pak Josaphat tentang spesifikasi band) dapat membedakan komposisi vegetasi yang multistrata atau yang strata tunggal, meskipun dibandingkan dengan hasil berdasarkan citra multispektral optik akurasinya tetap kalah tinggi, begitu juga kemampuan kategorisasi sampai rinci. Tapi untuk wilayah yang hampir selalu tertutup awan seperti beberapa tepat di Indonesia, citra radar masih bisa menghasilkan sesuatu sedangkan citra optik multispektral tidak bisa berbuat apa-apa.

                                        Untuk meningkatkan manfaat citra radar dan citra inderaja lain, gunakan selalu data lapangan yang valid untuk mengkorelasikan kenampakan di citra dengan di lapangan. Penggunaan independet field data untuk uji akurasi juga mutlak perlu supaya hasil uji akurasi bisa disertakan dan tidak menyesatkan pengguna hasil nantinya.

                                        Josaphat Tetuko Sri Sumantyo <tetuko@...-u.jp> wrote:
                                        Sdr. Didiet Widodo

                                        Selamat siang.

                                        Sekedar menambah masukan dari Pak Projo mengenai klasifikasi lahan yang
                                        tertutup oleh obyek tertentu, mis. pemetaan jenis tanah di kawasan hutan.
                                        Pemetaan demikian tidak dapat menggunakan citra optik secara langsung, jadi
                                        kita perlu menggunakan alternatif lain, yaitu citra synthetic aperture radar
                                        (SAR). SAR sendiri mempunyai beberapa jenis, biasanya tergantung pada band
                                        atau pita frekuensinya yang peka terhadap masing2 obyek di permukaan bumi.
                                        Khususnya pita X peka terhadap daun (tree crown), C terhadap cabang atau
                                        dahan, dan L peka terhadap batang / badan pohon dan tanah. Jadi misalnya
                                        kita ingin melakukan pemetaan jenis tanah, maka kita perlu pilih L band.

                                        Bila kita ingin mendapatkan informasi lebih detail (soil moisture, roughness
                                        dll), maka dapat merefer ke banyak hasil penelitian selama ini, atau kita
                                        kembangkan teknik sendiri. Pada dasarnya kita ingin mengetahui apa
                                        sebenarnya informasi yang ada dalam setiap 'pixel' tersebut. Bila Anda atau
                                        rekan2 rsgis ada yang tertarik mempelajari hal ini, silakan download thesis
                                        saya di http://www.pandhitopanji-f.org/jtetukoss/reports.htm (thesis A dan
                                        thesis B). Walau banyak rumus2nya, tetapi silakan pelajari alur penurunannya
                                        saja sudah cukup. Penelitian ini sudah diterapkan pula untuk estimasi soil
                                        types di kawasan gurun Jordan, Timur Tengah (perbatasan Irak) dan estimasi
                                        soil moisture di kawasan arid dan semi-arid Mongol. Paper2 mengenai ini
                                        sudah dan akan terbit di IJRS. Misalnya ada rekan2 yang tertarik, silakan
                                        hubungi saya setiap saat.

                                        Salam.
                                        Josaphat Tetuko Sri Sumantyo
                                        http://rsrc.pandhitopanji-f.org
                                        ----- Original Message -----
                                        From: "didiet widodo" <dewananta@...>
                                        To: <rsgisforum-net@yahoogroups.com>
                                        Sent: Thursday, March 18, 2004 10:47 AM
                                        Subject: Re: RSGISForum: Klasifikasi


                                        > Pak Projo, terima kasih atas pencerahannya. Saya akan coba pegang
                                        point-point dari Bapak. terima kash.
                                        >
                                        > projo danoedoro <pakprojo@...> wrote:Pak Didiet,
                                        >
                                        > 1. Klasifikasi citra merupakan aktivitas pengelompokan fenomena pada citra
                                        menjadi satuan-satuan pemetaan (mapping units), yang dapat dilakukan secara
                                        visual (manual) maupun digital. Transisi dari keduanya adalah
                                        on-screen/heads-up digitisation, yang merupakan interpretasi visual pada
                                        layar monitor, dan secara langsung menghasilkan peta digital vektor.
                                        > memerlukan pendekatan yang lebih rumit melibatkan multisource approach.
                                        Untuk litologi, kandungan mineral dan karakteristik tanah, bahkan kualitas
                                        air, pendekatan spektral dengan analisis citra hiperspektral bisa memberikan
                                        hasil yang bagus ASAL OBYEKNYA TIDAK TERTUTUP OBYEK LAIN.



                                        Ikuti polling di @ http://www.rsgisforum.net
                                        Parkir? rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com



                                        ---------------------------------
                                        Yahoo! Groups Links

                                        To visit your group on the web, go to:
                                        http://groups.yahoo.com/group/rsgisforum-net/

                                        To unsubscribe from this group, send an email to:
                                        rsgisforum-net-unsubscribe@yahoogroups.com

                                        Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


                                        Do you Yahoo!?
                                        Yahoo! Mail - More reliable, more storage, less spam

                                        [Non-text portions of this message have been removed]
                                      • projo danoedoro
                                        Pak Abdullah Syafie, Saya coba jawab satu-satu, ya. Mohon maaf kalau berkepanjangan dan mengganggu anggota forum yang sudah paham/kurang berminat. 1)
                                        Message 19 of 23 , Mar 21, 2004
                                        View Source
                                        • 0 Attachment
                                          Pak Abdullah Syafie,

                                          Saya coba jawab satu-satu, ya. Mohon maaf kalau berkepanjangan dan mengganggu anggota forum yang sudah paham/kurang berminat.

                                          1) Klasifikasi citra yang kita gunakan menggunakan apa bila kita ingin membandingkan dua buah citra yang berbeda 3 sampai 4 tahun, untuk penutupan lahan.

                                          JAWAB:

                                          Analisis perubahan (change detection) bisa dilakukan dengan basis indeks dan bisa juga basis kategori (klas). Kalau indeks, maka 2 citra atau lebih bisa diindekskan lebih dahulu, misalnya dengan NDVI. Dengan NDVI, citra multispektral ditransformasi menjadi citra NDVI dengan julat/range -1 <=NDVI <=+1, di mana NDVI<0 = air, NDVI=0 lahan terbuka, dan NDVI >0 tutupan vegetasi, yang semakin besar nilai NDVInya, semakin rapat vegetasinya. NIlai NDVI bisa dikorelasikan dengan ukuran kuantitatif tutupan, misalnya LAI atau % ground cover. Dua citra NDVI beda tanggal/musim/tahun bisa digabungkan, dan hasil selisihnya (t2-t1) menunjukkan besarnya perubahan. Nilai <0 berarti kualitas tutupan meneyusut, Nilai =0 tetap dan >0 membaik. Kalau 3 tanggal, bisa dibuat citra komposit NDVI, di mana NDVI(t1)=R band, NDVI(t2)=G band, NDVI (t3)= B band. Warna putih menunjukkan tutupan vegetasi tetap bagus di 3 tanggal, hitam tetap jelek, dan merah, hijau, biru berarti hanya bagus pada t tertentu.
                                          Warna kuning berarti vegetasi eksis di t1 dan t2, cyan berarti vegetasi eksis di t2 dan t3, magenta, berarti veg eksis di t1 dan t3. Ini bisa dikorelasikan dengan pola rotasi tanaman dan fenologi tumbuhan. Begitu seterusnya. SYARAT PENGGUNAAN METODE INI: kalibrasikan lebih dahulu nilai pikselnya supaya mewakili at-surface refelectance yang sama. Kalau 4 citra/4 tanggal? gunakan selisih (t2-t1) sebagai dif1, (t3-t2) dif2, dan (t4-t3) dif3, lalu kompositkan juga. Kita bisa membaca trend perubahan dalam satu komposit warna.

                                          Cara lain adalah menggunakan hasil klasifikasi yang dipadukan. Kalau tanggalnya banyak ya lebih repot. Tapi bagusnya, bentuk perubahan dari suatu jenis penutup ke jenis penutup lahan lain bisa disajikan. Analisis perubahan berbasis klasifikasi seperti ini tidak memerlukan koreksi/kalibrasi spektral antar tanggal, tetapi yang penting keduanya harus diklasifikasi dengan skema/sistem klasifikaisi penutup lahan yang sama (misal 9 klas). Meskipun pada saat running klasifikasi per tanggal, yang satu bisa punya jumlah klas sementara 23, yang satunya 28. Klas-klas sementera itu perlu di gabung setelah klasifikasi (post classification merging, mis. air1, air2 jadi air; semak1, semak 4, semak6 jadi semak belukar) mengikuti skema yang disiapkan.


                                          Analisis bisa dilakukan dengan dua cara sekaligus untuk hasil kualitatif dan kuantitatif.


                                          2) Bila kita menggunakan klasifikasi supervised dengan maksimum likelihood, apakah masih perlu interpretasi koreksi dengan kondisi lapangan, misalnya kita menafsirkan suatu kelas dengan tanaman acacia, tapi setelah dicek lapangan ternyata kelapa sawit. apakah semua yang sudah diklasifikasikan kita jadikan kelapa sawit semua ??


                                          JAWAB:

                                          Semua jenis klasifikasi supervised tetap memerlukan informasi lapangan. PJ tidak akan dipercaya orang kalau tidak menyajikan tingkat akurasi hasilnya. Info ini bisa "ground truth (GT)" sebelum klasifikasi, bisa juga GT setelah unsupervised, lalu balik ke lab untuk memulai supervised (hybrid).

                                          Beda interpretasi digital dg manual terletak pada otomasinya. Tapi ketika kita interpretasi manual, koreksi atas kesalahan interpretasi secara manual bisa secara langsung, di mana konteks spasial-ekologis yang kita jumpai di lapangan dapat dipakai untuk mengkoreksi mapping unit yang kita perkirakan juga salah, meskipun belum kita kunjungi untuk dicek lapangan. Untuk ini diperlukan metode stratified unaligned sampling untuk mengambil sampel uji akurasi dan memperbaikinya melalui analisis matriks.

                                          Kalau interpretasi digital sedikit lebih repot, di mana kita harus mencocokkan kembali kategorisasi yang kita buat, kenampakan lapangan, dan hasil komputasi separabilitasnya (misalnya pakai transformed divergence atau Jeffrey-Matushita). Kalau Anda menggunakan ENVI, hal ini mudah dilakukan karena sambil mengambil sampel lewat ROI, Anda bisa cek langsung kemungkinan kesalahan hasil klasifikasinya melalui proses komputasi separabilitas secara interaktif. Kalau Anda pakai ERDAS IMagine, proses sampling harus selesai lebih dahulu, baru Anda run komputasi separabilitasnya. Kalau proses ini sudah Anda jalankan dan ternyata tetap saja acacia dan sawit tetap bercampur, berarti separabilitas keduanya rendah dan harus disatukan klasnya menjadi acacia/sawit. Sekali lagi, cek terlebih dahulu statistik tiap sampel (sawit, acacia, dsb), plot-kan pada feature space, kira-kira terpisah atau tidak, hitung separabilitasnya, dan baru run klasifikasinya. Dari sini mestinya kita sudah bisa prediksi
                                          hasilnya confused atau tidak.


                                          3) untuk pada projo, bolehkah saya sering-sering email ke bapak langsung, tidak melalui forum ini.
                                          Abdullah Syafie
                                          Seluang_234@...
                                          seluang_59@...


                                          Silakan saja. Salam,

                                          Projo





                                          Do you Yahoo!?
                                          Yahoo! Finance Tax Center - File online. File on time.

                                          [Non-text portions of this message have been removed]
                                        • Bukhari
                                          Assalamualaikum wr. wb, Rekan-rekan Milis saya ingin nanya dan mohon bantuan dari teman-teman milis semua mengenai citra ASTER, 1. bagaimana cara
                                          Message 20 of 23 , Mar 17, 2006
                                          View Source
                                          • 0 Attachment
                                            Assalamualaikum wr. wb,
                                            Rekan-rekan Milis
                                            saya ingin nanya dan mohon bantuan dari teman-teman milis semua mengenai citra ASTER,
                                            1. bagaimana cara pengolahannya, apakah sama juga seperti dalam prosesing citra landsat
                                            2. cara pengabungan band atau kombinasi band apa saja sehinga akan menberi kenampakan seperti 5, 4, 2 pada citra landsat
                                            3. mohon penjelasan hal-hal lain mengenai data ASTER itu sendiri
                                            4. klo rekan2 punya tutorial pengolahan Citra ASTER mohon berbagi

                                            terimakasih

                                            Khari


                                            ---------------------------------
                                            Yahoo! Mail
                                            Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze.

                                            [Non-text portions of this message have been removed]
                                          • hartanto
                                            walaikumsalam mas Khari, saya sedikit corat-coret tentang aster, mungkin berguna: Tentang aster: http://hartanto.wordpress.com/2006/01/02/tentang-aster/ Baca
                                            Message 21 of 23 , Mar 18, 2006
                                            View Source
                                            • 0 Attachment
                                              walaikumsalam mas Khari,

                                              saya sedikit corat-coret tentang aster, mungkin berguna:

                                              Tentang aster:
                                              http://hartanto.wordpress.com/2006/01/02/tentang-aster/
                                              Baca data ASTER Level 1B:
                                              htts://hartanto.wordpress.com/2006/01/05/baca-data-aster-level-1b/
                                              Baca data ASTER Level 3A01:
                                              http://hartanto.wordpress.com/2006/01/06/baca-data-aster-level-3a01/
                                              Baca data DEM ASTER Level 3A01:
                                              http://hartanto.wordpress.com/2006/01/09/baca-data-dem-pada-aster-level-3a01/
                                              Komposisi warna alami ASTER:
                                              http://hartanto.wordpress.com/2006/02/01/komposisi-warna-alami-aster/
                                              NDXI pada data ASTER:
                                              http://hartanto.wordpress.com/2006/02/16/ndxi-pada-data-aster/

                                              kumpulan coretan diatas hanya pengalaman pribadi yg sangat terbatas,
                                              dan mungkin belum menjawab yang diinginkan.
                                              kalau ada salah mohon koreksi.
                                              di situs mas Tetuko lebih komplit lagi.

                                              : )
                                              --
                                              salam
                                              hartanto
                                              >> 360.yahoo.com/enschedesan - hartanto.wordpress.com
                                              >> http://blog-indonesia.com/blog.php?blogger=27


                                              On 3/18/06, Bukhari <khari_31@...> wrote:
                                              >
                                              > Assalamualaikum wr. wb,
                                              > Rekan-rekan Milis
                                              > saya ingin nanya dan mohon bantuan dari teman-teman milis semua mengenai citra ASTER,
                                              > 1. bagaimana cara pengolahannya, apakah sama juga seperti dalam prosesing citra landsat
                                              > 2. cara pengabungan band atau kombinasi band apa saja sehinga akan menberi kenampakan seperti 5, 4, 2 pada citra landsat
                                              > 3. mohon penjelasan hal-hal lain mengenai data ASTER itu sendiri
                                              > 4. klo rekan2 punya tutorial pengolahan Citra ASTER mohon berbagi
                                              >
                                              > terimakasih
                                              >
                                              > Khari
                                            • Me
                                              Dear All, Saat ini saya sedang akan melakukan penelitian tesis dengan mengunakan citra ASTER yang difokuskan untuk perencanaan di wilayah pesisir, saya ingin
                                              Message 22 of 23 , May 9, 2007
                                              View Source
                                              • 0 Attachment
                                                Dear All,
                                                Saat ini saya sedang akan melakukan penelitian tesis dengan
                                                mengunakan citra ASTER yang difokuskan untuk perencanaan di wilayah
                                                pesisir, saya ingin mengetahui apa kelebihan dan kekurangan cira
                                                ASTER dibandingkan dengan Citra-citra yang multi spektral lain
                                                seperti MODIS, etc

                                                Terima kasih atas perhatiannya
                                              • Miharnanto .
                                                Salam semua, Saya membutuhkan data ASTER wilayah Sumatera Selatan (batas area terlampir). Mohon informasi vendor, info dan waktu pemesanan. -- Terima Kasih
                                                Message 23 of 23 , Dec 23, 2010
                                                View Source
                                                • 0 Attachment
                                                  Salam semua,
                                                  Saya membutuhkan data ASTER wilayah Sumatera Selatan (batas area terlampir).
                                                  Mohon informasi vendor, info dan waktu pemesanan.

                                                  --
                                                  Terima Kasih
                                                  Manto


                                                  [Non-text portions of this message have been removed]
                                                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.