Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fw: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi

Expand Messages
  • herry susilo
    Dear bapak2 & teman-teman,   FYI. Ada berita menarik nich (badak sumatera dijumpai dijalan ke kerinci) Juga di Kompas hari ini Anak Krakatau Status Siaga.
    Message 1 of 5 , May 7 2:46 AM
    • 0 Attachment
      Dear bapak2 & teman-teman,
       
      FYI. Ada berita menarik nich (badak sumatera dijumpai dijalan ke kerinci)
      Juga di Kompas hari ini Anak Krakatau Status Siaga.
      salam
       
      herry


      --- On Thu, 5/7/09, Hamdani Alwi <hmalwi@...> wrote:

      From: Hamdani Alwi <hmalwi@...>
      Subject: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi
      To: "TigerElephan strategis" <TigerElephantStrategies@yahoogroups.com>
      Date: Thursday, May 7, 2009, 4:34 PM

      Radar Kerinci

      SELASA, 05 MEl 2009

       

       

      Harimau Ngamuk, Warga Resah

      Binatang Buas Juga Berkeliaran di Jalan Muaraemat

       

      AIRHANGATTIMUR- Setelah kejadian ‘duel’ antara Nasir warga Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau Laut dengan sepasang harimau, kini lokasi sekitar kejadian mencekam. Belasan harimau ditemui berkeliaran di sekitar kampung, khususnya di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir. Kedatangan pasukan ‘raja hutan’ itu membuat cemas warga desa yang mayoritas petani. Mereka takut melakukan aktivitas di sawah dan kebun. Bahkan, banyak warga yang takut keluar rumah. Apalagi tersiar kabar harimau yang berkeliaran dan menyebar di berbagai lokasi di kawasan Desa Pungut Hilir, membuat warga siaga. Anak-anak dan wanita dimintas waspada dan tidak keluar rumah. Kepala Desa Pungut Hilir Rustam Husin membenarkan saat ini harimau ini mencari setiap lokasi dan mengepung desanya.

      Menurutnya, harimau tersebut berkeliaran hampir memasuki desa, keberadaannya dengan desa sudah mencapai radius 200 m dan Desa Pungut Hilir.

      “Ya, informasi yang didapat menyebutkan lebih dan 10 ekor, dengan memencar diberbagai lokasi. Harimau tersebut telah memasuki radius 200 m(dari desa, sehingga membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Rustam Husin.

      *

       

      Salah satu Warga Desa Muara dua Air Dua Kecamatan Sitinjau saat ditemui. Radar Kerinci, mengaku melihat jejak harimau  di area persawahan penduduk.

      Artinya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua. Ya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua, dari jejak yang kita temukan dipinggir sawah, diperkirakan sekitar lima atau enam ekorlah, jelasnya. Sementara keterangan masyarakat lainnya juga menyebutkan salah seorang warga masyarakat Desa Koto Baru Hiang ditengarai melakukan penangkapan terhadap salah satu anak harimau. Malam, dini harinya waktu subuh salah seorang warga melihat adanya harimau masuk desa. Namun,  saat itu harimau tersebut tidak melakukan apa-apa.

      Mendengar keterangan warga yang menyatakan ada Harimau masuk desa. Maka si penjagal anak Harimau tersebut mulai ketakutan dan mengembalikan anak harimau yang ditanggkapnya tersebut. Namun malang , lokasi tersebut telah kosong.

      . “Nasrul S Sos Camat Sitinjau, Laut saat. Dikonfirmas mengaku tidak tahu dengan adanya harimau yang mengganu warganya. Namun , pihaknya meminta supaya masyarakat Sitinjau Laut terutama bagi mereka yang berdomisili di Desa Muara Air Dua, supaya berhati-hati terhadap gangguan harimau

      “Kita belum mendapatkan informasi tentang adanya Harimau yang mengganggu warga., jika benar adanya harimau disekitar Muara Air Dua, kita berharap supaya masyarakat berhati-hati,” tegasnya.

       

      Sementara itu, Kepala Desa Muara Air Dua Sahlan saat dikonfirmasi mengakui,

      Masuknya harimau ke desanya  bukan telah terjadi dengan intensitas dua kali. Diakuinya, dulunya Harimau juga telah masuk ke desanya. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

      “Ya, dulunya harimau juga pernah masuk ke Desa kami ,“jelasnya.

      Tidak saja di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir binatang buas berkeliaran. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci Ir Abu Hasan juga menemukan Badak Sumatera berada di tengah jalan Muaraemat kecamatan Batang Merangin.

      Binatang buas yang ditemukannya itu berupa Badak Sumatera dan sepasang Harimau Sumatera. Binatang tersebut berada di tengah jalan yang menghubungkan Kerinci-Bangko.

      “Dua hari lalu, dari Jambi kembali ke Kerinci saya melihat Badak yang berada ditengah jalan. Cukup lama juga Badak itu tidak mau lari dari jalan,” ujar Kadis Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Kabupaten Kerinci. Menurutnya, badak yang ukuran cukup besar itu disaksikan didaerah yang berdekatan dengan Desa Muara Imat. Sayangnya dirinya tidak tahu secara pasti daerah mana badak itu disaksikannya.

      Selain Badak, tidak beberapa jauh dan lokasi badak ditemukan, dia juga menemukan dua ekor harimau yang sedang melintasi jalan. Sepertinya, dua ekor harimau tersebut merupakan harimau jantan dan betina.

      “Tidak jauh di lokai badak itu ditemukan, saya juga melihat dua ekor harimau,” terangnya(mg01/ aji/ysp)


      Nama baru untuk Anda!
      Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
      Cepat sebelum diambil orang lain!


    • herry susilo
      Dear bapak2 & teman-teman,   FYI. Ada berita menarik nich (badak sumatera dijumpai dijalan ke kerinci) Juga di Kompas hari ini Anak Krakatau Status Siaga.
      Message 2 of 5 , May 7 2:46 AM
      • 0 Attachment
        Dear bapak2 & teman-teman,
         
        FYI. Ada berita menarik nich (badak sumatera dijumpai dijalan ke kerinci)
        Juga di Kompas hari ini Anak Krakatau Status Siaga.
        salam
         
        herry


        --- On Thu, 5/7/09, Hamdani Alwi <hmalwi@...> wrote:

        From: Hamdani Alwi <hmalwi@...>
        Subject: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi
        To: "TigerElephan strategis" <TigerElephantStrategies@yahoogroups.com>
        Date: Thursday, May 7, 2009, 4:34 PM

        Radar Kerinci

        SELASA, 05 MEl 2009

         

         

        Harimau Ngamuk, Warga Resah

        Binatang Buas Juga Berkeliaran di Jalan Muaraemat

         

        AIRHANGATTIMUR- Setelah kejadian ‘duel’ antara Nasir warga Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau Laut dengan sepasang harimau, kini lokasi sekitar kejadian mencekam. Belasan harimau ditemui berkeliaran di sekitar kampung, khususnya di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir. Kedatangan pasukan ‘raja hutan’ itu membuat cemas warga desa yang mayoritas petani. Mereka takut melakukan aktivitas di sawah dan kebun. Bahkan, banyak warga yang takut keluar rumah. Apalagi tersiar kabar harimau yang berkeliaran dan menyebar di berbagai lokasi di kawasan Desa Pungut Hilir, membuat warga siaga. Anak-anak dan wanita dimintas waspada dan tidak keluar rumah. Kepala Desa Pungut Hilir Rustam Husin membenarkan saat ini harimau ini mencari setiap lokasi dan mengepung desanya.

        Menurutnya, harimau tersebut berkeliaran hampir memasuki desa, keberadaannya dengan desa sudah mencapai radius 200 m dan Desa Pungut Hilir.

        “Ya, informasi yang didapat menyebutkan lebih dan 10 ekor, dengan memencar diberbagai lokasi. Harimau tersebut telah memasuki radius 200 m(dari desa, sehingga membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Rustam Husin.

        *

         

        Salah satu Warga Desa Muara dua Air Dua Kecamatan Sitinjau saat ditemui. Radar Kerinci, mengaku melihat jejak harimau  di area persawahan penduduk.

        Artinya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua. Ya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua, dari jejak yang kita temukan dipinggir sawah, diperkirakan sekitar lima atau enam ekorlah, jelasnya. Sementara keterangan masyarakat lainnya juga menyebutkan salah seorang warga masyarakat Desa Koto Baru Hiang ditengarai melakukan penangkapan terhadap salah satu anak harimau. Malam, dini harinya waktu subuh salah seorang warga melihat adanya harimau masuk desa. Namun,  saat itu harimau tersebut tidak melakukan apa-apa.

        Mendengar keterangan warga yang menyatakan ada Harimau masuk desa. Maka si penjagal anak Harimau tersebut mulai ketakutan dan mengembalikan anak harimau yang ditanggkapnya tersebut. Namun malang , lokasi tersebut telah kosong.

        . “Nasrul S Sos Camat Sitinjau, Laut saat. Dikonfirmas mengaku tidak tahu dengan adanya harimau yang mengganu warganya. Namun , pihaknya meminta supaya masyarakat Sitinjau Laut terutama bagi mereka yang berdomisili di Desa Muara Air Dua, supaya berhati-hati terhadap gangguan harimau

        “Kita belum mendapatkan informasi tentang adanya Harimau yang mengganggu warga., jika benar adanya harimau disekitar Muara Air Dua, kita berharap supaya masyarakat berhati-hati,” tegasnya.

         

        Sementara itu, Kepala Desa Muara Air Dua Sahlan saat dikonfirmasi mengakui,

        Masuknya harimau ke desanya  bukan telah terjadi dengan intensitas dua kali. Diakuinya, dulunya Harimau juga telah masuk ke desanya. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

        “Ya, dulunya harimau juga pernah masuk ke Desa kami ,“jelasnya.

        Tidak saja di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir binatang buas berkeliaran. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci Ir Abu Hasan juga menemukan Badak Sumatera berada di tengah jalan Muaraemat kecamatan Batang Merangin.

        Binatang buas yang ditemukannya itu berupa Badak Sumatera dan sepasang Harimau Sumatera. Binatang tersebut berada di tengah jalan yang menghubungkan Kerinci-Bangko.

        “Dua hari lalu, dari Jambi kembali ke Kerinci saya melihat Badak yang berada ditengah jalan. Cukup lama juga Badak itu tidak mau lari dari jalan,” ujar Kadis Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Kabupaten Kerinci. Menurutnya, badak yang ukuran cukup besar itu disaksikan didaerah yang berdekatan dengan Desa Muara Imat. Sayangnya dirinya tidak tahu secara pasti daerah mana badak itu disaksikannya.

        Selain Badak, tidak beberapa jauh dan lokasi badak ditemukan, dia juga menemukan dua ekor harimau yang sedang melintasi jalan. Sepertinya, dua ekor harimau tersebut merupakan harimau jantan dan betina.

        “Tidak jauh di lokai badak itu ditemukan, saya juga melihat dua ekor harimau,” terangnya(mg01/ aji/ysp)


        Nama baru untuk Anda!
        Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
        Cepat sebelum diambil orang lain!


      • Adhie Hariyadi
        Hallo Pak Herry, Saya baik-baik pak dan mudah-mudahan pak Herry selalu dalam keadaan sehat. Terimakasih atas info yang diberikan. Termasuk juga info tentang
        Message 3 of 5 , May 8 1:45 AM
        • 0 Attachment
          Hallo Pak Herry,
           
          Saya baik-baik pak dan mudah-mudahan pak Herry selalu dalam keadaan sehat.  Terimakasih atas info yang diberikan.  Termasuk juga info tentang Tsunami yang pernah pak Herry kirim beberapa waktu yang lalu...:)
          Kalau saya mengamati sekilas ada dua kemungkinan tentang badak sumatera ini:
          1.  Ini adalah sisa-sisa dari populasi yang dulu pernah menghuni TN Kerinci Seblat, jadi memang sangat beruntung kalau seseorang bisa melihat badak secara langsung.
          2.  Yang dilihat mungkin bukan badak, melainkan mamalia besar lainnya (kerbau liar, gajah, tapir, dll), karena bisa saja terjadi kesalahan identifikasi bila kondisi tidak terlalu jelas (malam, kabut, dll).
           
          Saya sendiri cenderung melihat ini adalah kasus ke-2, karena probabilitas akan sangat kecil untuk dapat menemukan badak secara langsung.  Namun demikian akan sangat menarik bila ada informasi juga apakah pernah ditemukan jejak, atau tanda-tanda kehadiran badak lainnya.  Bila memungkinkan, masyarakat di sekitar lokasi tersebut dapat pula diajak memantau.  Siapa tahu memang ada badak berkeliaran di daerah tersebut.  Demikian pendapat saya pak.  Saya cc juga ke rhino task force, barangkali ada tambahan pemikiran.
           
          Salam,
          Adhi


          >>> herry susilo <herrysusilo@...> 5/8/2009 8:16 AM >>>
          Dear pak Adhie.
           
          Apa kabar, long time no see.
          Bagaimana komentar pak Adhie mengenai informasi tentang badak sumatera ini?
          (meski pak Adhie fokusnya badak jawa). Saya forward juga e-mail ini ke rhino taskforce tapi koq gak ada respon. 
          Salam
           
          herry

          --- On Thu, 5/7/09, Hamdani Alwi <hmalwi@...> wrote:

          From: Hamdani Alwi <hmalwi@...>
          Subject: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi
          To: "TigerElephan strategis" <TigerElephantStrategies@yahoogroups.com>
          Date: Thursday, May 7, 2009, 4:34 PM

          Radar Kerinci

          SELASA, 05 MEl 2009

           

           

          Harimau Ngamuk, Warga Resah

          Binatang Buas Juga Berkeliaran di Jalan Muaraemat

           

          AIRHANGATTIMUR- Setelah kejadian ‘duel’ antara Nasir warga Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau Laut dengan sepasang harimau, kini lokasi sekitar kejadian mencekam. Belasan harimau ditemui berkeliaran di sekitar kampung, khususnya di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir. Kedatangan pasukan ‘raja hutan’ itu membuat cemas warga desa yang mayoritas petani. Mereka takut melakukan aktivitas di sawah dan kebun. Bahkan, banyak warga yang takut keluar rumah. Apalagi tersiar kabar harimau yang berkeliaran dan menyebar di berbagai lokasi di kawasan Desa Pungut Hilir, membuat warga siaga. Anak-anak dan wanita dimintas waspada dan tidak keluar rumah. Kepala Desa Pungut Hilir Rustam Husin membenarkan saat ini harimau ini mencari setiap lokasi dan mengepung desanya.

          Menurutnya, harimau tersebut berkeliaran hampir memasuki desa, keberadaannya dengan desa sudah mencapai radius 200 m dan Desa Pungut Hilir.

          “Ya, informasi yang didapat menyebutkan lebih dan 10 ekor, dengan memencar diberbagai lokasi. Harimau tersebut telah memasuki radius 200 m(dari desa, sehingga membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Rustam Husin.

          *

           

          Salah satu Warga Desa Muara dua Air Dua Kecamatan Sitinjau saat ditemui. Radar Kerinci, mengaku melihat jejak harimau  di area persawahan penduduk.

          Artinya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua. Ya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua, dari jejak yang kita temukan dipinggir sawah, diperkirakan sekitar lima atau enam ekorlah, jelasnya. Sementara keterangan masyarakat lainnya juga menyebutkan salah seorang warga masyarakat Desa Koto Baru Hiang ditengarai melakukan penangkapan terhadap salah satu anak harimau. Malam, dini harinya waktu subuh salah seorang warga melihat adanya harimau masuk desa. Namun,  saat itu harimau tersebut tidak melakukan apa-apa.

          Mendengar keterangan warga yang menyatakan ada Harimau masuk desa. Maka si penjagal anak Harimau tersebut mulai ketakutan dan mengembalikan anak harimau yang ditanggkapnya tersebut. Namun malang , lokasi tersebut telah kosong.

          . “Nasrul S Sos Camat Sitinjau, Laut saat. Dikonfirmas mengaku tidak tahu dengan adanya harimau yang mengganu warganya. Namun , pihaknya meminta supaya masyarakat Sitinjau Laut terutama bagi mereka yang berdomisili di Desa Muara Air Dua, supaya berhati-hati terhadap gangguan harimau

          “Kita belum mendapatkan informasi tentang adanya Harimau yang mengganggu warga., jika benar adanya harimau disekitar Muara Air Dua, kita berharap supaya masyarakat berhati-hati,” tegasnya.

           

          Sementara itu, Kepala Desa Muara Air Dua Sahlan saat dikonfirmasi mengakui,

          Masuknya harimau ke desanya  bukan telah terjadi dengan intensitas dua kali. Diakuinya, dulunya Harimau juga telah masuk ke desanya. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

          “Ya, dulunya harimau juga pernah masuk ke Desa kami ,“jelasnya.

          Tidak saja di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir binatang buas berkeliaran. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci Ir Abu Hasan juga menemukan Badak Sumatera berada di tengah jalan Muaraemat kecamatan Batang Merangin.

          Binatang buas yang ditemukannya itu berupa Badak Sumatera dan sepasang Harimau Sumatera. Binatang tersebut berada di tengah jalan yang menghubungkan Kerinci-Bangko.

          “Dua hari lalu, dari Jambi kembali ke Kerinci saya melihat Badak yang berada ditengah jalan. Cukup lama juga Badak itu tidak mau lari dari jalan,” ujar Kadis Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Kabupaten Kerinci. Menurutnya, badak yang ukuran cukup besar itu disaksikan didaerah yang berdekatan dengan Desa Muara Imat. Sayangnya dirinya tidak tahu secara pasti daerah mana badak itu disaksikannya.

          Selain Badak, tidak beberapa jauh dan lokasi badak ditemukan, dia juga menemukan dua ekor harimau yang sedang melintasi jalan. Sepertinya, dua ekor harimau tersebut merupakan harimau jantan dan betina.

          “Tidak jauh di lokai badak itu ditemukan, saya juga melihat dua ekor harimau,” terangnya(mg01/ aji/ysp)



          Nama baru untuk Anda!
          Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
          Cepat sebelum diambil orang lain!



          Click here to report this email as spam.

        • herry susilo
          Dear Pak Adhie,   Terima kasih atas respon dan pemikirannya. Kita tunggu respon dari bapak2 dan teman-teman lainnya. Salam   herry ... From: Adhie Hariyadi
          Message 4 of 5 , May 8 2:41 AM
          • 0 Attachment
            Dear Pak Adhie,
             
            Terima kasih atas respon dan pemikirannya. Kita tunggu respon dari bapak2 dan teman-teman lainnya.
            Salam
             
            herry

            --- On Fri, 5/8/09, Adhie Hariyadi <AHariyadi@...> wrote:

            From: Adhie Hariyadi <AHariyadi@...>
            Subject: [rhino_taskforce] Re: Fw: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi
            To: "herry susilo" <herrysusilo@...>
            Cc: rhino_taskforce@yahoogroups.com
            Date: Friday, May 8, 2009, 3:45 PM

            Hallo Pak Herry,
             
            Saya baik-baik pak dan mudah-mudahan pak Herry selalu dalam keadaan sehat.  Terimakasih atas info yang diberikan.  Termasuk juga info tentang Tsunami yang pernah pak Herry kirim beberapa waktu yang lalu...:)
            Kalau saya mengamati sekilas ada dua kemungkinan tentang badak sumatera ini:
            1.  Ini adalah sisa-sisa dari populasi yang dulu pernah menghuni TN Kerinci Seblat, jadi memang sangat beruntung kalau seseorang bisa melihat badak secara langsung.
            2.  Yang dilihat mungkin bukan badak, melainkan mamalia besar lainnya (kerbau liar, gajah, tapir, dll), karena bisa saja terjadi kesalahan identifikasi bila kondisi tidak terlalu jelas (malam, kabut, dll).
             
            Saya sendiri cenderung melihat ini adalah kasus ke-2, karena probabilitas akan sangat kecil untuk dapat menemukan badak secara langsung.  Namun demikian akan sangat menarik bila ada informasi juga apakah pernah ditemukan jejak, atau tanda-tanda kehadiran badak lainnya.  Bila memungkinkan, masyarakat di sekitar lokasi tersebut dapat pula diajak memantau.  Siapa tahu memang ada badak berkeliaran di daerah tersebut.  Demikian pendapat saya pak.  Saya cc juga ke rhino task force, barangkali ada tambahan pemikiran.
             
            Salam,
            Adhi


            >>> herry susilo <herrysusilo@ yahoo.com> 5/8/2009 8:16 AM >>>

             

            Harimau Ngamuk, Warga Resah

            Binatang Buas Juga Berkeliaran di Jalan Muaraemat

             

            AIRHANGATTIMUR- Setelah kejadian ‘duel’ antara Nasir warga Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau Laut dengan sepasang harimau, kini lokasi sekitar kejadian mencekam. Belasan harimau ditemui berkeliaran di sekitar kampung, khususnya di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir. Kedatangan pasukan ‘raja hutan’ itu membuat cemas warga desa yang mayoritas petani. Mereka takut melakukan aktivitas di sawah dan kebun. Bahkan, banyak warga yang takut keluar rumah. Apalagi tersiar kabar harimau yang berkeliaran dan menyebar di berbagai lokasi di kawasan Desa Pungut Hilir, membuat warga siaga. Anak-anak dan wanita dimintas waspada dan tidak keluar rumah. Kepala Desa Pungut Hilir Rustam Husin membenarkan saat ini harimau ini mencari setiap lokasi dan mengepung desanya.

            Menurutnya, harimau tersebut berkeliaran hampir memasuki desa, keberadaannya dengan desa sudah mencapai radius 200 m dan Desa Pungut Hilir.

            “Ya, informasi yang didapat menyebutkan lebih dan 10 ekor, dengan memencar diberbagai lokasi. Harimau tersebut telah memasuki radius 200 m(dari desa, sehingga membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Rustam Husin.

            *

             

            Salah satu Warga Desa Muara dua Air Dua Kecamatan Sitinjau saat ditemui. Radar Kerinci, mengaku melihat jejak harimau  di area persawahan penduduk.

            Artinya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua. Ya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua, dari jejak yang kita temukan dipinggir sawah, diperkirakan sekitar lima atau enam ekorlah, jelasnya. Sementara keterangan masyarakat lainnya juga menyebutkan salah seorang warga masyarakat Desa Koto Baru Hiang ditengarai melakukan penangkapan terhadap salah satu anak harimau. Malam, dini harinya waktu subuh salah seorang warga melihat adanya harimau masuk desa. Namun,  saat itu harimau tersebut tidak melakukan apa-apa.

            Mendengar keterangan warga yang menyatakan ada Harimau masuk desa. Maka si penjagal anak Harimau tersebut mulai ketakutan dan mengembalikan anak harimau yang ditanggkapnya tersebut. Namun malang , lokasi tersebut telah kosong.

            . “Nasrul S Sos Camat Sitinjau, Laut saat. Dikonfirmas mengaku tidak tahu dengan adanya harimau yang mengganu warganya. Namun , pihaknya meminta supaya masyarakat Sitinjau Laut terutama bagi mereka yang berdomisili di Desa Muara Air Dua, supaya berhati-hati terhadap gangguan harimau

            “Kita belum mendapatkan informasi tentang adanya Harimau yang mengganggu warga., jika benar adanya harimau disekitar Muara Air Dua, kita berharap supaya masyarakat berhati-hati,” tegasnya.

             

            Sementara itu, Kepala Desa Muara Air Dua Sahlan saat dikonfirmasi mengakui,

            Masuknya harimau ke desanya  bukan telah terjadi dengan intensitas dua kali. Diakuinya, dulunya Harimau juga telah masuk ke desanya. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

            “Ya, dulunya harimau juga pernah masuk ke Desa kami ,“jelasnya.

            Tidak saja di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir binatang buas berkeliaran. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci Ir Abu Hasan juga menemukan Badak Sumatera berada di tengah jalan Muaraemat kecamatan Batang Merangin.

            Binatang buas yang ditemukannya itu berupa Badak Sumatera dan sepasang Harimau Sumatera. Binatang tersebut berada di tengah jalan yang menghubungkan Kerinci-Bangko.

            “Dua hari lalu, dari Jambi kembali ke Kerinci saya melihat Badak yang berada ditengah jalan. Cukup lama juga Badak itu tidak mau lari dari jalan,” ujar Kadis Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Kabupaten Kerinci. Menurutnya, badak yang ukuran cukup besar itu disaksikan didaerah yang berdekatan dengan Desa Muara Imat. Sayangnya dirinya tidak tahu secara pasti daerah mana badak itu disaksikannya.

            Selain Badak, tidak beberapa jauh dan lokasi badak ditemukan, dia juga menemukan dua ekor harimau yang sedang melintasi jalan. Sepertinya, dua ekor harimau tersebut merupakan harimau jantan dan betina.

            “Tidak jauh di lokai badak itu ditemukan, saya juga melihat dua ekor harimau,” terangnya(mg01/ aji/ysp)



            Nama baru untuk Anda!
            Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
            Cepat sebelum diambil orang lain!
            Dear pak Adhie.
             
            Apa kabar, long time no see.
            Bagaimana komentar pak Adhie mengenai informasi tentang badak sumatera ini?
            (meski pak Adhie fokusnya badak jawa). Saya forward juga e-mail ini ke rhino taskforce tapi koq gak ada respon. 
            Salam
             
            herry

            --- On Thu, 5/7/09, Hamdani Alwi <hmalwi@yahoo. co.id> wrote:

            From: Hamdani Alwi <hmalwi@yahoo. co.id>
            Subject: [TigerElephantStrat egies] harimau korban lagi
            To: "TigerElephan strategis" <TigerElephantStrate gies@yahoogroups .com>
            Date: Thursday, May 7, 2009, 4:34 PM

            Radar Kerinci

            SELASA, 05 MEl 2009

             




            Click here to report this email as spam.


          • Widodo Ramono
            Bpk. Herry Dkk Yth. Menarik sekali brita dibawah. Soal harimau yang sebegitu banyak di tafsirkan dari jejak yang ditemukan sepertinya agak berlebihan. Kecuali
            Message 5 of 5 , May 10 9:33 PM
            • 0 Attachment
              Bpk. Herry Dkk Yth.
               
              Menarik sekali brita dibawah.
              Soal harimau yang sebegitu banyak di tafsirkan dari jejak yang ditemukan sepertinya agak berlebihan. Kecuali kalau harimau betina bersama anak-anaknya dapat bercacah 4 atau 5 tapi tapak induk dan anak mestinya nyata beda ukurannya. Selain itu jarang disatu tempat (persawahan apa lagi) ada lima harimau jalan bersama mungkin yang menginformasikan baru lihat film sekelompok singa yang sedang berburu mangsa.
              Pak Kepala Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Konservasi kalau hanya melihat badak atau harimau saja mungkin dapat lebih dipercayai kalau melihat badak dan tak jauh dari situ juga melihat sepasang harimau maka itu suatu kebetulan yang sangat langka terjadi. Muaraimat sekarang sudah bukan seperti sepuluh tahun yang lalu, tempat itu sudah boleh dibilang seperti kota kecil, wilayah 'finger' Seresthra Dua yang tidak jauh dari lokasi itu, yang dulunya kaya margasatwa karena adanya salt-lick besar menurut kabar sudah sepi satwa karena kayu sudah ditebang dan lahan sudah di buka orang.
               
              Tapi, mungkin saja bisa terjadi buat harimau yang memang punya kemampuan roaming yang luas dan suka naik-turun gunung, buat badak rasanya muara imat bukan tempat yang baik untuk didatangi. Wallahu alam bisawab.
               
              Bagaimana kalau kita pergi kesana?
               
              Salam,
              WR 


              From: rhino_taskforce@yahoogroups.com [mailto:rhino_taskforce@yahoogroups.com] On Behalf Of herry susilo
              Sent: Friday, May 08, 2009 4:42 PM
              To: rhino_taskforce@yahoogroups.com
              Cc: rhino_taskforce@yahoogroups.com
              Subject: Re: [rhino_taskforce] Re: Fw: [TigerElephantStrategies] harimau korban lagi

              Dear Pak Adhie,
               
              Terima kasih atas respon dan pemikirannya. Kita tunggu respon dari bapak2 dan teman-teman lainnya.
              Salam
               
              herry

              --- On Fri, 5/8/09, Adhie Hariyadi <AHariyadi@wwf. or.id> wrote:

              From: Adhie Hariyadi <AHariyadi@wwf. or.id>
              Subject: [rhino_taskforce] Re: Fw: [TigerElephantStrat egies] harimau korban lagi
              To: "herry susilo" <herrysusilo@ yahoo.com>
              Cc: rhino_taskforce@ yahoogroups. com
              Date: Friday, May 8, 2009, 3:45 PM

              Hallo Pak Herry,
               
              Saya baik-baik pak dan mudah-mudahan pak Herry selalu dalam keadaan sehat.  Terimakasih atas info yang diberikan.  Termasuk juga info tentang Tsunami yang pernah pak Herry kirim beberapa waktu yang lalu...:)
              Kalau saya mengamati sekilas ada dua kemungkinan tentang badak sumatera ini:
              1.  Ini adalah sisa-sisa dari populasi yang dulu pernah menghuni TN Kerinci Seblat, jadi memang sangat beruntung kalau seseorang bisa melihat badak secara langsung.
              2.  Yang dilihat mungkin bukan badak, melainkan mamalia besar lainnya (kerbau liar, gajah, tapir, dll), karena bisa saja terjadi kesalahan identifikasi bila kondisi tidak terlalu jelas (malam, kabut, dll).
               
              Saya sendiri cenderung melihat ini adalah kasus ke-2, karena probabilitas akan sangat kecil untuk dapat menemukan badak secara langsung.  Namun demikian akan sangat menarik bila ada informasi juga apakah pernah ditemukan jejak, atau tanda-tanda kehadiran badak lainnya.  Bila memungkinkan, masyarakat di sekitar lokasi tersebut dapat pula diajak memantau.  Siapa tahu memang ada badak berkeliaran di daerah tersebut.  Demikian pendapat saya pak.  Saya cc juga ke rhino task force, barangkali ada tambahan pemikiran.
               
              Salam,
              Adhi


              >>> herry susilo <herrysusilo@ yahoo.com> 5/8/2009 8:16 AM >>>
              Dear pak Adhie.
               
              Apa kabar, long time no see.
              Bagaimana komentar pak Adhie mengenai informasi tentang badak sumatera ini?
              (meski pak Adhie fokusnya badak jawa). Saya forward juga e-mail ini ke rhino taskforce tapi koq gak ada respon. 
              Salam
               
              herry

              --- On Thu, 5/7/09, Hamdani Alwi <hmalwi@yahoo. co.id> wrote:

              From: Hamdani Alwi <hmalwi@yahoo. co.id>
              Subject: [TigerElephantStrat egies] harimau korban lagi
              To: "TigerElephan strategis" <TigerElephantStrate gies@yahoogroups .com>
              Date: Thursday, May 7, 2009, 4:34 PM

              Radar Kerinci

              SELASA, 05 MEl 2009

               

               

              Harimau Ngamuk, Warga Resah

              Binatang Buas Juga Berkeliaran di Jalan Muaraemat

              AIRHANGATTIMUR- Setelah kejadian ‘duel’ antara Nasir warga Muara Air Dua, Kecamatan Sitinjau Laut dengan sepasang harimau, kini lokasi sekitar kejadian mencekam. Belasan harimau ditemui berkeliaran di sekitar kampung, khususnya di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir. Kedatangan pasukan ‘raja hutan’ itu membuat cemas warga desa yang mayoritas petani. Mereka takut melakukan aktivitas di sawah dan kebun. Bahkan, banyak warga yang takut keluar rumah. Apalagi tersiar kabar harimau yang berkeliaran dan menyebar di berbagai lokasi di kawasan Desa Pungut Hilir, membuat warga siaga. Anak-anak dan wanita dimintas waspada dan tidak keluar rumah. Kepala Desa Pungut Hilir Rustam Husin membenarkan saat ini harimau ini mencari setiap lokasi dan mengepung desanya.

              Menurutnya, harimau tersebut berkeliaran hampir memasuki desa, keberadaannya dengan desa sudah mencapai radius 200 m dan Desa Pungut Hilir.

              “Ya, informasi yang didapat menyebutkan lebih dan 10 ekor, dengan memencar diberbagai lokasi. Harimau tersebut telah memasuki radius 200 m(dari desa, sehingga membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Rustam Husin.

              *

              Salah satu Warga Desa Muara dua Air Dua Kecamatan Sitinjau saat ditemui. Radar Kerinci, mengaku melihat jejak harimau  di area persawahan penduduk.

              Artinya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua. Ya, harimau tersebut sudah masuk ke Desa Muara Air Dua, dari jejak yang kita temukan dipinggir sawah, diperkirakan sekitar lima atau enam ekorlah, jelasnya. Sementara keterangan masyarakat lainnya juga menyebutkan salah seorang warga masyarakat Desa Koto Baru Hiang ditengarai melakukan penangkapan terhadap salah satu anak harimau. Malam, dini harinya waktu subuh salah seorang warga melihat adanya harimau masuk desa. Namun,  saat itu harimau tersebut tidak melakukan apa-apa.

              Mendengar keterangan warga yang menyatakan ada Harimau masuk desa. Maka si penjagal anak Harimau tersebut mulai ketakutan dan mengembalikan anak harimau yang ditanggkapnya tersebut. Namun malang , lokasi tersebut telah kosong.

              . “Nasrul S Sos Camat Sitinjau, Laut saat. Dikonfirmas mengaku tidak tahu dengan adanya harimau yang mengganu warganya. Namun , pihaknya meminta supaya masyarakat Sitinjau Laut terutama bagi mereka yang berdomisili di Desa Muara Air Dua, supaya berhati-hati terhadap gangguan harimau

              “Kita belum mendapatkan informasi tentang adanya Harimau yang mengganggu warga., jika benar adanya harimau disekitar Muara Air Dua, kita berharap supaya masyarakat berhati-hati,” tegasnya.

              Sementara itu, Kepala Desa Muara Air Dua Sahlan saat dikonfirmasi mengakui,

              Masuknya harimau ke desanya  bukan telah terjadi dengan intensitas dua kali. Diakuinya, dulunya Harimau juga telah masuk ke desanya. Namun, tidak menimbulkan korban jiwa.

              “Ya, dulunya harimau juga pernah masuk ke Desa kami ,“jelasnya.

              Tidak saja di desa Muara Air Dua dan Pungut Hilir binatang buas berkeliaran. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kerinci Ir Abu Hasan juga menemukan Badak Sumatera berada di tengah jalan Muaraemat kecamatan Batang Merangin.

              Binatang buas yang ditemukannya itu berupa Badak Sumatera dan sepasang Harimau Sumatera. Binatang tersebut berada di tengah jalan yang menghubungkan Kerinci-Bangko.

              “Dua hari lalu, dari Jambi kembali ke Kerinci saya melihat Badak yang berada ditengah jalan. Cukup lama juga Badak itu tidak mau lari dari jalan,” ujar Kadis Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Kabupaten Kerinci. Menurutnya, badak yang ukuran cukup besar itu disaksikan didaerah yang berdekatan dengan Desa Muara Imat. Sayangnya dirinya tidak tahu secara pasti daerah mana badak itu disaksikannya.

              Selain Badak, tidak beberapa jauh dan lokasi badak ditemukan, dia juga menemukan dua ekor harimau yang sedang melintasi jalan. Sepertinya, dua ekor harimau tersebut merupakan harimau jantan dan betina.

              “Tidak jauh di lokai badak itu ditemukan, saya juga melihat dua ekor harimau,” terangnya(mg01/ aji/ysp)



              Nama baru untuk Anda!
              Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
              Cepat sebelum diambil orang lain!



              Click here to report this email as spam.


            • Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.