Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Penerapan Strategi Perang Rasulullah Dalam Pemasaran Produk Bank Syariah

Expand Messages
  • ali
    Penerapan Strategi Perang Rasulullah Dalam Pemasaran Produk Bank Syariah By : Alihozi Dalam buku-buku sirah nabawiyah kita bisa mengetahui perjuangan
    Message 1 of 1 , Apr 1, 2012
      Penerapan Strategi Perang Rasulullah Dalam Pemasaran Produk Bank Syariah

      By : Alihozi

      Dalam buku-buku sirah nabawiyah kita bisa mengetahui perjuangan Rasulullah dan para sahabat dalam menegakkan kalimat tauhid dimuka bumi ini teramatlah berat , banyak pengorbanan yang diberikan buka hanya waktu, fikiran, tenaga dan harta akan tetapi juga darah dan air mata melalui peperangan melawan kaum kafir baik dari bangsa arab sendiri maupun kaum kafir bangsa romawi dan kaum kafir bangsa Persia, oleh karena itu belumlah sempurna iman seorang muslim kalau ia tidak mencintai Rasulullah dan para sahabat yaitu tidak mau tahu sejarah perjalanan perjuangan Rasulullah dan para sahabat dan meneladaninya.

      Pada kesempatan kali ini penulis tidak akan kembali menceritakan detail perjalanan perjuangan Rasulullah dan para sahabat tsb karena mereka sudah mendapatkan tempat terhormat untuk itu. Penulis hanya akan menguraikan sedikit penerapan strategi perang Rasulullah dalam pemasaran produk – produk bank syariah karena profesi penulis sebagai seorang bankir syariah semoga Allah,SWT meridhai tulisan ini agar bisa bermanfaat bagi orang lain yang ingin terjun ke dunia praktek perbankan syariah khususnya dunia pemasaran (marketing).

      Kalau kita perhatikan dengan seksama dalam buku – buku sejarah Islam setiap peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat selalau diakhiri dengan kemenangan kecuali perang uhud mengalami kekalahan itupun bukan kesalahan Rasulullah dalam melakukan strategi peperangan akan tetapi karena tidak patuhnya sebagian para sahabat terhadap perintah Rasulullah. Maka tidaklah heran kalau strategi tempur Rasullah banyak panglima perang terkenal sesudahnya yang mengikutinya. Yang menjadi pertanyaan sekarang, dengan tetap menomor satukan pertolongan dari Allah,SWT apa sebenarnya yang menjadi faktor penentu kemenangan Rasulullah dan para sahabat dalam setiap peperangan tsb , berikut beberapa faktor penentu kemenangan tsb yaitu :

      1. Iman (moralitas dan loyalitas) para sahabat (prajurit muslim) yang siap berkorban apa saja termasuk mati untuk Allah dan Rasulnya.
      2. Kepemimpinan atau keteladanan Rasulullah yang baik dan berkarakter kuat.
      3. Penggunaan semua sumber daya yang dimiliki Rasulullah dan para sahabat untuk memenangkan setiap pertempuran.
      4. Kedisiplinan dan kepatuhan para sahabat dalam menjalankan perintah pimpinan yaitu Rasulullah.
      5. Pengetahuan dan Pemahaman Rasulullah dan para sahabat akan kekuatan dan kelemahan lawan yang sangat bagus.
      6. Kecepatan Rasulullah dan para sahabat dalam menjalankan strategi pertempuran yang sudah direncanakan.
      7. Kemampuan Rasulullah dan Sahabat dalam bertahan menghadapi serangan musuh baik dari dalam maupun dari luar.
      8. Dan lain sebagainya

      Bank syariah-bank syariah di Indonesia, yang dalam menjalankan operasionalnya berdasarkan hukum syariah yang dibawa Rasulullah sudah seyogyanya menggunakan strategi perang Rasulullah sebagai strategi pemasaran produk mereka. Dan juga karena dalam memasarkan produknya, bank syariah di Indonesia menghadapi dunia persaingan yang berat, yang dapat diibaratkan sebagai sebuah pertempuran, karena menghadapi competitor – competitor yang sudah berpengalaman ratusan tahun dalam menjalankan bisnis perbankan nasioal ditambah lagi kurang adanya dukungan dari pemerintah yang sampai dengan saat ini belum mau mengkonversi salah satu bak BUMN menjadi Bank Syariah . Sampai saat ini pangsa perbankan syariah masih amat kecil bila dibandingkan dengan pasar perbankan nasional.

      Oleh karena itu Bank syariah harus memiliki factor-faktor penentu kemenanan perang Rasulullah tsb di atas agar dapat memenangkan persaingan yang berat itu.

      Pertama, Bank syariah harus memiliki pimpinan dan karyawan yan memiliki moralitas (iman) yan kuat yaitu mempunyai rasa memiliki bank syariah karena mencari ridha Allah,SWT yaitu selain sebagai tempat untuk mencari nafkah hidup juga menjadikan bank syariah sebagai tempat memperjuangkan dakwah Islam di tanah air, apabila pimpinan dan karyawan bank syariah tidak ada rasa memiliki bank syariah tsb maka pimpinan dan karyawan tsb tidak akan mau berkorban memberikan yang terbaik untuk bank syariah.

      Kedua, Bank Syariah harus memiliki pimpinan dari level atas s/d pimpinan level bawah yang bisa memberikan keteladanan bagi karyawan bank syariah yang dibawah supervisinya, tidak hanya pandai memberikan intruksi dari belakang meja tapi juga membantu bawahannya yang sedag menghadapi kesulitan dalam memasarkan produk-produk bank syariah.

      Sebagai contoh Rasulullah dalam setiap pertempuran tidak hanya pandai memberikan intruksi tapi juga ikut tampil paling depan di medan pertempuran yaitu pernah dalam peran uhud Rasulullah terluka wajahnya terkena lemparan senjata kaum kafir qurais dan terperosok dalam lubang., dalam perang khandaq Rasulullah ikut membatu menggali parit Dan perang hunain di saat para sahabat lari ketakutan, Rasulullah tetap maju paling depan sehingga para sahabat menemukan kembali keberanian bertempurnya serta masih banyak contoh teladan Rasulullad lainnya. dalam medan pertempuran.

      Ketiga, Rasulullah dalam setiap pertempuran mengerahkan semua sumber daya dan kemampuan setiap para sahabat , Bank Syariah bila ingin memenangkan persaingan dengan competitor harus mengerahkan potensi semua pegawai untuk mempengaruhi kepuasan pelanggan secara langsung maupun tidak langsung tidak hanya mengandalkan bagian marketing.

      Semua pegawai harus menyadari keuntungan bagi perusahaan untuk mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang.. Namun, tidak semua pegawai berhubungan langsung dengan pelanggan. Oleh karena membangun hubungan pelanggan tidak selalu mungkin dilakukan secara langsung, dengan demikian bentuk-bentuk hubungan antara satu pegawai dengan pegawai lain terhadap para pelanggan akan berbeda dengan tujuan yang sama.

      Keempat , Pengetahuan dan Pemahaman Rasulullah dan para sahabat akan kekuatan dan kelemahan lawan sangatlah bagus, sehingga Rasulullah bisa menerapkan strategi yang tepat dalam menghadapi setiap pertempuran, Contoh dalam perang khandak Rasulullah dan para sahabat sebelum pertempuran sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan musuh dengan menyebarkan spionase(mata-mata) di segala penjuru jazirah arab sehingga bisa menerapkan strategi perang parit, Bank Syariah yang ingin memenangkan persaingan dengan bank konvensional haruslah memberikan pendidikan kepada setiap pegawainya pengetahuan bukan hanya tentang perbankan syariah tetapi juga penetahuan tentang perbankan konvensional. Bagaimana bank syariah bisa memenangkan persaingan kalau pegawainya jika ditanya tentang keunggulan dan benefit bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional tidak bisa menjawab karena kurangnya pengetahuan.

      Dan juga bank syariah harus mengumpulkan semua informasi pasar yang penting. Penggunaan spionase (mata-mata) pasar yang jitu akan meningkatkan pengetahuan untuk menyerang pasar dan mendiferensiasikan diri dalam mind share pelanggan. Pemasar bank syariah juga tidak bisa mengabaikan gerakan pesaing, lebih-lebih lagi tidak bisa mengabaikan kebutuhan nasabah. Dalam dunia pemasaran perbankan nasional , bank syariah harus mengenal siapa nasabahnya, mengenal siapa pesaingnya, dan mengenal diri bank syariah sendiri untuk dapat merebut kemenangan.
      Tangerang , 1 April 2012

      Alihozi (praktisi bank syariah)
      http://www.facebook.com/SejutaSenyumDenganBankirBankSyariah
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.