Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [pecinta_teh] High Tea - Huize van Wely @ Papilion Duo

Expand Messages
  • indri kr
    thank you infonya bro kenny. saya sempat nge-teh juga ke papilion duo. lupa minum apa dari palais des thee.. pokoknya blend of black-green tea with hintas of
    Message 1 of 2 , May 1 7:20 AM
    • 0 Attachment
      thank you infonya bro kenny.
      saya sempat nge-teh juga ke papilion duo.
      lupa minum apa dari palais des thee.. pokoknya blend of black-green tea with
      hintas of mango,peach,etc etc.
      ada 1 tea container yang saya suka. dari kayu pernis... sayang harganya >
      1jt..wuiih..

      personally, untuk ngeteh saya lebih memilih di kempi deli GI. dengan harga yang
      beda sedikit, kalau di kempi deli pas afternoon tea promo, sudah dapat 1 tea pot
      yang isinya lebih banyak dari pada di di HUiz van welly. tapi ya sayangnya
      varian teh-nya juga ga sebanyak di huiz van welly. + dapat 1 slice cake
      berpotongan besar juga . ga cuma 1 piece kue kering.



      ________________________________
      From: Kenny Japar <kenny_japar@...>
      To: pecinta_teh@yahoogroups.com
      Sent: Thursday, April 28, 2011 9:51:26
      Subject: [pecinta_teh] High Tea - Huize van Wely @ Papilion Duo


      Walaupun sering ke Pacific Place, kurang ngeh kalau di dalamnya Papilion Duo
      ada cafe buat ngeteh. Kirain cuman just ordinary cafe doank. Berhubung mau
      meeting , akhirnya kita pun memutuskan untuk meeting aja di sini apalagi
      situasi lumayan mendukung yaitu lagi hujan. Waktu masuk ke dalam ternyata
      situasinya cukup rame juga dengan Ibu - ibu arisan ataupun Bapak - bapak
      berbatik. Ternyata banyak juga yang meeting di tempat sini .Tak lama
      kemudian langsung disodorin menu-nya dan sekilas baca-nya cukup
      membingungkan. Well dibuat dengan cara yag cukup informatif untuk menu
      dimana mereka menginformasikan teh-nya itu black tea, green tea, dll.

      Kemudian ada lagi sedikit legend mengenai teh tersebut cocok diminum untuk
      saat kapan. Berhubung agak2 bingung akhirnya menanyakan untuk waiter-nya
      kira2 teh yang paling recommended apa yah? Waiter-nya pun menyarankan untuk
      teh dengan sedikit spicy. Berhubung agak2 trauma dengan salah satu Kopitiam
      yang di Jl. Sabang yang menyajikan sejenis teh dengan jahe yang sangat
      menusuk aroma-nya. Akhirnya saya tolak :)... Sebenarnya di dalam hati sudah
      ada pilihan cuman pengen tau kira2 apakah ada teh yg direcommend. Singkat
      cerita saya pesennya Du Hamman Tea.

      Untuk Du Hamman-nya disajikan dengan teko dan gelas yang sangat menarik dan
      satu bitesize mini cake. Mereka menggunakan teko tembaga (cmiiw) yang cukup
      berat, langsung dituang setelah tunggu beberapa saat dengan warna tehnya
      yang cukup light.

      Sejenak terhirup dengan samar2 cara red fruits-nya. Apalagi cuaca agak
      mendukung yaitu gerimis di sore hari :). Langsung diminum tehnya tersebut
      dan rasanya cukup menyegarkan juga. Tidak menggunakan gula samasekali
      soalnya prefer that way. Sempat baca menunya sekilas kalau Tea Du Hamman
      tersebut adalah green tea dengan green date dan red fruits. Well rasa-nya ok
      juga. Kemudian coba makan mini cakenya dan rasanya cukup so-so saja walaupun
      bentuknya sangat menarik.

      Tak lama kemudian datang juga teh pesanan-nya client saya. Kebetulan doi
      pesen-nya Vert De La which is Vanilla flavoured tea. Disajikan dengan model
      yng kurang lebih sama seperti cuman beda kue-nya saja. Untuk yang Vert De La
      ini disajikan dengan sepotong cookies.

      Sewaktu dituang, rasa vanilla sangat menyebar. Harum sekali. First taste
      dari tehnya sangat wangi dengan vanila. Setelah cangkir pertama habis, saya
      coba recommend untuk ditesting menggunakan gula, barangkali bisa lebih poll
      lagi taste-nya. Tetapi setelah digunakan gula katanya rasa vanila-nya malah
      diover powered oleh manis-nya gula. Setelah ngobrol ngobrol kayanya perlu
      ditambah dengan sedikit makanan kecil, kita pun minta menu ke waiternya
      lagi. Well kalau dilihat dari harganya sih sepertinya semuanya itu untuk
      makanan berat deh :(...akhirnya atas recomendasi waiter-nya kita pun memesan
      chicken quesadilla.

      Dari penampakannya cukup menggoda selera, dan sepertinya diatasnya itu
      semacam yogurt atau hummus yakk. Akhirnya ambil satu potong, coba belah pake
      pisau sayangnya keju-nya kurang banyak sehingga tidak lumer. Rasanya pun
      biasa saja, dengan sedikit potongan daging ayam dimasing2 slice-nya. Not bad
      buat temen minum teh di sore hari.

      DC :

      Du Hamman Tea : Rp. 44,000

      Vert De La : Rp. 44,000

      Quesadilla Chicken : Rp. 103,000

      All not include with VAT dan service charge.

      Verdict : agak pricey untuk ukuran kantong kuli seperti saya, tetapi kalau
      hanya sekedar minum teh di sore hari yah ok juga ketimbang ngopi terus :)...
      Apalagi ditambah free refill untuk hot water-nya. Cocok juga buat tempat
      meeting :)

      Bagi yang mau liat penampakan gambarnya :

      <http://k317ny.japar.net/home/foodblogging/hightea-huizevanwelypapilionduo>
      http://k317ny.japar.net/home/foodblogging/hightea-huizevanwelypapilionduo

      [Non-text portions of this message have been removed]




      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.