Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

[i-kan-misi] e-JEMMi - Edisi 05-32#2002 -- Menjangkau Suku yang Tidak Terjangkau

Expand Messages
  • e-JEMMi
    DIKIRIM KEPADA: pdrk@eGroups.com ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Juli
    Message 1 of 1 , Aug 6, 2002
    • 0 Attachment
      DIKIRIM KEPADA: pdrk@...

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi) Juli 2002, Vol.5 No.32
      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      SEKILAS ISI:

      o [Editorial]
      o [Kesaksian Misi] : Tongaland -- Dulu dan Sekarang
      o [Profil/Sumber Misi] : Asia Harvest, Arsip Publikasi e-JEMMi,
      Asian Internet Bible Institute
      o [Doa Bagi Misi Dunia]: Sierra Leone, Nigeria, India
      o [Doa Bagi Indonesia] : Sidang Tahunan MPR,
      Pelayanan Cahaya Bagi Negeri (CBN)
      o [Surat Anda] : Info tentang Suku Talo Serawai
      o [URLs Edisi Ini]

      ***********************************************************************
      Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
      e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
      mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
      penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
      ***********************************************************************

      ~~ EDITORIAL ~~

      Edisi e-JEMMi minggu ini akan mengajak anda untuk mengenal secara
      sekilas tentang suku Tonga di Zimbabwe. Melalui kesaksian misi suku
      Tonga ini kita semakin dibukakan dengan kenyataan bahwa Allah sedang
      dan terus bekerja di antara bangsa dan suku-suku bangsa di dunia,
      bahkan di antara suku-suku yang terabaikan yang tidak diketahui
      banyak orang. Mungkin suku ini adalah suku yang diabaikan oleh
      manusia, tapi Allah tidak pernah mengabaikan mereka. Ini membuktikan
      bahwa Allah sungguh-sungguh rindu untuk menjangkau manusia dimana
      pun mereka berada. Jika kita dapat merasakan apa yang Tuhan rasakan
      dan melihat apa yang Tuhan lihat, maka kita tidak akan menunda-nunda
      waktu lagi untuk melaksanakan apa yang menjadi kerinduan-Nya. Dia
      rindu mengutus anda, hamba-hamba-Nya untuk menjangkau orang-orang
      yang sedang diperhatikan Allah agar mereka boleh kembali kepada-Nya.

      Kiranya kesaksian tersebut dapat membuat hati kita bersyukur karena
      pekerjaan Tuhan boleh dilakukan untuk memperluas kerajaan-Nya.

      Selamat melayani!

      Staf Redaksi

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ KESAKSIAN MISI ~~

      TONGALAND -- DULU DAN SEKARANG
      ==============================

      Lebih dari tiga tahun yang lalu Every Home for Christ sama sekali
      tidak mengetahui apapun tentang suku Tonga -- yang berjumlah sekitar
      100.000 orang dan tinggal di bagian tenggara Zimbabwe. Suku ini
      terdaftar sebagai "suku terabaikan" di buku panduan misi pada saat
      itu. Sejak saat itu Allah telah merencanakan hal-hal yang mengagumkan
      dan suku ini sekarang dapat dikeluarkan dari daftar "suku
      terabaikan". Bagaimana hal itu bisa terjadi? Kisahnya adalah sebagai
      berikut ....

      Direktur wilayah EHC, Pete Simonis, mengetahui banyak hal tentang
      suku Tonga karena dia pernah terlibat dalam usaha mengabarkan Injil
      kepada suku ini sejak awal. Dalam berbagai hal, suku Tonga mewakili
      ribuan kelompok suku terabaikan yang dilayani oleh para pekerja EHC
      di seluruh dunia. Para pekerja itu harus mengenalkan Injil kepada
      mereka sebelum dengan penuh percaya diri berkata bahwa mereka telah
      menjangkau rumah yang terakhir. Beginilah kisah dari Pete Simonis:

      Cleopas Chitapa, direktur EHC nasional di Zimbabwe, diminta untuk
      mengadakan penelitian dan mengumpulkan informasi sehingga dapat
      dipakai sebuah tim untuk memulai awal pelayanannya di antara suku
      Tonga. Cleopas bekerja keras untuk melakukan penelitian tersebut
      namun dia tidak mendapat terlalu banyak informasi. Hal ini sungguh
      mengherankan. "Saya akhirnya memastikan sebuah tanggal untuk bertemu
      Cleopas di Harare dan memintanya untuk menyerahkan hasil final
      penelitiannya sebelum saya tiba: 'Silakan pergi dan bertanya kepada
      jurusan ilmu humanisme atau universitas antropologi, dan jika mereka
      tidak mengetahuinya, pergilah ke perpustakaan untuk mencari kliping
      koran yang terbit secara nasional di negara anda dan lihat apa yang
      dapat anda temukan.'"

      Ketika saya tiba di Harare, Cleopas menyampaikan berita buruk.
      Universitas tidak dapat memberikan informasi apapun, sedangkan
      kliping koran hanya menyajikan sedikit cerita yang sama sekali tidak
      berguna. Pernyataan tersebut kedengarannya sungguh tidak masuk akal.
      Ada informasi yang melaporkan bahwa menurut rumor ada beberapa orang
      suku Tonga yang memiliki kaki berkuku dua seperti hewan tertentu dan
      kanibalisme kemungkinan masih ada di wilayah terpencil 'Tongaland
      yang Mengerikan!'

      Hanya ada satu cara untuk menemukan kebenaran: Cleopas dan saya
      harus pergi dan mencari fakta itu sendiri! Allah menyediakan mobil
      yang kami beri nama Yosua (sesuai dengan nama pengintai yang diutus
      oleh Musa) dan dana untuk membiayai kunjungan penelitian tersebut.
      Hari terakhir sebelum kami meninggalkan Harare, Allah memberikan
      terobosan besar. Anak laki-laki saya, Jean, yang mengikuti seminar
      medis tentang obat-obatan tropis di Harare, kemarin baru saja
      bertemu seorang gadis Tonga yang cantik, berpendidikan dan pintar,
      yang juga menghadiri seminar medis tersebut. Sore itu juga, saya
      pergi menemui gadis itu. Namanya Lydia dan dia tertawa saat
      mendengar informasi menggelikan yang kami terima mengenai sukunya.
      Namun dia sungguh senang ketika dia mengetahui tujuan perjalanan
      kami ke Tongaland. Airmata kebahagiaan merebak di matanya saat dia
      menjawab: 'Saya seorang Kristen juga. Keluarga saya di Tongaland
      semuanya telah percaya Yesus. Kakek saya adalah orang pertama yang
      meletakkan dasar bagi pelayanan misi pertama di Tongaland, di daerah
      kami, di dekat Mlibizi. Kakek saya telah pulang ke rumah Allah,
      tetapi nenek saya masih hidup!'

      Lydia memberikan informasi yang berharga tentang suku Tonga dan dia
      membuatkan peta kasar. Dengan pujian dalam hati, keesokan harinya
      Cleopas dan saya berangkat pagi-pagi sekali, dan ketika matahari
      terbenam sore harinya, kami telah berada di pusat wilayah Tongaland!
      Kami bersyukur kepada Allah untuk alat transportasi yang
      disediakannya, tetapi terlebih bersyukur saat bertemu dengan orang-
      orang yang mengagumkan. Neneknya Lydia buta, namun dia sangat senang
      karena Allah telah menuntun kami ke sini. Nenek itu berkeinginan
      agar cucunya membawa kami ke makam suaminya, yang perlu menempuh
      perjalanan panjang melewati ladang jagung menuju ke sebuah pohon
      besar. Di sana kami mengucap syukur kepada Allah untuk lelaki
      bernama Jack (kakeknya Lydia) yang telah mengundang Allah ke
      Tongaland lima dekade yang lalu. Kami melihat bahwa sudah ada
      sekitar 100 orang percaya di wilayah itu, buah dari pelayanan misi
      pertama dimulai dari tempat ini. Kami tidak dapat bertemu dengan
      pendeta dari sebuah gereja kecil yang ada di dekat tempat itu,
      tetapi keluarganya menceritakan tentang dia -- seorang pria bernama
      Robson Mkuli. Kami bertemu dia dan menjalin persahabatan dengannya.

      Cleopas kembali sesudah beberapa bulan dan mengatur acara pelatihan
      penginjilan di gerejanya Robson. Pelatihan itu diikuti sekitar 40
      orang. Robson agak merasa skeptis dengan metode kami untuk
      memberitakan Injil dari rumah ke rumah. Dia menjelaskan bahwa dia
      dan para pekerjanya tidak mendapatkan hasil, karena selama 25 tahun
      mereka telah gagal untuk menjangkau orang-orang di sekitar mereka
      dengan Injil. "Lalu, kami mulai mengimplementasikan pendekatan EHC,"
      Robson menjelaskannya. "Dan puji Tuhan! Saat ini, kami telah memulai
      empat gereja baru di Kasompole, Mabonolo, Manseme, dan Dangamuse.
      Mohon kirimkan kepada kami lebih banyak literatur dan Perjanjian
      Baru!"

      Banyak pendeta seperti Robson dilatih. Banyak pria dan wanita mulai
      ikut berpartisipasi untuk mengabarkan Injil ke semua rumah di
      Tongaland. "Allah menyertai kami sampai saat ini. Dalam jangka waktu
      3 bulan di tahun 1999, 11.184 lembar literatur telah didistribusikan
      ke 7.461 rumah dan 4.693 orang membuka hati untuk menerima Yesus!"
      Sedikitnya ada 323 gereja rumah telah dimulai sejak sore itu lebih
      dari 3 tahun yang lalu ketika Cleopas dan saya tiba di Tongaland.
      Dan, yang lebih membahagiakan lebih dari 12.000 orang Tonga telah
      menerima Injil! Saat ini, kami dengan sukacita melaporkan bahwa
      hampir sebagian besar wilayah Tongaland telah dijangkau Injil.
      "Kami bersyukur kepada Allah untuk ratusan orang percaya yang telah
      menolong dengan cara memberikan sepeda kepada lebih dari 30 pekerja,
      membagikan puluhan ribu buklet Injil dan Alkitab. Kami sungguh
      berterima kasih karena Allah telah memakai para pekerja EHC untuk
      memberikan sedikit nilai tambah kepada investasi besar yang telah
      dikerjakan Allah dalam kehidupan orang-orang Tongaland selama
      bertahun-tahun, bahkan jauh sebelum kami tiba."

      Sumber: Fax of the Apostles, July 2002

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

       ASIA HARVEST
      ==> http://www.asiaharvest.org/
      Asia Harvest (yang dulunya bernama Asian Minorities Outreach) adalah
      organisasi misi Kristen interdenominasi yang melayani suku-suku
      terabaikan di Asia. Organisasi Asia Harvest bekerja sama dengan
      orang-orang percaya nasional/lokal yang tersebar di beberapa negara
      Asia, terutama di China, Vietnam, Laos, Myanmar (Burma), Nepal, dan
      India bagian utara. Di ke enam negara tersebut, ada lebih dari 1000
      kelompok suku terabaikan. Beberapa cara yang digunakan Asia Harvest
      guna menolong gereja-gereja nasional antara lain:
      - Mencetak Alkitab dan literatur penginjilan.
      - Mengadakan pelatihan dan seminar yang ditujukan bagi gerakan
      gereja pribumi tentang bagaimana mengarahkan mereka dalam
      menjangkau suku-suku terabaikan yang ada di negara mereka dan di
      daerah perbatasan.
      - Proyek pengembangan komunitas dan bantuan kemanusiaan bagi suku-
      suku terabaikan dimana penginjilan dan perintisan gereja menjadi
      fokus utama dari pemberian bantuan tersebut.

      Asia Harvest menerbitkan 'Profil Doa' dwi-bulanan yang menampilkan
      sejarah, adat kebiasaan, dan kebutuhan-kebutuhan dari suku-suku
      terabaikan di Asia -- sudah termasuk peta, foto berwarna, pokok-
      pokok doa dan informasi terbaru tentang bagaimana Allah menjangkau
      mereka dengan Injil. 'Profil Doa' yang dibagikan secara gratis ini
      juga menampilkan informasi tentang bagaimana anda dapat terlibat
      dalam proyek-proyek strategis yang dilaksanakan di negara-negara
      Asia yang membutuhkan.

       ORGANISASI YANG MELAYANI SUKU-SUKU TERABAIKAN -- ARSIP PUBLIKASI
      e-JEMMi.
      ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2000/32/
      ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2001/09/
      ==> http://www.sabda.org/publikasi/e-jemmi/2002/18/
      Banyak organisasi yang terlibat dalam pelayanan untuk menjangkau
      suku-suku terabaikan. Untuk mengetahuinya, silakan melihat kembali
      tiga arsip publikasi e-JEMMi tersebut di atas. Anda bisa mendapatkan
      tambahan informasi tentang situs-situs dari organisasi yang
      menjadikan suku-suku terabaikan sebagai fokus pelayanannya, antara
      lain: Bethany Profiles, Mission to Unreached Peoples (MUP), Joshua
      Project II, Global Mapping International (GMI), The Association of
      International Mission Services (AIMS), dan United World Mission
      (UWM).

       ASIAN INTERNET BIBLE INSTITUTE
      ==> http://www.eomtc.com/aibi
      Bagi beberapa pekerja misi dan pendeta, pastilah sulit untuk
      mengikuti pelatihan tambahan tanpa harus meninggalkan ladang
      pelayanan misi yang mereka pilih dan sesuai dengan konteks pelayanan
      mereka. Asian Internet Bible Institute (AIBI) bertujuan untuk
      memberikan akses kepada para misionaris dan pekerja Kristen di Asia
      untuk melanjutkan pelatihan dan pendidikan misi tanpa meninggalkan
      pelayanan mereka. Situs AIBI juga menyediakan koleksi besar tentang
      kursus-kursus online gratis, artikel dan materi-materi lain yang
      dirancang khusus guna menolong para misionaris, pendeta, dan
      perintis gereja di Asia. Jika anda tertarik dengan informasi
      tersebut, pastikan kunjungi situs AIBI untuk browse dan download
      kursus-kursus yang tersedia (zipped dan dalam e-book format).

      Beberapa program AIBI yang dapat diakses melalui situsnya:
      - Kursus GRATIS "The Harvestime Bible College" merupakan program
      pendidikan jarak jauh (dalam bahasa Inggris) selama dua tahun
      bagi para pendeta, perintis gereja, penginjil, dan misionaris.
      - Kursus-kursus singkat yang berlangsung selama 1-6 bulan. Karena
      adanya banyak kebutuhan pelatihan maka kursus dibagi menjadi empat
      tingkat yang berbeda yaitu: bagi semua orang Kristen, semua orang
      dewasa Kristen, bagi pelajar, dan bagi para pekerja Kristen.
      Tersedia 12 kursus dan semuanya GRATIS.
      - e-Books GRATIS yang dapat di-download dalam waktu kurang lebih
      5-10 menit untuk dipelajari sendiri. Topik-topiknya relevan
      dengan kursus-kursus yang tersedia dan beragam mulai dari doa,
      post-denominasi dan globalisasi.

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

       S I E R R A L E O N E
      Ada sekelompok orang Kristen berkunjung ke sebuah desa yang dihuni
      oleh suku Banta Themne di Sierra Leone. Mereka dibawa menghadap
      kepada kepala suku yang ingin sekali menceritakan kepada mereka
      tentang komunitas masyarakat yang dipimpinnya. Ketika seorang
      anggota kelompok menyatakan kepada kepala suku itu bahwa mereka akan
      memberitakan Injil di desa tersebut, kepala suku itu menjawab bahwa
      sudah banyak penduduk di desanya yang ingin mengenal Kristus tetapi
      mereka tidak tahu caranya.
      Sumber: Advance, June 30, 2002
      * Mari naikkan syukur kepada Allah yang memberikan kehausan di hati
      kepada suku Banta Themne yang belum dijangkau Injil jauh sebelum
      sekelompok orang Kristen tersebut datang ke desa mereka.
      * Doakan supaya Allah menyertai para misionaris yang diutus ke desa
      di Sierra Leone ini sehingga mereka dapat menolong penduduk untuk
      mengenal Yesus.

       N I G E R I A
      Di Nigeria, sebuah tembok pembatas dari rumah seorang pendeta yang
      tinggal di desa A runtuh. Jemaatnya ingin membangun kembali tembok
      itu serta memperbaiki rumah pendetanya. Namun, pendeta itu malah
      menyerahkan gajinya yang kecil dan menyatakan bahwa tambahan uang
      tersebut dapat digunakan untuk mendirikan sebuah bangunan gereja di
      desa B yang ada di seberang sungai -- penduduk di desa B itu tidak
      dapat pergi beribadah di gerejanya yang ada di desa A ketika musim
      hujan tiba karena terhalang banjir. Para jemaat bergegas dan
      bersemangat untuk memulai pembangunan gereja di desa B. Mereka
      mengumpulkan rumput, membuat batu bata dan mempersiapkan sebuah
      tempat untuk beribadah sebelum musim hujan dimulai.
      Sumber: Mission Network News, June 30, 2002
      * Bersyukur kepada Allah yang mengaruniakan hati yang terbeban
      untuk melayani kepada pendeta di desa A.
      * Minta agar Allah menguatkan pendeta itu di tengah-tengah
      penduduk desa A dan Allah menggunakan jemaatnya untuk
      menjangkau lebih banyak orang lagi kepada Kristus.

       I N D I A
      Seorang polisi ditugaskan untuk menyelidiki komunitas Kristen dengan
      menyamar sebagai seorang pendeta Kristen. Setelah beberapa waktu,
      ketika polisi Muslim itu membaca Alkitab dan memberikan khotbahnya,
      dia mulai mengakui dan membuka hatinya kepada Kristus. Sekarang dia
      sungguh-sungguh memberitakan tentang kasih Allah dan keselamatan
      dalam Yesus Kristus bagi orang-orang di komunitasnya -- 44 juta
      orang Rajputs, kasta atas yang tinggal di India bagian utara.
      Sumber: Advance, June 30, 2002
      * Bersyukur kepada Firman Allah yang sungguh berkuasa mengubahkan
      hidup seseorang.
      * Minta kepada Allah untuk menguatkan polisi itu dalam menjangkau
      orang-orang Rajputs dan mengenalkan mereka kepada Yesus Kristus.
      * Berdoa agar Roh Kudus bekerja memenangkan lebih banyak penduduk
      Rajputs yang banyak jumlahnya ini. Juga berdoa agar Tuhan bekerja
      dalam kasta-kasta lain!

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

      Sidang Tahunan MPR
      ------------------
      Saat ini sedang berlangsung sidang tahunan MPR di Jakarta. Sidang
      ini merupakan sidang yang strategis bagi kehidupan berbangsa dan
      bernegara karena konstitusi akan diamendemen. Keputusan-keputusan
      yang ditetapkan dalam sidang tersebut nantinya akan banyak
      mempengaruhi jalannya kehidupan bangsa Indonesia di masa depan.
      * Doakanlah agar sidang ini berlangsung aman sehingga mereka yang
      terlibat didalam sidang ini dapat memberikan keputusan-keputusan
      yang berguna untuk memperbaiki kondisi di Indonesia.
      * Banyak demonstrasi terjadi saat sidang berlangsung yang menuntut
      berbagai hal diantaranya tentang amandemen UUD 1945. Salah satu
      tuntutan tersebut adalah dimasukkannya Syariah Islam dalam
      UUD 1945. Berdoa agar MPR dapat bijaksana dalam mengambil
      keputusan dan semua pihak dapat berjiwa besar untuk menerima
      setiap keputusan yang dihasilkan dalam sidang tahunan ini.


      Pelayanan Cahaya Bagi Negeri (CBN)
      ----------------------------------
      Di dalam masa krisis ekonomi dan politik, rakyat Indonesia berteriak
      mencari pertolongan. Pertikaian antar etnis, perselisihan agama, dan
      ketegangan politik telah membawa bangsa ini ke ambang kehancuran.
      Pada masa sukar inilah bangsa Indonesia menantikan kebangunan rohani
      dan penuaian besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, seperti
      dengan lahirnya pelayanan yang dilakukan oleh Cahaya Bagi Negeri.
      Dengan menggunakan teknologi media televisi dan radio, juga melalui
      upaya kemanusiaan yang tak mengenal lelah, Tuhan memakai pelayanan
      ini untuk menyatakan kasih-Nya kepada bangsa-bangsa, memberikan
      harapan kepada jutaan manusia, dan kelegaan kepada yang
      berkekurangan dan yang menderita. Jadual program-program CBN
      ditayangkan pada:
      - SOLUSI, di SCTV setiap hari Rabu, jam 23.30 WIB
      - KASIH, di TVRI setiap hari Minggu, jam 13.30 WIB
      - SURAT, di TPI setiap hari Selasa, jam 13.00 WIB

      * Bersyukur atas keberadaan CBN yang menggunakan media televisi dan
      radio untuk mensharingkan kasih Tuhan melalui topik-topik hangat
      seputar kehidupan manusia.
      * Doakan agar para pemirsa dan pendengar siaran-siaran tersebut
      dapat mengalami pembaharuan hati melalui setiap sharing/kesaksian
      yang ditayangkan.
      * Berdoa untuk setiap pekerja CBN agar Allah senantiasa mencurahkan
      hikmat sehingga mereka semakin mengembangkan pelayanan yang telah
      dipercayakan Allah ke tangan mereka.
      * Doakan prasarana dan sarana yang dibutuhkan guna mendukung setiap
      program pelayanan CBN.
      * Informasi lebih lengkap tentang CBN dapat anda temukan di:
      ==> http://www.cbn.or.id

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ SURAT ANDA ~~

      Dari: W.E.J. <immanuel@>
      >Dear Team e-MISI,
      >Salam sejahtera dalam nama TUHAN kita.
      >
      >Banyak terima kasih atas kiriman e-JEMMi, baru-baru ini dikirimi
      >juga satu berita tentang suku Talo Serawai. Ada beberapa koment
      >tentang berita ini:
      >Suku Talo merupakan satu bagian dari Suku Serawai, lihat juga
      >"Indonesia, Profil Doa Suku-suku yang terabaikan" yang diterbitkan
      >oleh PJRN, Jakarta 2000. Jumlah 180.000 orang Talo saya kira
      >terlalu tinggi, dalam jumlah mungkin termasuk orang pendatang,
      >seorang yang melayani di antara orang Talo memperkirakan penduduk
      >seluruhnya 150.000. Dalam bahasa Serawai ada PB yang juga
      >dimengerti oleh orang Talo. Di seluruh suku Serawai ada kurang
      >lebih 2000 orang Kristen, ada sekian orang sudah menjadi Hamba
      >TUHAN di berbagai gereja, di antara orang Talo kurang lebih ada 20
      >orang percaya, termasuk orang yang tidak dibaptis. Ada beberapa
      >orang Kristen sudah dipanggil TUHAN.
      >
      >Semoga TUHAN terus-menerus membantu team e-MISI dalam tugas yang
      >mulia.
      >
      >Teriring salam dan doa kami
      >W.E.J

      Redaksi:
      Kami mengucapkan terima kasih atas tambahan informasinya mengenai
      suku Talo Serawai. Informasi ini kiranya semakin memberikan semangat
      kepada kita untuk medoakan orang-orang Kristen yang ada di Talo
      Serawai :-) dan juga untuk mendoakan suku-suku terabaikan lainnya.
      Puji Tuhan untuk karya-Nya yang luar biasa!

      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      ~~ URLS Edisi Ini ~~

      * Advance Newsletter < subscribe-advance-newsletter@... >
      * Every Home for Christ http://www.ehc.org/
      * Mission Network News http://www.missionnetworknews.org/


      ______________________________ DISCLAIMER ____________________________
      Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
      Copyright(c) 2002 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
      ______________________________________________________________________
      Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
      Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@...>,
      atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@...>
      Staf Redaksi: Natalia Endah S., Meilina, Heru, Jimmi, dkk.
      ______________________________________________________________________
      Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@...
      Untuk berhenti, kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@...
      Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi http://www.sabda.org/misi/
      Untuk Arsip e-JEMMi http://www.sabda.org/publikasi/misi/
      ______________________________________________________________________

      "Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan
      yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah
      mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!"
      < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Filipi+2:10-11 > (Filipi 2:10-11)


      _I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
      'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
      "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?"
      Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"' (Yesaya 6:8)
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.