Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Butet Kartaredjasa : Parodi Cicak VS Buaya “Jaka Tingkir Nitis”

Expand Messages
  • andre andreas
    ”Buaya Keroncong Gendong Cicak” di Bentara Budaya Jakarta   ”Di Republik ini rupanya yang meningkat tidak hanya koruptor dan orang-orang  miskin,
    Message 1 of 1 , Nov 6, 2009
    • 0 Attachment

      ”Buaya Keroncong Gendong Cicak” di Bentara Budaya Jakarta

       

      ”Di Republik ini rupanya yang meningkat tidak hanya koruptor dan orang-orang  miskin, tetapi juga para pengidap gangguan jiwa.”

       

      ”Mungkin inilah hamenangi zaman buaya ….semua aparat berlomba-loba ngedan jadi buaya…sing ora dadi buaya ora keduman….”

       

      ”Mari kita memenuhi himbauan bapak presiden Indonesia dan bapak kapolri untuk selalu berpikir positif. Saya ingin berpikir positif. Misalnya, kita bisa bisa melihat fenomena buaya sebagai meningkatnya kualitas aparat hukum kita. Kalau dulu polisi cuma tingkatannya menjebak pelanggar  lalu lintas  maka sekarang para aparat itu sudah meningkatkan kualitas... dalam mengkriminalkan seseorang....”

       

      ”Makanya, kalau koruptor ditanyai dimana persembunyian paling aman bagi seorang koruptor, justru ada di pengadilan.”

       

      Petikan dari Narasi Butet

       

      Silah simak edisi lengkap

      http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/11/butet-kartaredjasa-parodi-cicak-vs.html

       

       

      Jalan Sehat,Singkirkan Korupsi, dilakukan pada hari libur bersama keluarga
      secara damai namun membawa pesan mulia bahwa KAMI ADA ....

      Pertarungan antara KPK dengan Kejagung dan Kepolisian membuat masyarakat
      khawatir.Resah karena tidak ingin pemberantasan korupsi mandeg dan ranah hukum
      dipermainkan dengan mudahnya. Kasus Bibit-Chandra memposisikan masyarakat hanya
      sebagai penonton retorika tak berujung dari pimpinan negeri ini. Masyarakat
      sebagai pemangku kepentingan negeri ini sudah saatnya untuk bersatu dengan
      mengindahkan segala perbedaan. Jalan Sehat,Singkirkan Korupsi,diharapkan menjadi
      awal Gerakan Masyarakat Sipil sebagai pengawas gerak laju pemerintahan dan
      pimpinan negeri ini.

      Karena ini aksi simpatik milik bersama, mohon pada hari Minggu nanti semua
      membawa bekal sendiri (air mineral, kue dll). Tapi botol dan bungkus makanan
      jangan dibuang sembarangan. Kalau perlu bawa kembali sampah yang kita bawa ke
      rumah. Kasihan tukang sampah kalau kita bikin kotor jalanan.

      Ajak suami, istri, anak-anak, pacar dan tetangga untuk bersama-sama berolahraga
      pagi sembari mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah tentang rasa keadilan
      kita yang sudah dilukai.

      Jangan lupa memakai kaos hitam atau pita hitam di lengan. Sampai ketemu hari
      Minggu, 8 November jam 7 pagi tepat. Rute berkumpul Monas,depan gedung ESDM
      menuju ke Hotel Indonesia (HI)..
       
      Kontak:Ucok Marpaung (Imparsial),0811177982, Ezki,0816923252 atau
      Heru,0811851083

       





    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.