Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

OOT: BUKU IMPIAN

Expand Messages
  • iswardeni
    Kristin Liu Day by day I am happier and happier and.... Happier... Dreambook Siapa yang sudah punya buku impian? Siapa yang sudah menuliskan impiannya ke dalam
    Message 1 of 1 , Feb 20, 2013
    • 0 Attachment
      Kristin Liu
      Day by day I am happier and happier and.... Happier... Dreambook
      Siapa yang sudah punya buku impian? Siapa yang sudah menuliskan impiannya ke dalam buku itu? Atau siapa yang masih menganggap bahwa memiliki dan menulis buku impian adalah sebuah candaan yang akan menjadi bahan tertawaan seumur hidup? :D
      Saya punya buku impian, ini adalah buku saya tentang ide-ide, tentang rencana-rencana, baik jangka pendek maupun jangka panjang dan tentu saja tentang impian-impian saya. Buku impian ini adalah peta kehidupan saya. Banyak hal bisa saya nilai dan pelajari tentang diri saya dari buku impian ini. 
      Untuk teman-teman yang belum memiliki impian, belum terlambat untuk memulainya. Ingatlah, dengan menulisi impian-impian di sebuah buku, teman-teman tidak sedang bercanda dengan diri sendiri, tapi teman-teman sedang mengubah sesuatu yang penting dalam hidup ini. Hal penting itu bernama masa depan.
      Berikut saya uraikan tentang manfaat dan fungsi serta peranan buku impian dalam hidup kita:
      Buku impian sebagai peta perjalanan kita menuju tujuan hidup, untuk yang belum menentukan apa tujuan hidupnya, langkah-langkah kecil dalam buku impian akan mengarahkan ke sebuah arah yang lebih jelas atas tujuan hidup. Buat sebuah rangkuman akan semua ide, rencana, impian. Temukan benang merahnya, ini menjadi cikal bakal tujuan hidup kita. Langkah selanjutnya melakukan pemeriksaan ke dalam diri sendiri tentang arah itu. Bertanyalah, "Bahagiakah saya jika menjalani hidup yang seperti ini?" 
      Buku impian sebagai parameter apa yang penting dan tidak penting dalam hidup kita. Sebagai sebuah ukuran apa yang pernah penting dan sekarang tidak lagi. Apa yang kita butuhkan atau sesungguhnya hanya kita inginkan saja. Hal apa yang tinggal lama dalam sanubari atau hanya sebagai hiasan sekejap lalu menghilang. Apa yang harus dipertahankan dan apa yang sudah sepantasnya dilepas. Sebagai alat ukur kepercayaan kita terhadap apa yang layak kita menjadi atau miliki.
      Sekarang kita tiba pada sebuah pertanyaan puncak. Kapan mau memulainya? :>
      Iswardeni: Thks yach buat pencerahannya

      Powered by Telkomsel BlackBerry®
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.