Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Diskusi metoda inventarisasi badak

Expand Messages
  • Adhie Hariyadi
    Bapak & Ibu anggota RTF Yth, Terlampir hasil diskusi tentang metoda inventarisasi yang dilakukan pada tanggal 3 November yang lalu. Dari hasil diskusi ini
    Message 1 of 2 , Nov 9, 2009
    Bapak & Ibu anggota RTF Yth,

    Terlampir hasil diskusi tentang metoda inventarisasi yang dilakukan pada tanggal 3 November yang lalu. Dari hasil diskusi ini masih ada masukan dari bu Dede mengenai konsep inventarisasi yang perlu disepakati (sensus atau sampling). Penyusunan draf proposal sedang dilakukan berdasarkan hasil diskusi ini dan draf pre-proposal akan segera diedarkan pada minggu ini. Terimakasih atas perhatian bapak dan ibu.

    Salam,
    Adhi Rachmat Hariyadi
    Sekretariat - Moderator RTF Mailing list

    PS: This is to inform the RTF members on the outcome of the discussion regarding methods for counting/estimation the rhinos (census of footprints or adequate sampling), as well as discussing the verification methods ie: cross checking with mark-recapture, and individual identification (photos, DNA, footprints)
  • agus priambudi
    Yth. Pak Aghi,   Terima kasih banyak info dan kiriman minutes of meeting dan rencana dalam Inv Badak Jawa.   Saya langsung tanggapi, mudah2an
    Message 2 of 2 , Nov 10, 2009
      Yth. Pak Aghi,
       
      Terima kasih banyak info dan kiriman 'minutes of meeting' dan rencana dalam Inv Badak Jawa.
       

      Saya langsung tanggapi, mudah2an bermanfaat.  

       

      Arahan Bpk Widodo sangat penting jadi perhatian karena itu tantangan dalam konservasi Badak Jawa dan habitanya di UK.  Perubahan Iklim yang pelan sedang terjadi merupakan ancaman terhadap Badak Jawa, melalui perlahan naik permukaan laut yang mengakibatkan hilangnya areal yang merupakan habitat ideal bagi badak. Tapi yang terasa langsung - saya dapat info dari beberapa ahli, terjadi pada pertumbuhan tanaman.

       

      Mungkin sedang terjadi di UK akibat meningkatnya suhu lingkungan terhadap pertumbuhan jenis-jenis tanaman pakan, ketersediaan sumber air, yang biasa Badak Jawa suka.  Jika begitu, ada pengaruh thd perilaku dan daya reproduksi mereka.  Beberapa lagi yang tidak langsung thd homerange, habitat, karena aktivitas masyarakat.  Jadi Risk managementnya bisa restorasi-pengayaan, dengan penyediaan 'nursery' jenis-jenis tanaman pakan dan penanaman, pemeliharaan sumber-sumber air, selain cegah, tangkal dan tangkap siapapun yang lakukan kegiatan yang bisa pengaruh terhadap tanaman/pohon, habitat, sumber air.  Pembangunan JRS dan beberapa aksinya bagi habitat dan individu satwa serta masyarakat sekitar, mungkin solusi yang akomodatif dan partsipatif.  Lebih ekstrim lagi, jika langsung upaya memindahkan populasi badak ke luar - ke habitat yang lebih aman.  Tapi perlu disiapkan rencananya, untuk penyelamatan dari bencana alam (gempa bumi, tsunami).

       

      Output: metoda yang disepakati.  à OK, sumber air/kubangan sbg daerah konsentrasi - uji coba terakhir o 15 tim insiatif Pak Dr. Yanto Santosa.

       

      Saya jadi ragu ada pernyataan Output, dari hasil diskusi :

      1. Lebih bisa diandalkan secara statistik.  Apakah telah diuji (simulasi) secara stat ? Pak Yanto, dosen2 atau mhswa stat bisa jadi ‘outsource’ tuk nyoba itu.
      2. Mekanisme koreksi terhadap angka estimasi populasi, dengan genetik ? yang benar aja, kan yang dilakukan sekarang hanya ‘mencari tahu’ macam apa genetika dan apa secara geografis dari ebebrapa tempat di UK terjadi beda genetika ? tidak sampai untuk taksir populasi.
      3. Definisi habitat utama di semenanjung UK sebagai areal survey. Dari tahun 1985 an inv pop badak sampai tahun kemarin juga seperti itu.

       

      Karena Pa Adhi lebih banyak di Bogor, dan berarti dekat dengan para ahlinya stat di IPB, maka dari info sebaran, home range, luasan, jumlah sumber air, dan kubangan bisa disimulasikan kegiatan inv badak dan satuan waktunya, lalu dan analisis stat nya.

       

      SDM pelaksana bisa dipilih, dan diidentifikasi kemampuan, lalu kita bisa ‘coach’ personil2nya.

       

      Dana dari BTNUK, (PHKA Pusat ?), juga WWF dan YABI.  Jika tidak secara terbatas untuk keg inv bisa dari BTNUK aja.

       

      Matrik dan tata waktu (mungkin ini disebut Action plan) :

      -          Person in charge lebih baik pada 1 orang, jangan lebih karena nanti menyulitkan dan saling mengandalkan.

      -          Penyusunan juga oleh Pa Adhi, agar tidak merasa cukup dari laporan2 atau hasil penelitian, dan atau klarifikasi dari Pa Rahmat, Bu Pairah, atau Pa Widodo dan Pa Iwan P.  Tapi juga Pa Adhi perlu turun ke beberapa tempat, jangan suruh orang, atau dilaksanakan hanya 1-2 hari aja, lalu pulang ke Bogor. Tapi beberapa lama untuk klarifikasi info atau tanya kepada petugas/pegawai senior TNUK di Cimanggu, Sumur, Labuan, dan bahkan petugas2 RPU (spt FGD) – saya kan dukung dan mbantu, karena setahu ku banyak dari mereka, ternyata cukup lumayan info, sifatnya konfirmasi dari yang saya tahu, bahkan penting sbg masukan untuk dipertimbangan.

            Jadi lanjutnya Pa Adhi bisa susun draft, lalu di review Pa Widodo atau Pak Prof Alikodra.  

       

      -          Tidak perlu ada waktu lagi sosialisasi dengan Ka BTNUK, karena telah diakomodasi diatas.

      -          Tidak perlu sosialisasi ke Pemprov, karena stake holder ini tidak langsung ‘engage atau support’ thd keg inv, kan ngabisin waktu aja.


      Begitu dulu Pak Adhi, nanti ku lanjut lagi di pertemuan di Labuan ya.

       

      Salam,

       

      Agus Priambudi.
      --- Pada Sel, 10/11/09, Adhie Hariyadi <AHariyadi@...> menulis:


      Dari: Adhie Hariyadi <AHariyadi@...>
      Judul: [rhino_taskforce] Diskusi metoda inventarisasi badak [2 Attachments]
      Kepada: rhino_taskforce@yahoogroups.com
      Tanggal: Selasa, 10 November, 2009, 10:27 AM

       
      Bapak & Ibu anggota RTF Yth,

      Terlampir hasil diskusi tentang metoda inventarisasi yang dilakukan pada tanggal 3 November yang lalu. Dari hasil diskusi ini masih ada masukan dari bu Dede mengenai konsep inventarisasi yang perlu disepakati (sensus atau sampling). Penyusunan draf proposal sedang dilakukan berdasarkan hasil diskusi ini dan draf pre-proposal akan segera diedarkan pada minggu ini. Terimakasih atas perhatian bapak dan ibu.

      Salam,
      Adhi Rachmat Hariyadi
      Sekretariat - Moderator RTF Mailing list

      PS: This is to inform the RTF members on the outcome of the discussion regarding methods for counting/estimation the rhinos (census of footprints or adequate sampling), as well as discussing the verification methods ie: cross checking with mark-recapture, and individual identification (photos, DNA, footprints)



      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.