Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

3323Mentalitas Kaya Vs Mentalitas Miskin

Expand Messages
  • TransMedia
    Mar 25 11:40 PM
    • 0 Attachment
      Kaya secara finansial secara umum didefinisikan sebagai memiliki sejumlah besar harta dan penghasilan. Seseorang dikatakan kaya jika memiliki total harta sejumlah sekian atau lebih. Seseorang bisa dikatakan kaya jika memiliki penghasilan yang lebih besar dari biaya hidupnya. Atau bisa juga dikatakan kaya jika penghasilan pasifnya sudah melebihi biaya hidupnya. Betulkah begitu?

      Kaya dalam bahasa Arab disebut ghani, yaitu bermakna tidak membutuhkan. Kebalikan dari ghani adalah fakir, yang artinya membutuhkan. Maka, kaya sebetulnya bukan dilihat dari ukuran kuantitas seberapa besar penghasilan atau total aset yang dimiliki. Kaya adalah kondisi ketika Anda sudah merasa tidak memerlukan lagi atau merasa cukup dengan harta atau penghasilan Anda.

      Level �kaya� ini memang bisa didapatkan dengan cara memiliki harta sebanyak-banyaknya. Saking banyak harta, sampai merasa sudah cukup dan tidak lagi peduli dengan beberapa penghasilannya dan berapa jumlah hartanya. Atau level kaya ini juga bisa dicapai dengan menjauhkan dari dan mengingkari kenikmatan duniawi. Tentu saja yang dibahas di sini adalah jenis kaya yang pertama, yaitu berkelimpahan harta (alam standarnya sendiri) dan merasa tidak membutuhkan.

      Mentalitas orang kaya adalah mental orang yang tidak merasa kekurangan, atau merasa cukup dengan yang dimilikinya. Maka, ia tidak merasa kehilangan ketika berbagi, tidak merasa kehilangan ketika memberi karena sudah merasa �kaya�. Sebaliknya, mentalitas miskin adalah tidak pernah merasa cukup dan puas. Selalu merasa kurang dan ingin lebih sampai tidak terbatas. Walau harta sudah melimpah ruah sampai tidak habis diwariskan pada beberapa generasi, tetapi tetap saja tidak merasa cukup. Kikir ketika memberi, karena merasa kurang untuk diri sendiri. Dengan mentalitas miskin, fokusnya adalah mengumpulkan harta untuk dirinya sendiri.

      Selengkapnya: http://transmediapustaka.com/Info/mentalitas-kaya-vs-mentalitas-miskain.html