Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

OOT: RAIHLAH DGN TINDAKAN NYATA

Expand Messages
  • Iswardeni
    Apabila di perjalanan menemukan batu rintangan, jangan hentikan perjalanannya, tapi singkirkanlah batunya. :D: Langkah Menuju SuksesAstaga!!! Kenapa saya
    Message 1 of 1 , Jun 21, 2013
    • 0 Attachment
      Apabila di perjalanan menemukan batu rintangan, jangan hentikan perjalanannya, tapi singkirkanlah batunya. :D: Langkah Menuju Sukses

      "Astaga!!! Kenapa saya belum pernah membahas tentang buku ini ya...?" Saya membatin saat membuka lemari buku.

      Sebenarnya ini buku lama, terbit tahun 2009 bersamaan dengan dimulainya karir saya sebagai Hipnoterapis. Quantum Life Transformation (QLT), buku ini menjadi buku panduan saya untuk membimbing klien bertumbuh di aspek Pengembangan diri dan terutama aspek Finansial. Di workshop QLT, peserta diajarkan untuk menentukan prioritas aspek kehidupan yang ingin ditumbuhkan untuk akhirnya diseimbangkan dengan aspek lainnya.

      Saya sering mendapatkan pertanyaan seperti ini "Apakah saya pasti kaya jika saya melakukan Hipnoterapi atau ikut workshop QLT?" Jawabannya sederhana "Belum tentu"

      Kenapa? Ini adalah kontrak upaya bukan kontrak hasil. Seseorang akan kaya melalui tindakan nyata, dan ia tidak memiliki hambatan saat melakukan tindakan nyata untuk menghasilkan lebih banyak kekayaan lagi.

      Nah... Konseling pra terapi akan memetakan tujuan dan tindakan yang telah dilakukan serta hambatan yang muncul, sehingga dia belum berhasil mencapai tujuannya. Sesi Hipnoterapi dilakukan untuk menyingkirkan hambatan itu. Sedangkan di workshop QLT kedua hal ini sudah tercakup.

      Setelah hambatan disingkirkan, apa yang harus dilakukan? Ya, tentu saja bertindak secara nyata. Kan hambatan untuk mencapai tujuannya sudah disingkirkan. 

      Pertanyaan yang sering diajukan lagi adalah "Apakah pada langkah berikutnya saya bisa menemui hambatan lagi?" Bisa ya, bisa tidak.

      Saat menjadi klien Hipnoterapi jadilah klien yang aktif, jangan jadi klien yang pasif. Semua klien memang harus pasrah dan tidak menganalisa saat menjalani sesi terapi. Tetapi di akhir sesi, berdiskusilah dengan terapis untuk menemukan hikmah apa yang bisa diambil dari sesi terapi itu. Nah... Hikmah inilah yang dijadikan senjata untuk menyingkirkan jika menemukan penghambat lagi.

      Ini belum semua, langkah menuju sukses masih berlanjut, besok akan saya bagikan rumus sukses versi QLT. :D

      Salam,
      Kristin Liu
      Iswardeni Citra Bangsa: Thks yach

      Powered by Telkomsel BlackBerry®
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.