Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Resensi "Seni Menghadapi Anak Bandel"

Expand Messages
  • Rukiyah L
      Kiat Menaklukkan Anak Bandel Penulis Dr. Aiman Muhammad Adil   Punya anak bandel, merupakan masalah tersendiri bagi banyak orang tua. Tidak sedikit
    Message 1 of 1 , Jul 30, 2009
    • 0 Attachment
       

      Kiat Menaklukkan Anak Bandel
      Penulis Dr. Aiman Muhammad Adil
       
      Punya anak bandel, merupakan masalah tersendiri bagi banyak orang tua. Tidak sedikit diantara mereka yang akhirnya angkat tangan karena tidak mampu lagi menemukan formula untuk menundukkan kebandelan anaknya.
       
      Dari peristiwa inilah, menjadi cikal bakal lahirnya usaha jasa membuat anak-anak menjadi patuh dan santun pada orang tuanya. Sebagai mana di Amerika Serikat, usaha membuat anak-anak menjadi anak baik ini bahkan menjadi acara realty show berjudul Nanny 911.
       
      Sebagaimana di AS ada nomor telepon 911 untuk keadaan darurat, maka anak bandel juga dipandang suatu keadaan darurat bagi keluarga Amerika. Setelah petugas Nanny 911 datang maka proses untuk membuat anak-anak menjadi lebih baik dimulai sehingga pada akhirnya anak-anak berubah dari segi perangai dan perilaku pada orang tua maupun saudara-saudaranya.
       
      Tidak beda dengan AS, di Indonesia kasus yang sama juga dapat ditemui. Betapa pemberitaan saat ini dimarakkan oleh anak-anak yang tega membunuh orang tuannya, karena masalah pintanya yang tidak terpenuhi. Begitu juga kasus orang tua yang banyak dipukuli, hanya karena tidak diberi uang oleh orang tua.
       
      Bahkan yang lebih ganas, ada anak yang merancang kematian orang tuanya, hanya karena berebut harta warisan. Tidak jarang juga, anak-anak yang ribut karena harta warisan, saat tanah kuburan orang tuanya masih merah.
       
      Anak-anak semacam ini, bermula dari kehidupan masa kecilnya yang tidak diiringi dengan pengajaran sopan santun dan tutur bahasa kelembutan. Masa kecil di mana sang anak bak kertas putih, memang membutuhkan sebuah kecermatan pendidikan. Jika salah menulis dan memberi warna, maka akan coret moretlah kertas putih itu.
       
      Jika anak diibaratkan adonan kue, maka sang pembuat kuelah yang dapat menentukan bentuk apa yang akan dibuatnya nanti. Jika salah-salah, maka jadi tidak jelaslah bentuk kue yang dihasilkan memang masing-masing anak memiliki karakter kepribadian berbeda. Karena itulah, dibutuhkan ilmu untuk mendidik mereka. Sehingga pada akhirnya, tidak didengar lagi anak-anak yang tidak patuh pada orang tua, suka melawan, suka berkelahi, lamban daya tangkapnya, nakal, tidak mau bekerja sama, susah berubah dan keluhan-keluhan lainnya.
       
      Buku ini, akan memberikan konstribusi sangat berarti, terkait dengan masalah menyelesaikan anak-anak yang berkepribadian bandel. Hal pertama yang coba dikoreksi, adalah orang tua itu sendiri. Kebanyakan orang tua, memang melakukan pendekatan kekerasan pada anak-anaknya, dengan harapan ia akan patuh.
       
      Selain itu, ada juga yang hanya mengikuti keinginan anak atau memanjakan, sehingga ia menjadi keras kepala. Bahkan ada pula yang menyerahkan anaknya 100 persen pada pihak ketiga, sehingga anak-anak tidak merasa punya orang tua.
       
      Buku ini mengoreksi semua keluhan-keluhan itu, termasuk jalan keluarnya. Bagi para orang tua, apalagi pendidik, buku ini sangat membantu dalam upaya mendidik anak bandel. Hendri Nova
       
       
      Sumber: Singgalang
      Minggu, 16 November 2008/18 Zulqaidah 1429 H
       
      Judul Buku        :  Seni Menghadapi Anak Bandel
      Penulis                :  Dr. Aiman Muhammad Adil
      Penerbit              :  Pustaka Al-Kautsar)
      Cetakan              :  Pertama, September 2008
      Tebal                   :  168 Halaman
       
      Kunjungi kami di :
       
      www.kautsar.co.id
       
       
       


      "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!
      http://id.mail.yahoo.com"

      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.