Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Bls: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

Expand Messages
  • Wal Suparmo
    Salam, Adalah hak setiap orang untuk beragama dan hendaknya semuanya melaksanakan agama yang dipercayainya dengan se-baik2nya tanpa mempropagandakan kepada
    Message 1 of 9 , Apr 10, 2010
    • 0 Attachment
      Salam,
      Adalah hak setiap orang untuk beragama dan hendaknya semuanya melaksanakan agama yang dipercayainya dengan se-baik2nya tanpa mempropagandakan kepada orang lain.Karena setelah ribuan tahun TERBUKTI tidak membuat manusia dan dunia menjadi lebih baik, bahkan lebih terpuruk.
      Wasalam,
      Wal Suparmo

      --- Pada Sab, 10/4/10, jayagiri9 <jayagiri9@...> menulis:

      Dari: jayagiri9 <jayagiri9@...>
      Judul: Re: Bls: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
      Kepada: mayapadaprana@yahoogroups.com
      Tanggal: Sabtu, 10 April, 2010, 6:59 PM

       
      Mbah wal, kayaknya anda keselepet ya.
      Usia sudah Isya tapi belum nyiapin tempat tidur :))

      Salam juga..

      --- On Sat, 4/10/10, Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com> wrote:

      From: Wal Suparmo <wal.suparmo@ yahoo.com>
      Subject: Bls: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
      To: mayapadaprana@ yahoogroups. com
      Date: Saturday, April 10, 2010, 10:55 AM

       
      Salam,
      Propaganda agama ala komunis.
      Wasalam,
      Wal Suparmo

      --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:

      Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
      Judul: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
      Kepada: agussyafii@yahoo. com
      Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

       
      Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

      By: agussyafii

      Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

      Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Diantara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

      Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
      penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

      Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

      Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

      Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

      Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
      ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

      Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
      mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

      Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

      Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
      pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

      Wassalam,
      agussyafii
      --
      Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


      ____________ _________ _________ _________ _________ __
      Apakah Anda Yahoo!?
      Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
      http://id.mail. yahoo.com



      Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru
      Kini dengan update real-time, panggilan video, dan banyak lagi!
    • bagus
      KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA ... From: Wal Suparmo To: mayapadaprana@yahoogroups.com Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM Subject: Bls: [Mayapada Prana]
      Message 2 of 9 , Apr 22, 2010
      • 0 Attachment
        
        KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA
         
        ----- Original Message -----
        Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM
        Subject: Bls: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

         

        Salam,
        Propaganda agama ala komunis.
        Wasalam,
        Wal Suparmo

        --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:

        Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
        Judul: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
        Kepada: agussyafii@yahoo. com
        Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

         
        Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

        By: agussyafii

        Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

        Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Diantara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

        Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
        penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

        Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

        Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

        Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

        Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
        ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

        Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
        mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

        Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

        Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
        pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

        Wassalam,
        agussyafii
        --
        Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


        ____________ _________ _________ _________ _________ __
        Apakah Anda Yahoo!?
        Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
        http://id.mail. yahoo.com

      • Wal Suparmo
        Salam, Andakata Anda punya kamus,dan membukanya maka dapat dibaca: ALA =SEPERTI Propaganda agama ala komunis, artinya SISTEM seperti yang dilakukan komunis.
        Message 3 of 9 , Apr 22, 2010
        • 0 Attachment
          Salam,
          Andakata Anda punya kamus,dan membukanya maka dapat dibaca: ALA =SEPERTI
          Propaganda agama ala komunis, artinya SISTEM seperti yang dilakukan komunis.
          Tentu juga Anda berpendapat bahwa orang beragama adalah orang baik( nyaris suci) dan tidak beragama adalah pasti orang jahat ( PKI).Karena itu semua orang harus mencantum agamanya dalam KTP sehingga banyak orang beragama terutama Islam yang hanya Islam KTP saja.Karena tidak melaksanakan ibadah Islam.
          Wasalam,
          Wal Suparmo

          --- Pada Kam, 22/4/10, bagus <bagus@...> menulis:

          Dari: bagus <bagus@...>
          Judul: Re: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
          Kepada: mayapadaprana@yahoogroups.com
          Tanggal: Kamis, 22 April, 2010, 3:00 PM

           
          
          KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA
           
          ----- Original Message -----
          Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM
          Subject: Bls: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

           
          Salam,
          Propaganda agama ala komunis.
          Wasalam,
          Wal Suparmo

          --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:

          Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
          Judul: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
          Kepada: agussyafii@yahoo. com
          Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

           
          Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

          By: agussyafii

          Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

          Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Diantara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

          Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
          penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

          Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

          Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

          Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

          Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
          ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

          Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
          mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

          Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

          Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
          pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

          Wassalam,
          agussyafii
          --
          Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


          ____________ _________ _________ _________ _________ __
          Apakah Anda Yahoo!?
          Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
          http://id.mail. yahoo.com

        • Sony H Waluyo
          Tdk beragama tdk selalu sama dengan tdk bertuhan….tdk bertuhan namun menjalani hidup dg baik, peduli dg sesama dan alam, jauh lebih baik drpd beragama dan
          Message 4 of 9 , Apr 22, 2010
          • 0 Attachment

            Tdk beragama tdk selalu sama dengan tdk bertuhan….tdk bertuhan namun menjalani hidup dg baik, peduli dg sesama dan alam, jauh lebih baik drpd beragama dan bertuhan tetapi hidupnya ngaco, krn ujud hidupnya yg baik dan selaras dg gerak alam itulah ujud ketuhanannya….  true divine love… 

             

            Salam damai selaras,

             

            Sony H Waluyo

            * You are what you think about. Beware of your mind. 

            [kesadaran ada di rasa, sulit utk memahaminya dg pikiran. Kita bisa bebas menyimpulkan apa yg kita lihat dan rasakan. Namun tetaplah sulit mendefinisikan rasa garam dengan kata2, tapi dg rasa di lidah semua orang sepakat itulah rasa garam, asin itu pasti asin, pahit itu pasti pahit. Demikian juga saat dirasa di hati, kasih itu pasti kasih.
            Olah rasa akan dg jelas mendefinikan kesadaran. Olah rasa...olah kesadaran...intuisi yg akan bermain...menyalurkan cahaya... cahaya adalah ilmu pengetahuan dan pengetahuan mjd landasan utk bertindak bijaksana dlm mengolah alam dan kehidupan].

            ================== 

             

             


            From: mayapadaprana@yahoogroups.com [mailto:mayapadaprana@yahoogroups.com] On Behalf Of bagus
            Sent: Thursday, April 22, 2010 3:01 PM
            To: mayapadaprana@yahoogroups.com
            Subject: Re: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

             

             

             

            KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA

             

            ----- Original Message -----

            Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM

            Subject: Bls: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

             

             

            Salam,

            Propaganda agama ala komunis.

            Wasalam,

            Wal Suparmo

            --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:


            Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
            Judul: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
            Kepada: agussyafii@yahoo. com
            Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

             

            Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

            By: agussyafii

            Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

            Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Dian tara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

            Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
            penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

            Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

            Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

            Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

            Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
            ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

            Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
            mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

            Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

            Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
            pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

            Wassalam,
            agussyafii
            --
            Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


            ____________ _________ _________ _________ _________ __
            Apakah Anda Yahoo!?
            Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
            http://id.mail. yahoo.com

          • Wal Suparmo
            Salam, Terutama di Indonesia, SEMUA koruptor dan penjahat adalah orang yang beragama.Rupanya inilah yang dibanggakan.Komunis dibrantas supaya orang( terutama
            Message 5 of 9 , Apr 23, 2010
            • 0 Attachment
              Salam,
              Terutama di Indonesia, SEMUA koruptor dan penjahat adalah orang yang beragama.Rupanya inilah yang dibanggakan.Komunis dibrantas supaya orang( terutama para pemimpin) bisa korupsi.Dimulai dengan Suharto dan diteruskan hingga sekarang.Inilah kenyataannya yang dikutuk orang bangsa Indonesia yang miskin.
              Wasalam,
              Wal Suparmo

              --- Pada Jum, 23/4/10, Sony H Waluyo <asonyhw@...> menulis:

              Dari: Sony H Waluyo <asonyhw@...>
              Judul: RE: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
              Kepada: mayapadaprana@yahoogroups.com
              Tanggal: Jumat, 23 April, 2010, 9:39 AM

               

              Tdk beragama tdk selalu sama dengan tdk bertuhan….tdk bertuhan namun menjalani hidup dg baik, peduli dg sesama dan alam, jauh lebih baik drpd beragama dan bertuhan tetapi hidupnya ngaco, krn ujud hidupnya yg baik dan selaras dg gerak alam itulah ujud ketuhanannya….  true divine love… 

               

              Salam damai selaras,

               

              Sony H Waluyo
              * You are what you think about. Beware of your mind. 

              [kesadaran ada di rasa, sulit utk memahaminya dg pikiran. Kita bisa bebas menyimpulkan apa yg kita lihat dan rasakan. Namun tetaplah sulit mendefinisikan rasa garam dengan kata2, tapi dg rasa di lidah semua orang sepakat itulah rasa garam, asin itu pasti asin, pahit itu pasti pahit. Demikian juga saat dirasa di hati, kasih itu pasti kasih.
              Olah rasa akan dg jelas mendefinikan kesadaran. Olah rasa...olah kesadaran... intuisi yg akan bermain...menyalurk an cahaya... cahaya adalah ilmu pengetahuan dan pengetahuan mjd landasan utk bertindak bijaksana dlm mengolah alam dan kehidupan].

              ============ ====== 

               
               

              From: mayapadaprana@ yahoogroups. com [mailto:mayapadapra na@yahoogroups. com] On Behalf Of bagus
              Sent: Thursday, April 22, 2010 3:01 PM
              To: mayapadaprana@ yahoogroups. com
              Subject: Re: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

               

               

                

              KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA

               

              ----- Original Message -----

              Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM

              Subject: Bls: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

               

               

              Propaganda agama ala komunis.

              Wasalam,

              Wal Suparmo

              --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:


              Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
              Judul: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
              Kepada: agussyafii@yahoo. com
              Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

               

              Salam,

              Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

              By: agussyafii

              Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

              Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Dian tara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

              Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
              penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

              Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

              Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

              Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

              Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
              ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

              Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
              mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

              Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

              Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
              pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

              Wassalam,
              agussyafii
              --
              Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


              ____________ _________ _________ _________ _________ __
              Apakah Anda Yahoo!?
              Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
              http://id.mail. yahoo.com

            • bagus
              Agama adalah pembaik. Maka siapa pun yang mengeluhkan kualitas hidupnya, harus mengembalikan agamanya sebagaimana agamanya – seharusnya. Agama adalah
              Message 6 of 9 , Apr 23, 2010
              • 0 Attachment
                
                 
                Agama adalah pembaik.

                Maka siapa pun yang mengeluhkan kualitas hidupnya, harus mengembalikan agamanya sebagaimana agamanya – seharusnya.

                Agama adalah pembaik.

                Jika seseorang telah beragama, tetapi belum sampai pada kehidupan yang damai dan sejahtera, itu pasti karena ada bagian-bagian dari pembentuk agamanya yang belum diberdayakannya.

                Agama adalah pembaik.

                Maka tidak ada satu jiwa pun yang tidak baik hidupnya, jika dia memerankan agamanya dengan seutuhnya dalam kehidupannya.

                Dan yang mencapai tingkat-tingkat yang tinggi dari kita, adalah dia yang memerankan dirinya dalam penegakan agamanya.

                Karena,

                Siapa pun yang menolong agamanya, tidak akan dibiarkan hidup tanpa pertolongan.

                Dan salah satu cara yang cantik untuk menolong agama, adalah membuktikan bahwa agama kita membaikkan kehidupan bagi diri sendiri dan bagi sesama.

                Maka marilah kita lebih berhati-hati dalam mengunggulkan yang kita yakini, jika cara-cara hidup kita tidak membuktikan nilai dari yang kita yakini.

                Agama adalah pembaik.

                Dan seperti semua alat, keefektifannya ditentukan oleh ketepatan dari penggunaannya.

                Dan seperti semua jalan, keselamatan kita di jalan itu ditentukan oleh kebijakan kita dalam menjalaninya.

                Maka siapa pun yang telah beragama, tidak boleh mempertanyakan ketepatan dari agamanya, saat mencari alasan bagi kelemahan dan kelambanan hidupnya, tetapi mencermatkan perhatian kepada keindahan cara-caranya dalam memerankan agama dalam kehidupannya.

                Dan karena agama adalah pembaik, maka jiwa-jiwa yang hidup setulusnya dalam kebaikan akan melihat agama sebagai kehidupan yang sebenarnya.

                Maka, sempurnalah agama kita bagi kita, saat kita ikhlas menerima, bahwa

                Agama adalah kehidupan, dan kehidupan adalah agama.

                Tuhan telah menyempurnakan agama kita bagi kita, tetapi kitalah yang harus menyempurnakannya dalam kehidupan kita masing-masing.

                Dan,

                Jiwa yang menyempurnakan agamanya, menyempurnakan kehidupannya.

                 
                 
                ----- Original Message -----
                Sent: Friday, April 23, 2010 9:39 AM
                Subject: RE: [Mayapada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

                 

                Tdk beragama tdk selalu sama dengan tdk bertuhan….tdk bertuhan namun menjalani hidup dg baik, peduli dg sesama dan alam, jauh lebih baik drpd beragama dan bertuhan tetapi hidupnya ngaco, krn ujud hidupnya yg baik dan selaras dg gerak alam itulah ujud ketuhanannya….  true divine love… 

                Salam damai selaras,

                Sony H Waluyo

                * You are what you think about. Beware of your mind. 

                [kesadaran ada di rasa, sulit utk memahaminya dg pikiran. Kita bisa bebas menyimpulkan apa yg kita lihat dan rasakan. Namun tetaplah sulit mendefinisikan rasa garam dengan kata2, tapi dg rasa di lidah semua orang sepakat itulah rasa garam, asin itu pasti asin, pahit itu pasti pahit. Demikian juga saat dirasa di hati, kasih itu pasti kasih.
                Olah rasa akan dg jelas mendefinikan kesadaran. Olah rasa...olah kesadaran... intuisi yg akan bermain...menyalurk an cahaya... cahaya adalah ilmu pengetahuan dan pengetahuan mjd landasan utk bertindak bijaksana dlm mengolah alam dan kehidupan].

                ============ ====== 


                From: mayapadaprana@ yahoogroups. com [mailto:mayapadapra na@yahoogroups. com] On Behalf Of bagus
                Sent: Thursday, April 22, 2010 3:01 PM
                To: mayapadaprana@ yahoogroups. com
                Subject: Re: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

                 

                  

                KOMUNIS = TIDAK BERAGAMA

                ----- Original Message -----

                Sent: Saturday, April 10, 2010 10:55 AM

                Subject: Bls: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

                 

                Salam,

                Propaganda agama ala komunis.

                Wasalam,

                Wal Suparmo

                --- Pada Jum, 9/4/10, muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com> menulis:


                Dari: muhamad agus syafii <agussyafii@yahoo. com>
                Judul: [ Maya pada Prana] Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin
                Kepada: agussyafii@yahoo. com
                Tanggal: Jumat, 9 April, 2010, 9:34 AM

                 

                Keberuntungan Bagi Seorang Mukmin

                By: agussyafii

                Pada suatu hari ada seorang teman bertanya, 'kenapa ada orang yang tidak beriman, tidak pernah sholat malah hidup lebih beruntung daripada kita?' Saya kemudian menjelaskan kepadanya keberuntungan seorang mukmin dan yang bukan tentunya berbeda. Keberuntungan seorang Mukmin akan abadi, dunia akherat sementara keberuntungan orang yang bukan Mukmin hanya sesaat, hanya pada waktu itu saja.'

                Keberuntungan berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetpi penelitian menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional ( EQ ) lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa ? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Dian tara pendekatan lain yang relefan dengan problem solving dari keruwetan adalah kearifan dan kesabaran.

                Kearifan berasal dari kata arab arofa- ma'rifat-arifin- ma'ruf. yang mengandung arti bukan hanya tahu tapi juga mengenal. orang arif bukan hanya tahu masalah, tetapi juga mengenali karakterristik masalah, sehingga problem solving dengan pendekatan kearifan melahirkan
                penyelesaikan yang tuntas, bisa dipahami oleh semua pihak, bukan hanya logis. Hal-hal yang logis sering tidak bisa difahami oleh pihak yang kalah. Orang arif sering sengaja mengalah demi memperoleh kemenangan yang sesungguhnya, bukan kemenangan yang formal.

                Kesabaran atau sabar mempunyai devinisi yaitu tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Jadi sabar itu ada batasnya dan berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai. Orang yang selalu ingat tujuan biasanya mampu bersabar, sementara orang yang lupa tujuan sering mengerjakan hal-hal yang justru membuat tujuan semakin susah dicapai. Sabar bukan kelemahan, tetapi kekuatan menahan hal-hal yang tidak disukai hingga tujuan tercapai. Sabar itu pahit tetapi buahnya manis. Bertindak reaksioner mengikuti hawa nafsu sepertinya memuaskan, tetapi buahnya pahit.

                Kunci keberhasilan Menurut Versi  nabi Muhamad, Semua orang muslim berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang beriman. Semua yang beriman juga berpotensi mengalami kegagalan, kecuali yang membuktikan imannya dengan amal perbuatan. Tapi semua yang beramal juga memiliki potensi kegagalan kecuali yang beramal secara ikhlas. Nah, Ikhlas adalah kunci keberhasilan. Ikhlas adalah sikap tanpa pamrih, pamrihnya hanya kepada Allah. Seorang mukhlis mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala, membenci juga semata-mata karena Allah, menerima pemberian juga semata-mata karena Allah, menolak tawaran juga semata-mata karena Allah.

                Orang ikhlas seperti ini (mukhlis) tidak memiliki beban ketika menerima akibat dari sikapnya, akibat nikmat atau akibat derita. Seorang pemimpin yang jujur dan lurus, karena kejujurannya dimusuhi oleh atasannya yang tidak setuju dan akhirnya direkayasa sehingga masuk penjara. Karena keikhlasannya , didalam penjara dia merasa menang, yaitu menang dari godaan tidak jujur. Ia merasa berhasil mempertahankan prinsip kebenarannya.

                Didalam penjara dia mengadu kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, robbi assijnu ahabbu
                ilayya, "Ya Allah penjara lebih aku sukai daripada aku harus bersekongkol dengan ketidakjujuran. " Ketika waktu bergulir dan tiba saatnya kebenarannya terbuka, atasannya masuk penjara dan ia dikeluarkan. Nah, ketika itulah ia bertakbir mengagungkan Allah. mensyukuri keadilanNya. Sekali lagi ia merasa berhasil.

                Kunci Keberhasilan Menurut Versi Surah Wal' Asr Al-Qur'an surat Al-"Asr terjemahnya demikian: 1. Demi Masa 'Asr, 2. Sesungguhnya semua manusia dalam posisi rugi, 3. Kecuali mereka yang beriman dan membuktikan Imannya dalam bentuk amal sholeh, serta aktif
                mengingatkan orang lain tentang kebenaran dan kesabaran.

                Asar menurut perkspektif harian adalah saat yang tanggung karena sisa hari yang tinggal sedikit, sudah lelah dan sebentar lagi gelap malam. Asar menurut perspektif umur manusia adalah saat ketika orang sudah melampaui 75% usianya, sudah diusia senja. Asar menurut masa jabatan adalah tahun-tahun terakhir dari masa jabatannya, asar menurut perspektif dunia adalah ketika dunia sudah tua dan manusia hidup dimasa zaman akhir.

                Jadi menurut al-Quran semua orang pada saat asar itu dalam posisi lebih banyak memiliki banyak potensi kerugian. Apakah semuanya? Tidak. Orang beriman yang mewujudkan imannya dalam karya nyata memiliki kepedulain sosial komitmen moral selalu beruntung. Tidak
                pernah rugi, meski sudah di sore hari, meski diusia senja, meski di akhir masa jabatannya, meski hidup di akhir zaman bahkan diakherat kelak, seorang Mukmin akan selalu beruntung.

                Wassalam,
                agussyafii
                --
                Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye program Kegiatan 'Muhasabah Amalia (MUSA)' Hari Ahad, Tanggal 18 April 2010 Di Rumah Amalia. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook .com/agussyafii2, atau http://agussyafii. blogspot. com/, http://www.twitter. com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.


                ____________ _________ _________ _________ _________ __
                Apakah Anda Yahoo!?
                Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
                http://id.mail. yahoo.com

              • Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.