Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Petualangan Ibnu Battuta

Expand Messages
  • zul karmen
    Hi..... Teman-teman,aku ada cerita tentang Petualangan Ibnu Battuta coba simak...... Tahun 1325, Ibnu Battuta meninggalkan kota kelahirannya Tangier, Maroko.
    Message 1 of 1 , Dec 1, 2001
      Hi.....

      Teman-teman,aku ada cerita tentang Petualangan Ibnu
      Battuta
      coba simak......

      Tahun 1325, Ibnu Battuta meninggalkan kota
      kelahirannya Tangier, Maroko. Selama hampir tiga puluh
      tahun Ibnu Battuta melakukan perjalanan mengunjungi
      daerah-daerah yg luasnya sama dengan luas 44 negara
      zaman modern, dan menempuh jarak kira-kira 73.000 mil.

      Satu setengah tahun pertama dalam petualangannya Ibnu
      Battuta mengunjungi Afrika Utara, Mesir, Palestina dan
      Suriah, sebelum akhirnya menunaikan ibadah haji yang
      pertama tahun 1326 di Mekah. Setelah menunaikan ibadah
      haji Ibnu Battuta melanjutkan perjalanan mengelilingi
      Irak dan Persia. Tahun 1328 ia naik kapal menuju
      pantai timur benua Afrika mengunjungi Tanzania, Oman
      dan Teluk Persia. Tahun 1330 Ia pergi berkeliling
      Mesir, Suriah, Asia Kecil, melintasi Laut Hitam menuju
      Asia Tengah bagian barat, mengunjungi Istambul,
      ibukota Byzantium. Melalui padang rumput Asia, Ibnu
      Battuta berjalan ke arah timur melintasi Transoxiana,
      Khurasan dan Afganisthan, lalu tiba ditepi sungai
      Indus pada bulan September 1333.

      Di India Ibnu Battuta mencari pekerjaan pada
      Kesultanan Delhi, dan sempat tinggal selama delapan
      tahun sebelum akhirnya melanjutkan petualangannya
      menuju Benggala, pantai Burma, Pulau Sumatra, dan
      Canton, Cina.

      Tahun 1946 Ibnu Battuta kembali ke Mekah. Setelah
      selesai menunaikan ibadah haji untuk yang kesekian
      kali, ia pulang ke kampung halaman pada penghujung
      tahun 1349. Setahun kemudian ia kembali melakukan
      perjalanan melintasi selat Jibraltar ke kerajaan
      muslim Granada. Tahun 1353, Ibnu Battuta melakukan
      petualangannya yang terakhir pada usia 49 tahun
      melintasi gurun sahara menuju kerajaan Mali di wilayah
      Sudan Afrika Barat. Tahun 1355, ia kembali ke Maroko
      pada usia 51 tahun dan menetap hingga akhir hayatnya.

      Selama menempuh perjalanan Ibnu Battuta telah
      mengalami banyak kesulitan karena badai, bajak laut,
      perampok, penyerang nomad dan terbentur pada
      peperangan antara negara yang sedang bertikai. Selama
      perjalanan itu pula, Ibnu Battuta senantiasa
      menyempatkan diri untuk menuju pertapaan dan tempat
      tinggal para aulia untuk bergabung mencari
      pengetahuan, persahabatan dan menerima makrifat
      mereka. Ia Seakan untuk membentengi dirinya dengan
      kemuliaan yang lebih dalam dan tenang sebelum kembali
      ke jalanan.

      Para penulis Barat menggambarkan Ibnu Battuta sebagai
      seorang peneliti yang gagah berani dan menghargai
      sebagai "Marco Polo dunia Muslim", yang mempertaruhkan
      hidupnya untuk menemukan 'terra incognita' dan
      menyampaikan pengetahuan tentangnya untuk menjadi
      perhatian umum.

      Salam u/ semua anggota milis pangrango....

      Zulkarmen

      (oya, ada yg tahu informasi dimana saya bisa
      mendapatkan buku "merah putih berkibar di puncak
      himalaya" ?)


      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Buy the perfect holiday gifts at Yahoo! Shopping.
      http://shopping.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.