Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Biaya Produksi Bawang Merah Terbesar Utk Pestisida

Expand Messages
  • Pustaka Agro
    BIAYA PRODUKSI BAWANG MERAH TERBESAR UNTUK PESTISIDA Brebes, Kompas Dengan persepsi bahwa penggunaan pestisida berkorelasi dengan produksi, maka 35,6 persen
    Message 1 of 1 , Mar 12 1:41 AM
    • 0 Attachment
      BIAYA PRODUKSI BAWANG MERAH TERBESAR UNTUK PESTISIDA

      Brebes, Kompas
      Dengan persepsi bahwa penggunaan pestisida berkorelasi dengan produksi,
      maka 35,6 persen dari total biaya produksi petani bawang merah di Brebes,
      Jawa Tengah, terserap untuk pestisida. Sementara untuk pembelian benih
      hanya 22,7 persen dan pengolahan lahan 14,2 persen per hektar.

      Hasil survai biaya produksi yang pernah dilakukan Ir Ketut Sukanata di
      Brebes tahun 1994 terhadap perilaku petani bawang merah itu membuktikan,
      pertanian bawang merahlah yang paling banyak menggunakan pestisida,
      dibanding cabe merah maupun padi. Kabupaten Brebes memiliki lahan pertanian
      bawang merah total di atas 10.000 hektar. Setiap satu hektar lahan minimal
      membutuhkan biaya produksi sebesar Rp 6 juta.

      Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Laode Budiono MPH pekan
      lalu, penggunaan pestisida yang berlebihan ini membahayakan kesehatan
      petani. Menurut Budiono, berbagai upaya telah dilaksanakan untuk memberikan
      penyuluhan mengenai bahaya penggunaan pestisida. Namun upaya itu belum
      menampakkan hasil.

      Kalau mereka terkena pestisida, biasanya berobat ke Puskesmas.
      Keluhan-keluhan yang sering muncul setelah melakukan penyemprotan adalah
      perasaan mual, pening, sesak napas, ingin muntah dan kadang-kadang kejang.
      (who)

      sumber: http://kompas.com/95/08/01/3107whox.klp
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.