Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [ppiindia] BNN Sita 1,4 Juta Ekstasi di Kemasan Koperasi TNI

Expand Messages
  • Sunny
    Diimpor dan membanjiri NKRI karena ada permintaan. Begitulah bisnis. Apakah senjata buatan USA haram atau halal? Senjata ini juga membanjiri NKRI. Malah
    Message 1 of 2 , May 31, 2012
    • 0 Attachment
      Diimpor dan membanjiri NKRI karena ada permintaan. Begitulah bisnis.
      Apakah senjata buatan USA haram atau halal? Senjata ini juga membanjiri
      NKRI. Malah dibeli senjata dari Israel untuk TNI.

      -----Original Message-----
      From: Ananto
      Sent: Thursday, May 31, 2012 2:56 AM
      To: undisclosed-recipients:
      Subject: [ppiindia] BNN Sita 1,4 Juta Ekstasi di Kemasan Koperasi TNI

      BNN Sita 1,4 Juta Ekstasi di Kemasan Koperasi TNI****

      Produk Haram Negeri Tirai Bambu Membanjiri Indonesia****

      Selasa, 29 Mei 2012 , 08:30:00 WIB****

      ****

      RMOL.Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap kasus penyelundupan
      narkotika, berupa 1,4 juta pil ekstasi yang siap dipasarkan dari spesialis
      sindikat kejahatan narkotika China-Indonesia. ****

      ****

      Kepala BNN Komjen Pol Go­ries Mere mengatakan, peng­ung­ka­pan dengan
      penangkapan se­jum­lah tersangka kasus narkotika poros China-Indonesia itu
      berkat duku­ngan informasi akurat dari warga yang selanjutnya berhasil
      dikem­bangkan petugas di la­pangan. ****

      ****

      “Barang haram itu ditemukan dalam sebuah kontainer dengan dokumen palsu.
      Untuk menge­labui petugas, barang haram ter­sebut menulis paket kiriman
      yang berasal dari China yang dituju­kan ke Institusi Badan Intelijen
      Strategis (BAIS) TNI. Ada bebe­rapa tersangka, sebagian mela­rikan diri,”
      katanya dalam jumpa pers di Gedung BNN, Jakarta, kemarin. ****

      ****

      Selama lima bulan terakhir ini (Januari-Mei 2012) telah memus­nahan barang
      bukti kejahatan narkoba lain berupa 28.062,41 gram shabu, 44.389,7 gram
      ganja, 10.116,7 gram heroin, dan 3.103 butir ekstasi.****

      ****

      Gories menduga, pil ekstasi buatan China yang marak beredar di Jakarta
      akhir-akhir ini kuali­tasnya sama dengan produk Be­lan­da. Bahkan harganya
      mampu bersaing dengan buatan lokal.****

      ****

      BNN memperkirakan selama 2011 konsumsi ekstasi di Indo­nesia mencapai 148
      juta butir, dan sebanyak 882.880 butir yang berhasil yang disita. “Berarti
      perkiraannya ada sekitar 147 juta butir ektasi yang berhasil lolos,”
      ungkapnya.****

      ****

      Dijelaskan, sebagian besar penyalahgunaan narkoba meru­pa­kan kalangan
      remaja yang ber­pendidikan tinggi. Akibat barang haram ini sekitar 15 ribu
      anak bangsa setiap tahunnya mati sia-sia akibat barang haram itu. “Total
      kerugian negara yang ditimbulkan akibat penya­lah­gu­naan narkoba
      diprediksi men­capai 48 sampai 50 tiliun rupiah per tahun,” jelasnya.****

      ****

      Rencananya, jutaan butir barang bukti benda terlarang itu oleh kelompok
      pengedarnya akan disebarkan kepada ratusan agen atau spesialis bandar pil
      ekstasi impor untuk konsumen lokasi hi­bu­ran di Jakarta, Bandung,
      Se­marang, Surabaya, Bali, Medan, Ujungpandang dan kota besar lainnya di
      Indonesia. ****

      ****

      “Berat totalnya mencapai 3,8 juta gram. Dari pengungkapan ka­sus ini
      sebanyak 4 juta anak bangsa dapat terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan
      dan pe­redaran gelap narkoba,” tandasnya.****

      ****

      Deputi Pemberantasan Narko­ba BNN, Benny Mamoto menga­takan, per butir
      ekstasi dijual dipasaran dengan kisaran harga Rp 300- 350 ribu. Jika
      dihitung, maka totalnya mencapai Rp 494,3 miliar. ****

      ****

      Dari operasi yang dilakukan BNN itu diketahui terdapat de­lapan tersangka
      yang terlibat, salah satunya merupakan anggota oknum TNI yang bertugas di
      Koperasi BAIS TNI sejak De­sem­ber tahun lalu. ****

      ****

      “Dari barang bukti jutaan butir ekstasi tersebut BNN menga­man­kan delapan
      orang tersangka yang salah satunya adalah ang­gota TNI AU berinisial S
      ber­pangkat bintara dan itu akan diserahkan kepada POM TNI dan akan terus
      didalami. Total ter­sangka yaitu S, RS, R, A, M AR, MM dan J,” terangnya.***
      *

      ****

      Pelaku berinisal S tersebut te­lah memalsukan sejumlah do­kumen kepabeanan.
      Dalam me­mal­sukan dokumen, S mengatas­namakan sebuah nama koperasi sebagai
      pemesan barang yang dikirim dari China. Sedangkan R merupakan penjahat
      narkoba kambuhan ****

      ****

      “Kami cek ternyata tidak terda­ta order ke koperasi tersebut. Dia palsukan
      surat, tanda tangan ke­pala koperasi di paslu, mencatut nama agar lebih
      lancar.****

      ****

      Mencantumkan institusi, Primer Koperasi Kalta (Bais TNI),” bebernya.****

      ****

      Terungkapnya modus operandi penyelundupan narkoba dengan mengatasnamakan
      koperasi ins­tansi militer, ia mengimbau agar koperasi yang bergerak di
      pengu­rusan jasa kepabeaan agar lebih waspada dan ketat menga­wasi
      anggotanya, sehingga tidak ada peluang bagi oknum untuk untuk memanfaatkan
      dalam jaringan peredaran narkoba.****

      ****

      Benny menjelaskan, pil haram yang berjumlah hampir mencapai 1,5 juta ini
      ini datang ke Indo­nesia melalui jalur laut dari pela­buhan Lianyungan,
      Shenzhen dengan tujuan Jakarta. “Berang­kat dari China pada tanggal 28
      April dan tiba di Jakarta pada 8 Mei 2012 di Tanjung Priok,” terangnya.****

      ****

      Pada tanggal 8 Mei, kapal tiba di Tanjung Priok dan kontainer tersebut
      dibongkar pada pukul 22.00 WIB. Setelah turun dari ka­pal, petugas
      melakukan penga­wa­san terhadap kontainer terse­but hingga pengurusan
      admi­nistrasinya selesai.****

      ****

      Kemudian diketahui seorang oknum anggota Primer koperasi Kalta berinisial S
      dengan memal­sukan tanda tangan Kepala Kope­rasi Primkop Kalta dan
      menam­bahkan tulisan Institusi BAIS TNI pada nama koperasi dengan harapan
      kontainer yang diantar dapat lolos dari pemeriksaan. “S juga mengubah data
      packing list untuk menurunkan bea masuk,” jelasnya.****

      ****

      Jumlah Oknum TNI Pengguna Narkotika Meningkat****

      ****

      Kepala Badan Intelijen Strate­gis (BAIS) TNI Laksa­mana Mu­da Soleman B.
      Ponto menga­presiasi pengungkapan sindikat narkoba internasional.
      Pencatutan nama lembaga yang dipimpinnya untuk memper­mu­dah masuknya
      narkotika sangat menodai nama baik TNI. ****

      ****

      “Kalau ada oknum yang mencatut BAIS TNI pasti me­reka menginginkan
      kemu­da­han. Ini tidak boleh, siapapun yang mengetahui bahwa ada yang
      mencatut nama institusi kami maka harap dilaporkan,” katanya, kemarin.****

      ****

      Namun, pencatutan tersebut tidak akan mengubah komit­men TNI untuk terus
      mem­berantas pengedaran narkoba dan menyelamatkan generasi bangsa.
      “Komitmen TNI tetap untuk memberantas narkoba. Kami tidak pandang bulu.
      Sia­papun yang berbuat kejahatan harus dihukum,” tegasnya.****

      ****

      Senada dengan itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Laksamana
      Muda TNI Iskandar Sitompul mene­gas­kan, TNI akan terus mendu­kung program
      pemerintah dalam pemberantasan narkoba demi terciptanya Indonesia bersih
      dari narkoba pada 2015.****

      ****

      Penyelidikan dan penyidikan terhadap prajurit TNI yang di­duga terlibat
      kejahatan narkoba terus dilaksanakan. Bahkan, anggota TNI yang terbukti
      ter­li­bat akan ditindak tegas de­ngan sanksi maksimal pem­berhentian tidak
      hormat. “Kita tidak tinggal diam. TNI berko­mitmen bila ada anggota
      terli­bat akan ditin­dak tegas hingga peme­catan bahkan diusut hingga
      ke­pengadilan,” tegas­nya. ****

      ****

      Diakuinya, oknum anggota TNI yang terlibat penggunaan narkoba pada 2010
      sampai 2011 jumlahnya meningkat. Na­­mun sejauh ini, oknum TNI ter­sebut
      hanya sebagai pema­kai. “Pada 2010 jumlahnya ada 150 orang, dan 2011
      meningkat menjadi 165 oknum anggota TNI yang terbukti mengkon­sumsi
      nar­koba,” bebernya. [Harian Rakyat Merdeka]****

      ****

      Sumber:****

      http://www.rmol.co/read/2012/05/29/65356/BNN-Sita-1,4-Juta-Ekstasi-di-Kemasan-Koperasi-TNI-
      ****



      --
      http://harian-oftheday.blogspot.com/

      "...menyembah yang maha esa,
      menghormati yang lebih tua,
      menyayangi yang lebih muda,
      mengasihi sesama..."


      [Non-text portions of this message have been removed]



      ------------------------------------

      ***************************************************************************
      Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
      Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
      http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
      ***************************************************************************
      __________________________________________________________________________
      Mohon Perhatian:

      1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
      2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
      3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
      4. Satu email perhari: ppiindia-digest@yahoogroups.com
      5. No-email/web only: ppiindia-nomail@yahoogroups.com
      6. kembali menerima email: ppiindia-normal@yahoogroups.com
      Yahoo! Groups Links
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.