Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

22Foto Penganiayaan Mahasiswa Atma Terhadap Wartawan

Expand Messages
  • Hariyanto Kurniawan
    Nov 24, 2007
    • 0 Attachment

      Ini adalah foto penganiayaan mahasiswa-mahasiswa Unika Atmajaya terhadap wartawan detik.com Andi Saputra. Seperti yang telah banyak diberitakan, Andi sedang melakukan peliputan tentang tewasnya mahasiswa Atma Yoshua, akibat terjatuh dari lantai 12, gedung parkir Unika Atmajaya. Hasil visum RSCM menunjukkan, tes darah dalam tubuh Yoshua mengandung 80 miligram alkohol.

      Peliputan yang juga banyak dilakukan oleh banyak media, bukan hanya Andi semata, ternyata tidak dikehendaki oleh para mahasiswa Atmajaya. Mereka tidak menginginkan tewasnya Yoshua dipublikasi. Begitupun terhadap para petugas kepolisian. Para mahasiswa selain menghalang-halangi peliputan, juga sempat menghalangi para petugas kepolisian untuk melakukan evakuasi. Bahkan, petugas kepolisian juga sempat kesulitan untuk membantangkan police line di TKP.

      Para mahasiswa tersebut, secara kasar telah mengusir para wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan. Namun, entah mengapa Andi yang menjadi sasaran kemarahan mereka. Beberapa mahasiswa Atma secara kasar telah merebut kamera poker digital yang digunakan Andi untuk memotret proses evakuasi korban Yoshua oleh pihak kepolisian. Seluruh foto-foto dalam kamera tersebut, oleh para mahasiswa dihapus.

      Tak cukup itu, mahasiswa itu pun mengeroyok dan memukuli Andi. Sebelumnya Andi sudah mengatakan bahwa dirinya adalah wartawan. Para mahasiswa sempat berhenti melakukan kekerasan. Namun, mereka kembali melanjutkan aksi kekerasannya. Andi sempat melarikan diri. Tapi, beberapa mahasiswa kembali mengejarnya dan melakukan kekerasan secara pengecut. Andi dipukuli di bagian belakang kepalanya. Seperti kita ketahui, daerah belakang kepala merupakan daerah yang rawan terhadap benturan.

      Menurut keterangan Andi kepada kawan-kawan wartawan dan pihak Polda Metro Jaya, dari mulut para mahasiswa yang memukuli dirinya, berbau minuman alkohol yang sangat santer.

      Seorang kawan fotografer dari harian Rakyat Merdeka Susanto, yang berada di lokasi kejadian dan berada tidak jauh dari Andi, tidak bisa berbuat banyak untuk membantu Andi. Namun, Santo membantu dengan cara lain. Dia dengan cerdik berhasil mengabadikan aksi kekerasan itu. Santo memotret dengan cara menyembunyikan kameranya di sisi samping belakang badannya. Dengan posisi sulit seperti itu, Santo berhasil memotret Andi yang sedang dikeroyok para mahasiswa Atma.

      Foto-foto penganiayaan ini sudah dijadikan bukti utama oleh Polsek Setiabudi dan Polda Metro Jaya untuk mencari para pelaku. Sampai saat ini polisi masih mencari para pelaku. Polisi sudah mensweeping kampus Atma, namun para pelaku hingga saat ini menghilang dari aktivitas kampus.

      Jadi, inilah kekerasan dari kampus reformasi yang juga menyuarakan anti kekerasan. Terutama tuntutan pengungkapan aksi kekerasan Semanggi I & II yang terjadi pada sebagian besar para mahasiswa Atmajaya pada saat itu.

      Di sisi lain sebagian besar para wartawan, juga mendukung pengungkapan aksi kekerasan atas peristiwa Semanggi I & II. Selain itu, sebagian besar wartawan juga menjadi pelaku sejarah terjadinya peristiwa Semanggi I & II. Inikah balasan para mahasiswa-mahasiswa, yang notabene junior itu, kepada para wartawan. Hanya karena ingin menutup-nutupi "kecelakaan" yang dialami Yoshua.

      oleh: Harry okezone.com

      (tolong disebarkan)


      Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.


      -----Pesan Inline Disertakan-----


      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers


      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers



      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers



      Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!