Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Konflik Perbatasan RI - Timor Leste....Siapa salah ?????

Expand Messages
  • muskitawati
    Beritanya cukup jelas, Polisi Perbatasan Timor Leste menembak penyusup2 dari Indonesia yang telah melakukannya berulang kali dan akhirnya ditembak didalam
    Message 1 of 15 , Jan 9, 2006
    • 0 Attachment
      Beritanya cukup jelas, Polisi Perbatasan Timor Leste menembak
      penyusup2 dari Indonesia yang telah melakukannya berulang kali dan
      akhirnya ditembak didalam wilayah Timor Leste itu sendiri, bahkan
      korban2 yang lolos dari penembakanpun mengakui kalo mereka berada di
      wilayah Timor Leste sewaktu lari menyelamatkan diri sewaktu dikejar
      mau ditangkap. Kalo sudah diperintahkan berhenti untuk ditangkap,
      tetapi masih melarikan diri untuk akhirnya mati ditembak.....siapa
      yang salah ?????

      Menurut Kolonel goblok RI yang bertugas diperbatasan, tidaklah
      seharusnya polisi Timor Leste menembaki para penyusup dari Indonesia,
      karena dulu waktu baru mendapatkan kemerdekaannyapun banyak orang2
      Timor Leste yang menyusup ke Indonesia tetapi tidak ditembak oleh
      tentara RI melainkan dideportasi balik ke Timor Leste.

      Jelas, alesan yang diberikan kolonel pikun ini sangat meng-ada2,
      karena waktu baru Merdeka, Timor Leste itu justru dibumi hangus oleh
      TNI dari Indonesia yang hingga saat ini masih jadi urusan PBB untuk
      menuntut mereka yang melanggar HAM ini. Banyak orang2 Timor Leste
      sengaja digiring oleh TNI untuk dibawa kewilayah Indonesia untuk
      dilatih jadi gerilyawan yang nantinya disusupkan kembali ke Timor
      Leste. Kalo akhirnya kesabaran polisi Timor Leste ini sudah dititik
      puncaknya, maka penembakan ini memang sudah merupakan keharusan dan
      hak Nasionalisme setiap negara.

      Kenapa pejabat2 Indonesia justru meminta pemerintah Timor Leste
      meminta maaf untuk penembakan tsb ??? Bukankah seharusnya pemerintah
      RI -lah yang meminta maaf atas pelanggaran yang disengaja ini !!!

      Jelas bagi kita bahwa penyusup2 itu adalah pengacau2 yang memang
      dilatih TNI untuk mengacaukan keamanan di wilayah Timor Leste, karena
      sangat mudah kita menemukan kenyataan2 yang tidak mungkin dibantah
      bahwa taraf hidup di Timor Leste Sekarang sangat jauh lebih baik
      katimbang diwilayah Indonesia yang kelaparan di-mana2. Bahkan belum
      lama berselang ada kiyai Indonesia dari suku Aceh yang menolak untuk
      pulang kembali ke tanah airnya di Indonesia, bahkan sang kiyai
      menuntut untuk diberikan kewargaan negara Timor Leste. Pemerintah
      Timor Leste menolak memberika kewargaan negaranya kepada sang kiyai
      yang menuntut mesjid di Timor yang ditinggalinya sebagai hak miliknya
      sehingga dia wajib mendapatkan kewargaan negara Timor Leste. Akibat
      penolakan inilah, sang kiayi menuduh pemerintah Timor Leste
      sebagai "anti Islam" dan meminta bantuan kedutaan Indonesia untuk
      melaporkannya kepihak HAM di PBB. Jelasnya, sang kiayi tidak mau
      balik ke tanah airnya di Indonesia, sebabnya juga jelas, ditanah
      airnya hidup susah berbeda diwilayah Timor Leste yang serba kecukupan.

      Jadi dari kenyataan2 diatas, mana mungkin ada orang Indonesia yang
      sudah berhasil menyusup kedalam wilayah Timor Leste kemudian harus
      lari kembali ke wilayah Indonesia sambil di-kejar2 polisi perbatasan
      Timor Leste ???? Padahal banyak orang2 Indonesia sendiri yang
      akhirnya diterima jadi warganegara Timor Leste. Mereka yang lari
      balik ke wilayah Indonesia, memang bukanlah rakyat jelata yang cuma
      mencari nafkah sesuap nasi, melainkan dilatih TNI sebagai pengacau
      untuk merongrong kewibawaan pemerintah Timor Leste ini sendiri,
      itulah sebabnya mereka lari balik agar jangan tertangkap oleh polisi
      perbatasan. Karena kalo mereka sampai tertangkap dan di interogasi,
      maka ceritanya jadi lain karena apa yang dilakukan pemerintah RI ini
      merupakan provokasi terhadap kedaulatan pemerintahan Timor Leste yang
      akan dikutuk dunia Internasional.

      Jelas, pemerintah Timor Leste tetap tutup mulut untuk tidak
      memperbesar konflik ini. Menghadapi pemerintahan biadab seperti RI
      ini haruslah ber-hati2. Kalo Belanda dan Jepang yang katanya pernah
      menjajah Indonesia bisa dipaksa untuk membayar pampasan perang,
      sebaliknya, pemerintah Indonesia yang menjajah Timor Leste malah
      memaksa pemerintah Timor Leste untuk membayar biaya penjajahan ini
      kepada pemerintah RI dengan alasan bahwa penjajahan ini telah
      membangun negeri Timor Leste, tanpa mengupas pembumi hangusan yang
      tidak bersisa dengan korban yang luar biasa.

      Ny. Muslim binti Muskitawati.
    • hari subarkah
      bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ? apakah anda akan menggoblokkan sang olonel dan membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
      Message 2 of 15 , Jan 10, 2006
      • 0 Attachment
        bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
        apakah anda akan menggoblokkan sang olonel dan
        membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
        seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
        kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,
        ditangkap polisi, ditembak kakinya, trus dikantor
        polisi diinterograsi dengan digebukin sampe bonyok
        supaya mengatakan siapa bandar yang memberikan barang,
        apakah anda akan mengatakan sersan reserse itu goblok,
        atau anak anda yang stupid karena sampe tertangkap
        polisiatau malah membenarkan sang sersan tersebut
        karena menghilangkan salah satu penyakit masyarakat,
        atau anda tetp membela anak anda dan menyalahkan sang
        bandar karena mempengaruhi anak anda menjadi seorang
        drug dealer ??? atau........ ya bagaimanapun itu
        anakku, harus tetap aku bela, apapun kesalahannya ????
        dan dari analogi kasus diatas, siapakah menurut anda
        yang goblok ????

        barkah

        --- muskitawati <muskitawati@...> wrote:

        >
        > Beritanya cukup jelas, Polisi Perbatasan Timor Leste
        > menembak
        > penyusup2 dari Indonesia yang telah melakukannya
        > berulang kali dan
        > akhirnya ditembak didalam wilayah Timor Leste itu
        > sendiri, bahkan
        > korban2 yang lolos dari penembakanpun mengakui kalo
        > mereka berada di
        > wilayah Timor Leste sewaktu lari menyelamatkan diri
        > sewaktu dikejar
        > mau ditangkap. Kalo sudah diperintahkan berhenti
        > untuk ditangkap,
        > tetapi masih melarikan diri untuk akhirnya mati
        > ditembak.....siapa
        > yang salah ?????
        >
        > Menurut Kolonel goblok RI yang bertugas
        > diperbatasan, tidaklah
        > seharusnya polisi Timor Leste menembaki para
        > penyusup dari Indonesia,
        > karena dulu waktu baru mendapatkan kemerdekaannyapun
        > banyak orang2
        > Timor Leste yang menyusup ke Indonesia tetapi tidak
        > ditembak oleh
        > tentara RI melainkan dideportasi balik ke Timor
        > Leste.
        >
        > Jelas, alesan yang diberikan kolonel pikun ini
        > sangat meng-ada2,
        > karena waktu baru Merdeka, Timor Leste itu justru
        > dibumi hangus oleh
        > TNI dari Indonesia yang hingga saat ini masih jadi
        > urusan PBB untuk
        > menuntut mereka yang melanggar HAM ini. Banyak
        > orang2 Timor Leste
        > sengaja digiring oleh TNI untuk dibawa kewilayah
        > Indonesia untuk
        > dilatih jadi gerilyawan yang nantinya disusupkan
        > kembali ke Timor
        > Leste. Kalo akhirnya kesabaran polisi Timor Leste
        > ini sudah dititik
        > puncaknya, maka penembakan ini memang sudah
        > merupakan keharusan dan
        > hak Nasionalisme setiap negara.
        >
        > Kenapa pejabat2 Indonesia justru meminta pemerintah
        > Timor Leste
        > meminta maaf untuk penembakan tsb ??? Bukankah
        > seharusnya pemerintah
        > RI -lah yang meminta maaf atas pelanggaran yang
        > disengaja ini !!!
        >
        > Jelas bagi kita bahwa penyusup2 itu adalah pengacau2
        > yang memang
        > dilatih TNI untuk mengacaukan keamanan di wilayah
        > Timor Leste, karena
        > sangat mudah kita menemukan kenyataan2 yang tidak
        > mungkin dibantah
        > bahwa taraf hidup di Timor Leste Sekarang sangat
        > jauh lebih baik
        > katimbang diwilayah Indonesia yang kelaparan
        > di-mana2. Bahkan belum
        > lama berselang ada kiyai Indonesia dari suku Aceh
        > yang menolak untuk
        > pulang kembali ke tanah airnya di Indonesia, bahkan
        > sang kiyai
        > menuntut untuk diberikan kewargaan negara Timor
        > Leste. Pemerintah
        > Timor Leste menolak memberika kewargaan negaranya
        > kepada sang kiyai
        > yang menuntut mesjid di Timor yang ditinggalinya
        > sebagai hak miliknya
        > sehingga dia wajib mendapatkan kewargaan negara
        > Timor Leste. Akibat
        > penolakan inilah, sang kiayi menuduh pemerintah
        > Timor Leste
        > sebagai "anti Islam" dan meminta bantuan kedutaan
        > Indonesia untuk
        > melaporkannya kepihak HAM di PBB. Jelasnya, sang
        > kiayi tidak mau
        > balik ke tanah airnya di Indonesia, sebabnya juga
        > jelas, ditanah
        > airnya hidup susah berbeda diwilayah Timor Leste
        > yang serba kecukupan.
        >
        > Jadi dari kenyataan2 diatas, mana mungkin ada orang
        > Indonesia yang
        > sudah berhasil menyusup kedalam wilayah Timor Leste
        > kemudian harus
        > lari kembali ke wilayah Indonesia sambil di-kejar2
        > polisi perbatasan
        > Timor Leste ???? Padahal banyak orang2 Indonesia
        > sendiri yang
        > akhirnya diterima jadi warganegara Timor Leste.
        > Mereka yang lari
        > balik ke wilayah Indonesia, memang bukanlah rakyat
        > jelata yang cuma
        > mencari nafkah sesuap nasi, melainkan dilatih TNI
        > sebagai pengacau
        > untuk merongrong kewibawaan pemerintah Timor Leste
        > ini sendiri,
        > itulah sebabnya mereka lari balik agar jangan
        > tertangkap oleh polisi
        > perbatasan. Karena kalo mereka sampai tertangkap
        > dan di interogasi,
        > maka ceritanya jadi lain karena apa yang dilakukan
        > pemerintah RI ini
        > merupakan provokasi terhadap kedaulatan pemerintahan
        > Timor Leste yang
        > akan dikutuk dunia Internasional.
        >
        > Jelas, pemerintah Timor Leste tetap tutup mulut
        > untuk tidak
        > memperbesar konflik ini. Menghadapi pemerintahan
        > biadab seperti RI
        > ini haruslah ber-hati2. Kalo Belanda dan Jepang
        > yang katanya pernah
        > menjajah Indonesia bisa dipaksa untuk membayar
        > pampasan perang,
        > sebaliknya, pemerintah Indonesia yang menjajah Timor
        > Leste malah
        > memaksa pemerintah Timor Leste untuk membayar biaya
        > penjajahan ini
        > kepada pemerintah RI dengan alasan bahwa penjajahan
        > ini telah
        > membangun negeri Timor Leste, tanpa mengupas pembumi
        > hangusan yang
        > tidak bersisa dengan korban yang luar biasa.
        >
        > Ny. Muslim binti Muskitawati.
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >


        __________________________________________________
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail.yahoo.com
      • muskitawati
        ... Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk kemudian
        Message 3 of 15 , Jan 11, 2006
        • 0 Attachment
          --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, hari subarkah <mazbarkah@y...>
          wrote:
          >
          > bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
          > apakah anda akan menggoblokkan sang kolonel dan
          > membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
          > seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
          > kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,


          Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak
          mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk
          kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang
          ketembak diperbatasan itu. Juga anak saya selalu saya lindungi dan
          ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.

          Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,
          harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo
          tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga
          orang tsb.

          Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
          mana mungkin polisi perbatasan menembak ketiga orang tsb hanya karena
          melanggar perbatasan meskipun memang berhak untuk menembaknya.
          Ketiga orang itu memang melarikan diri waktu dikejar mau ditangkap,
          hal ini membuktikan kalo ketiga orang ini melakukan pelanggaran berat
          sehingga mereka melarikan diri. Kalo engga salah, untuk apa lari,
          biarkan saja ditangkep, paling2 dipulangin kenegaranya kembali.

          Dulu juga yang membumi hanguskan Timor Timur itu juga orang2
          Indonesia, namun berbohong tidak mengakuinya, dan menuduh pembumi
          hangusan itu dilakukan orang2 Timor sendiri.

          Kebohongan di Indonesia bukanlah hal yang diharamkan melainkan
          dihalalkan selama untuk kepentingan kepuasan umat sendiri. Bukankah
          pemerkosaan amoy2 itu juga bukan dilakukan oleh umat Islam ???
          Bahkan juga bukan dilakukan oleh pemerintah, pemerkosaan massal amoy2
          sudah difatwakan oleh MUI sebagai perbuatan umat Kristen yang ingin
          menodai agama Islam, dan kejadian ini direkayasa oleh CIA.

          Juga kejadian 9-11 yang meskipun pelaku2nya ada yang tertangkap,
          diadili, dan dihukum seumur hidup, ternyata adalah umat Islam yang
          pikirannya diracuni dogma sesat agamanya, namun dunia Islam maupun
          khotbah disemua mesjid menuduh bahwa pelakunya adalah orang2 Yahudi
          yang direkayasa oleh Mossad.

          Lalu apa bedanya kebohongan yang dilakukan oleh pemerintahan yang
          sama yang diracuni dogma Islam tentang tiga provokator yang tertembak
          karena lagi mancing ikan ???? ENGGAK ADA NEGARA DIDUNIA INI YANG
          PERCAYA KEPADA INDONESIA, BAHKAN RAKYATNYA SENDIRIPUN TIDAK PERCAYA,
          LALU GIMANA BISA DIHARAPKAN ORANG LAIN ADA YANG BISA PERCAYA ????

          Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas
          dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran
          karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi
          Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.

          Ny. Muslim binti Muskitawati.
        • Dwi Setijo-Widodo
          SAYA JADI INGET CERITA WAKTU KECIL TENTANG KEDUA ORANG SAHABAT YANG BERSITEGANG DAN AKHIRNYA BERADU FISIK. KETIKA ADA ADA ORANG KETIGA YANG MENJADI PENENGAH,
          Message 4 of 15 , Jan 11, 2006
          • 0 Attachment
            SAYA JADI INGET CERITA WAKTU KECIL TENTANG KEDUA ORANG SAHABAT YANG BERSITEGANG DAN AKHIRNYA BERADU FISIK. KETIKA ADA ADA ORANG KETIGA YANG MENJADI PENENGAH, BARULAH DIKETAHUI TERNYATA MEREKA HANYA MENGKHAYALKAN MENDAPAT REJEKI NOMPLOK.
            MEREKA, SAHABAT2 YANG TELAH SEKIAN LAMA MENGENAL SATU SAMA LAIN, HANYA MERIBUTKAN SESUATU YANG TIDAK ADA. SESUATU YANG TIDAK MEREKA KETAHUI SEBENERNYA.
             
            NAH, APAKAH SAMA DENGAN CEITA MILIS INI. KADANG KITA BERSITEGANG TENTANG SESUATU YANG TIDAK HARUS KARENA KITA HANYA MENGETAHUINYA DARI PIHAK LAIN DAN TIDAK MENGETAHUI YANG SEBENARNYA...
             
            SELAIN ITU, SAYANG MEDIA YANG BAGUS INI, MAYAPADA PRANA, DALAM BEBERAPA SAAT INI SERING MEMBAHAS MASALAH YANG TIDAK ADA RELEVANSINYA DENGAN TUJUAN MILIS...
             
            SAYA SALUT DENGAN MANG UCUP DAN BANG RADITYO, MESKIPUN ADA BEBERAPA TEMA TIDAK TERKAIT, TAPI MEMBUKA WAWASAN BERPIKIR SAYA. JUGA REKAN2 LAIN YANG MEMBERIKAN WAWASAN BETAPA ALAM BEGITU PENUH RAHASIA HINGGA KADANG KITA TIDAK PERNAH MENYADARINYA. HINGGA ADA REKAN KITA YANG MENGAJAK BERPIKIR DAN AKHIRNYA MENSYUKURINYA KARENA KITA DI ANTAR ORANG2 YANG MENGETAHUINYA...
             
            WACANA AGAMA BUKANLAH UNTUK DIPERDEBATKAN. DAN BUKAN UNTUK DI MILIS INI SAYA KIRA...
             
            SALAM - DWI

            muskitawati <muskitawati@...> wrote:
            --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, hari subarkah <mazbarkah@y...>
            wrote:
            >
            > bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
            > apakah anda akan menggoblokkan sang kolonel dan
            > membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
            > seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
            > kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,


            Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak
            mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk
            kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang
            ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan
            ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.

            Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,
            harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo
            tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga
            orang tsb.

            Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
            mana mungkin polisi perbatasan menembak ketiga orang tsb hanya karena
            melanggar perbatasan meskipun memang berhak untuk menembaknya. 
            Ketiga orang itu memang melarikan diri waktu dikejar mau ditangkap,
            hal ini membuktikan kalo ketiga orang ini melakukan pelanggaran berat
            sehingga mereka melarikan diri.  Kalo engga salah, untuk apa lari,
            biarkan saja ditangkep, paling2 dipulangin kenegaranya kembali.

            Dulu juga yang membumi hanguskan Timor Timur itu juga orang2
            Indonesia, namun berbohong tidak mengakuinya, dan menuduh pembumi
            hangusan itu dilakukan orang2 Timor sendiri.

            Kebohongan di Indonesia bukanlah hal yang diharamkan melainkan
            dihalalkan selama untuk kepentingan kepuasan umat sendiri.  Bukankah
            pemerkosaan amoy2 itu juga bukan dilakukan oleh umat Islam ??? 
            Bahkan juga bukan dilakukan oleh pemerintah, pemerkosaan massal amoy2
            sudah difatwakan oleh MUI sebagai perbuatan umat Kristen yang ingin
            menodai agama Islam, dan kejadian ini direkayasa oleh CIA.

            Juga kejadian 9-11 yang meskipun pelaku2nya ada yang tertangkap,
            diadili, dan dihukum seumur hidup, ternyata adalah umat Islam yang
            pikirannya diracuni dogma sesat agamanya, namun dunia Islam maupun
            khotbah disemua mesjid menuduh bahwa pelakunya adalah orang2 Yahudi
            yang direkayasa oleh Mossad.

            Lalu apa bedanya kebohongan yang dilakukan oleh pemerintahan yang
            sama yang diracuni dogma Islam tentang tiga provokator yang tertembak
            karena lagi mancing ikan ????  ENGGAK ADA NEGARA DIDUNIA INI YANG
            PERCAYA KEPADA INDONESIA, BAHKAN RAKYATNYA SENDIRIPUN TIDAK PERCAYA,
            LALU GIMANA BISA DIHARAPKAN ORANG LAIN ADA YANG BISA PERCAYA ????

            Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas
            dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran
            karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi
            Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.

            Ny. Muslim binti Muskitawati.










            Yahoo! Photos
            Got holiday prints? See all the ways to get quality prints in your hands ASAP.

          • hari subarkah
            1.Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk kemudian
            Message 5 of 15 , Jan 13, 2006
            • 0 Attachment
              1.Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.
              *******jawabannya nggak nyambung dan sangat egois. tapi semoga benar bahwa anda mendidik anak dan saudara anda dengan baik. tapi ya kalo tersandung kasus kriminal juga, ditangkep polisi, ditembak polisi karena melarikan diri, trus anda jangan menyalahkan pak polisi. itulah mengapa jawaban anda tidak nyambung, bukan begitu ????
              2. Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
              ****kenapa anda tidak pindak negara lain aja, minta suaka ke timor leste misalnya
              3.
              Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga orang tsb.
              ****brarti seharusnya para tki ilegal yang dikalimantan itu ditembak semua ya, masuk tanpa ijin, mereka mungkin mengambil barang atau mencuri, mencuri jatah pekerjaan orang malaysia, kan jadi kriminal juga.
              4. Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.
              ****sepertinya anda memang layak untuk di "kick" dari milist ini. wong bahasan politik kok malah memojokkan suatu agama

              Jadi begini ibu muskitawati yang terhormat,
              ini politik, setiap negara berkewajiban untuk melindungi negaranya dan warga negaranya, apapun kondisinya, apapun perbuatannya. betul ?? apabila terjadi sesuatu terhadap negara atau warga negaranya maka pemerintah menjadi ikut terlibat. kemudian mungkin dari tinjauan politis bahwa kasus ini menguntungkan indonesia, maka diambil sikap keras, seperti yang ditunjukkan sang kolonel yang menurut anda goblok itu. ini politik. kalau kemudian beberapa kasus lain semisal penganiayaan tki di malaysia dan arab saudi kurang mendapat porsi yang proporsional, ya itu keputusan politik juga.
              jadi fungsi negara itu seperti orang tua dalam keluarganya. mau anaknya salah atau bener itu tanggung jawab orang tua untuk membantunya. karena orang tua juga bertanggung jawab dalam pola pendidikan anak-anaknya. malah jadi melebar........padahal sepertinya anda cukup cerdas dalam menganalisa keputusan politik pemerintah, sampai CIA, sampai agama islam.

              barkah

              muskitawati <muskitawati@...> wrote:
              --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, hari subarkah <mazbarkah@y...>
              wrote:
              >
              > bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
              > apakah anda akan menggoblokkan sang kolonel dan
              > membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
              > seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
              > kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,


              Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak
              mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk
              kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang
              ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan
              ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.

              Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,
              harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo
              tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga
              orang tsb.

              Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
              mana mungkin polisi perbatasan menembak ketiga orang tsb hanya karena
              melanggar perbatasan meskipun memang berhak untuk menembaknya. 
              Ketiga orang itu memang melarikan diri waktu dikejar mau ditangkap,
              hal ini membuktikan kalo ketiga orang ini melakukan pelanggaran berat
              sehingga mereka melarikan diri.  Kalo engga salah, untuk apa lari,
              biarkan saja ditangkep, paling2 dipulangin kenegaranya kembali.

              Dulu juga yang membumi hanguskan Timor Timur itu juga orang2
              Indonesia, namun berbohong tidak mengakuinya, dan menuduh pembumi
              hangusan itu dilakukan orang2 Timor sendiri.

              Kebohongan di Indonesia bukanlah hal yang diharamkan melainkan
              dihalalkan selama untuk kepentingan kepuasan umat sendiri.  Bukankah
              pemerkosaan amoy2 itu juga bukan dilakukan oleh umat Islam ??? 
              Bahkan juga bukan dilakukan oleh pemerintah, pemerkosaan massal amoy2
              sudah difatwakan oleh MUI sebagai perbuatan umat Kristen yang ingin
              menodai agama Islam, dan kejadian ini direkayasa oleh CIA.

              Juga kejadian 9-11 yang meskipun pelaku2nya ada yang tertangkap,
              diadili, dan dihukum seumur hidup, ternyata adalah umat Islam yang
              pikirannya diracuni dogma sesat agamanya, namun dunia Islam maupun
              khotbah disemua mesjid menuduh bahwa pelakunya adalah orang2 Yahudi
              yang direkayasa oleh Mossad.

              Lalu apa bedanya kebohongan yang dilakukan oleh pemerintahan yang
              sama yang diracuni dogma Islam tentang tiga provokator yang tertembak
              karena lagi mancing ikan ????  ENGGAK ADA NEGARA DIDUNIA INI YANG
              PERCAYA KEPADA INDONESIA, BAHKAN RAKYATNYA SENDIRIPUN TIDAK PERCAYA,
              LALU GIMANA BISA DIHARAPKAN ORANG LAIN ADA YANG BISA PERCAYA ????

              Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas
              dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran
              karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi
              Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.

              Ny. Muslim binti Muskitawati.










              Yahoo! Photos – Showcase holiday pictures in hardcover
              Photo Books. You design it and we’ll bind it!
            • afie
              Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan ny.muslim ini kurang tepat
              Message 6 of 15 , Jan 13, 2006
              • 0 Attachment
                Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan ny.muslim ini kurang tepat kalau dikirimkan ke milist mayaprada kita ini. Mungkin betul tujuannya untuk autokritik karena beliau sendiri mengaku Islam (entah betul tidaknya hanya Allah yang tahu), tetapi apa cocok sih dikirimkan ke milist ini? Kenapa tidak dikirimkan ke milist2 yg agamis sekalian saja.
                Bagaimana moderator, apakah tulisan yg berbau SARA dan cenderung untuk memojokkan golongan tertentu seperti itu memang diperbolehkan untuk dikirimkan ke milist mayapadaprana ini?
                 
                -afie-

                hari subarkah <mazbarkah@...> wrote:
                1.Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.
                *******jawabannya nggak nyambung dan sangat egois. tapi semoga benar bahwa anda mendidik anak dan saudara anda dengan baik. tapi ya kalo tersandung kasus kriminal juga, ditangkep polisi, ditembak polisi karena melarikan diri, trus anda jangan menyalahkan pak polisi. itulah mengapa jawaban anda tidak nyambung, bukan begitu ????
                2. Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
                ****kenapa anda tidak pindak negara lain aja, minta suaka ke timor leste misalnya
                3.
                Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga orang tsb.
                ****brarti seharusnya para tki ilegal yang dikalimantan itu ditembak semua ya, masuk tanpa ijin, mereka mungkin mengambil barang atau mencuri, mencuri jatah pekerjaan orang malaysia, kan jadi kriminal juga.
                4. Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.
                ****sepertinya anda memang layak untuk di "kick" dari milist ini. wong bahasan politik kok malah memojokkan suatu agama

                Jadi begini ibu muskitawati yang terhormat,
                ini politik, setiap negara berkewajiban untuk melindungi negaranya dan warga negaranya, apapun kondisinya, apapun perbuatannya. betul ?? apabila terjadi sesuatu terhadap negara atau warga negaranya maka pemerintah menjadi ikut terlibat. kemudian mungkin dari tinjauan politis bahwa kasus ini menguntungkan indonesia, maka diambil sikap keras, seperti yang ditunjukkan sang kolonel yang menurut anda goblok itu. ini politik. kalau kemudian beberapa kasus lain semisal penganiayaan tki di malaysia dan arab saudi kurang mendapat porsi yang proporsional, ya itu keputusan politik juga.
                jadi fungsi negara itu seperti orang tua dalam keluarganya. mau anaknya salah atau bener itu tanggung jawab orang tua untuk membantunya. karena orang tua juga bertanggung jawab dalam pola pendidikan anak-anaknya. malah jadi melebar........padahal sepertinya anda cukup cerdas dalam menganalisa keputusan politik pemerintah, sampai CIA, sampai agama islam.

                barkah

                muskitawati <muskitawati@...> wrote:
                --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, hari subarkah <mazbarkah@y...>
                wrote:
                >
                > bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
                > apakah anda akan menggoblokkan sang kolonel dan
                > membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
                > seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
                > kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,


                Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak
                mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk
                kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang
                ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan
                ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.

                Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,
                harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo
                tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga
                orang tsb.

                Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
                mana mungkin polisi perbatasan menembak ketiga orang tsb hanya karena
                melanggar perbatasan meskipun memang berhak untuk menembaknya. 
                Ketiga orang itu memang melarikan diri waktu dikejar mau ditangkap,
                hal ini membuktikan kalo ketiga orang ini melakukan pelanggaran berat
                sehingga mereka melarikan diri.  Kalo engga salah, untuk apa lari,
                biarkan saja ditangkep, paling2 dipulangin kenegaranya kembali.

                Dulu juga yang membumi hanguskan Timor Timur itu juga orang2
                Indonesia, namun berbohong tidak mengakuinya, dan menuduh pembumi
                hangusan itu dilakukan orang2 Timor sendiri.

                Kebohongan di Indonesia bukanlah hal yang diharamkan melainkan
                dihalalkan selama untuk kepentingan kepuasan umat sendiri.  Bukankah
                pemerkosaan amoy2 itu juga bukan dilakukan oleh umat Islam ??? 
                Bahkan juga bukan dilakukan oleh pemerintah, pemerkosaan massal amoy2
                sudah difatwakan oleh MUI sebagai perbuatan umat Kristen yang ingin
                menodai agama Islam, dan kejadian ini direkayasa oleh CIA.

                Juga kejadian 9-11 yang meskipun pelaku2nya ada yang tertangkap,
                diadili, dan dihukum seumur hidup, ternyata adalah umat Islam yang
                pikirannya diracuni dogma sesat agamanya, namun dunia Islam maupun
                khotbah disemua mesjid menuduh bahwa pelakunya adalah orang2 Yahudi
                yang direkayasa oleh Mossad.

                Lalu apa bedanya kebohongan yang dilakukan oleh pemerintahan yang
                sama yang diracuni dogma Islam tentang tiga provokator yang tertembak
                karena lagi mancing ikan ????  ENGGAK ADA NEGARA DIDUNIA INI YANG
                PERCAYA KEPADA INDONESIA, BAHKAN RAKYATNYA SENDIRIPUN TIDAK PERCAYA,
                LALU GIMANA BISA DIHARAPKAN ORANG LAIN ADA YANG BISA PERCAYA ????

                Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas
                dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran
                karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi
                Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.

                Ny. Muslim binti Muskitawati.










                Yahoo! Photos ¡¦Showcase holiday pictures in hardcover
                Photo Books. You design it and weÃÍl bind it!


                Yahoo! Photos – Showcase holiday pictures in hardcover
                Photo Books. You design it and we’ll bind it!

              • hari subarkah
                setubuh........ eh maksud saya setuju. orang lain gak boleh memandang dia atas dasar prejudice, kok dia juga prejudice dengan keyakinannya mazbarkah afie
                Message 7 of 15 , Jan 13, 2006
                • 0 Attachment
                  setubuh........ eh maksud saya setuju. orang lain gak boleh memandang dia atas dasar prejudice, kok dia juga prejudice dengan keyakinannya

                  mazbarkah

                  afie <afie_agp@...> wrote:
                  Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan ny.muslim ini kurang tepat kalau dikirimkan ke milist mayaprada kita ini. Mungkin betul tujuannya untuk autokritik karena beliau sendiri mengaku Islam (entah betul tidaknya hanya Allah yang tahu), tetapi apa cocok sih dikirimkan ke milist ini? Kenapa tidak dikirimkan ke milist2 yg agamis sekalian saja.
                  Bagaimana moderator, apakah tulisan yg berbau SARA dan cenderung untuk memojokkan golongan tertentu seperti itu memang diperbolehkan untuk dikirimkan ke milist mayapadaprana ini?
                   
                  -afie-

                  hari subarkah <mazbarkah@...> wrote:
                  1.Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.
                  *******jawabannya nggak nyambung dan sangat egois. tapi semoga benar bahwa anda mendidik anak dan saudara anda dengan baik. tapi ya kalo tersandung kasus kriminal juga, ditangkep polisi, ditembak polisi karena melarikan diri, trus anda jangan menyalahkan pak polisi. itulah mengapa jawaban anda tidak nyambung, bukan begitu ????
                  2. Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
                  ****kenapa anda tidak pindak negara lain aja, minta suaka ke timor leste misalnya
                  3.
                  Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga orang tsb.
                  ****brarti seharusnya para tki ilegal yang dikalimantan itu ditembak semua ya, masuk tanpa ijin, mereka mungkin mengambil barang atau mencuri, mencuri jatah pekerjaan orang malaysia, kan jadi kriminal juga.
                  4. Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.
                  ****sepertinya anda memang layak untuk di "kick" dari milist ini. wong bahasan politik kok malah memojokkan suatu agama

                  Jadi begini ibu muskitawati yang terhormat,
                  ini politik, setiap negara berkewajiban untuk melindungi negaranya dan warga negaranya, apapun kondisinya, apapun perbuatannya. betul ?? apabila terjadi sesuatu terhadap negara atau warga negaranya maka pemerintah menjadi ikut terlibat. kemudian mungkin dari tinjauan politis bahwa kasus ini menguntungkan indonesia, maka diambil sikap keras, seperti yang ditunjukkan sang kolonel yang menurut anda goblok itu. ini politik. kalau kemudian beberapa kasus lain semisal penganiayaan tki di malaysia dan arab saudi kurang mendapat porsi yang proporsional, ya itu keputusan politik juga.
                  jadi fungsi negara itu seperti orang tua dalam keluarganya. mau anaknya salah atau bener itu tanggung jawab orang tua untuk membantunya. karena orang tua juga bertanggung jawab dalam pola pendidikan anak-anaknya. malah jadi melebar........padahal sepertinya anda cukup cerdas dalam menganalisa keputusan politik pemerintah, sampai CIA, sampai agama islam.

                  barkah

                  muskitawati <muskitawati@...> wrote:
                  --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, hari subarkah <mazbarkah@y...>
                  wrote:
                  >
                  > bagaimana kalo yag ditembak itu adalah saudara anda ?
                  > apakah anda akan menggoblokkan sang kolonel dan
                  > membenarkah timor leste ???? atau seperti ini, anda
                  > seorang ibu kemudian salah satu anak anda melakukan
                  > kesalahan, katakanlah misalnya kena kasus narkoba,


                  Setiap kesalahan selalu harus menanggung resikonya, anak saya tidak
                  mungkin saya perkenankan untuk masuk negara orang tanpa visa untuk
                  kemudian meng-obok2nya seperti yang dilakukan ketiga preman yang
                  ketembak diperbatasan itu.  Juga anak saya selalu saya lindungi dan
                  ajarkan untuk tidak terlibat urusan narkoba.

                  Hidup ini ada aturannya, masuk negara orang lain harus pakai visa,
                  harus ada izin, kalo tidak ada izin pun tidak akan ditembak kalo
                  tidak melakukan tindakan2 kriminal seperti yang dilakukan ketiga
                  orang tsb.

                  Janganlah percaya kepada berita pemerintah RI yang selalu bohong,
                  mana mungkin polisi perbatasan menembak ketiga orang tsb hanya karena
                  melanggar perbatasan meskipun memang berhak untuk menembaknya. 
                  Ketiga orang itu memang melarikan diri waktu dikejar mau ditangkap,
                  hal ini membuktikan kalo ketiga orang ini melakukan pelanggaran berat
                  sehingga mereka melarikan diri.  Kalo engga salah, untuk apa lari,
                  biarkan saja ditangkep, paling2 dipulangin kenegaranya kembali.

                  Dulu juga yang membumi hanguskan Timor Timur itu juga orang2
                  Indonesia, namun berbohong tidak mengakuinya, dan menuduh pembumi
                  hangusan itu dilakukan orang2 Timor sendiri.

                  Kebohongan di Indonesia bukanlah hal yang diharamkan melainkan
                  dihalalkan selama untuk kepentingan kepuasan umat sendiri.  Bukankah
                  pemerkosaan amoy2 itu juga bukan dilakukan oleh umat Islam ??? 
                  Bahkan juga bukan dilakukan oleh pemerintah, pemerkosaan massal amoy2
                  sudah difatwakan oleh MUI sebagai perbuatan umat Kristen yang ingin
                  menodai agama Islam, dan kejadian ini direkayasa oleh CIA.

                  Juga kejadian 9-11 yang meskipun pelaku2nya ada yang tertangkap,
                  diadili, dan dihukum seumur hidup, ternyata adalah umat Islam yang
                  pikirannya diracuni dogma sesat agamanya, namun dunia Islam maupun
                  khotbah disemua mesjid menuduh bahwa pelakunya adalah orang2 Yahudi
                  yang direkayasa oleh Mossad.

                  Lalu apa bedanya kebohongan yang dilakukan oleh pemerintahan yang
                  sama yang diracuni dogma Islam tentang tiga provokator yang tertembak
                  karena lagi mancing ikan ????  ENGGAK ADA NEGARA DIDUNIA INI YANG
                  PERCAYA KEPADA INDONESIA, BAHKAN RAKYATNYA SENDIRIPUN TIDAK PERCAYA,
                  LALU GIMANA BISA DIHARAPKAN ORANG LAIN ADA YANG BISA PERCAYA ????

                  Bangsa Indonesia harus belajar artinya sebuah kejujuran yang bebas
                  dari kepercayaan Islam, karena dalam Islam tidak dikenal kejujuran
                  karena semua harus direkayasa untuk kebesaran dan kemuliaan nabi
                  Muhammad dengan mencatut nama Allahnya yang tidak pernah terbukti ada.

                  Ny. Muslim binti Muskitawati.










                  Yahoo! Photos ¡¦Showcase holiday pictures in hardcover
                  Photo Books. You design it and weÃÍl bind it!


                  Yahoo! Photos – Showcase holiday pictures in hardcover
                  Photo Books. You design it and we’ll bind it!


                  Yahoo! Photos
                  Got holiday prints? See all the ways to get quality prints in your hands ASAP.
                • si Brewok
                  Dear Member, Setahun yang lalu, saya masih ingat dengan jelas, di milis ini ada seorang praktisi Ruqyah yg mengemukakan pendapatnya mengenai Reiki. Dia dahulu
                  Message 8 of 15 , Jan 13, 2006
                  • 0 Attachment
                    Dear Member,

                    Setahun yang lalu, saya masih ingat dengan jelas, di milis ini ada
                    seorang praktisi Ruqyah yg mengemukakan pendapatnya mengenai Reiki.
                    Dia dahulu mempelajari Reiki, tetapi akhirnya beralih ke Ruqyah
                    karena menurut beliau, Ruqyah lebih agamis, lebih baik, dll. Kawan
                    yang satu ini mendapatkan banyak tanggapan, dan tanggapan yang
                    bernada "mengusir" juga cukup banyak :-)

                    Kejadian ini membuat saya merenung cukup lama. Kita-kita ini yang
                    ngakunya belajar spiritual, tapi begitu "terluka" ketika tradisi
                    Reiki yang kita pelajari mendapat "serangan" (dalam tanda kutip lho)
                    dari pihak lain. Apakah ini karena kita merasa zona kenyamanan
                    persepsi kita sudah mulai dilanggar oleh pihak lain? Apakah
                    kenyamanan kita dalam kelompok sendiri membuat kita begitu terluka
                    ketika pihak lain memandang kita dengan berbeda? Dalam perbedaan
                    pendapat pasti ada pihak yang mengeluarkan pendapat dengan ekstrim
                    (menurut pandangan orang ttt) tanpa tedeng aling aling, tanpa unggah
                    ungguh, tanpa memikirkan perasaan orang lain. Itu pasti ada.
                    Beginilah dunia ini.

                    Sekarang saya tarik lagi ke Ibu Muskitawati. Si brewok sendiri yang
                    mengundang beliau datang ke milis Mayapada. Dia jauh lebih galak
                    daripada kawan kita yang dulu itu. Si Brewok ingin mengajak anda
                    melihat bagaimana respons anda dan saya ketika berhadapan dengan
                    pendapat orang lain yang kita pikir cukup ekstrim. Lihat bagaimana
                    reaksi anda...

                    Apakah anda merasa identitas kelompok anda terganggu? Identitas
                    kelompok yang sudah anda jadikan bagian dari diri anda sendiri.
                    Tidak salah memang... manusiawi sekali.
                    Apa anda tertarik untuk beradu argument dengan Ibu Muskitawati? atau
                    malah memandang wajar suatu perbedaan karena tiap orang dilahirkan
                    dengan pribadi yang berbeda.

                    Pendapat dan buah pikir seseorang mencerminkan tingkat kesadarannya.
                    Seseorang tidak bisa disalahkan karena berada di level kesadaran
                    ttt. Kalu dia tidak percaya dengan Tuhan. its okay lah. Itulah
                    kebenaran baginya. Kalu dia menganggap Yesus itu tukang tipu, Buddha
                    pembual, atau Krishna dewa kurang ajar, its okay juga. Yah itulah
                    dirinya. Masa kita mau mengubah orang lain menjadi kayak kita?

                    Mulai hari ini, be your self.
                    Ingat : kata-kata hanyalah kata-kata, bukan obyek yang sebenarnya!
                    Hanya orang tidak waras yang menjadikan kata-kata melukai dirinya,
                    menjadikan kata-kata lebih tajam daripada pedang!

                    Namaste !
                    si Brewoxs




                    --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, afie <afie_agp@y...> wrote:
                    >
                    > Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang
                    bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan
                    ny.muslim ini kurang tepat kalau dikirimkan ke milist mayaprada kita
                    ini. Mungkin betul tujuannya untuk autokritik karena beliau sendiri
                    mengaku Islam (entah betul tidaknya hanya Allah yang tahu), tetapi
                    apa cocok sih dikirimkan ke milist ini? Kenapa tidak dikirimkan ke
                    milist2 yg agamis sekalian saja.
                    > Bagaimana moderator, apakah tulisan yg berbau SARA dan cenderung
                    untuk memojokkan golongan tertentu seperti itu memang diperbolehkan
                    untuk dikirimkan ke milist mayapadaprana ini?
                    >
                    > -afie-
                  • afie
                    Maaf bung moderator..yang saya singgung disini bukan masalah beda pendapat atau yang lainnya. Saya hanya ingin menanyakan, bagaimana sebenarnya aturan main di
                    Message 9 of 15 , Jan 13, 2006
                    • 0 Attachment
                      Maaf bung moderator..yang saya singgung disini bukan masalah beda pendapat atau yang lainnya. Saya hanya ingin menanyakan, bagaimana sebenarnya aturan main di milist ini?
                      Kebetulan saya ikut beberapa milist. Sebagai contoh, saya ikut milist biotek. DI milist ini, yang dibahas ya hanya seputar bioteknologi. Kalau ada yang posting masalah lain diluar biotek biasanya akan mendapatkan peringatan dari moderatornya. Saya juga ikut milist yang membahas seputar agama. Yang dibahas ya seputar masalah agama. Kalau OOT-nya berlebihan, yg ngirim postingan tersebut diperingatkan oleh moderator. Ada juga milist tentang kesehatan. Aturan mainnya jg sama, yaitu yang dibahas ya hanya seputar masalah kesehatan. Ada juga milist politik. Wah, disini pembahasan tentang politiknya tajam dan kadang bikin merah muka pihak yang dikritik. Tapi satu hal yang unik adalah, semua milist2 yang saya ikuti ada 1 persamaan aturan main, yaitu, ada larangan untuk menulis yang berbau SARA atau menjelek2an kelompok/golongan tertentu. Kalau toh ada yang nulis berbau SARA, tetap dalam koridor diskusi, bukan dengan menghujat atau menjelek2kan pihak tertentu. Semacam ada netiket disini.
                      Nah, bagaimana dengan milist tercinta kita ini? Mungkin moderator bisa menuliskan, sebenarnya apa sih yang boleh ditulis di milist ini? Apakah kita boleh mengungkapkan pendapat kita begitu saja tanpa ada batasan-batasan tertentu? Jika jawabannya "iya", berarti ny. muslim tidak salah. Beliau mau nulis apapun tidak salah, karena memang tidak ada batasan apapun disini. Dengan begitu, sah-sah saja misalkan saya nulis si A itu brengsek, kelompok B itu busuk, agama ini isinya penipu, aliran ini bullshit, dll. Kalau yang tingkat spiritualnya udah tinggi ya jangan tersinggung, kalau mau debat kusir silakan, dll, dst. Tapi jika ada batasannya, lalu batasannya bagaimana? Kalau ada yang melanggar bagaimana?
                      Jadi intinya bung moderator, yang saya tanyakan & saya singgung adalah tentang aturan main dimilist ini.
                      Terima kasih banyak. Maaf jika ada kata2 yang kurang berkenan.
                       
                      -afie-


                      si Brewok <red_conjurer@...> wrote:
                      Apa anda tertarik untuk beradu argument dengan Ibu Muskitawati? atau
                      malah memandang wajar suatu perbedaan karena tiap orang dilahirkan
                      dengan pribadi yang berbeda.

                      Pendapat dan buah pikir seseorang mencerminkan tingkat kesadarannya.
                      Seseorang tidak bisa disalahkan karena berada di level kesadaran
                      ttt. Kalu dia tidak percaya dengan Tuhan. its okay lah. Itulah
                      kebenaran baginya. Kalu dia menganggap Yesus itu tukang tipu, Buddha
                      pembual, atau Krishna dewa kurang ajar, its okay juga. Yah itulah
                      dirinya. Masa kita mau mengubah orang lain menjadi kayak kita?

                      Mulai hari ini, be your self.
                      Ingat : kata-kata hanyalah kata-kata, bukan obyek yang sebenarnya!
                      Hanya orang tidak waras yang menjadikan kata-kata melukai dirinya,
                      menjadikan kata-kata lebih tajam daripada pedang!

                      Namaste !
                      si Brewoxs


                      Yahoo! Photos
                      Got holiday prints? See all the ways to get quality prints in your hands ASAP.

                    • muskitawati
                      ... sebenarnya aturan main di milist ini? ... ada 1 persamaan aturan main, yaitu, ada larangan untuk menulis yang berbau SARA atau menjelek2an
                      Message 10 of 15 , Jan 14, 2006
                      • 0 Attachment
                        --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, afie <afie_agp@y...> wrote:
                        >
                        > Maaf bung moderator..Saya hanya ingin menanyakan, bagaimana
                        sebenarnya aturan main di milist ini?
                        > ...Tapi satu hal yang unik adalah, semua milist2 yang saya ikuti
                        ada 1 persamaan aturan main, yaitu, ada larangan untuk menulis yang
                        berbau SARA atau menjelek2an kelompok/golongan tertentu.






                        Saya sangat setuju agar "men-jelek2an" dan SARA dilarang untuk
                        diposting disini. Dan saya juga yakin, semua posting yang "men-
                        jelek2an" maupun yang SARA sudah dilarang dari posting disini. Jadi
                        kalo posting itu sudah bisa masuk disini, tentunya jelas posting
                        tersebut sudah tidak dianggap "men-jelek2an" ataupun berbau SARA.

                        Komplain atau keluhan anda itulah yang mungkin salah persepsinya
                        karena anda tidak memahami bahwa sebuah istilah selalu harus
                        berdasarkan definisinya. Apakah anda paham definisi "men-jelek2an"
                        itu sendiri ???? Apakah anda paham definisi SARA itu ???

                        Seorang bintang filem yang cantik, seperti Madona, meskipun semua
                        orang mengakui kecantikannya, tetapi anda menganggapnya jelek dan
                        membuat karikatur muka Madona secara buruk sekali dengan tulisan2
                        yang memutar balik kenyataan yang ada agar bisa dipersepsi orang lain
                        se-olah2 Madona benar2 bermuka jelek.....MAKA TINDAKAN MEN-JELEK2AN
                        MUKA MADONA YANG CANTIK, KITA NAMAKAN SEBAGAI "MEN-JELEK2AN" YANG
                        SEHARUSNYA MEMANG DILARANG DIPOSTING DIMILIS MANAPUN JUGA.

                        Jadi anda harus paham dulu, definisi men-jelek2an itu artinya menuduh
                        jelek untuk hal yang tidak jelek.

                        Sebaliknya, kalo ada orang jelek mukanya, kemudian anda bilang bahwa
                        muka orang itu "muka jelek", maka hal ini sama sekali tidak kita
                        sebut sebagai "men-jelek2an" karena kenyataan sebenarnya memang muka
                        orang itu jelek. Demikian juga perampok yang membunuh korban yang
                        dirampoknya, maka perampok itu kita namankan "penjahat", hal inipun
                        tidak kita sebut sebagai "men-jelek2an" karena memang perbuatan
                        ini "jahat" sehingga menyebutnya sebagai "penjahat"
                        merupakan "informasi" bukan "men-jelek2an".

                        "Men-jelek2an" bukan informasi, atau melainkan "kebohongan".
                        "Informasi" adalah berita tentang kenyataan2 yang ada yang bisa
                        disaksikan semua orang karena "bukan merupakan kebohongan: tetapi
                        realitas atau kenyataan yang bukan men-jelek2an.

                        Apakah ada tulisan saya yang di-posting di milis ini yang men-
                        jelek2an? PASTI TIDAK PERNAH SAYA MEMPOSTING TULISAN YANG BERTUJUAN
                        MEN-JELEK2AN KARENA SEMUANYA MERUPAKAN INFORMASI YANG BENAR YANG BISA
                        DIBUKTIKAN SIAPAPUN JUGA TANPA HARUS PERCAYA LEBIH DULU.

                        Contoh:

                        Membunuh orang atas dasar perbedaan kepercayaannya dizaman sekarang
                        kita sebut sebagai perbuatan "biadab".

                        Oleh karena itu, kalau ada ajaran yang menghalalkan pembunuhan
                        penyembah berhala karena menganggap para penyembah berhala itu adalah
                        orang2 kafir yang lebih rendah daripada binatang dan tidak boleh
                        dianggap sebagai orang, maka saya namakan ajaran tsb sebagai "ajaran
                        biadab".

                        Tentunya tulisan saya yang menyebut ajaran2 yang menghalalkan
                        pembunuhan2 mereka yang menyembah berhala, kafir, murtad ataupun
                        menentang kepercayaan yang dipercaya sipembunuhnya, maka ajaran2 itu
                        saya namakan sebagai "ajaran2 biadab" merupakan "informasi" bukan men-
                        jelek2an. Sedangkan orang2 yang mendukung dan menganut ajaran ini
                        saya namakan "orang2 biadab" tentunya tidak masuk kategori dalam men-
                        jelek2an melainkan merupakan kategori "informasi".

                        Saya sebagai umat Islam, kenyataannya ajaran Islam itu memang
                        merupakan ajaran2 biadab, namun karena saya sebagai umatnya menentang
                        ajaran2 itu, maka saya tidak termasuk umat yang biadab. Ajaran Islam
                        bukan cuma membunuh penyembah berhala, tetapi masih banyak ajaran2
                        Islam yang baik yang bisa saya amalkan kepada umat manusia, sehingga
                        sebagian ajaran2 Islam yang biadab ini saya tolak, tentunya tidak
                        menjadikan diri saya sebagai umat yang murtad yang perlu keluar
                        ataupun melarang agama Islam untuk dianut siapapun juga.

                        Oleh karena itu, siapapun adanya, kalo mendukung, membantu, atau
                        menyebarkan ajaran2 Islam yang biadab, harus kita tentang pelaku2nya
                        baik mereka itu beragama Islam atau yang bukan Islam. Masih banyak
                        ajaran2 Islam yang tidak biadab, mengapa kita harus mendukung maupun
                        menyebarkan ajaran2nya yang biadab ?????

                        SEBAGAI UMAT ISLAM, TIDAKLAH SEHARUSNYA KITA MENDUKUNG PELAKU2 SESAMA
                        MUSLIM YANG MENSOSIALISASIKAN AJARAN2 ISLAM YANG BIADAB, JUSTRU KITA
                        SEBAGAI UMAT ISLAM HARUS MENENTANGNYA BUKAN MENDUKUNGNYA KARENA KITA
                        BERAGAMA ISLAM.

                        Kenyataannya, pendukung ajaran2 biadab ini bukan se-mata2 umat Islam,
                        tetapi ada beberapa negara termasuk segelintir agen CIA di Amerika
                        ini yang mendukung para terorist2 Islam biadab ini dengan menjual
                        bomb2 dan senjata2 kepada mereka dengan imbalan komisi yang
                        menggiurkan. Negara2 seperti Cina dan Korea Utara, meskipun mereka
                        bukan beragama Islam, tetapi mereka juga mendukung ajaran2 Islam yang
                        biadab ini untuk keuntungan yang ber-beda2.

                        OLEH KARENA ITU, SIAPAPUN PELAKUNYA, SIAPAPUN YANG MENYEBARKAN
                        AJARAN2 BIADAB INI, SAYA DAN UMAT ISLAM HARUS MENENTANGNYA TAK PEDULI
                        APAKAH KEBIADABAN INI BERASAL DARI AGAMA SAYA, AGAMA ANDA, ATAU AGAMA
                        ORANG LAINNYA, SELAMA AJARAN INI BIADAB TENTU HARUS KITA TENTANG.

                        Sebaliknya, semua penentang ajaran2 Islam yang biadab ini, tak perlu
                        harus beragama bukan Islam, umat Islam sekalipun wajib dan
                        berkepentingan untuk menentang ajaran2 biadab ini.

                        JANGANLAH KITA MENDUKUNG AJARAN2 ISLAM YANG BIADAB INI SE-MATA2
                        KARENA KITA BERAGAMA ISLAM KARENA UMAT ISLAM TIDAK PERLU MENJADI
                        BIADAB MESKIPUN ADA BAGIAN2 AJARAN2NYA YANG BIADAB. UMAT ISLAM
                        JANGAN TERJEBAK UNTUK MENDUKUNG KEBIADABAN2 HANYA KARENA KEBIADABAN2
                        ITU DIAJARKAN DALAM AGAMANYA. KENYATAANNYA, KEBIADABAN2 DALAM ISLAM
                        INI JUGA DIDUKUNG OLEH SEGELINTIR ORANG YANG BUKAN ISLAM KARENA
                        MEREKA MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DARI KEBIADABAN2 INI TANPA MENGHARUSKAN
                        MEREKA PERCAYA AGAMA ISLAM.

                        Kebiadaban harus diungkapkan sebagai informasi seperti yang saya
                        tuliskan dalam berbagai milis, JANGAN DIANGGAP MEN-JELEK2AN.

                        Contoh:

                        Seorang Muslim bernama Abu Bakar membunuh temannya sesama muslim
                        karena berebutan harta rampokan dari pedagang Yahudi. Maka Abu Bakar
                        ini harus dihukum mati karena "pembunuhan" dilarang dalam ajaran
                        Islam karena merupakan dosa, dan hal ini adil dan harus kita
                        pertahankan sebagai nilai2 Islam yang baik.

                        Seorang Muslim bernama Ahmad membunuh orang Cina kafir dan memperkosa
                        Isterinya untuk kemudian juga dibunuhnya. Hartanya orang cina ini
                        dijarah, namun Ahmad ini dibebaskan oleh pengadilan Islam karena
                        dalam ajaran Islam dinyatakan bahwa membunuh penyembah berhala
                        seperti orang cina ini adalah pahala bukan dosa. TENTU AJARAN ISLAM
                        YANG SEPERTI CONTOH DISINI TIDAK BOLEH DIPERTAHANKAN MELAINKAN HARUS
                        DIMUSNAHKAN KARENA NILAI2 AJARAN ISLAM SEPERTI INI SANGAT BIADAB DAN
                        BERTENTANGAN DENGAN PERADABAN NILAI2 MANAPUN DIDUNIA INI. Kita
                        sebagai umat Islam wajib mengubah ajaran ini atau mencari tafsir2
                        yang bisa mengubah paham ini.

                        Semua yang saya tulis ini bukanlah men-jelek2an melainkan merupakan
                        informasi yang mengajak semua umat baik beragama Islam maupun bukan
                        Islam untuk bekerja sama untuk saling mendukung nilai2 kemanusiaan
                        sejati yang universal yang tidak punya tendensi membenarkan kejahatan
                        yang dilakukan oleh umat maupun ajaran agama manapun juga.

                        Ny. Muslim binti Muskitawati.
                      • Tirta widjaja
                        Teman-teman, Saya pendatang baru, kurang lebih 10 harian ya. Terus terang saya cukup terkaget-kaget dgn tulisan dari Sdr Mustikawati. Yang menjadi pemikiran
                        Message 11 of 15 , Jan 15, 2006
                        • 0 Attachment
                          Teman-teman,
                          Saya pendatang baru, kurang lebih 10 harian ya. Terus terang saya cukup terkaget-kaget dgn tulisan dari Sdr Mustikawati. Yang menjadi pemikiran saya bukan Sdr dan pendapatnya itu, tapi "maunya apa sih"? Maunya Sdr Mustikawati apa dan maunya moderator apa? Mau ngetes perbedaan pendapat? mau ngetes adu argumentasi? Lalu jika itu tujuannya....untuk apa? Apakah memberi hasil positip, produktif buat kebanyakan orang atau hanya cara selfish untuk memuaskan diri sendiri saja? Memang perbedaan pendapat itu wajar.....tapi saya kira wajar juga jika setiap orang untuk mawas diri atas diri dan orang lain.
                           
                          Saya berfikir keras untuk mencoba melihat dan mencari sisi positip dari setiap permasalahan, tentu saja saya paling senang dengan isi yang baik dan penyampaian yang baik pula....Mari kita tata dan bina etika dan tanggungjawab bersama. Kalau menyitir sesuatu sebaiknya disebut referensinya sehingga kalau mau membahas dan tukar fikiran yang lain memiliki referensi yang sama. Saya kira banyak permasalahan yang memerlukan tukar fikiran dan pengalaman yang dapat menghasilkan hasil positip dan produktif dengan cara penyampaian yang baik.
                           
                          Demikian pendapat saya semoga teman-teman dan tentunya moderator sama-sama merenungkan kembali apa tujuan bermiilis kelompok ini.
                           
                           
                          Sekian
                          salam
                          tirta
                           
                           
                           

                          si Brewok <red_conjurer@...> wrote:
                          Dear Member,

                          Setahun yang lalu, saya masih ingat dengan jelas, di milis ini ada
                          seorang praktisi Ruqyah yg mengemukakan pendapatnya mengenai Reiki.
                          Dia dahulu mempelajari Reiki, tetapi akhirnya beralih ke Ruqyah
                          karena menurut beliau, Ruqyah lebih agamis, lebih baik, dll. Kawan
                          yang satu ini mendapatkan banyak tanggapan, dan tanggapan yang
                          bernada "mengusir" juga cukup banyak :-)

                          Kejadian ini membuat saya merenung cukup lama. Kita-kita ini yang
                          ngakunya belajar spiritual, tapi begitu "terluka" ketika tradisi
                          Reiki yang kita pelajari mendapat "serangan" (dalam tanda kutip lho)
                          dari pihak lain. Apakah ini karena kita merasa zona kenyamanan
                          persepsi kita sudah mulai dilanggar oleh pihak lain? Apakah
                          kenyamanan kita dalam kelompok sendiri membuat kita begitu terluka
                          ketika pihak lain memandang kita dengan berbeda? Dalam perbedaan
                          pendapat pasti ada pihak yang mengeluarkan pendapat dengan ekstrim
                          (menurut pandangan orang ttt) tanpa tedeng aling aling, tanpa unggah
                          ungguh, tanpa memikirkan perasaan orang lain. Itu pasti ada.
                          Beginilah dunia ini.

                          Sekarang saya tarik lagi ke Ibu Muskitawati. Si brewok sendiri yang
                          mengundang beliau datang ke milis Mayapada. Dia jauh lebih galak
                          daripada kawan kita yang dulu itu. Si Brewok ingin mengajak anda
                          melihat bagaimana respons anda dan saya ketika berhadapan dengan
                          pendapat orang lain yang kita pikir cukup ekstrim. Lihat bagaimana
                          reaksi anda...

                          Apakah anda merasa identitas kelompok anda terganggu? Identitas
                          kelompok yang sudah anda jadikan bagian dari diri anda sendiri.
                          Tidak salah memang... manusiawi sekali.
                          Apa anda tertarik untuk beradu argument dengan Ibu Muskitawati? atau
                          malah memandang wajar suatu perbedaan karena tiap orang dilahirkan
                          dengan pribadi yang berbeda.

                          Pendapat dan buah pikir seseorang mencerminkan tingkat kesadarannya.
                          Seseorang tidak bisa disalahkan karena berada di level kesadaran
                          ttt. Kalu dia tidak percaya dengan Tuhan. its okay lah. Itulah
                          kebenaran baginya. Kalu dia menganggap Yesus itu tukang tipu, Buddha
                          pembual, atau Krishna dewa kurang ajar, its okay juga. Yah itulah
                          dirinya. Masa kita mau mengubah orang lain menjadi kayak kita?

                          Mulai hari ini, be your self.
                          Ingat : kata-kata hanyalah kata-kata, bukan obyek yang sebenarnya!
                          Hanya orang tidak waras yang menjadikan kata-kata melukai dirinya,
                          menjadikan kata-kata lebih tajam daripada pedang!

                          Namaste !
                          si Brewoxs




                          --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, afie <afie_agp@y...> wrote:
                          >
                          > Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang
                          bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan
                          ny.muslim ini kurang tepat kalau dikirimkan ke milist mayaprada kita
                          ini. Mungkin betul tujuannya untuk autokritik karena beliau sendiri
                          mengaku Islam (entah betul tidaknya hanya Allah yang tahu), tetapi
                          apa cocok sih dikirimkan ke milist ini? Kenapa tidak dikirimkan ke
                          milist2 yg agamis sekalian saja.
                          >   Bagaimana moderator, apakah tulisan yg berbau SARA dan cenderung
                          untuk memojokkan golongan tertentu seperti itu memang diperbolehkan
                          untuk dikirimkan ke milist mayapadaprana ini?
                          >   
                          >   -afie-




                           

                          Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

                        • jayagiri9
                          Buat Mustikawati Postingan dan kata2 anda menunjukkan siapa diri anda. Buah yg masak pada waktunya akan mengeluarkan bau yg harum bagi sekelilingnya.
                          Message 12 of 15 , Jan 15, 2006
                          • 0 Attachment


                            Buat Mustikawati
                            Postingan dan kata2 anda menunjukkan siapa diri anda.
                            Buah yg masak pada waktunya akan mengeluarkan bau yg harum bagi sekelilingnya.
                            Sebaliknya buah yg busuk akan mengeluarkan bau yg busuk pula disamping ulat.
                            Bila didalam Islam begitu banyak kebusukan spt yg anda paparkan (secara subyektif), saya ingin tanyakan pada anda, bagaimana Anda menilai diri anda ? Honest, Clean, Objective, Knowledgeable ?
                            Bila anda berpendapat hal2 mendasar dalam Islam yg sudah menjadi kesepakatan umat muslim ( spt Qur'an dan ibadah Haji ) hanya bullshit, kenapa anda tdk mencari agama lain yg konsensusnya bisa lebih anda terima ? Atau paling tidak spt Lia Aminudin gitu looh...? 
                            But please dont tell me anda ingin 'memperbaiki' Islam yaah..
                             
                            Buat Bung Brewok,
                            Mungkin anda lupa satu nasihat bijak, "berbicaralah pada orang lain sesuai dg kadar kemampuan orang bersangkutan". Bila anda sudah merasa mampu memberikan pipi kanan setelah pipi kiri anda ditampar, bisa dipastikan anda mumpuni secara spiritual. Tapi bila anda berasumsi atau paling tidak mengharapkan orang lain akan bersikap spt anda, bisa dipastikan pula pemahaman anda akan orang lain perlu diperdalam.
                            Memahami dan menguasai diri sendiri memang penting. Memahami orang lain dan mencoba "berjalan dengan memakai sepatu orang lain " juga tidak kalah pentingnya.   
                             
                            Rupanya sudah banyak milis yg berubah jadi ajang Infotainment.
                             
                            Salam
                                  
                             

                            si Brewok <red_conjurer@...> wrote:
                            Dear Member,

                            Setahun yang lalu, saya masih ingat dengan jelas, di milis ini ada
                            seorang praktisi Ruqyah yg mengemukakan pendapatnya mengenai Reiki.
                            Dia dahulu mempelajari Reiki, tetapi akhirnya beralih ke Ruqyah
                            karena menurut beliau, Ruqyah lebih agamis, lebih baik, dll. Kawan
                            yang satu ini mendapatkan banyak tanggapan, dan tanggapan yang
                            bernada "mengusir" juga cukup banyak :-)

                            Kejadian ini membuat saya merenung cukup lama. Kita-kita ini yang
                            ngakunya belajar spiritual, tapi begitu "terluka" ketika tradisi
                            Reiki yang kita pelajari mendapat "serangan" (dalam tanda kutip lho)
                            dari pihak lain. Apakah ini karena kita merasa zona kenyamanan
                            persepsi kita sudah mulai dilanggar oleh pihak lain? Apakah
                            kenyamanan kita dalam kelompok sendiri membuat kita begitu terluka
                            ketika pihak lain memandang kita dengan berbeda? Dalam perbedaan
                            pendapat pasti ada pihak yang mengeluarkan pendapat dengan ekstrim
                            (menurut pandangan orang ttt) tanpa tedeng aling aling, tanpa unggah
                            ungguh, tanpa memikirkan perasaan orang lain. Itu pasti ada.
                            Beginilah dunia ini.

                            Sekarang saya tarik lagi ke Ibu Muskitawati. Si brewok sendiri yang
                            mengundang beliau datang ke milis Mayapada. Dia jauh lebih galak
                            daripada kawan kita yang dulu itu. Si Brewok ingin mengajak anda
                            melihat bagaimana respons anda dan saya ketika berhadapan dengan
                            pendapat orang lain yang kita pikir cukup ekstrim. Lihat bagaimana
                            reaksi anda...

                            Apakah anda merasa identitas kelompok anda terganggu? Identitas
                            kelompok yang sudah anda jadikan bagian dari diri anda sendiri.
                            Tidak salah memang... manusiawi sekali.
                            Apa anda tertarik untuk beradu argument dengan Ibu Muskitawati? atau
                            malah memandang wajar suatu perbedaan karena tiap orang dilahirkan
                            dengan pribadi yang berbeda.

                            Pendapat dan buah pikir seseorang mencerminkan tingkat kesadarannya.
                            Seseorang tidak bisa disalahkan karena berada di level kesadaran
                            ttt. Kalu dia tidak percaya dengan Tuhan. its okay lah. Itulah
                            kebenaran baginya. Kalu dia menganggap Yesus itu tukang tipu, Buddha
                            pembual, atau Krishna dewa kurang ajar, its okay juga. Yah itulah
                            dirinya. Masa kita mau mengubah orang lain menjadi kayak kita?

                            Mulai hari ini, be your self.
                            Ingat : kata-kata hanyalah kata-kata, bukan obyek yang sebenarnya!
                            Hanya orang tidak waras yang menjadikan kata-kata melukai dirinya,
                            menjadikan kata-kata lebih tajam daripada pedang!

                            Namaste !
                            si Brewoxs




                            --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, afie <afie_agp@y...> wrote:
                            >
                            > Menurut saya pribadi, lepas dari ini masalah politik, singa yang
                            bangun dari tidur, atau apalah....sepertinya mail2 yg dikirimkan
                            ny.muslim ini kurang tepat kalau dikirimkan ke milist mayaprada kita
                            ini. Mungkin betul tujuannya untuk autokritik karena beliau sendiri
                            mengaku Islam (entah betul tidaknya hanya Allah yang tahu), tetapi
                            apa cocok sih dikirimkan ke milist ini? Kenapa tidak dikirimkan ke
                            milist2 yg agamis sekalian saja.
                            >   Bagaimana moderator, apakah tulisan yg berbau SARA dan cenderung
                            untuk memojokkan golongan tertentu seperti itu memang diperbolehkan
                            untuk dikirimkan ke milist mayapadaprana ini?
                            >   
                            >   -afie-






                            Yahoo! Photos
                            Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.
                          • si Brewok
                            Bang Afie, Di milis ini, ranah pembahasannya luas sekali karena dikaitkan dengan spiritualitas. Pada mulanya kami hanya membahas energi/prana saja, tapi karena
                            Message 13 of 15 , Jan 15, 2006
                            • 0 Attachment
                              Bang Afie,

                              Di milis ini, ranah pembahasannya luas sekali karena dikaitkan dengan
                              spiritualitas. Pada mulanya kami hanya membahas energi/prana saja,
                              tapi karena spiritualitas itu menyangkut semua hal yang ada dalam
                              hidup kita, yah wilayah agama, politik, medis, ekonomi dll pasti kena
                              juga.

                              Spiritual diartikan bermacam-macam oleh orang. Kalu di Mayapada.
                              spiritual artinya : hidup seimbang dan selaras antara pikiran, ucapan
                              dan tindakan. Harmonis antara body-mind-soul. Itu saja. Semua orang
                              boleh mengutarakan pendapatnya, isi pikirannya ttg apa saja.
                              Moderator Mayapada berharap, isi kepala orang lain dapat dijadikan
                              insights untuk diri sendiri. Selalu melihat ke dalam diri sendiri.

                              Mengenai "penghinaan" agama/kelompok/grup ttt.
                              Kalu ada yang melihat pendapat orang lain sebagai penghinaan, berarti
                              ada obyek yang merasa terhina dan ada subyek yg melakukan penghinaan.
                              Setelah merasa terhina, pasti ada keinginan untuk membalas
                              penghinaan. vicious cycle.

                              Moderator melihatnya dari sudut pandang yg berbeda. Kami belajar
                              untuk tidak dikendalikan oleh pikiran. Pikiran yg mengatakan bhw
                              kami "terhina". Kitalah yang mengendalikan pikiran. Kita yang
                              empunya kuasa penuh atas pikiran.

                              Satu-satunya yang jelas kami larang adalah iklan yang bermaksud
                              mengajak ikut MLM, internet marketing, arisan berantai, atau
                              menawarkan produk-produk di luar Prana (jual mobil, rumah, dll).
                              Sudah banyak milis yang kami lihat mati suri gara-gara diserbu oleh
                              internet marketers. Memang ada 1 - 2 user yang bandel, dan sudah
                              pasti kami mengeluarkannya dari milis ini.

                              Iklan yang diterima adalah iklan mengenai seminar-seminar prana atau
                              yang ada kaitannya dengan prana/energi, herbal. yoga, tai chi, tenaga
                              dalam, tenaga luar (pijat prana, akunpuktur, shiatzu, dll), jejamuan
                              herbal, jasa konsultan spiritual, atau mau menjual kristal, kartu
                              tarot, buku-buku dan cd audio meditasi, dll. Iklankan cukup 1 atau 2
                              kali saja.

                              Ungkapkan isi pikiran anda, dan hiduplah berbahagia dengan cara anda.
                              Perkara orang lain mau ngomong apa, that's him/her. Im unique! Nah,
                              itulah spiritual!

                              Salam hangat dari Bandung.

                              --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, afie <afie_agp@y...> wrote:
                              >
                              > Maaf bung moderator..yang saya singgung disini bukan masalah beda
                              pendapat atau yang lainnya. Saya hanya ingin menanyakan, bagaimana
                              sebenarnya aturan main di milist ini?
                              > Kebetulan saya ikut beberapa milist. Sebagai contoh, saya ikut
                              milist biotek. DI milist ini, yang dibahas ya hanya seputar
                              bioteknologi. Kalau ada yang posting masalah lain diluar biotek
                              biasanya akan mendapatkan peringatan dari moderatornya. Saya juga
                              ikut milist yang membahas seputar agama. Yang dibahas ya seputar
                              masalah agama. Kalau OOT-nya berlebihan, yg ngirim postingan tersebut
                              diperingatkan oleh moderator. Ada juga milist tentang kesehatan.
                              Aturan mainnya jg sama, yaitu yang dibahas ya hanya seputar masalah
                              kesehatan. Ada juga milist politik. Wah, disini pembahasan tentang
                              politiknya tajam dan kadang bikin merah muka pihak yang dikritik.
                              Tapi satu hal yang unik adalah, semua milist2 yang saya ikuti ada 1
                              persamaan aturan main, yaitu, ada larangan untuk menulis yang berbau
                              SARA atau menjelek2an kelompok/golongan tertentu. Kalau toh ada yang
                              nulis berbau SARA, tetap dalam koridor diskusi, bukan dengan
                              menghujat atau menjelek2kan pihak tertentu. Semacam ada netiket
                              disini.
                              > Nah, bagaimana dengan milist tercinta kita ini? Mungkin moderator
                              bisa menuliskan, sebenarnya apa sih yang boleh ditulis di milist ini?
                              Apakah kita boleh mengungkapkan pendapat kita begitu saja tanpa ada
                              batasan-batasan tertentu? Jika jawabannya "iya", berarti ny. muslim
                              tidak salah. Beliau mau nulis apapun tidak salah, karena memang tidak
                              ada batasan apapun disini. Dengan begitu, sah-sah saja misalkan saya
                              nulis si A itu brengsek, kelompok B itu busuk, agama ini isinya
                              penipu, aliran ini bullshit, dll. Kalau yang tingkat spiritualnya
                              udah tinggi ya jangan tersinggung, kalau mau debat kusir silakan,
                              dll, dst. Tapi jika ada batasannya, lalu batasannya bagaimana? Kalau
                              ada yang melanggar bagaimana?
                              > Jadi intinya bung moderator, yang saya tanyakan & saya singgung
                              adalah tentang aturan main dimilist ini.
                              > Terima kasih banyak. Maaf jika ada kata2 yang kurang berkenan.
                              >
                              > -afie-
                              >
                              >
                              >
                            • utrie ginting
                              Buat Bung Jayagiri, Saya hanya ingin mengomentari soal tulisan anda yang ditujukan kepada Mas Brewok... Menurut pendapat saya, justru apa yang diharapkan oleh
                              Message 14 of 15 , Jan 15, 2006
                              • 0 Attachment
                                Buat Bung Jayagiri,

                                Saya hanya ingin mengomentari soal tulisan anda yang ditujukan kepada Mas Brewok...

                                Menurut pendapat saya, justru apa yang diharapkan oleh Mas Brewok agar masing2 insan berkembang dalam spiritualitas... Orang tidak bisa memaksakan kepercayaannya atau apapun istilahnya kepada orang lain. Setiap orang mempunyai pendirian sendiri2 dan amatlah sulit untuk dapat menyamakan tingkat spiritualitas setiap orang... Memang pengetahuan akan derajat pemahaman orang lain adalah lebih baik apabila kita dapatkan, namun bukan berarti kita harus memilikinya... Yang paling penting adalah pengetahuan akan diri sendiri...

                                Saya tidak merasa milis ini menjadi infotainment... Semakin banyak jiwa yang berkembang dalam milis ini.... Bravo buat moderator...

                                Namaste,

                                Gerry

                                jayagiri9 <jayagiri9@...> wrote:


                                Buat Mustikawati
                                Postingan dan kata2 anda menunjukkan siapa diri anda.
                                Buah yg masak pada waktunya akan mengeluarkan bau yg harum bagi sekelilingnya.
                                Sebaliknya buah yg busuk akan mengeluarkan bau yg busuk pula disamping ulat.
                                Bila didalam Islam begitu banyak kebusukan spt yg anda paparkan (secara subyektif), saya ingin tanyakan pada anda, bagaimana Anda menilai diri anda ? Honest, Clean, Objective, Knowledgeable ?
                                Bila anda berpendapat hal2 mendasar dalam Islam yg sudah menjadi kesepakatan umat muslim ( spt Qur'an dan ibadah Haji ) hanya bullshit, kenapa anda tdk mencari agama lain yg konsensusnya bisa lebih anda terima ? Atau paling tidak spt Lia Aminudin gitu looh...? 
                                But please dont tell me anda ingin 'memperbaiki' Islam yaah..
                                 
                                Buat Bung Brewok,
                                Mungkin anda lupa satu nasihat bijak, "berbicaralah pada orang lain sesuai dg kadar kemampuan orang bersangkutan". Bila anda sudah merasa mampu memberikan pipi kanan setelah pipi kiri anda ditampar, bisa dipastikan anda mumpuni secara spiritual. Tapi bila anda berasumsi atau paling tidak mengharapkan orang lain akan bersikap spt anda, bisa dipastikan pula pemahaman anda akan orang lain perlu diperdalam.
                                Memahami dan menguasai diri sendiri memang penting. Memahami orang lain dan mencoba "berjalan dengan memakai sepatu orang lain " juga tidak kalah pentingnya.   
                                 
                                Rupanya sudah banyak milis yg berubah jadi ajang Infotainment.
                                 
                                Salam
                                      
                                 




                                Yahoo! Photos
                                Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.
                              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.