Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Beras Tiruan IPB Bukti Keampuhan Inovasi Pangan Indonesia

Expand Messages
  • Ansorulloh
    semoga kita bisa swasembada pangan http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/09/01/m9nswf-beras-tiruan-ipb-bukti-keampuhan-inovasi-pangan-indonesia
    Message 1 of 43 , Sep 1, 2012
      semoga kita bisa swasembada pangan

      http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/09/01/m9nswf-beras-tiruan-ipb-bukti-keampuhan-inovasi-pangan-indonesia

      REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR-- Kehadiran beras analog karya Institut Pertanian Bogor, menurut Menteri Pertanian, Suswono, membuktikan Indonesia mampu berinovasi menciptakan banyak mode pangan.

      "Beras analog ini salah satu inovasi IPB, bahan utamanya berasal dari negeri sendiri seperti singkong, sagu dan jagung. Ini adalah bukti, bahwa Indonesia mampu menciptakan, mode pangan berbeda," kata Menteri saat meluncurkan beras analog dalam acara Dies Natalis IPB ke-49, di Kampus Dramaga, Bogor, Sabtu (1/9).

      Menteri mengatakan, Indonesia merupakan negara yang memproduksi beras terbesar di dunia. Namun, Indonesia juga  konsumen beras terbesar sehingga kebutuhan akan beras sangat besar.

      Hadirnya inovasi beras analog, lanjut Menteri, dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Karena lanjut menteri sumber karbohidrat tidak hanya dari beras tapi banyak sumber lainnya.

      "Indonesia kaya akan sumber pangan. Sumber karbohidrat tidak hanya beras, tapi dari pangan lainnya seperti ubi, sagu, singkong, jagung dan masih banyak lagi," kata Menteri dihadapan 4.200 mahasiswa baru IPB angkatan 49.

      Menteri menyebutkan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir akan krisis pangan. Ia optimistis Indonesia  tidak akan mengalami krisis pangan karena sumber karbohidrat di Indonesia tidak hanya bersumber dari beras.

      Menteri berharap setelah beras analog diluncurkan, dapat disambut oleh pihak industri untuk diproduksi dalam jumlah banyak dan disosialisasikan. Menteri juga mengharapkan para mahasiswa IPB memberikan contoh, agar rakyat Indonesia makan beras tidak hanya bersumber dari beras tapi dari sumber karbohidrat lainnya.

      Peluncuran beras analog IPB ditandai dengan kampanye makan beras analog yang diikuti oleh 4.200 mahasiswa baru angkatan 49. Kampanye makan beras analog tersebut akan memecahkan rekor MURI kategori makan beras non-padi dengan jumlah peserta terbanyak.
      Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
      Sumber: Antara

      --
      Barakallahu Fiikum
      ------------------------
      FOR SALE PERFORMANCE PART n CAR AUDIO
      http://www.facebook.com/pages/AutohousE/159630070747727
      ------------------------
      Kekuatan dari 4AGE16 Dapur Pacu Marroon Merry®

      If u can't FOLLOW me on the track, FOLLOW me on TWITTER @ansoracing

    • leo
      Nah kan...!!.. ... From: Leo B Boedihardjo To: otomotif-l@yahoogroups.com Date: Thu, 6 Sep 2012 16:01:14 +0700 Subject: Re:
      Message 43 of 43 , Sep 6, 2012
        Nah kan...!!..




        -----Original Message-----
        From: Leo B Boedihardjo <leobudipangarso@...>
        To: otomotif-l@yahoogroups.com
        Date: Thu, 6 Sep 2012 16:01:14 +0700
        Subject: Re: [otomotif-l] Beras Tiruan IPB Bukti Keampuhan Inovasi Pangan
        Indonesia

        > Ga betah dan udah stop makan nasi
        > Tapi kalau beras pulen seger
        >
        > Ya makan lagi lah
        > Sekali kali
        >
        > Belon pernah coba beras merah kek, item kek biru kek
        > Simply beras beras biasa, takut apa
        >
        > Tapi kabeng ini kok jadi bungkem ?
        > Ga bersedia kirim kah ?
        >
        > 2012/9/6 Rico SP <ocir.id@...>
        >
        > > **
        > >
        > >
        > > betul itu ...
        > >
        > > klo masih betah makan nasi, mending pilih beras karbohidrat kompleks
        > doonk
        > > ahhh ..
        > >
        > > 1. beras hitam
        > > atau
        > > 2. beras coklat
        > > atau
        > > 3. beras merah
        > >
        > >
        > > hehehe...
        > >
        >
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.