Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

e-Newsletter Juli 2009

Expand Messages
  • pariama hutasoit
    Dear all, Berikut kami sampaikan e-Newsletter Go Blue edisi Juli 2009 seperti terlampir. Semoga bermanfaat. Salam Go Blue _____ Dari Redaksi e-Newsletter Juli
    Message 1 of 1 , Jul 7, 2009
      goblue newsletter
      Dear all,
      Berikut kami sampaikan e-Newsletter Go Blue edisi Juli 2009 seperti terlampir.
      Semoga bermanfaat.

      Salam Go Blue

      Dari Redaksi                                                                                                                                    e-Newsletter Juli 2009

       

      Go Blue Trendsetters,

       

      Para ahli margasatwa yang baru-baru ini menggelar pertemuan di London memperingatkan bahwa jika karbon dioksida (CO2) di atmosfir  tidak dikurangi, maka terumbu karang di dunia mungkin akan punah paling lambat pada akhir abad ini. Buangan gas itu mengakibatkan peningkatan keasaman kondisi samudra dan pemanasan temperatur air, yang akan mematikan terumbu karang dalam beberapa dasawarsa selanjutnya.

       

      Di Bali, hasil survey cepat dengan metode twim swim yang dilakukan Reef Check pada awal Juni menunjukkan bahwa terumbu karang di Bali sisi utara telah mengalami pemutihan antara 25-35 persen. Pemutihan kemungkinan disebabkan kenaikan suhu permukaan air yang diketahui terjadi sejak awal Mei 2009.

       

      Jika prediksi para ahli itu benar, maka peristiwa pemutihan ini akan menjadi peringatan atas ancaman besar tersebut ke depan ini. Kita harus menempatkan kepedulian yang tinggi terhadap isu tersebut. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan. Hal pertama yang perlu dilakukan di tingkat lokal adalah dengan menjaga terumbu karang sebaik-baiknya dengan mengurangi tekanan-tekanan yang lain.  Terumbu karang yang mengalami tekanan yang rendah, akan mempunyai energi lebih dalam menghadapi pemutihan karang. Peran serta masyarakat luas sangat diperlukan di sini.  Mulai dari pengaturan pengelolaan perikanan, sampai keterlibatan dunia pariwisata dalam menjaga kawasan terumbu karang.

       

      Let’s go blue!

       

      Redaksi

      (redaksi@...)


      Terumbu Karang akan Punah pada Akhir Abad Ini

      Banyak ahli margasatwa memperingatkan terumbu karang di dunia mungkin akan punah paling lambat pada akhir abad ini jika jumlah karbon dioksida (CO2) di atmosfir tidak dikurangi. Baca selengkapnya>>

       

      Enam Bulan Bagi Perusak Terumbu Karang

      Oknum masyarakat yang terbukti melakukan kegiatan merusak terumbu karang di perairan laut Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diancam hukuman pidana enam bulan penjara. Baca selengkapnya>>

       

      96,95 Persen Kawasan Hutan Mangrove Rusak

      Hutan mangrove di kawasan pantai utara Jawa Tengah sebagian besar atau 96,95 persen telah mengalami kerusakan, baik kerusakan sedang maupun berat. Baca selengkapnya>>

       

      Ikan Monster Ditemukan di Inggris

      Kita mengenal hiu dan piranha sebagai predator air paling ganas. Namun kelihatannya reputasi mereka mendapat saingan berat dari seorang pendatang baru. Seekor ikan liar yang lebih mematikan dibanding piranha dan telah membunuh orang baru-baru ini ditangkap di pantai Inggris untuk pertama kalinya. Baca selengkapnya>>

       

      Masyarakat dan DKP Buleleng Bekerjasama Memperkuat DPL Bondalem

      Satu tahun setelah Daerah Perlindungan Laut (DPL) Bondalem diresmikan, Badan Pengelola DPL Desa Bondalem menginisiasi pertemuan untuk menyempurnakan peraturan hukum untuk melindungi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan dan fungsi DPL, Rabu (17/6). Baca selengkapnya>>

       

      Coca-Cola Lanjutkan Komitmen Lingkungan dan Bisnis

      Coca-Cola Distribution Indonesia Balinusa lanjutkan komitmen pemeliharaan keindahan dan kebersihan lingkungan melalui serangkaian kegiatan bertema sosial dan lingkungan yang diselenggarakan di Pantai Legian, pada 14 Juni lalu. Baca selengkapnya>>

       

      PBB Tetapkan Hari Kelautan Dunia

      Hari besar internasional bertambah satu lagi, yakni Hari Kelautan Dunia, yang acara resmi ditetapkan oleh PBB untuk diperingati setiap tahun tanggal 8 Juni, mulai tahun 2009. Gagasan ini telah diusulkan oleh Kanada pada tanggal 8 Juni 1992 dalam Earth Summit (Konferensi Bumi) di Rio de Jainairo, Brasil, dan telah diperingati sejak saat ini setiap tahun, secara tidak resmi. Baca selengkapnya>>

       

      Pemutihan dan Predator Drupella Ancam Terumbu Karang Pemuteran

      Meningkatnya temperatur air laut telah menyebabkan karang-karang yang berada dalam lingkup proyek Bio-Rock, Pemuteran, mengalami pemutihan (coral bleaching). Ancaman ini diperparah dengan terjadinya wabah predator drupella, siput yang memakan dan merusak jaringan karang, yang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Baca selengkapnya>>

       

      Penelitian Ikan Purba Dilanjutkan

      Penelitian ikan fosil purba coelacanth di perairan Manado, Sulawesi Utara, tahun 2009 ini direncanakan dilaksanakan pada bulan Juli. Tim dari Fukushima Aquamarine Jepang, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan Universitas Sam Ratulangi, Manado, akan bergabung. Baca selengkapnya>>

       

      Pariwisata dan Perubahan Lingkungan

      Industri pariwisata (tourism) merupakan salah satu isu utama di millenium ke-3 ini selain transportasi, telekomunikasi, dan teknologi (4T). Ini berarti, pariwisata menjadi salah satu industri yang tumbuh dominan dan memiliki peran penting dalam aspek kehidupan manusia di berbagai belahan dunia. Baca selengkapnya>>

       

      Acidification, Ketika Laut Kelebihan CO2

      Banyak yang dapat berubah di sekitar kita dalam 5 tahun terakhir ini. Sebelumnya di tahun 2004 para ilmuwan memberi posisi ke-36 dari 40 rangking ancaman masa depan laut khususnya ekosistem terumbu karang dunia. Seiring dengan itu banyak sudah bukti ilmiah (lebih dari 300 publikasi) muncul ‘menakutkan’ dari yang dipikir sebelumnya diantaranya dari Orr et al 2005, Raven et al 2005, Hoegh-Guldberg et al 2007 dan lead-scientist lainnya meyakini implikasi ancaman ‘Ocean Acidification’ bagi penghuni lautan melebihi ancaman peningkatan suhu (ocean warming). Baca selengkapnya>>

       

      Terumbu Karang di Bali Utara Terkena Mass Bleaching

      Hasil survey cepat dengan metode twim swim yang dilakukan oleh Reef Check menunjukkan bahwa terumbu karang di Bali sisi utara mengalami pemutihan antara 25-35 persen. Baca selengkapnya>>

       

      Ribuan Cap Jempol Dukung Pelestarian Lingkungan

      Tepat di hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh Jumat (5/6) ini, organisasi lingkungan WWF (World Wide Fund) mengajak masyarakat menyatakan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Wujudnya dalam bentuk pemberian cap dua jempol tangan. Baca selengkapnya>>

       

      Nadine Senang Adik-Adiknya Juga Peduli Lingkungan

      Sebagai publik figur yang sarat kesibukan, Nadine Chandrawinata masih menyempatkan diri beraktivitas sebagai aktivis lingkungan hidup. Bahkan, ia lebih bergairah lagi karena berhasil mengajak dua adiknya mengikuti jejaknya. Baca selengkapnya>>

       

      Kelestarian Terumbu Karang Bengkulu Terjaga

      Kelestarian terumbu karang di perairan laut Provinsi Bengkulu masih terjaga dengan baik sehingga kehidupan biodata laut terus berkembang. Baca selengkapnya>>

       

      Nelayan Gresik Tenggelamkan Ratusan Terumbu Karang Buatan

      Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gresik akan melibatkan ratusan nelayan di Desa Ngimboh, Kecamatan Ujungpangkah, untuk menenggelamkan 417 terumbu karang buatan di Pantai Ngimboh pada 11 Juni mendatang. Baca selengkapnya>>


      Tentang Go Blue Indonesia
      Go Blue merupakan sebuah portal yang dibangun bersama sebagai upaya membangun kesadaran publik dalam memahami
      isu-isu konservasi terumbu karang dan ekosistem terkaitnya, serta wadah promosi pariwisata ramah lingkungan di Indonesia
      www.goblue.or.id

       

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.