Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi

Expand Messages
  • mamik hidayat
    Assalamualaikum wr wb Boikot Barang dan Produk Amerika dan IsraelTindak kebiadaban Imperialis Israel di bumi Palestina telah mendapatkan berbagai respons dari
    Message 1 of 5 , Dec 30, 2008
      Assalamualaikum wr wb

      Boikot Barang dan Produk Amerika dan IsraelTindak kebiadaban Imperialis Israel di bumi
      Palestina telah mendapatkan berbagai respons dari kalangan umat Islam,
      termasuk ulama-ulama Islam. Tokoh-tokoh Islam, seperti Syaikh Dr.
      Muhammad Sayyid Thanthawi, Syaikhul Azhar, yang selama ini terkesan
      lentur dalam setiap pernyataannya, kini lebih tegas lagi akan kemestian
      memerangi musuh-musuh Islam, "Apabila kamu tidak mampu memerangi mereka
      (musuh-musuh Islam, Israel dan Amerika Serikat) dengan senjata, maka
      minimal lawanlah dengan memboikot barang-barang dan produk-produk
      mereka."
      Banyak tokoh Islam dunia yang mendukung
      kemestian pemboikotan barang-barang dan produk-produk Israel dan
      Amerika, bahkan mengeluarkan fatwa untuk merespon tindak kejahatan yang
      mereka lakukan di bumi Palestina. Mereka adalah Dr. Yusuf Qardhawi, Dr.
      Abdul Satar Fathullah Said (Dosen Syariah Universitas Al Azhar), Dr.
      Naser Farid Wasil (mantan Mufti Mesir), Dr. Muhammad Imarah (Pemikir
      Muslim Dunia), Dr. Abdul Hamid Ghazali (pakar ekonomi dan politik
      Islam) dan lain-lain. Berikut ini fatwa yang ditanda tangani tidak
      kurang dari 70 ulama Sudan dan negara-negara Islam lainnya, seputar
      wajibnya memboikot barang-barang dan produk-produk Imperialis Israel
      dan Amerika Serikat. Fatwa: Wajib Memboikot Barang-barang dan Produk-produk Amerika dan IsraelSegala puji bagi Allah yang telah
      mewajibkan hamba-hamba-Nya memerangi orang-orang kafir dengan jiwa dan
      hartanya. Allah telah memberikan kabar gembira kepada mereka kemenangan
      dan kemuliaan, Dia berfirman,
      Perangilah mereka, niscaya Allah akan
      menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan
      menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan
      hati orang-orang yang beriman. (Qs. At Taubah, 9: 14).
      Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah SAW yang telah bersabda, "Perangilah orang-orang musyrik itu dengan harta, jiwa dan lisan kalian." Shalawat dan salam juga semoga tercurah kepada keluarga dan para sahabatnya.
      Wahai kaum muslimin, tak tersembunyi dari
      kalian apa yang menimpa umat kita belakangan ini. Konspirasi negara
      dzalim Amerika dangan rezim Imperialis Yahudi-Israel telah merampas
      tanah suci kita, membantai anak-anak kita di bumi Palestina, mengepung
      rakyatnya dan memaklumatkan perang kepada mereka di semua media visual
      ataupun audio lewat legalitas internasional yang mereka klaim. Oleh
      karena itu, wajib bagi umat Islam tampil berperan utnuk menghadapi
      persoalan umat ini dengan menggunakan berbagai sarana yang mungkin,
      terutama aksi pemboikotan barang-barang dan produk-produk Amerika dan
      Israel. Hal demikian itu didasarkan pada:
      Pertama, firman Allah SWT.,
      Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu
      orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari
      negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa
      menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang
      zalim. (Qs. Al Mumtahanah, 60: 9)
      Kedua, persetujuan Rasulullah SAW. pada Tsumamah ketika dia berkata kepada orang-orang Quraisy,
      "Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian sebiji gandum pun sehingga Rasulullah SAW. mengizinkannya"
      Ketiga, Allah SWT. berfirman,
      "Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. (Qs. Asy Syura, 42: 39).
      Kita semua tahu bahwa Amerika telah banyak
      berbuat kedzaliman dan mengembargo negeri-negeri Islam dan kaum
      muslimin, teriakan dan tangisan anak-anak, rintihan orang-orang sakit,
      ratapan para wanita dan ribuan mayat yang tewas tidak bisa mengetuk
      nuraninya.
      Keempat, konsensus para ulama' yang mengharamkan pemberian manfaat buat orang-orang kafir harbi (yang memerangi umat Islam).
      "Menyatakan, haram hukumnya
      bagi setiap Muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika
      Serikat dan Israel, baik berupa produk-produk minuman, gas bumi dan
      sejenisnya, produk-produk makanan, pakaian, elektronik dan sebagainya.
      Barang siapa yang melakukan transaksi berarti membela dan menolong
      orang-orang kafir, membantu mereka mendzalimi saudara-saudaranya kaum
      muslimin; dia telah melakukan kesalahan dan dosa besar"Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan
      alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan
      kita, Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.
      Yang menandatangani fatwa ini adalah:
      1. Syaikh Muhammad Fadhil Al Taqlawi, mantan Ketua Jamaah Anshar As Sunnah Al Muhamadiyah, Sudan.
      2. Syaikh Ahmad Muhammad Ali Al Thuraifi, Ketua Dewan Fatwa dan Kajian di Universitas Al Quranul Karim
      3. Syaikh Ahmad Dr. Muhammad Utsman Shalih, Direktur Universitas Islam Umdarman dan Sekjen Majlis Ulama Sudan.
      4. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Ali Al Arzaq, Wakil Direktur Universitas Islam Umdarman Sudan.
      5. Syaikh Ash Shadiq Abdullah Abdul Majid, Muraqib Am Al Ikhwan Al Muslimin, Sudan.
      6. Syaikh Dr. Ismail Al Beliy, Ketua Majlis Ulama Sudan.
      7. Syaikh Prof. Dr. Al Khadhar Abdul Rahim, Dekan Fakultas Ushuludin Universitas Islam Umdarman.
      8. Syaikh Prof. Hasan Hamid, Wakil Ketua Dewan Fatwa dan Kajian Universitas Al Quranul Karim
      9. Syaikh Dr. Al Hibr Yusuf Nur Al Daim, Ketua Dewan Pengajaran Majlis Nasional Sudan.
      10. Syaikh Jalaludin Al Murad, Ketua Malis Tinggi Dakwah, Haji dan Wakaf Sudan
      11. Syaikh Kamal Utsman Rizq, Khatib Masjid Jami' Agung Qurthum.
      12. Mr. Muhammad Ibrahim Muhammad, Wakil Sekjen Majlis Ulama' Sudan.
      13. Syaikh Prof. Dr. Abbas Mahjub, Direktur Pusat Universitas Al Quranul Karim untuk Cabang Puteri.
      14. Syaikh Al Amin Al Haj Muhammad, Dosen Universitas Internasional Afrika.
      15. Dr. Suad Al Fatih, Anggota Majlis Nasional Sudan
      16. Syaikh Abdul Rahim Abul Ghaits, Direktur Institut Al Quranul Karim di Umdarman.
      17. Syaikh Dr. Al Qurasyi Abdul Rahim, mantan Dekan Fakultas Syariah Universitas Al Quranul Karim.
      18. Syaikh Sulaiman Utsman Abu Naro, Amir Jamaah Al Ikhwan Al Muslimin, Sudan.
      19. Syaikh Abdul Khalil Al Nadzir Al Karuri, Ketua Jam'iyah Al Ishlah wal Musawah Sudan.
      20. Dr. Fathimah Abdul Rahman, Dosen Universitas Al Quranul Karim.
      21. Syaikh Dr. Kamal Abid, Direktur Islamic Center Afrika
      22. Syaikh Dr. Ismail Hanaafi, Dekan Fakultas Syariah Universitas Internasional Afrika
      23. Syaikh Husain Asyisy, Khathib masjid Al Firdaus di Umdarman
      24. Syaikh Muhammad Al Amin Ismail, Khathib Masjid Al Fath di Shafahah
      25. Syaikh Dr. Abdullah Az Zubair, Dosen Universitas Al Quranul Karim
      26. Syaikh Dr. Mubarak Rahmah, mantan Dekan Fakultas Ushuludin Universitas Islam Umdarman
      27. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Abdul Ghafar, Dosen Universitas Qurthum
      28. Syaikh Dr. Sa'ad Ahmad Sa'ad, Sekjen Badan Penyantun Penerapan Syariat Islam, Sudan.
      29. Syaikh Muhammad Hasan Thanun, Ketua Dewan Pengurus Jam'iyah Anshar
      30. Dr. Umar Yusuf Hamzah, Dosen Universitas Islam Umdarman
      31. Syaikh Hamad Al Fadini, Ketua Urusan Aqidah dan Dakwah
      32. Syaikh Muhammad Abdul Karim, Khathib Masjid Majma' Islami di Jerif Barat
      33. Syaikh Musa'identivikasi Basyir Ali, Khathib Masjid Agung Umdaum
      34. Syaikh Dr. Ala'uddin Az Zuki, Dosen Universitas Qurthum
      35. Syaikh Dr. Abdullah Abdul Hay, Ketua Urusan Kemahasiswaan Universitas Al Quranul Karim
      36. Syaikh Dr. Abdul Hay Yusuf, Ketua Jurusan Peradaban Islam Universitas Qurthum
      37. Syaikh Dr. Umar Abdul Ma'ruf Ali, Universitas Islam Umdarman
      38. Syaikh Dr. Al Abid Muadz, Dekan Fakultas Syariah Universitas Al Quranul Karim
      39. Syaikh Mudatsir Ahmad Ismail, Khathib Masjid Al Arqam di Al Haj Yusuf
      40. Syaikh Dr. Yusuf Al Kudah, Dosen Universitas El Nilain
      41. Syaikh Dr. Shalih Al Taum, Dosen Universitas Qurthum
      42. Syaikh Al Abid Abdul Wahab, Dosen Universitas Qurthum
      43. Syaikh Ibrahim Al Dharir, Anggota Dewan Fatwa dan Kajian Universitas Al Quranul Karim
      44. Syaikh Dr. Ali Ulwan, Dekan Fakultas Syariah Universitas Nasional Al Ribath
      45. Syaikh Ahmad Hasan Muhammad, Ketua Jurusan Komunikasi Universitas Internasional Afrika
      46. Syaikh Dr. Mahmud Sulaiman Jadin, Dosen Universitas Al Quranul Karim
      47. Syaikh Fadhlullah Ibrahim Thaha, Dosen Universitas Al Quranul Karim
      48. Syaikh Akin Mawil, Anggota Majlis Ulama' Sudan
      49. Syaikh Dr. Adil Thahir, Universitas Islam Umdarman
      50. Syaikh Amad Bakri Abu Hiras, Da'i
      51. Syaikh Nazar Muhammad Utsman, Ketua Dewan Penasehat
      52. Syaikh Dr. Izzuddin Ibrahim, Dekan Fakultas Syariah Universitas Al Quranul Karim Cabang Juba
      53. Syaikh Utsman Abdul Razaq, Perintis Majlis Ulama' Sudan
      54. Syaikh Ibrahim Al Arzaq, Universitas Islam Umdarman
      55. Syaikh Dr. Ahmad Shadiq Basyir, Dosen Universitas Al Quranul Karim
      56. Syaikh Jamal Thahir Hasan, Khathib Masjid Banet Timur
      57. Syaikh Athiyah Muhammad Hasan, Anggota Majlis Ulama' Sudan
      58. Syaikh Khalid Ramadhan, Khathib Masjid Al Mustaghfirin
      59. Syaikh Umar Abdul Qadir, Televisi Qurthum
      60. Syaikh Daf'ullah Muhammad Hasan, Imam dan Khathib Masjid Al Dzakirin di Riyadh
      61. Syaikh Yahya Abdullah, Imam dan Khathib Masjid Al Mansyiyah
      62. Syaikh Muhammad Sayid Haj, Imam dan Khathib Masjid ats Tsaurah
      63. Syaikh Dr. Ibrahim Ali Muhammad, Universitas Islam Umdarman
      64. Syaikh Bakri Mikyal, Khathib Masjid Mikyal
      65. Syaikh Abdul Ilah Muhammad Ahmad Namr, Da'i
      66. Syaikh As'ad Abdul Karim, Imam dan Khathib Masjid Majma' Al Furqan
      67. Syaikh Dr. Adil Aliyullah, Universitas Islam Umdarman
      68. Syaikh Taj Thalab, Imam dan Khathib Masjid Boretzudan
      69. Syaikh Dr. utsman Ali Hasan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Katar
      70. Syaikh Ali Aba Shalih, Imam dan Khathib Masjid Muraba' Wahid di Haj Yusuf

      Mamik Hidayat
      Majalah Suara Hidayatullah
      www.gundhul81.multiply.com



      Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • Haris
      Boikot tetap boikot tetapi bagaimana halnya dengan para pekerja Islam yang menyara kehidupan mereka dan keluarga mereka menerusi perusahaan Amerika seperti Mc
      Message 2 of 5 , Jan 6, 2009
        Boikot tetap boikot tetapi bagaimana halnya dengan para pekerja
        Islam yang menyara kehidupan mereka dan keluarga mereka menerusi
        perusahaan Amerika seperti Mc Donald, KFC dll?

        --- In mediabaca@yahoogroups.com, mamik hidayat <mdayat81@...> wrote:
        >
        > Assalamualaikum wr wb
        >
        > Boikot Barang dan Produk Amerika dan IsraelTindak kebiadaban
        Imperialis Israel di bumi
        > Palestina telah mendapatkan berbagai respons dari kalangan umat
        Islam,
        > termasuk ulama-ulama Islam. Tokoh-tokoh Islam, seperti Syaikh Dr.
        > Muhammad Sayyid Thanthawi, Syaikhul Azhar, yang selama ini terkesan
        > lentur dalam setiap pernyataannya, kini lebih tegas lagi akan
        kemestian
        > memerangi musuh-musuh Islam, "Apabila kamu tidak mampu memerangi
        mereka
        > (musuh-musuh Islam, Israel dan Amerika Serikat) dengan senjata,
        maka
        > minimal lawanlah dengan memboikot barang-barang dan produk-produk
        > mereka."
        > Banyak tokoh Islam dunia yang mendukung
        > kemestian pemboikotan barang-barang dan produk-produk Israel dan
        > Amerika, bahkan mengeluarkan fatwa untuk merespon tindak kejahatan
        yang
        > mereka lakukan di bumi Palestina. Mereka adalah Dr. Yusuf
        Qardhawi, Dr.
        > Abdul Satar Fathullah Said (Dosen Syariah Universitas Al Azhar),
        Dr.
        > Naser Farid Wasil (mantan Mufti Mesir), Dr. Muhammad Imarah
        (Pemikir
        > Muslim Dunia), Dr. Abdul Hamid Ghazali (pakar ekonomi dan politik
        > Islam) dan lain-lain. Berikut ini fatwa yang ditanda tangani tidak
        > kurang dari 70 ulama Sudan dan negara-negara Islam lainnya, seputar
        > wajibnya memboikot barang-barang dan produk-produk Imperialis
        Israel
        > dan Amerika Serikat. Fatwa: Wajib Memboikot Barang-barang dan
        Produk-produk Amerika dan IsraelSegala puji bagi Allah yang telah
        > mewajibkan hamba-hamba-Nya memerangi orang-orang kafir dengan jiwa
        dan
        > hartanya. Allah telah memberikan kabar gembira kepada mereka
        kemenangan
        > dan kemuliaan, Dia berfirman,
        > Perangilah mereka, niscaya Allah akan
        > menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan
        > menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta
        melegakan
        > hati orang-orang yang beriman. (Qs. At Taubah, 9: 14).
        > Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah SAW yang
        telah bersabda, "Perangilah orang-orang musyrik itu dengan harta,
        jiwa dan lisan kalian." Shalawat dan salam juga semoga tercurah
        kepada keluarga dan para sahabatnya.
        > Wahai kaum muslimin, tak tersembunyi dari
        > kalian apa yang menimpa umat kita belakangan ini. Konspirasi negara
        > dzalim Amerika dangan rezim Imperialis Yahudi-Israel telah merampas
        > tanah suci kita, membantai anak-anak kita di bumi Palestina,
        mengepung
        > rakyatnya dan memaklumatkan perang kepada mereka di semua media
        visual
        > ataupun audio lewat legalitas internasional yang mereka klaim. Oleh
        > karena itu, wajib bagi umat Islam tampil berperan utnuk menghadapi
        > persoalan umat ini dengan menggunakan berbagai sarana yang mungkin,
        > terutama aksi pemboikotan barang-barang dan produk-produk Amerika
        dan
        > Israel. Hal demikian itu didasarkan pada:
        > Pertama, firman Allah SWT.,
        > Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu
        > orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari
        > negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan
        barangsiapa
        > menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang
        yang
        > zalim. (Qs. Al Mumtahanah, 60: 9)
        > Kedua, persetujuan Rasulullah SAW. pada Tsumamah ketika dia
        berkata kepada orang-orang Quraisy,
        > "Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian sebiji gandum pun
        sehingga Rasulullah SAW. mengizinkannya"
        > Ketiga, Allah SWT. berfirman,
        > "Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan
        zalim mereka membela diri. (Qs. Asy Syura, 42: 39).
        > Kita semua tahu bahwa Amerika telah banyak
        > berbuat kedzaliman dan mengembargo negeri-negeri Islam dan kaum
        > muslimin, teriakan dan tangisan anak-anak, rintihan orang-orang
        sakit,
        > ratapan para wanita dan ribuan mayat yang tewas tidak bisa mengetuk
        > nuraninya.
        > Keempat, konsensus para ulama' yang mengharamkan pemberian manfaat
        buat orang-orang kafir harbi (yang memerangi umat Islam).
        > "Menyatakan, haram hukumnya
        > bagi setiap Muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika
        > Serikat dan Israel, baik berupa produk-produk minuman, gas bumi dan
        > sejenisnya, produk-produk makanan, pakaian, elektronik dan
        sebagainya.
        > Barang siapa yang melakukan transaksi berarti membela dan menolong
        > orang-orang kafir, membantu mereka mendzalimi saudara-saudaranya
        kaum
        > muslimin; dia telah melakukan kesalahan dan dosa besar"Sebelum dan
        sesudahnya kami ucapkan
        > alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada
        junjungan
        > kita, Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.
        > Yang menandatangani fatwa ini adalah:
        > 1. Syaikh Muhammad Fadhil Al Taqlawi, mantan Ketua Jamaah Anshar
        As Sunnah Al Muhamadiyah, Sudan.
        > 2. Syaikh Ahmad Muhammad Ali Al Thuraifi, Ketua Dewan Fatwa dan
        Kajian di Universitas Al Quranul Karim
        > 3. Syaikh Ahmad Dr. Muhammad Utsman Shalih, Direktur Universitas
        Islam Umdarman dan Sekjen Majlis Ulama Sudan.
        > 4. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Ali Al Arzaq, Wakil Direktur
        Universitas Islam Umdarman Sudan.
        > 5. Syaikh Ash Shadiq Abdullah Abdul Majid, Muraqib Am Al Ikhwan
        Al Muslimin, Sudan.
        > 6. Syaikh Dr. Ismail Al Beliy, Ketua Majlis Ulama Sudan.
        > 7. Syaikh Prof. Dr. Al Khadhar Abdul Rahim, Dekan Fakultas
        Ushuludin Universitas Islam Umdarman.
        > 8. Syaikh Prof. Hasan Hamid, Wakil Ketua Dewan Fatwa dan Kajian
        Universitas Al Quranul Karim
        > 9. Syaikh Dr. Al Hibr Yusuf Nur Al Daim, Ketua Dewan Pengajaran
        Majlis Nasional Sudan.
        > 10. Syaikh Jalaludin Al Murad, Ketua Malis Tinggi Dakwah, Haji dan
        Wakaf Sudan
        > 11. Syaikh Kamal Utsman Rizq, Khatib Masjid Jami' Agung Qurthum.
        > 12. Mr. Muhammad Ibrahim Muhammad, Wakil Sekjen Majlis Ulama'
        Sudan.
        > 13. Syaikh Prof. Dr. Abbas Mahjub, Direktur Pusat Universitas Al
        Quranul Karim untuk Cabang Puteri.
        > 14. Syaikh Al Amin Al Haj Muhammad, Dosen Universitas
        Internasional Afrika.
        > 15. Dr. Suad Al Fatih, Anggota Majlis Nasional Sudan
        > 16. Syaikh Abdul Rahim Abul Ghaits, Direktur Institut Al Quranul
        Karim di Umdarman.
        > 17. Syaikh Dr. Al Qurasyi Abdul Rahim, mantan Dekan Fakultas
        Syariah Universitas Al Quranul Karim.
        > 18. Syaikh Sulaiman Utsman Abu Naro, Amir Jamaah Al Ikhwan Al
        Muslimin, Sudan.
        > 19. Syaikh Abdul Khalil Al Nadzir Al Karuri, Ketua Jam'iyah Al
        Ishlah wal Musawah Sudan.
        > 20. Dr. Fathimah Abdul Rahman, Dosen Universitas Al Quranul Karim.
        > 21. Syaikh Dr. Kamal Abid, Direktur Islamic Center Afrika
        > 22. Syaikh Dr. Ismail Hanaafi, Dekan Fakultas Syariah Universitas
        Internasional Afrika
        > 23. Syaikh Husain Asyisy, Khathib masjid Al Firdaus di Umdarman
        > 24. Syaikh Muhammad Al Amin Ismail, Khathib Masjid Al Fath di
        Shafahah
        > 25. Syaikh Dr. Abdullah Az Zubair, Dosen Universitas Al Quranul
        Karim
        > 26. Syaikh Dr. Mubarak Rahmah, mantan Dekan Fakultas Ushuludin
        Universitas Islam Umdarman
        > 27. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Abdul Ghafar, Dosen Universitas
        Qurthum
        > 28. Syaikh Dr. Sa'ad Ahmad Sa'ad, Sekjen Badan Penyantun Penerapan
        Syariat Islam, Sudan.
        > 29. Syaikh Muhammad Hasan Thanun, Ketua Dewan Pengurus Jam'iyah
        Anshar
        > 30. Dr. Umar Yusuf Hamzah, Dosen Universitas Islam Umdarman
        > 31. Syaikh Hamad Al Fadini, Ketua Urusan Aqidah dan Dakwah
        > 32. Syaikh Muhammad Abdul Karim, Khathib Masjid Majma' Islami di
        Jerif Barat
        > 33. Syaikh Musa'identivikasi Basyir Ali, Khathib Masjid Agung
        Umdaum
        > 34. Syaikh Dr. Ala'uddin Az Zuki, Dosen Universitas Qurthum
        > 35. Syaikh Dr. Abdullah Abdul Hay, Ketua Urusan Kemahasiswaan
        Universitas Al Quranul Karim
        > 36. Syaikh Dr. Abdul Hay Yusuf, Ketua Jurusan Peradaban Islam
        Universitas Qurthum
        > 37. Syaikh Dr. Umar Abdul Ma'ruf Ali, Universitas Islam Umdarman
        > 38. Syaikh Dr. Al Abid Muadz, Dekan Fakultas Syariah Universitas
        Al Quranul Karim
        > 39. Syaikh Mudatsir Ahmad Ismail, Khathib Masjid Al Arqam di Al
        Haj Yusuf
        > 40. Syaikh Dr. Yusuf Al Kudah, Dosen Universitas El Nilain
        > 41. Syaikh Dr. Shalih Al Taum, Dosen Universitas Qurthum
        > 42. Syaikh Al Abid Abdul Wahab, Dosen Universitas Qurthum
        > 43. Syaikh Ibrahim Al Dharir, Anggota Dewan Fatwa dan Kajian
        Universitas Al Quranul Karim
        > 44. Syaikh Dr. Ali Ulwan, Dekan Fakultas Syariah Universitas
        Nasional Al Ribath
        > 45. Syaikh Ahmad Hasan Muhammad, Ketua Jurusan Komunikasi
        Universitas Internasional Afrika
        > 46. Syaikh Dr. Mahmud Sulaiman Jadin, Dosen Universitas Al Quranul
        Karim
        > 47. Syaikh Fadhlullah Ibrahim Thaha, Dosen Universitas Al Quranul
        Karim
        > 48. Syaikh Akin Mawil, Anggota Majlis Ulama' Sudan
        > 49. Syaikh Dr. Adil Thahir, Universitas Islam Umdarman
        > 50. Syaikh Amad Bakri Abu Hiras, Da'i
        > 51. Syaikh Nazar Muhammad Utsman, Ketua Dewan Penasehat
        > 52. Syaikh Dr. Izzuddin Ibrahim, Dekan Fakultas Syariah
        Universitas Al Quranul Karim Cabang Juba
        > 53. Syaikh Utsman Abdul Razaq, Perintis Majlis Ulama' Sudan
        > 54. Syaikh Ibrahim Al Arzaq, Universitas Islam Umdarman
        > 55. Syaikh Dr. Ahmad Shadiq Basyir, Dosen Universitas Al Quranul
        Karim
        > 56. Syaikh Jamal Thahir Hasan, Khathib Masjid Banet Timur
        > 57. Syaikh Athiyah Muhammad Hasan, Anggota Majlis Ulama' Sudan
        > 58. Syaikh Khalid Ramadhan, Khathib Masjid Al Mustaghfirin
        > 59. Syaikh Umar Abdul Qadir, Televisi Qurthum
        > 60. Syaikh Daf'ullah Muhammad Hasan, Imam dan Khathib Masjid Al
        Dzakirin di Riyadh
        > 61. Syaikh Yahya Abdullah, Imam dan Khathib Masjid Al Mansyiyah
        > 62. Syaikh Muhammad Sayid Haj, Imam dan Khathib Masjid ats Tsaurah
        > 63. Syaikh Dr. Ibrahim Ali Muhammad, Universitas Islam Umdarman
        > 64. Syaikh Bakri Mikyal, Khathib Masjid Mikyal
        > 65. Syaikh Abdul Ilah Muhammad Ahmad Namr, Da'i
        > 66. Syaikh As'ad Abdul Karim, Imam dan Khathib Masjid Majma' Al
        Furqan
        > 67. Syaikh Dr. Adil Aliyullah, Universitas Islam Umdarman
        > 68. Syaikh Taj Thalab, Imam dan Khathib Masjid Boretzudan
        > 69. Syaikh Dr. utsman Ali Hasan, Dosen Fakultas Syariah
        Universitas Katar
        > 70. Syaikh Ali Aba Shalih, Imam dan Khathib Masjid Muraba' Wahid
        di Haj Yusuf
        >
        > Mamik Hidayat
        > Majalah Suara Hidayatullah
        > www.gundhul81.multiply.com
        >
        >
        >
        > Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs
        pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!
        http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
        >
        > [Non-text portions of this message have been removed]
        >
      • Barata Krisna
        kalau mau boikot mah jangan tanggung-tanggung. Sekalian gak usah pake lampu, lampu kan dibikin Thomas Alva Edison, orang Yahudi. Jangan pake listrik dan kereta
        Message 3 of 5 , Jan 9, 2009
          kalau mau boikot mah jangan tanggung-tanggung. Sekalian gak usah pake lampu, lampu kan dibikin Thomas Alva Edison, orang Yahudi. Jangan pake listrik dan kereta api, karena yang nemuin benda-benda itu James Watt yang jewish. jangan pakai mobil, karena mobil diciptakan Henry Ford yang kemudian ditiru orang-orang Jepang. jangan pakai telepon karena yang nemuin Alex Graham Bell, Yahudi tulen. Naik onta aja dan tinggal di hutan. kalo ngaku boikot tapi masih pake listrik, mobil, telepon, lampu, itu munafik namanya.

          --- On Tue, 1/6/09, Haris <akbajalil@...> wrote:
          From: Haris <akbajalil@...>
          Subject: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi
          To: mediabaca@yahoogroups.com
          Date: Tuesday, January 6, 2009, 6:12 AM











          Boikot tetap boikot tetapi bagaimana halnya dengan para pekerja

          Islam yang menyara kehidupan mereka dan keluarga mereka menerusi

          perusahaan Amerika seperti Mc Donald, KFC dll?



          --- In mediabaca@yahoogrou ps.com, mamik hidayat <mdayat81@.. .> wrote:

          >

          > Assalamualaikum wr wb

          >

          > Boikot Barang dan Produk Amerika dan IsraelTindak kebiadaban

          Imperialis Israel di bumi

          > Palestina telah mendapatkan berbagai respons dari kalangan umat

          Islam,

          > termasuk ulama-ulama Islam. Tokoh-tokoh Islam, seperti Syaikh Dr.

          > Muhammad Sayyid Thanthawi, Syaikhul Azhar, yang selama ini terkesan

          > lentur dalam setiap pernyataannya, kini lebih tegas lagi akan

          kemestian

          > memerangi musuh-musuh Islam, "Apabila kamu tidak mampu memerangi

          mereka

          > (musuh-musuh Islam, Israel dan Amerika Serikat) dengan senjata,

          maka

          > minimal lawanlah dengan memboikot barang-barang dan produk-produk

          > mereka."

          > Banyak tokoh Islam dunia yang mendukung

          > kemestian pemboikotan barang-barang dan produk-produk Israel dan

          > Amerika, bahkan mengeluarkan fatwa untuk merespon tindak kejahatan

          yang

          > mereka lakukan di bumi Palestina. Mereka adalah Dr. Yusuf

          Qardhawi, Dr.

          > Abdul Satar Fathullah Said (Dosen Syariah Universitas Al Azhar),

          Dr.

          > Naser Farid Wasil (mantan Mufti Mesir), Dr. Muhammad Imarah

          (Pemikir

          > Muslim Dunia), Dr. Abdul Hamid Ghazali (pakar ekonomi dan politik

          > Islam) dan lain-lain. Berikut ini fatwa yang ditanda tangani tidak

          > kurang dari 70 ulama Sudan dan negara-negara Islam lainnya, seputar

          > wajibnya memboikot barang-barang dan produk-produk Imperialis

          Israel

          > dan Amerika Serikat. Fatwa: Wajib Memboikot Barang-barang dan

          Produk-produk Amerika dan IsraelSegala puji bagi Allah yang telah

          > mewajibkan hamba-hamba- Nya memerangi orang-orang kafir dengan jiwa

          dan

          > hartanya. Allah telah memberikan kabar gembira kepada mereka

          kemenangan

          > dan kemuliaan, Dia berfirman,

          > Perangilah mereka, niscaya Allah akan

          > menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan

          > menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta

          melegakan

          > hati orang-orang yang beriman. (Qs. At Taubah, 9: 14).

          > Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah SAW yang

          telah bersabda, "Perangilah orang-orang musyrik itu dengan harta,

          jiwa dan lisan kalian." Shalawat dan salam juga semoga tercurah

          kepada keluarga dan para sahabatnya.

          > Wahai kaum muslimin, tak tersembunyi dari

          > kalian apa yang menimpa umat kita belakangan ini. Konspirasi negara

          > dzalim Amerika dangan rezim Imperialis Yahudi-Israel telah merampas

          > tanah suci kita, membantai anak-anak kita di bumi Palestina,

          mengepung

          > rakyatnya dan memaklumatkan perang kepada mereka di semua media

          visual

          > ataupun audio lewat legalitas internasional yang mereka klaim. Oleh

          > karena itu, wajib bagi umat Islam tampil berperan utnuk menghadapi

          > persoalan umat ini dengan menggunakan berbagai sarana yang mungkin,

          > terutama aksi pemboikotan barang-barang dan produk-produk Amerika

          dan

          > Israel. Hal demikian itu didasarkan pada:

          > Pertama, firman Allah SWT.,

          > Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu

          > orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari

          > negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan

          barangsiapa

          > menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang

          yang

          > zalim. (Qs. Al Mumtahanah, 60: 9)

          > Kedua, persetujuan Rasulullah SAW. pada Tsumamah ketika dia

          berkata kepada orang-orang Quraisy,

          > "Demi Allah, tidak akan sampai kepada kalian sebiji gandum pun

          sehingga Rasulullah SAW. mengizinkannya"

          > Ketiga, Allah SWT. berfirman,

          > "Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan

          zalim mereka membela diri. (Qs. Asy Syura, 42: 39).

          > Kita semua tahu bahwa Amerika telah banyak

          > berbuat kedzaliman dan mengembargo negeri-negeri Islam dan kaum

          > muslimin, teriakan dan tangisan anak-anak, rintihan orang-orang

          sakit,

          > ratapan para wanita dan ribuan mayat yang tewas tidak bisa mengetuk

          > nuraninya.

          > Keempat, konsensus para ulama' yang mengharamkan pemberian manfaat

          buat orang-orang kafir harbi (yang memerangi umat Islam).

          > "Menyatakan, haram hukumnya

          > bagi setiap Muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika

          > Serikat dan Israel, baik berupa produk-produk minuman, gas bumi dan

          > sejenisnya, produk-produk makanan, pakaian, elektronik dan

          sebagainya.

          > Barang siapa yang melakukan transaksi berarti membela dan menolong

          > orang-orang kafir, membantu mereka mendzalimi saudara-saudaranya

          kaum

          > muslimin; dia telah melakukan kesalahan dan dosa besar"Sebelum dan

          sesudahnya kami ucapkan

          > alhamdulillah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada

          junjungan

          > kita, Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.

          > Yang menandatangani fatwa ini adalah:

          > 1. Syaikh Muhammad Fadhil Al Taqlawi, mantan Ketua Jamaah Anshar

          As Sunnah Al Muhamadiyah, Sudan.

          > 2. Syaikh Ahmad Muhammad Ali Al Thuraifi, Ketua Dewan Fatwa dan

          Kajian di Universitas Al Quranul Karim

          > 3. Syaikh Ahmad Dr. Muhammad Utsman Shalih, Direktur Universitas

          Islam Umdarman dan Sekjen Majlis Ulama Sudan.

          > 4. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Ali Al Arzaq, Wakil Direktur

          Universitas Islam Umdarman Sudan.

          > 5. Syaikh Ash Shadiq Abdullah Abdul Majid, Muraqib Am Al Ikhwan

          Al Muslimin, Sudan.

          > 6. Syaikh Dr. Ismail Al Beliy, Ketua Majlis Ulama Sudan.

          > 7. Syaikh Prof. Dr. Al Khadhar Abdul Rahim, Dekan Fakultas

          Ushuludin Universitas Islam Umdarman.

          > 8. Syaikh Prof. Hasan Hamid, Wakil Ketua Dewan Fatwa dan Kajian

          Universitas Al Quranul Karim

          > 9. Syaikh Dr. Al Hibr Yusuf Nur Al Daim, Ketua Dewan Pengajaran

          Majlis Nasional Sudan.

          > 10. Syaikh Jalaludin Al Murad, Ketua Malis Tinggi Dakwah, Haji dan

          Wakaf Sudan

          > 11. Syaikh Kamal Utsman Rizq, Khatib Masjid Jami' Agung Qurthum.

          > 12. Mr. Muhammad Ibrahim Muhammad, Wakil Sekjen Majlis Ulama'

          Sudan.

          > 13. Syaikh Prof. Dr. Abbas Mahjub, Direktur Pusat Universitas Al

          Quranul Karim untuk Cabang Puteri.

          > 14. Syaikh Al Amin Al Haj Muhammad, Dosen Universitas

          Internasional Afrika.

          > 15. Dr. Suad Al Fatih, Anggota Majlis Nasional Sudan

          > 16. Syaikh Abdul Rahim Abul Ghaits, Direktur Institut Al Quranul

          Karim di Umdarman.

          > 17. Syaikh Dr. Al Qurasyi Abdul Rahim, mantan Dekan Fakultas

          Syariah Universitas Al Quranul Karim.

          > 18. Syaikh Sulaiman Utsman Abu Naro, Amir Jamaah Al Ikhwan Al

          Muslimin, Sudan.

          > 19. Syaikh Abdul Khalil Al Nadzir Al Karuri, Ketua Jam'iyah Al

          Ishlah wal Musawah Sudan.

          > 20. Dr. Fathimah Abdul Rahman, Dosen Universitas Al Quranul Karim.

          > 21. Syaikh Dr. Kamal Abid, Direktur Islamic Center Afrika

          > 22. Syaikh Dr. Ismail Hanaafi, Dekan Fakultas Syariah Universitas

          Internasional Afrika

          > 23. Syaikh Husain Asyisy, Khathib masjid Al Firdaus di Umdarman

          > 24. Syaikh Muhammad Al Amin Ismail, Khathib Masjid Al Fath di

          Shafahah

          > 25. Syaikh Dr. Abdullah Az Zubair, Dosen Universitas Al Quranul

          Karim

          > 26. Syaikh Dr. Mubarak Rahmah, mantan Dekan Fakultas Ushuludin

          Universitas Islam Umdarman

          > 27. Syaikh Prof. Dr. Muhammad Abdul Ghafar, Dosen Universitas

          Qurthum

          > 28. Syaikh Dr. Sa'ad Ahmad Sa'ad, Sekjen Badan Penyantun Penerapan

          Syariat Islam, Sudan.

          > 29. Syaikh Muhammad Hasan Thanun, Ketua Dewan Pengurus Jam'iyah

          Anshar

          > 30. Dr. Umar Yusuf Hamzah, Dosen Universitas Islam Umdarman

          > 31. Syaikh Hamad Al Fadini, Ketua Urusan Aqidah dan Dakwah

          > 32. Syaikh Muhammad Abdul Karim, Khathib Masjid Majma' Islami di

          Jerif Barat

          > 33. Syaikh Musa'identivikasi Basyir Ali, Khathib Masjid Agung

          Umdaum

          > 34. Syaikh Dr. Ala'uddin Az Zuki, Dosen Universitas Qurthum

          > 35. Syaikh Dr. Abdullah Abdul Hay, Ketua Urusan Kemahasiswaan

          Universitas Al Quranul Karim

          > 36. Syaikh Dr. Abdul Hay Yusuf, Ketua Jurusan Peradaban Islam

          Universitas Qurthum

          > 37. Syaikh Dr. Umar Abdul Ma'ruf Ali, Universitas Islam Umdarman

          > 38. Syaikh Dr. Al Abid Muadz, Dekan Fakultas Syariah Universitas

          Al Quranul Karim

          > 39. Syaikh Mudatsir Ahmad Ismail, Khathib Masjid Al Arqam di Al

          Haj Yusuf

          > 40. Syaikh Dr. Yusuf Al Kudah, Dosen Universitas El Nilain

          > 41. Syaikh Dr. Shalih Al Taum, Dosen Universitas Qurthum

          > 42. Syaikh Al Abid Abdul Wahab, Dosen Universitas Qurthum

          > 43. Syaikh Ibrahim Al Dharir, Anggota Dewan Fatwa dan Kajian

          Universitas Al Quranul Karim

          > 44. Syaikh Dr. Ali Ulwan, Dekan Fakultas Syariah Universitas

          Nasional Al Ribath

          > 45. Syaikh Ahmad Hasan Muhammad, Ketua Jurusan Komunikasi

          Universitas Internasional Afrika

          > 46. Syaikh Dr. Mahmud Sulaiman Jadin, Dosen Universitas Al Quranul

          Karim

          > 47. Syaikh Fadhlullah Ibrahim Thaha, Dosen Universitas Al Quranul

          Karim

          > 48. Syaikh Akin Mawil, Anggota Majlis Ulama' Sudan

          > 49. Syaikh Dr. Adil Thahir, Universitas Islam Umdarman

          > 50. Syaikh Amad Bakri Abu Hiras, Da'i

          > 51. Syaikh Nazar Muhammad Utsman, Ketua Dewan Penasehat

          > 52. Syaikh Dr. Izzuddin Ibrahim, Dekan Fakultas Syariah

          Universitas Al Quranul Karim Cabang Juba

          > 53. Syaikh Utsman Abdul Razaq, Perintis Majlis Ulama' Sudan

          > 54. Syaikh Ibrahim Al Arzaq, Universitas Islam Umdarman

          > 55. Syaikh Dr. Ahmad Shadiq Basyir, Dosen Universitas Al Quranul

          Karim

          > 56. Syaikh Jamal Thahir Hasan, Khathib Masjid Banet Timur

          > 57. Syaikh Athiyah Muhammad Hasan, Anggota Majlis Ulama' Sudan

          > 58. Syaikh Khalid Ramadhan, Khathib Masjid Al Mustaghfirin

          > 59. Syaikh Umar Abdul Qadir, Televisi Qurthum

          > 60. Syaikh Daf'ullah Muhammad Hasan, Imam dan Khathib Masjid Al

          Dzakirin di Riyadh

          > 61. Syaikh Yahya Abdullah, Imam dan Khathib Masjid Al Mansyiyah

          > 62. Syaikh Muhammad Sayid Haj, Imam dan Khathib Masjid ats Tsaurah

          > 63. Syaikh Dr. Ibrahim Ali Muhammad, Universitas Islam Umdarman

          > 64. Syaikh Bakri Mikyal, Khathib Masjid Mikyal

          > 65. Syaikh Abdul Ilah Muhammad Ahmad Namr, Da'i

          > 66. Syaikh As'ad Abdul Karim, Imam dan Khathib Masjid Majma' Al

          Furqan

          > 67. Syaikh Dr. Adil Aliyullah, Universitas Islam Umdarman

          > 68. Syaikh Taj Thalab, Imam dan Khathib Masjid Boretzudan

          > 69. Syaikh Dr. utsman Ali Hasan, Dosen Fakultas Syariah

          Universitas Katar

          > 70. Syaikh Ali Aba Shalih, Imam dan Khathib Masjid Muraba' Wahid

          di Haj Yusuf

          >

          > Mamik Hidayat

          > Majalah Suara Hidayatullah

          > www.gundhul81. multiply. com

          >

          >

          >

          > Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs

          pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

          http://id.messenger .yahoo.com/ pingbox/

          >

          > [Non-text portions of this message have been removed]

          >





























          [Non-text portions of this message have been removed]
        • Gembong Budiono
          Bung Barata, kalau tidak sependapat tidak pantas ngomong begitu. Tulisan itu kan hanya opini bagaimana menekan Israel dan sebagai solidaritas terhadap
          Message 4 of 5 , Jan 12, 2009
            Bung Barata, kalau tidak sependapat tidak pantas ngomong begitu.
            Tulisan itu kan hanya opini bagaimana menekan Israel dan sebagai
            solidaritas terhadap Palestina.
            Begitu banyak korban Palestina yang dibantai Israel - Anda bukan prihatin
            malah bikin provokasi seperti itu !
            Simpan saja rasa kemanusiaan di buku-2 pelajaran dan tidak perlu bertindak
            apa-2 - itu tindakan paling gampang dan jelas munafik !




            Barata Krisna <barata_74@...>
            Sent by: mediabaca@yahoogroups.com
            01/10/2009 01:47 AM
            Please respond to
            mediabaca@yahoogroups.com


            To
            mediabaca@yahoogroups.com
            cc

            Subject
            Re: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi






            kalau mau boikot mah jangan tanggung-tanggung. Sekalian gak usah pake
            lampu, lampu kan dibikin Thomas Alva Edison, orang Yahudi. Jangan pake
            listrik dan kereta api, karena yang nemuin benda-benda itu James Watt yang
            jewish. jangan pakai mobil, karena mobil diciptakan Henry Ford yang
            kemudian ditiru orang-orang Jepang. jangan pakai telepon karena yang
            nemuin Alex Graham Bell, Yahudi tulen. Naik onta aja dan tinggal di hutan.
            kalo ngaku boikot tapi masih pake listrik, mobil, telepon, lampu, itu
            munafik namanya.

            --- On Tue, 1/6/09, Haris <akbajalil@...> wrote:
            From: Haris <akbajalil@...>
            Subject: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi
            To: mediabaca@yahoogroups.com
            Date: Tuesday, January 6, 2009, 6:12 AM

            Boikot tetap boikot tetapi bagaimana halnya dengan para pekerja

            Islam yang menyara kehidupan mereka dan keluarga mereka menerusi

            perusahaan Amerika seperti Mc Donald, KFC dll?


            >

            >

            >

            > Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs

            pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

            http://id.messenger .yahoo.com/ pingbox/

            >

            > [Non-text portions of this message have been removed]

            >











            [Non-text portions of this message have been removed]




            [Non-text portions of this message have been removed]
          • elida sweet
            Iya tuch.... kalo di boikot kita ga bisa ikut milist media baca lagi dong bukankan produk2 yg kita pakai untuk berhubungan ini juga ide - ide cemerlang dari
            Message 5 of 5 , Jan 27, 2009
              Iya tuch....
              kalo di boikot kita ga bisa ikut milist media baca lagi dong
              bukankan produk2 yg kita pakai untuk berhubungan ini juga ide - ide cemerlang dari orang2 Yahudi?
              Cucian dech kita........
               
              Kiranya jangan kemarahan yang menguasai akal, pikiran dan hati kita.
              Ada baiknya kita paham benar apa yg sebenarnya terjadi agar kita bisa bertindak dan bertutur yang bijaksana.
              Salam damai untuk semua yang mengaku umat Tuhan.....
               


              --- On Mon, 1/12/09, Gembong Budiono <gbudiono@...> wrote:

              From: Gembong Budiono <gbudiono@...>
              Subject: Re: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi
              To: mediabaca@yahoogroups.com
              Date: Monday, January 12, 2009, 8:54 PM






              Bung Barata, kalau tidak sependapat tidak pantas ngomong begitu.
              Tulisan itu kan hanya opini bagaimana menekan Israel dan sebagai
              solidaritas terhadap Palestina.
              Begitu banyak korban Palestina yang dibantai Israel - Anda bukan prihatin
              malah bikin provokasi seperti itu !
              Simpan saja rasa kemanusiaan di buku-2 pelajaran dan tidak perlu bertindak
              apa-2 - itu tindakan paling gampang dan jelas munafik !

              Barata Krisna <barata_74@yahoo. com>
              Sent by: mediabaca@yahoogrou ps.com
              01/10/2009 01:47 AM
              Please respond to
              mediabaca@yahoogrou ps.com

              To
              mediabaca@yahoogrou ps.com
              cc

              Subject
              Re: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi

              kalau mau boikot mah jangan tanggung-tanggung. Sekalian gak usah pake
              lampu, lampu kan dibikin Thomas Alva Edison, orang Yahudi. Jangan pake
              listrik dan kereta api, karena yang nemuin benda-benda itu James Watt yang
              jewish. jangan pakai mobil, karena mobil diciptakan Henry Ford yang
              kemudian ditiru orang-orang Jepang. jangan pakai telepon karena yang
              nemuin Alex Graham Bell, Yahudi tulen. Naik onta aja dan tinggal di hutan.
              kalo ngaku boikot tapi masih pake listrik, mobil, telepon, lampu, itu
              munafik namanya.

              --- On Tue, 1/6/09, Haris <akbajalil@yahoo. com.my> wrote:
              From: Haris <akbajalil@yahoo. com.my>
              Subject: [mediabaca] Re: Boikot Produk pendukung Israel dan Yahudi
              To: mediabaca@yahoogrou ps.com
              Date: Tuesday, January 6, 2009, 6:12 AM

              Boikot tetap boikot tetapi bagaimana halnya dengan para pekerja

              Islam yang menyara kehidupan mereka dan keluarga mereka menerusi

              perusahaan Amerika seperti Mc Donald, KFC dll?

              >

              >

              >

              > Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs

              pribadi Anda? Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!

              http://id.messenger .yahoo.com/ pingbox/

              >

              > [Non-text portions of this message have been removed]

              >

              [Non-text portions of this message have been removed]

              [Non-text portions of this message have been removed]


















              [Non-text portions of this message have been removed]
            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.