Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

RE: [panther-mania] Lagi tentang oli.

Expand Messages
  • hermono.soesastro
    Pak Heri, Ini baru penjajagan saja kok pak, karena ada yg menawarkan oli tsb. Saya sedikit tertarik dengan oli merk tsb karena saya pakai merk yg sama pada
    Message 1 of 10 , Oct 5, 2004
      Pak Heri,
      Ini baru penjajagan saja kok pak, karena ada yg menawarkan oli tsb. Saya sedikit tertarik dengan oli merk tsb karena saya pakai merk yg sama pada transmisi A/T Touring saya (Dexron III) hasilnya sangat memuaskan, perpindahan gigi jadi lebih smooth & tarikan lebih spontan dibanding oli A/T aslinya. Juga saya pakai merk yg sama utk sedan bensin saya yg sudah berumur (1995), multigrade 10~40, grade SH, tarikan jadi lebih enteng, jalan 2000 km masih bening & tidak berkurang krn penguapan.
      Nah, siapa tahu oli utk mesin dieselnya juga punya keunggulan yg sama.
      BTW, saya pernah dengar/baca kalau sebetulnya oli multigrade utk daerah tropis macam Indonesia ini agak mubazir (mohon koreksinya), krn perbedaan temperatur yg tidak terlalu besar dibandingkan dengan negara beriklim 4 musim.
      Bagaimana komentar dr dokter oli P. Andy?
      TQ atas pencerahannya, salam,
      Hermono
      !-! ><$+

      -----Original Message-----
      From: Heribertus  Gunarto <heribertus.gunarto@...>
      To: "'panther-mania@yahoogroups.com'" <panther-mania@yahoogroups.com>
      Date: Tue, 5 Oct 2004 15:30:37 +0700
      Subject: RE: [panther-mania] Lagi tentang oli.

      Dear Pak Hermono,

      Boleh tahu ngga, kenapa yach koq memilih oli yang single grade?

      Bukankah banyak ditawarkan kalo multigrade bisa lebih fleksible untuk range temperature yang lebih luas?

      Dengan kondisi mobil yang suhu mesinnya sering berubah, bukankah lebih baik kalau menggunakan yang multigrade?

      Setahu saya single grade digunakan untuk peralatan yang tidak bekerja di banyak temperature (suhu mesin relative stabil), missal generator. Atau mungkin saya yang salah informasi….

      Barangkali bisa dijelaskan apa kelebihan single grade dibanding dengan multigrade…

      Terima kasih.

       

       

      -----Original Message-----
      From: hermono.soesastro [mailto:hermono.soesastro@...]
      Sent: Tuesday, October 05, 2004 3:24 PM
      To: panther-mania@yahoogroups.com
      Subject: Re: [panther-mania] Lagi tentang oli.

       

      Single grade SAE 30 atau SAE 40 saja pak.
      !-! ><$+

      -----Original Message-----
      From: Hendra <skc150@...>
      To: panther-mania@yahoogroups.com
      Date: Tue, 5 Oct 2004 00:53:05 -0700 (PDT)
       



      Yahoo! Groups Sponsor
      ADVERTISEMENT
      click here


      Yahoo! Groups Links

    • bigosci
      Hello Heribertus, ... salam perkenalan buat semuanya. jd tertarik nih sama masalah oli, klo oli shell helix plus ini termasuk banyak kandungan ester nya nggak
      Message 2 of 10 , Oct 5, 2004
        Hello Heribertus,

        Tuesday, October 5, 2004, 3:30:37 PM, you wrote:
        > Dear Pak Hermono,
        > Boleh tahu ngga, kenapa yach koq memilih oli yang single grade?
        > Bukankah banyak ditawarkan kalo multigrade bisa lebih fleksible untuk range
        > temperature yang lebih luas?
        > Dengan kondisi mobil yang suhu mesinnya sering berubah, bukankah lebih baik
        > kalau menggunakan yang multigrade?
        > Setahu saya single grade digunakan untuk peralatan yang tidak bekerja di
        > banyak temperature (suhu mesin relative stabil), missal generator. Atau
        > mungkin saya yang salah informasi....
        > Barangkali bisa dijelaskan apa kelebihan single grade dibanding dengan
        > multigrade...
        > Terima kasih.

        salam perkenalan buat semuanya.

        jd tertarik nih sama masalah oli, klo oli shell helix plus ini
        termasuk banyak kandungan ester nya nggak yah dan amankah buat mesin mobil.

        tia.

        --
        Brgds,
        bigosci
        mikuni40@...
      • aandysh
        Terus terang masalah lebih baik mana antara oli single grade dan multigrade, saya belum bisa berkomentar apa apa di sini, saya sendiri juga masih penasaran dan
        Message 3 of 10 , Oct 5, 2004
          Terus terang masalah lebih baik mana antara oli single grade dan
          multigrade, saya belum bisa berkomentar apa apa di sini, saya sendiri
          juga masih penasaran dan mencari kebenaran akan hal ini.

          Kalau melihat dari logika rata2 suhu cuaca dalam satu tahun, di
          Indonesia sebetulnya cocok menggunakan oli SAE 30 atau kalau
          multigrade SAE 30W - 40 aneh yah :-D.......viskositas di luar itu
          sebetulnya praktis enggak terpakai........tapi kalau dilihat
          operating temprature range viskositas oli yah memang iklim kita
          berada pada range SAE 30 dan 40 :-D

          Tapi melihat aplikasi pada suatu mesin sesuai dengan kebutuhannya gak
          se-simple itu.

          Sebagai contoh : mesin mesin Racing baik utk Drag motorbike maupun
          Drag race mobil, dengan clearance tertentu pada komponen2 mesinnya,
          ada yang memerlukan oli dengan SAE sangat kental sampai dengan SAE 70.

          Contoh :

          http://www.redlineoil.com/products_motoroil.asp?subcatID=15


          Lalu ada juga mesin2 tertentu (umumnya mesin2 generasi baru) yang
          membutuhkan pelumas dengan viskositas sangat encer, seperti halnya
          mesin Honda Accord di Amerika, utk daerah San Francisco, jelas2
          ditulis di manual serta stiker pada mesin bahwa dianjurkan utk
          menggunakan oli mesin SAE 5W - 30, baik winter maupun summer. Padahal
          iklim tempratur di San Francisco dari se dingin2 nya winter hingga se
          panas2 nya summer di sana cukup menggunakan oli SAE 10W - 40 atau
          15W - 40.

          Mesin2 baru memang dirancang utk mengejar efisiensi yang tinggi
          (konsumsi BBM vs. horsepower), dimana dituntut utk dapat menghasilkan
          horsepower yg cukup besar, konsumsi BBM yg hemat, suara mesin yg
          halus serta emisi yg rendah, maka komponen2 mesin dibuat makin presisi
          ,lebar celah2 antara komponen2 mesin dibuat makin rapat, dari situlah
          muncul kebutuhan akan pelumas2 berviskositas rendah, tetapi memiliki
          VI dan Flashpoint yg tinggi.


          Sementara ini yang bisa menjadi patokan umum utk kita adalah owners
          manual mobil yang bersangkutan, jenis & viskositas oli apa yang
          dianjurkan di sana, lalu kita bisa pakai jenis2 oli dengan viskositas
          yang lebih encer asal jangan terlalu jauh dari yg direkomendasikan di
          buku owners manual.

          Lalu juga ada tips dari buku "Maximum Boost" - Corky Bell, beliau
          menyarankan agar kita menggunakan oli dengan rentang viskositas yang
          tidak begitu lebar.

          Sebagai contoh, oli yang sama kelasnya, antara SAE 10W - 50 dan 15W -
          40, lebih baik pilih yg 15W - 40, karena material / zat yang
          digunakan utk membuat multi viscosity oil itu dapat membuat timbunan
          kerak pada mesin.

          Straight viscosity is the best, with a ten higher viscosity in summer.

          Tetapi Corky Bell juga menyarankan pelumas dengan VI yang tinggi
          (synthetic), serta memiliki antioxidant & kandugan detergent yang
          cukup.

          Nah sekarang masalahnya :

          Bisakah kita mendapat oli Semi synthetic / Full Synthetic SAE 30 atau
          SAE 40 single grade ???

          Andaikan ada, juga menjadi suatu kerepotan tersendiri apabila kita
          harus menggunakan oli SAE 40 pada musim panas, lalu menggantinya
          dengan SAE 30 pada musim hujan, dan seterusnya dan seterusnya.

          Dan bisa dibayangkan bila hal ini harus dilakukan oleh konsumen di
          negara 4 musim.

          Maka dari itu produsen membuat multi viscosity oil agar leluasa
          dipakai di berbagai musim / iklim.


          Sementara ini saja dulu yang dapat saya sampaikan.

          Kalau ada perkembangan lebih baru, akan saya posting.

          huaeem..... bobo dulu ah


          Regards

          - Andy -











          --- In panther-mania@yahoogroups.com, "hermono.soesastro"
          <hermono.soesastro@k...> wrote:
          > Pak Heri,
          > Ini baru penjajagan saja kok pak, karena ada yg menawarkan oli tsb.
          Saya
          > sedikit tertarik dengan oli merk tsb karena saya pakai merk yg sama
          pada
          > transmisi A/T Touring saya (Dexron III) hasilnya sangat memuaskan,
          > perpindahan gigi jadi lebih smooth & tarikan lebih spontan
          dibanding oli A/T
          > aslinya. Juga saya pakai merk yg sama utk sedan bensin saya yg
          sudah berumur
          > (1995), multigrade 10~40, grade SH, tarikan jadi lebih enteng,
          jalan 2000 km
          > masih bening & tidak berkurang krn penguapan.
          > Nah, siapa tahu oli utk mesin dieselnya juga punya keunggulan yg
          sama.
          > BTW, saya pernah dengar/baca kalau sebetulnya oli multigrade utk
          daerah
          > tropis macam Indonesia ini agak mubazir (mohon koreksinya), krn
          perbedaan
          > temperatur yg tidak terlalu besar dibandingkan dengan negara
          beriklim 4
          > musim.
          > Bagaimana komentar dr dokter oli P. Andy?
          > TQ atas pencerahannya, salam,
          > Hermono
          > !-! ><$+
        • hermono.soesastro
          Thanks Pak Andy, Pengetahuan kita bertambah aja terus tentang oli2 ini, namun yg dibahas baru tentang single grade atau multi grade, bagaimana kalau P. Andy
          Message 4 of 10 , Oct 5, 2004
            Thanks Pak Andy,
            Pengetahuan kita bertambah aja terus tentang oli2 ini, namun yg dibahas baru
            tentang single grade atau multi grade, bagaimana kalau P. Andy sekalian
            membahas tentang spesifikasi lainnya yg saya tuliskan untuk oli Conoco ini
            seperti mis angka TBN nya. BTW, VI itu apa pak?
            Salam,
            Hermono
            !-! ><$+


            -----Original Message-----
            From: "aandysh" <aandysh@...>
            To: panther-mania@yahoogroups.com
            Date: Tue, 05 Oct 2004 17:26:22 -0000
            Subject: [panther-mania] Tentang oli single grade vs. multigrade / Re: Lagi
            tentang oli.

            >
            >
            > Terus terang masalah lebih baik mana antara oli single grade dan
            > multigrade, saya belum bisa berkomentar apa apa di sini, saya sendiri
            > juga masih penasaran dan mencari kebenaran akan hal ini.
            >
            > Kalau melihat dari logika rata2 suhu cuaca dalam satu tahun, di
            > Indonesia sebetulnya cocok menggunakan oli SAE 30 atau kalau
            > multigrade SAE 30W - 40 aneh yah :-D.......viskositas di luar itu
            > sebetulnya praktis enggak terpakai........tapi kalau dilihat
            > operating temprature range viskositas oli yah memang iklim kita
            > berada pada range SAE 30 dan 40 :-D
            >
            > Tapi melihat aplikasi pada suatu mesin sesuai dengan kebutuhannya gak
            > se-simple itu.
            >
            > Sebagai contoh : mesin mesin Racing baik utk Drag motorbike maupun
            > Drag race mobil, dengan clearance tertentu pada komponen2 mesinnya,
            > ada yang memerlukan oli dengan SAE sangat kental sampai dengan SAE 70.
            >
            > Contoh :
            >
            > http://www.redlineoil.com/products_motoroil.asp?subcatID=15
            >
            >
            > Lalu ada juga mesin2 tertentu (umumnya mesin2 generasi baru) yang
            > membutuhkan pelumas dengan viskositas sangat encer, seperti halnya
            > mesin Honda Accord di Amerika, utk daerah San Francisco, jelas2
            > ditulis di manual serta stiker pada mesin bahwa dianjurkan utk
            > menggunakan oli mesin SAE 5W - 30, baik winter maupun summer. Padahal
            > iklim tempratur di San Francisco dari se dingin2 nya winter hingga se
            > panas2 nya summer di sana cukup menggunakan oli SAE 10W - 40 atau
            > 15W - 40.
            >
            > Mesin2 baru memang dirancang utk mengejar efisiensi yang tinggi
            > (konsumsi BBM vs. horsepower), dimana dituntut utk dapat menghasilkan
            > horsepower yg cukup besar, konsumsi BBM yg hemat, suara mesin yg
            > halus serta emisi yg rendah, maka komponen2 mesin dibuat makin presisi
            > ,lebar celah2 antara komponen2 mesin dibuat makin rapat, dari situlah
            > muncul kebutuhan akan pelumas2 berviskositas rendah, tetapi memiliki
            > VI dan Flashpoint yg tinggi.
            >
            >
            > Sementara ini yang bisa menjadi patokan umum utk kita adalah owners
            > manual mobil yang bersangkutan, jenis & viskositas oli apa yang
            > dianjurkan di sana, lalu kita bisa pakai jenis2 oli dengan viskositas
            > yang lebih encer asal jangan terlalu jauh dari yg direkomendasikan di
            > buku owners manual.
            >
            > Lalu juga ada tips dari buku "Maximum Boost" - Corky Bell, beliau
            > menyarankan agar kita menggunakan oli dengan rentang viskositas yang
            > tidak begitu lebar.
            >
            > Sebagai contoh, oli yang sama kelasnya, antara SAE 10W - 50 dan 15W -
            > 40, lebih baik pilih yg 15W - 40, karena material / zat yang
            > digunakan utk membuat multi viscosity oil itu dapat membuat timbunan
            > kerak pada mesin.
            >
            > Straight viscosity is the best, with a ten higher viscosity in summer.
            >
            > Tetapi Corky Bell juga menyarankan pelumas dengan VI yang tinggi
            > (synthetic), serta memiliki antioxidant & kandugan detergent yang
            > cukup.
            >
            > Nah sekarang masalahnya :
            >
            > Bisakah kita mendapat oli Semi synthetic / Full Synthetic SAE 30 atau
            > SAE 40 single grade ???
            >
            > Andaikan ada, juga menjadi suatu kerepotan tersendiri apabila kita
            > harus menggunakan oli SAE 40 pada musim panas, lalu menggantinya
            > dengan SAE 30 pada musim hujan, dan seterusnya dan seterusnya.
            >
            > Dan bisa dibayangkan bila hal ini harus dilakukan oleh konsumen di
            > negara 4 musim.
            >
            > Maka dari itu produsen membuat multi viscosity oil agar leluasa
            > dipakai di berbagai musim / iklim.
            >
            >
            > Sementara ini saja dulu yang dapat saya sampaikan.
            >
            > Kalau ada perkembangan lebih baru, akan saya posting.
            >
            > huaeem..... bobo dulu ah
            >
            >
            > Regards
            >
            > - Andy -
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            > --- In panther-mania@yahoogroups.com, "hermono.soesastro"
            > <hermono.soesastro@k...> wrote:
            > > Pak Heri,
            > > Ini baru penjajagan saja kok pak, karena ada yg menawarkan oli tsb.
            > Saya
            > > sedikit tertarik dengan oli merk tsb karena saya pakai merk yg sama
            > pada
            > > transmisi A/T Touring saya (Dexron III) hasilnya sangat memuaskan,
            > > perpindahan gigi jadi lebih smooth & tarikan lebih spontan
            > dibanding oli A/T
            > > aslinya. Juga saya pakai merk yg sama utk sedan bensin saya yg
            > sudah berumur
            > > (1995), multigrade 10~40, grade SH, tarikan jadi lebih enteng,
            > jalan 2000 km
            > > masih bening & tidak berkurang krn penguapan.
            > > Nah, siapa tahu oli utk mesin dieselnya juga punya keunggulan yg
            > sama.
            > > BTW, saya pernah dengar/baca kalau sebetulnya oli multigrade utk
            > daerah
            > > tropis macam Indonesia ini agak mubazir (mohon koreksinya), krn
            > perbedaan
            > > temperatur yg tidak terlalu besar dibandingkan dengan negara
            > beriklim 4
            > > musim.
            > > Bagaimana komentar dr dokter oli P. Andy?
            > > TQ atas pencerahannya, salam,
            > > Hermono
            > > !-! ><$+
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            > Yahoo! Groups Links
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
          • Darmawan, Antonius Budi HID JAK SALES
            Pak Hermono, as far as I know, conoco hanya buat oli mineral base ya. Kaloe liat spec-nya sich kayaknya oke-oke aza ya. Hanya mungkin saya udah punya mind set
            Message 5 of 10 , Oct 5, 2004
              Pak Hermono, as far as I know, conoco hanya buat oli mineral base ya.
              Kaloe liat spec-nya sich kayaknya oke-oke aza ya. Hanya mungkin saya udah punya mind set bahwa semi sintetik itu lebih baik dan lebih bersih, itu aza.

              Regards,

              Antonius B. Darmawan
              HEIDELBERG INDONESIA


              -----Original Message-----
              From: T. Hermono S. [mailto:hermono.soesastro@...]
              Sent: Tuesday, October 05, 2004 2:36 PM
              To: panther-mania@yahoogroups.com
              Subject: [panther-mania] Lagi tentang oli.




              Yth PM'ers,
              Ada yg menawarkan saya oli mesin Conoco HD Fleet plus diesel engine
              oil dengan spesifikasi sbb:
              ditulis di brosurnya "It is highly recomended for direct injection
              diesel engines and other diesel engine that uses a broad range of
              fuel types, including those using fuel with higher sulfur content
              over 0,5%wt."
              Ditawarkan hanya dalam 2 grade, SAE 30 dan SAE 40
              API service exceeds CF, CD, SF categories.
              Specific gravity: 0.88 (30), 0.89 (40)
              Pour (d C): -12
              Flash (d C): 231 (30), 243 (40)
              cSt at 40 d C: 93.6 (30), 140.5 (40)
              cSt at 100 d C: 10.9 (30), 14.1 (40)
              % sulfur ash: 1.63
              Color ASTM: L4.5 (30), 4.5 (40)
              TBN: -12
              V.I.: 100 (30), 97 (40)

              Apakah salahsatu dari oli tersebut bisa dipakai pada mesin panther
              Touring A/T?
              Mohon pencerahannya.
              Salam,
              hermono







              Yahoo! Groups Links
            • hermono.soesastro
              Pak Budi, kalau baca di brosurnya memang conoco basenya mineral oil, cuma cara crackingnya yg beda. Slam, hermono !-!
              Message 6 of 10 , Oct 5, 2004
                Pak Budi, kalau baca di brosurnya memang conoco basenya mineral oil, cuma
                cara "crackingnya" yg beda.
                Slam,
                hermono
                !-! ><$+


                -----Original Message-----
                From: "Darmawan, Antonius Budi HID JAK SALES"
                <AntoniusBudi.Darmawan@...>
                To: <panther-mania@yahoogroups.com>
                Date: Wed, 6 Oct 2004 09:10:50 +0700
                Subject: RE: [panther-mania] Lagi tentang oli.

                >
                > Pak Hermono, as far as I know, conoco hanya buat oli mineral base ya.
                > Kaloe liat spec-nya sich kayaknya oke-oke aza ya. Hanya mungkin saya
                > udah punya mind set bahwa semi sintetik itu lebih baik dan lebih
                > bersih, itu aza.
                >
                > Regards,
                >
                > Antonius B. Darmawan
                > HEIDELBERG INDONESIA
                >
                >
                > -----Original Message-----
                > From: T. Hermono S. [mailto:hermono.soesastro@...]
                > Sent: Tuesday, October 05, 2004 2:36 PM
                > To: panther-mania@yahoogroups.com
                > Subject: [panther-mania] Lagi tentang oli.
                >
                >
                >
                >
                > Yth PM'ers,
                > Ada yg menawarkan saya oli mesin Conoco HD Fleet plus diesel engine
                > oil dengan spesifikasi sbb:
                > ditulis di brosurnya "It is highly recomended for direct injection
                > diesel engines and other diesel engine that uses a broad range of
                > fuel types, including those using fuel with higher sulfur content
                > over 0,5%wt."
                > Ditawarkan hanya dalam 2 grade, SAE 30 dan SAE 40
                > API service exceeds CF, CD, SF categories.
                > Specific gravity: 0.88 (30), 0.89 (40)
                > Pour (d C): -12
                > Flash (d C): 231 (30), 243 (40)
                > cSt at 40 d C: 93.6 (30), 140.5 (40)
                > cSt at 100 d C: 10.9 (30), 14.1 (40)
                > % sulfur ash: 1.63
                > Color ASTM: L4.5 (30), 4.5 (40)
                > TBN: -12
                > V.I.: 100 (30), 97 (40)
                >
                > Apakah salahsatu dari oli tersebut bisa dipakai pada mesin panther
                > Touring A/T?
                > Mohon pencerahannya.
                > Salam,
                > hermono
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                > Yahoo! Groups Links
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                > Yahoo! Groups Links
                >
                >
                >
                >
                >
                >
                >
              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.