Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Ritual Mandi Di Paniis Berkasiat Mengobati Stroke

Expand Messages
  • Linggarjati Organizer
    Kuningan - Mandi ternyata tak sesederhana menyiramkan segayung air ke tubuh. Ada catatan-catatan kecil beraroma historis dari masa lalu. Pada abad 17, serdadu
    Message 1 of 1 , Apr 18, 2013
    • 0 Attachment
      Kuningan - Mandi ternyata tak sesederhana menyiramkan segayung air ke tubuh. Ada catatan-catatan kecil beraroma historis dari masa lalu.

      Pada abad 17, serdadu Galia di masa kejayaan Romawi memiliki tradisi
      menyemprotkan air ke tubuh dan berendam setiap kali selesai berperang. Mereka menggunakan pancuran air sebagai media terapi dan relaksasi.
      Sementara bangsa Eropa dalam abad 18-19 memperlakukan ritual mandi dengan
      berendam di kolam sebagai rehabilitasi kesehatan yang lokasinya berada
      di pegunungan atau di sekitar air terjun.

      Di Indonesia
      sendiri budaya mandi dengan berendam di kolam telah dikenal sejak jaman kerajaan Majapahit. Serat centhini, sebuah literatur kuno pada tahun
      1872 mewartakan keberadaan tempat pemandian di kompleks kraton
      Majapahit dan Medang Kamulan yang menggunakan mata air dari dataran
      tinggi Dieng. Pemandian-pemandian kuno di lingkungan istana umumnya
      berbentuk kolam sangat luas yang dibentengi tembok-tembok batu kokoh
      dengan penjagaan ekstra ketat untuk menjamin privasi raja beserta
      keluarganya saat melakukan ritual mandi.

      Mandi berendam dalam kolam dipercaya dapat menstimulir ketentraman psikis dan, tentu
      saja, menyehatkan tubuh. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mandi
      dengan berbagai cara; seperti berendam, memakai pancuran, menggunakan
      metode semprot, dan sebagainya; berguna untuk memperkuat system
      kekebalan tubuh, melancarkan sirkulasi darah, memperbaiki kinerja
      kelenjar limpa, dan sistem metabolisme tubuh.

      Di Paniis Singkup sendiri memiliki sumber mata air yang berada di kaki gunung
      ciremai. Selain memiliki kandungn TDS dibawah 100 (layak untuk
      dikonsumsi), TDS (Total Dissolve Solid) yaitu ukuran zat terlarut (baik itu zat organik maupun anorganik, misal : garam, dll), mata air Paniis ini juga memiliki kasiat. Menurut informasi dari penduduk sekitar
      pernah ada orang yang lumpuh karena terserang stroke, Oleh keluarganya
      orang tersebut dibawa ke mata air Paniis dan berendam di kolam mata air tersebut. Percaya atau tidak, orang tersebut setelah dibawa pulang ke
      rumahnya sudah bisa berjalan kembali meskipun dibutuhkan beberapa kali
      datang ke sumber mata air Paniis.

      Selain itu masyarakat sekitar juga percaya jika membasuh muka dengan air yang berasal dari
      mata air ini akan membuat seseorang awet muda. Secara medis mungkin hal ini sulit untuk dibuktikan akan tetapi inilah kepercayaan masyarakat
      sekitar yang sudah ada sejak dahulu kala.

      sumber: visitkuningan.com

       
      ------------------------------------------------------
      Best Regards,

      Linggarjati Organizer
      Darma Putra Bld. | Jl. Siliwangi No.9, Cirendang Kuningan 45518 | Telp/Fax. +62232 8881389
       
      Find us also in:
      www.visitkuningan.com
      http://www.linggarjatiorganizer.com 
      http://www.facebook.com/pages/Visit-Kuningan/118761478163853
      http://www.facebook.com/linggarjati.organizer
      http://twitter.com/dlinggarjati

      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.