Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Rasa Malu

Expand Messages
  • mangucup88
    Pada awalnya manusia itu diciptakan tanpa adanya rasa malu, oleh sebab itulah tidak ada Gen atau DNA rasa malu. Rasa malu ini baru timbul setelah Adam & Hawa
    Message 1 of 2 , Jul 1, 2007
    • 0 Attachment
      Pada awalnya manusia itu diciptakan tanpa adanya rasa malu, oleh
      sebab itulah tidak ada Gen atau DNA rasa malu. Rasa malu ini baru
      timbul setelah Adam & Hawa makan buah yang terlarang, dimana mereka
      ingin menutupi aurat mereka dengan daun. Dari sinilah timbul awalnya
      perkataan "kemaluan" untuk aurat. Aurat wanita dalam bhs Latin =
      Pudendum femininum (kemaluan perempuan). Malu dlm bhs Inggris =
      shame diserap dari kata scama/scamu sedangkan tidak mempunyai rasa
      malu dlm bhs Jerman disebut scham-los atau sudah kehilangan rasa
      malunya.

      Rasa malu itu ini sebenarnya merupakan budaya. Misalnya perempuan di
      Arab mungkin akan merasa malu apabila wajahnya kelihatan oleh sebab
      itulah mereka pakai burka, tetapi kebalikannya di Eropa banyak orang
      berbugil-ria dipantai tanpa adanya rasa malu sedikitpun juga.

      Rasa malu ini sebenarnya merupakan ciptaan dari orang tua maupun
      lingkungan kita. Masih terngiang-ngiang oleh saya perkataan dari Ibu
      atau Ayah saya dimana mereka mengatakan: "Apakah tidak malu tuh,
      kalau kelihatan/ketahuan sama tentangga, teman atau …..

      Maka dari itulah rasa malu ini juga sering digunakan sebagai senjata
      entah untuk mendidik ataupun untuk mempermalukan musuh ataupun
      saingannya. Dengan cara menyebarkan gosip di media ataupun
      dilingkungan kampung khusus untuk mempermalukan seseorang. Disamping
      itu rasa malupun bisa digunakan sebagai senjata untuk memaksa
      seseorang melakukan sesuatu umpamanya untuk membayar hutang, rajin
      belajar, kerumah ibadah ataupun bekerja.

      Rasa malu seseorang timbul berdasarkan pengalaman, ketika kita
      menjadi buah tertawaan orang, ataupun ketika kita dipermalukan orang
      dihina maupun dicemoh oleh sebab itulah juga timbul pepatah: sehina
      semalu.

      Rasa malu dapat membuat orang menjadi depresi, bahkan tidak jarang
      orang bunuh diri, karena rasa malu misalnya di Jepang yang memiliki
      budaya rasa malu yang tinggi. Walapun demikian mereka tidak disebut
      sebagai bangsa pemalu, orang jadi pemalu apabila tidak memiliki Pe-
      De (percaya diri sendiri). Rasa malu juga bisa mendorong orang
      melakukan kejahatan. Orang jadi maling, karena merasa malu tidak
      memiliki kendaraan bermotor !

      Rasa malu bisa saja timbul tanpa disebabkan oleh kesalahan kita
      sendiri, melainkan karena keadaan yang membuat diri kita jadi malu
      misalnya dilahirkan dikeluarga miskin, tidak memiliki pendidikan
      tinggi, tidak memiliki pekerjaan, tidak memiliki wajah cantik.

      Berapa banyak perempuan yang merasa malu, karena masih tetap
      melajang, walaupun usia sudah mencapai diatas 40 tahun. Orang juga
      bisa mempunyai rasa malu, karena akibat dari penyakit misalnya
      bopeng, kanker payudara dsb-nya.

      Rasa malu itu adalah ciri khas dari manusia, sebab setiap manusia
      memiliki rasa malu. Hanya para pengidap psikopat dan binatang saja
      yang tidak mempunyai rasa malu. Disamping itu, karena adanya rasa
      malu inilah yang bisa ngerem kita untuk tidak melakukan hal-hal yang
      melanggar etik/hukum, walaupun demikian tidak bisa dipungkiri bahwa
      di Indonesia sekarang ini budaya malu sudah hilang, karena remnya
      sudah blong total !

      Kagak percaya lihat saja dilingkungan sekitar anda, dimana tipsani
      (tipu sana sini) maupun pisani (pinjam sana sini) sudah merupakan
      kebiasaan/budaya sehari-hari. Ini tidaklah heran, karena para
      pemimpin negara maupun agama pun sudah banyak yang putus urat
      kemaluannya. Mereka melakukan korupsi, menindas rakyat maupun
      berselingkuh sudah merupakan budaya bangsa maupun ciri khas dari
      para pemimpin kita.

      Kalau dahulu kita merasa malu disebut berselingkuh, tetapi sekarang
      merasa bangga apabila memiliki PIL/WIL (Pria atau Wanita idaman
      lainnya). Kalau dahulu kita merasa malu apabila kita ketahuan
      korupsi, tetapi sekarang anda akan dinilai bodoh bin Go-Block
      apabila tidak memanfaatkan kesempatan emas ini.

      Para pejabat tinggi akan merasa bangga apabila kekayaannya
      dipublikasikan, bahwa selama masa jabatannya yang walaupun belum
      juga mencapai dua tahun, tetapi telah mampu memperlipatkan gandakan
      kekayaannya.

      Anda harus merasa malu, apabila tidak bisa liburan keluar negeri,
      atau tidak memiliki tas atau sepatu bermerk atau tidak mampu
      menyekolahkan anak disekolahan bergengsi. Terlebih lagi anda harus
      malu apabila jadi orang kere ataupun tidak punya gawean. Inilah
      norma-norma yang ditanamkan di dalam benak bangsa kita melalui para
      pejabatnya maupun maupun film-film sinetron yang ditayangkan setiap
      hari di TV. Apakah mungkin bangsa kita ini sudah menjadi bangsa
      yang tidak tahu malu ??? Mohon petromaksnya.

      Mang Ucup
      Email: mang.ucup@...
      Homepage: www.mangucup.org
    • muhamad agus syafii
      Rasa Malu By: agussyafii Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam mengingatkan kepada kita bahwa cabang iman adalah iman kepada Allah dan salah satu cabang
      Message 2 of 2 , Aug 27, 2010
      • 0 Attachment
        Rasa Malu

        By: agussyafii

        Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam mengingatkan kepada kita bahwa cabang iman adalah iman kepada Allah dan salah satu cabang iman adalah al-haya' atau rasa malu. Malu merupakan bagian dari kemuliaan pada diri seorang Muslim. 'Setiap agama memiliki etika dan etika Islam adalah rasa malu .'(HR. Ibnu Majah).

        hadist diatas menyiratkan bahwa rasa malu merupakan penyempurnaan akhlaq. Itulah sebabnya Nabi diutus dimuka bumi untuk menyempurnakan akhlaq. Menurut pendapat Ibnu Qayyim kata al-Haya'u berarti malu sekaligus berasal dari kata al-haya' artinya kehidupan.

        Rasa malu berarti dimaknai sebagai perangai yang dapat menolong kita meninggalkan hal-hal yang buruk, mencegah diri kita dari kemungkaran. Rasa malu juga membatasi diri kita karena takut kepada keburukan dan berhati-hati terhadap diri sendiri agar kita tidak mencemooh atau mengejek orang lain.

        Rasa malu yang tercela adalah malu untuk belajar dan malu untuk memperbaiki diri. Imam Bukhari menyebutkan, 'Orang malu yang sombong tidak pernah mau menuntut ilmu dan tidak mendapatkan hidayah Allah.'  Sedangkan malu yang memiliki kemuliaan adalah malu dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Beruntunglah kita masih memiliki malu untuk selalu bersujud dan menundukkan kepala dihadapan Allah yang senantiasa memohon dan berharap mendapatkan hidayahNya.

        Wassalam,
        agussyafii
        ----
        Yuk hadir pada kegiatan 'Amalia Nan Fitri' (MANAF) di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 10 Oktober 2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.



      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.