Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

MAYJEN TNI SUROYO GINO MENUTUP TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-81 TAHUN 2008 DI KABUPTEN CIANJUR JAWA BARAT

Expand Messages
  • Sandy Dwiyono
    http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=12&dn=20081103114916 *MAYJEN TNI SUROYO GINO MENUTUP TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-81 TAHUN 2008 DI KABUPTEN CIANJUR
    Message 1 of 2 , Nov 3, 2008
    • 0 Attachment
      http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=12&dn=20081103114916
      *MAYJEN TNI SUROYO GINO MENUTUP TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-81 TAHUN
      2008 DI KABUPTEN CIANJUR JAWA BARAT*

      Oleh : Genaria Pandjaitan

      03-Nov-2008, 11:49:16WIB


      Kita patut bangga, perjalanan serta dinamika program TNI Manunggal Membangun
      Desa di Jawa Barat dan Banten dari tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil
      yang memuaskan dan kian dirasakan manfaat positifnya oleh masyarakat.
      Berbagai hasil pembangunan sarana fisik dan non fisik telah mendorong
      perkembangan desa secara umum. Semua pencapaian ini tentuya karena adanya
      dukungan dari Pemerintah Provinsi dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah
      Kabupaten/Kota, juga dari segenap elemen masyarakat Jawa Barat dan Banten.
      Demikian dikatakan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino,
      pada Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-81 di Kabupaten
      Cianjur, dan secara serentak di lima wilayah, yakni Kabupaten Cianjur,
      Purwakarta, Kuningan, Tasikmalaya dan Lebak, Kamis (30/10).

      Pangdam juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi
      kepada pemerintah provinsi Jawa Barat dan Banten, serta kepada semua
      instansi dan pihak terkait, juga segenap prajurit, sehingga penyelenggaraan
      TMMD ke-81 sekarang ini berjalan lancar dan sukses. Menurut Pangdam,
      kebersamaan ini hendaknya terus kita pupuk dan pelihara, agar dapat semakin
      menumbuhkan sikap saling pengertian dan semangat kerjasama antara TNI,
      Pemerintah Daerah dan segenap elemen masyarakat Jawa Barat dan Banten,
      sehingga tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan kesejahteraan
      masyarakat benar-benar dapat tercapai. Proses tersebut secara otomatis akan
      menempatkan aparatur pemerintah, terutama aparat Pemerintah Daerah dalam
      posisi memfasilitasi upaya-upaya pembangunan yang diprakarsai masyarakat,
      sehingga penetapan program pembangunan benar-benar sejalan dengan kebutuhan
      riil masyarakat, kata Pangdam.

      Kita maklumi bersama, bahwa nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan dalam
      setiap penyelenggaraan TMMD, adalah terwujudnya ikatan kemanunggalan antara
      TNI dengan segenap jajaran Pemerintah Daerah di semua tingkatan, serta
      dengan semua lapisan masyarakat, untuk saling bahu membahu dan bergotong
      royong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada
      terciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap sebagai pondasi sekaligus
      prasyarat dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta yang kita cita-citakan
      bersama, harap Pangdam.

      Lebih jauh Pangdam mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi terhadap
      pelaksanaan program TMMD di Jawa Barat dan Banten selama ini, ternyata dari
      tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil yang menggembirakan, bahkan dapat
      melebihi pencapaian target kegiatan pokok, termasuk pula dalam efisiensi
      pembiayaan, semua ini dapat kita raih tentunya berkat adanya sinergi, ikatan
      kebersamaan serta adanya dukungan swadaya masyarakat yang sangat tinggi,
      sehingga program TMMD menjadi salah satu program penting dalam konteks
      pembangunan nasional kita.

      Dengan berakhirnya program TMMD ke-81 tahun 2008 ini, diharapkan mekanisme
      pembangunan yang telah dibangun melalui model kemanunggalan program TMMD,
      agar tetap dipelihara dan dijadikan salah satu modal dasar masyarakat, dalam
      rangka melaksanakan pembangunan di kawasan pedesaan, tegas Pangdam. Diakhir
      amanatnya Pangdam mengatakan, adanya tindaklanjut dari berbagai pihak,
      khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan
      pemerintah. Demikian pula kepada masyarakat desa, dengan berakhirnya
      pelaksanaan program ini, bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus
      ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan, pemeliharaan dan pengembangan
      secara berkelanjutan, yang pada akhirnya diharapkan masyarakat mampu untuk
      membangun wilayahnya secara mandiri. (Pendam 3/Dispenad)


      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Sandy Dwiyono
      http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=12&dn=20081103114916 *MAYJEN TNI SUROYO GINO MENUTUP TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-81 TAHUN 2008 DI KABUPTEN CIANJUR
      Message 2 of 2 , Nov 3, 2008
      • 0 Attachment
        http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=12&dn=20081103114916

        *MAYJEN TNI SUROYO GINO MENUTUP TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA KE-81 TAHUN
        2008 DI KABUPTEN CIANJUR JAWA BARAT*


        Oleh : Genaria Pandjaitan

        03-Nov-2008, 11:49:16WIB


        Kita patut bangga, perjalanan serta dinamika program TNI Manunggal Membangun
        Desa di Jawa Barat dan Banten dari tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil
        yang memuaskan dan kian dirasakan manfaat positifnya oleh masyarakat.
        Berbagai hasil pembangunan sarana fisik dan non fisik telah mendorong
        perkembangan desa secara umum. Semua pencapaian ini tentuya karena adanya
        dukungan dari Pemerintah Provinsi dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah
        Kabupaten/Kota, juga dari segenap elemen masyarakat Jawa Barat dan Banten.
        Demikian dikatakan *Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino*,
        pada Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-81 di Kabupaten
        Cianjur, dan secara serentak di lima wilayah, yakni Kabupaten Cianjur,
        Purwakarta, Kuningan, Tasikmalaya dan Lebak, Kamis (30/10).

        Pangdam juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi
        kepada pemerintah provinsi Jawa Barat dan Banten, serta kepada semua
        instansi dan pihak terkait, juga segenap prajurit, sehingga penyelenggaraan
        TMMD ke-81 sekarang ini berjalan lancar dan sukses. Menurut Pangdam,
        kebersamaan ini hendaknya terus kita pupuk dan pelihara, agar dapat semakin
        menumbuhkan sikap saling pengertian dan semangat kerjasama antara TNI,
        Pemerintah Daerah dan segenap elemen masyarakat Jawa Barat dan Banten,
        sehingga tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan kesejahteraan
        masyarakat benar-benar dapat tercapai. Proses tersebut secara otomatis akan
        menempatkan aparatur pemerintah, terutama aparat Pemerintah Daerah dalam
        posisi memfasilitasi upaya-upaya pembangunan yang diprakarsai masyarakat,
        sehingga penetapan program pembangunan benar-benar sejalan dengan kebutuhan
        riil masyarakat, kata Pangdam.

        Kita maklumi bersama, bahwa nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan dalam
        setiap penyelenggaraan TMMD, adalah terwujudnya ikatan kemanunggalan antara
        TNI dengan segenap jajaran Pemerintah Daerah di semua tingkatan, serta
        dengan semua lapisan masyarakat, untuk saling bahu membahu dan bergotong
        royong membangun kehidupan sosial yang berkualitas, sehingga bermuara pada
        terciptanya stabilitas keamanan daerah yang mantap sebagai pondasi sekaligus
        prasyarat dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta yang kita cita-citakan
        bersama, harap Pangdam.

        Lebih jauh Pangdam mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi terhadap
        pelaksanaan program TMMD di Jawa Barat dan Banten selama ini, ternyata dari
        tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil yang menggembirakan, bahkan dapat
        melebihi pencapaian target kegiatan pokok, termasuk pula dalam efisiensi
        pembiayaan, semua ini dapat kita raih tentunya berkat adanya sinergi, ikatan
        kebersamaan serta adanya dukungan swadaya masyarakat yang sangat tinggi,
        sehingga program TMMD menjadi salah satu program penting dalam konteks
        pembangunan nasional kita.

        Dengan berakhirnya program TMMD ke-81 tahun 2008 ini, diharapkan mekanisme
        pembangunan yang telah dibangun melalui model kemanunggalan program TMMD,
        agar tetap dipelihara dan dijadikan salah satu modal dasar masyarakat, dalam
        rangka melaksanakan pembangunan di kawasan pedesaan, tegas Pangdam. Diakhir
        amanatnya Pangdam mengatakan, adanya tindaklanjut dari berbagai pihak,
        khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan
        pemerintah. Demikian pula kepada masyarakat desa, dengan berakhirnya
        pelaksanaan program ini, bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus
        ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan, pemeliharaan dan pengembangan
        secara berkelanjutan, yang pada akhirnya diharapkan masyarakat mampu untuk
        membangun wilayahnya secara mandiri. (Pendam 3/Dispenad)


        [Non-text portions of this message have been removed]
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.