Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

yuk netepin standar komik indonesia biar maju

Expand Messages
  • diar_hari_budiarto
    Standar ngomik kayaknya memang diperlukan. Tapi yuk kita samain presepsi ttg standar ngomik. kalau menurut saya standar yang oke itu bukan stylenya or gayanya
    Message 1 of 4 , Jun 22, 2006
    • 0 Attachment
      Standar ngomik kayaknya memang diperlukan. Tapi yuk kita samain
      presepsi ttg standar ngomik. kalau menurut saya standar yang oke itu
      bukan stylenya or gayanya tapi storytellingnya gimana cara kita meramu
      alur cerita, keindahan layout panel dan kemudahan pembaca dalam
      menikmati komik yang dihidangkan ditambah sedikit "kecap dan bumbu"
      cinematographi untuk sudut pengambilan gambar biar asyik. Kalo' bisa
      tambah sambal special efek sedikit. oh ya untuk beveragenya tentu
      saja "es" tingkat proposional anatomi tubuh karakter komik yang masih
      bisa dinikmati. Plus kudapannya "kue manis" visual gambar yang
      komunikatif tentu saja ...yummmyyy....
    • text pict
      Saya dukung untuk membuatnya. Ini lebih ke produksinya ya... Mungkin, nantinya berwujud mejadi buku lanjutan dari Jurus-jurus membuat komik , ya? Tapi saya
      Message 2 of 4 , Jun 22, 2006
      • 0 Attachment
        Saya dukung untuk membuatnya.
        Ini lebih ke produksinya ya...

        Mungkin, nantinya berwujud
        mejadi buku lanjutan
        dari "Jurus-jurus membuat komik", ya?

        Tapi saya dengar ada "buku putih"nya komik Jepang,
        sebagai syarat majunya komik jadi industri, katanya...
        Atau ada buku "putih"nya komik dari negara lain?
        Siapa tahu ada yang punya, :D

        Nah bisa jadi referensi standarnya tuh...

        Semoga setelah standar ngomik Indonesia hadir.
        Ada kelanjutannya semacam "Buku Panduan"
        yang mempunyai "kekuatan hukum".
        Di sana ada standar harga,
        sampai tahap dan hal yang
        menyangkut hukum.


        Tapi proses ini perlu
        organisasi profesi berbadan hukum,
        kayaknya.

        Dan butuh proses dan waktu untuk sampai sana...

        Ok, lanjut...
        Standar Ngomiknya


        ahmadzeni





        --- diar_hari_budiarto <diar_hari_budiarto@...> wrote:

        http://www.pragatcomic.com/
        Pragat Comic! "Alternative Comic Movement"

        Comic Blogs :
        The Textpicters : http://www.textandpictstudio.blogspot.com/
        Kakek Bejo : http://www.kakekbejo.blogspot.com/
        Komik Cerpen: " http://www.komikcerpen.blogspot.com/
        Komik Pendekar X : http://www.pendekarx.blogspot.com/

        Portofolios :
        http://www.portfolios.com/textandpictstudios
        http://www.textandpictstudio.deviantart.com/

        __________________________________________________
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail.yahoo.com
      • zeussama
        ... Betul apa yang di katakan oleh Zeni. Yang perlu di standarkan adalah yang bersangkutan tentang industri komik, tapi bukan ke tekhnik membuat komik. panduan
        Message 3 of 4 , Jun 23, 2006
        • 0 Attachment
          --- In pengajian_komik_dkv@yahoogroups.com, text pict <textpict@...> wrote:
          >
          > Saya dukung untuk membuatnya.
          > Ini lebih ke produksinya ya...
          >
          > Mungkin, nantinya berwujud
          > mejadi buku lanjutan
          > dari "Jurus-jurus membuat komik", ya?
          >
          > Tapi saya dengar ada "buku putih"nya komik Jepang,
          > sebagai syarat majunya komik jadi industri, katanya...
          > Atau ada buku "putih"nya komik dari negara lain?
          > Siapa tahu ada yang punya, :D
          >
          > Nah bisa jadi referensi standarnya tuh...
          >
          > Semoga setelah standar ngomik Indonesia hadir.
          > Ada kelanjutannya semacam "Buku Panduan"
          > yang mempunyai "kekuatan hukum".
          > Di sana ada standar harga,
          > sampai tahap dan hal yang
          > menyangkut hukum.
          >
          >
          > Tapi proses ini perlu
          > organisasi profesi berbadan hukum,
          > kayaknya.
          >
          > Dan butuh proses dan waktu untuk sampai sana...

          Betul apa yang di katakan oleh Zeni. Yang perlu di standarkan adalah yang bersangkutan
          tentang industri komik, tapi bukan ke tekhnik membuat komik. panduan atau standard
          tersebut bisa melindungi produsen komik.
        • medapurnama
          Biasanya memang begitu. Standar kualitas universal yang relatif mudah ditentukan hanyalah standar cetak, dan standar2 yang berhubungan dengan isi cerita serta
          Message 4 of 4 , Jun 23, 2006
          • 0 Attachment
            Biasanya memang begitu. Standar kualitas universal yang relatif mudah
            ditentukan hanyalah standar cetak, dan standar2 yang berhubungan
            dengan isi cerita serta teknik gambar cuma bisa diaplikasikan untuk
            komik mainstream. Standar itu pun tidak bisa disamaratakan begitu
            saja, tetapi hanya bisa ditentukan oleh penerbit komik yang
            bersangkutan. Misalnya standar komik Elex sah-sah saja berbeda dengan
            standar komik MnC.

            Yang pertama harus diatur adalah standar industri dan hak-hak penerbit
            serta komikusnya. Perlindungan hak intelektual yang jelas dan
            pembagian genre yang terkontrol. Itu berarti sudah ada standar harga
            dan gaji komikus, serta rating system yang jelas dan tidak
            membingungkan pembaca. Pembeli harus tahu apa yang dapat diharapkan
            dari produksi komik yang mereka ikuti, dengan ketersediaan serta
            kelancaran distribusi yang baik. Perlu dicatat bahwa ketelatan jadwal
            terbit sebenarnya adalah masalah yang sangat serius di industri komik
            manapun.

            Tidak perlu ada standar yang pukul rata terhadap kualitas artwork atau
            cerita, karena itu buang-buang waktu saja. Selain dari hal2 yg telah
            saya sebut diatas, biarkan market yang menentukan.

            Just my two cents.



            --- In pengajian_komik_dkv@yahoogroups.com, "zeussama" <ncus@...>
            wrote:
            >
            > --- In pengajian_komik_dkv@yahoogroups.com, text pict <textpict@>
            wrote:
            > >
            > > Saya dukung untuk membuatnya.
            > > Ini lebih ke produksinya ya...
            > >
            > > Mungkin, nantinya berwujud
            > > mejadi buku lanjutan
            > > dari "Jurus-jurus membuat komik", ya?
            > >
            > > Tapi saya dengar ada "buku putih"nya komik Jepang,
            > > sebagai syarat majunya komik jadi industri, katanya...
            > > Atau ada buku "putih"nya komik dari negara lain?
            > > Siapa tahu ada yang punya, :D
            > >
            > > Nah bisa jadi referensi standarnya tuh...
            > >
            > > Semoga setelah standar ngomik Indonesia hadir.
            > > Ada kelanjutannya semacam "Buku Panduan"
            > > yang mempunyai "kekuatan hukum".
            > > Di sana ada standar harga,
            > > sampai tahap dan hal yang
            > > menyangkut hukum.
            > >
            > >
            > > Tapi proses ini perlu
            > > organisasi profesi berbadan hukum,
            > > kayaknya.
            > >
            > > Dan butuh proses dan waktu untuk sampai sana...
            >
            > Betul apa yang di katakan oleh Zeni. Yang perlu di standarkan adalah
            yang bersangkutan
            > tentang industri komik, tapi bukan ke tekhnik membuat komik. panduan
            atau standard
            > tersebut bisa melindungi produsen komik.
            >
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.