Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Apa itu Gelombang Alpha, Beta, Theta dan Delta

Expand Messages
  • Sony H Waluyo
    ... Apa itu Gelombang Alpha, Beta, Theta dan Delta (http://www.wiryakastawan.info/2009/03/14/apa-itu-gelombang-alpha-beta-theta -dan-delta/) Frekuensi Alpha
    Message 1 of 2 , Oct 6, 2009

      Kecerdasan spiritual melalui penurunan gelombang otak:

      -----

       

      Apa itu Gelombang Alpha, Beta, Theta dan Delta

      (http://www.wiryakastawan.info/2009/03/14/apa-itu-gelombang-alpha-beta-theta-dan-delta/)

       

      Frekuensi Alpha adalah keadaan di mana otak manusia dalam keadaan rilek tapi masih dalam keadaan sadar (conscious). Ketika kita berada dalam gelombang Alpha, suasana terasa rileks dan stress akan hilang, saat itulah kita bisa masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Maksudnya bawah sadar ini adalah di bawah kondisi beta di mana kita benar-benar dalam kondisi sadar sepenuhnya dan menggunakan akal fikiran secara penuh karena dalam kondisi Alpha fikiran terfokus pada satu hal tertentu secara terpusat. Saatnya kita bisa mengubah citra diri, kebiasaan, menanamkan pikiran tertentu dan menetapkan tujuan. Dalam keadaan Alpha konsentrasi pikiran tertentu akan terpusat, karena kita hanya bisa berpikir tentang satu hal pada satu saat dan apabila kita lalu berpikir lebih dari satu maka kita telah masuk dalam keadaan Beta atau keluar dari Alpha Condition.

       

      Dalam keadaan Alpha kita tahu persis di mana badan kita dan kita selalu memegang kendali, bukan dikendalikan. Menghilangkan stress adalah suatu yang bisa dilakukan dengan menggunakan keadaan Alpha. Keadaan pikiran yang sangat fokus disaat kita mendengar, melihat dan berpikir tentang satu hal dalam satu waktu, itulah dinamakan konsentrasi yang terfokus. Alpha membuka pikiran kita menuju kemampuan kreatif untuk memecahkan suatu masalah. Maka saatnya kita mengubah kepribadian serta cara berpikir Alpha sambil merasakan nyaman akan diri sendiri

       

      BETA: Getaran gelombang aktifitas pikiran antara 13 hingga 26 Hz. Keadaan disaat kita membuka mata dan berpikir logis dengan perhatian yang terpecah. Ada banyak hal dalam pikiran kita dalam satu waktu, bahkan kita bisa berpikir sebanyak lima, enam, tujuh, atau lebih dalam saat bersamaan. Jadi keadaan Beta adalah kaedaan yang kuat sekali, keadaan pada saat kita terjaga dan pada saat perhatian kita terbagi. Keadaan ini sangat logis, analitis, dan dapat melakukan banyak hal. Kondisi Beta yang kita alami sehari-hari dalam keadaan penuh kesadaran disaat kita mengendarai sepeda motor, dengan penuh pemikiran mulai dari konsentrasi keseimbangan mengemudi, simpangan jalan, menyebrang jalan, penyebrang jalan, hingga hendak menyalip kendaraan dalam waktu yang hampir bersamaan. Merupakan keadaan dimana stress terus bertambah banyak akibat banyaknya beban pikiran dalam waktu bersamaan

       

      THETA: Keadaan dengan kekuatan gelombang antara 3.5 hingga 7 Hz adalah suatu keadaan disaat pikiran jadi inspiratif dan kreatif. Kondisi ini, kreatifitas sebenarnya bisa muncul dan juga sering disebut kondisi sugestif yang tinggi serta kondisi penyembuhan yang kuat dan seseorang masuk dalam mimpi. Terjadinya gerakan mata cepat atau Rapid Eye Movement (REM) saat mata terpejam menunjukan bahwa seseorang sedang bermimpi dalam kondisi Theta. Kondisi Theta inilah banyak tercipta karya-karya besar serta penemuan-penemuan yang mengagumkan dari para tokoh ternama. Banyak dunia kedokteran menyarankan pasiennya untuk masuk dalam keadaan Theta yang sangat sugestif dan sangat manjur dalam penyembuhan diri sendiri. Penyembuhan yang demikian oleh dunia kedokteran dinamakan Spontaneous Remission atau penyembuhan tanpa alasan yang jelas secara ilmiah.

       

      Penyembuhan semacam ini banyak dilakukan dalam praktek penyembuhan alternative, dan dunia kedokteran serta para ilmuwan mulai tertarik dengan cara tersebut. Ada sejumlah riset yang sedang berlangsung mengenai penemuan fakta-fakta alam dalam kaitannya dengan proses penyembuhan yang disebut Spontaneous Remission. Keadaan gelombang Theta yang sangat sugestif merupakan keadaan di saat kita sedang meditasi. Pada saat kita berada pada kondisi Theta, pikiran menjadi sangat jernih, tubuh kita tidak merasakan apapun. Dengan melatih diri pada kondisi Theta selama 2 jam setiap pagi rasanya jauh lebih enak daripada tidur. Bahwa para Yoga pergi ke gunung-gunung atau goa-goa yang sunyi untuk bermeditasi selama seharian penuh bisa berada dalam kondisi Theta yang luar biasa itu

       

      DELTA: Suatu aktivitas otak dengan frekuensi gelombang sangat rendah antara 0.5 hingga 4 putaran atau siklus per detik yang dinyatakan dalam satuan Hz. Suatu keadaan disaat kita sedang tidur nyenyak tanpa mimpi. Keadaan inilah terjadi proses peremajaan sel serta penyembuhan di saat kita sakit. Ketika sedang sakit, keadaan Delta harus lebih banyak karena tubuh berusaha menyembuhkan diri sendiri. Orang dewasa perlu istirahat selama 8 jam sehari, namun kita bisa melakukan tidur lebih singkat dalam sehari, namun bukan berarti 8 jam waktu tidur kita dalam sehari. Sebenarnya kita bisa melakukan tidur yang lebih singkat dalam sehari dengan menempatkan diri pada keadaan istirahat Alpha ataupun Theta. Seseorang dikatakan dalam keadaan koma jika gelombang otaknya sekitar 0.5 Hz dan baru dikatakan mati secara klinis kalau frekuensinya mencapai nol.

      Gelombang Otak dan Kondisi Alpha

       

      Kesehatan – Selama ini para ilmuwan mengkategorikan gelombang otak manusia ke dalam 4 bagian kondisi yakni: Beta (keadaan beraktivitas normal), Alpha (keadaan tidur ayam), Theta (keadaan tidur tapi belum terlalu pulas), dan Delta (keadaan tidur pulas atau koma).

      Gelombang Otak dan Kondisi Alpha

      Masing-masing memiliki kapasitas yang berbeda. Kapasitas gelombang Beta 14?20 cps (cycle per second), Alpha adalah 7?14 cps, Theta adalah 4?7 cps, dan Delta adalah 1?3 cps.

      Diyakini, apabila kita mampu mempertahankan gelombang otak lebih rendah dari Beta dalam jangka waktu yang agak lama dan kita masih dalam keadaan sadar, maka manfaatnya akan sangat besar sekali bagi diri kita yakni akan jauh lebih mampu untuk berpikir dan berproduktivitas lebih baik.

      ====

       

      Salam kutip,

       

      Sony H Waluyo

      * You are what you think about. Beware of your mind. 

       

    • Red
      Belum lama berselang, pada sebuah sesi kajian di Masjid Asy-Syakirin Kuala Lumpur, seorang jamaah bertanya, Ustadz, saya merasa belum bisa secara maksimal
      Message 2 of 2 , Oct 7, 2009

        Belum lama berselang, pada sebuah sesi kajian di Masjid Asy-Syakirin Kuala Lumpur, seorang jamaah bertanya,"Ustadz, saya merasa belum bisa secara maksimal memperoleh manfaat dari Sholat. Saya pikir itu karena saya belum bisa benar-benar khusyu' saat menjalankan Sholat. Bagaimana caranya memprogram pikiran kita agar bisa melaksanakan Sholat dengan khusyu'?"

        Sesungguhnya melaksanakan Sholat itu berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'

        Mari kita mulai dengan bertanya pada diri sendiri, saat akan melaksanakan Sholat, apakah kita merasa berat? Jika jawabnya "ya", maka saat itu kita memang jauh dari khusyu' karena kita merasa berat melakukannya. Jika jawabnya "tidak", maka kita sudah berada pada track untuk melaksanakan sholat dengan khusyu', karena kita terhindar dari perasaan berat menjalankan Sholat. Selanjutnya bagaimana kita meninggikan derajat ke-khusyu'-an kita sepanjang Sholat kita? Sesungguhnya khusyu' adalah dari Allah SWT. Sebagai hamba kita berupaya untuk menuju pada ke-khusyu'-an, menjemput ke-khusyu'an demi kesempurnaan Sholat kita.

        Masuk ke dalam State Sholat

        Saat kita tenggelam dalam aktivitas duniawi kita, bisa dipastikan kita bukan berada pada state Sholat. Dan pada saat kita hendak beralih atau masuk ke dalam state Sholat, ada kalanya kita berhasil melakukan dengan cepat, kadangkala tidak. Jika yang terakhir ini yang terjadi, maka saat kita melaksanakan Sholat kita belum berada pada state Sholat. Akibatnya banyak gangguan dalam pikiran kita yang membuat kualitas ke-khusyu'-an Sholat kita menjadi berkurang.

        Kalau kita mempelajari NLP (neuro linguistic programming), Hypnosis atau ilmu lain tentang pemberdayaan pikiran, kita mengenal beberapa tingkat gelombang otak. Dalam aktivitas normal biasanya kita berada di gelombang Beta atau yang lebih tinggi. Saat kita rileks, santai, tenang kita menurunkan gelombang otak ke Alpha. Bisa jadi kebanyakan dari kita melaksanakan Sholat di gelombang ini. Jika saat sholat kita berada pada gelombang Alpha tinggi, sangat mungkin pikiran kita masih bisa terganggu dengan hal-hal lain karena belum benar-benar single focus hanya untuk berserah diri dan menyembah Allah SWT. Semakin rendah gelombang otak kita, maka semakin fokus dan semakin khusyu' Sholat kita. Idealnya saat mengangkat takbir kita sudah berada di ambang gelombang Theta (lebih rendah lagi dari Alpha). Saat kita menikmati Sholat maka gelombang kita terus menurun dan terjaga di Theta mendekati Delta, sehingga pikiran kita tidak lagi terganggu dengan bayangan, gagasan atau informasi di luar Sholat kita.

        Titian pikiran menuju State Sholat

        Bagaimana cara kita agar pada saat Sholat kita sudah benar-benar berada pada State Sholat yang terbaik? Allah SWT melalui Rasulullah SAW telah memberikan jalan yang sebaik-baiknya. Sholat bukanlah sekadar gerak tubuh dan hafalan ucapan yang dimulai dengan Takbir sampai diakhiri Salam. Sholat adalah sarana berkomunikasi, berikrar, berserah diri dan menghamba secara total kepada Allah SWT. Karena itu ada sebuah jalur titian yang tersedia untuk memfasilitasi kita memastikan kita melaksanakan Sholat pada state Sholat yang terbaik. Insya Allah dengan mengam

        Adzan (Beta ke Alpha)

        Dengarkanlah, pahamilah dan resapilah makna Adzan. Jawablah Adzan dengan sepenuh hati, rasakan makna ucapan kita, bayangkan diri kita sedang mendengarkan dan menjawab panggilan suci untuk menghadap Allah SWT. Lanjutkanlah dengan do'a sesudah Adzan, dan rasakan ketenangan, rasa nyaman dan rileks mulai kita rasakan, sebagai titian awal kita menuju state Sholat kita.


        --------------------- selengkapnya baca di.........................

        Blog Rahasia Otak 

        http://www.rahasiaotak.com/sholat-dan-gelombang-otak-manusia/




        --- In mayapadaprana@yahoogroups.com, "Sony H Waluyo" wrote:
        >
        >
        > Kecerdasan spiritual melalui penurunan gelombang otak:
        >

        > Apa itu Gelombang Alpha, Beta, Theta dan Delta
        >
        > (http://www.wiryakastawan.info/2009/03/14/apa-itu-gelombang-alpha-beta-theta
        > -dan-delta/)

        > Frekuensi Alpha adalah keadaan di mana otak manusia dalam keadaan rilek tapi
        > masih dalam keadaan sadar (conscious). Ketika kita berada dalam gelombang
        > Alpha, suasana terasa rileks dan stress akan hilang, saat itulah kita bisa
        > masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Maksudnya bawah sadar ini adalah di
        > bawah kondisi beta di mana kita benar-benar dalam kondisi sadar sepenuhnya
        > dan menggunakan akal fikiran secara penuh karena dalam kondisi Alpha fikiran
        > terfokus pada satu hal tertentu secara terpusat. Saatnya kita bisa mengubah
        > citra diri, kebiasaan, menanamkan pikiran tertentu dan menetapkan tujuan.
        > Dalam keadaan Alpha konsentrasi pikiran tertentu akan terpusat, karena kita
        > hanya bisa berpikir tentang satu hal pada satu saat dan apabila kita lalu
        > berpikir lebih dari satu maka kita telah masuk dalam keadaan Beta atau
        > keluar dari Alpha Condition.
        >
        >
        >
        > Dalam keadaan Alpha kita tahu persis di mana badan kita dan kita selalu
        > memegang kendali, bukan dikendalikan. Menghilangkan stress adalah suatu yang
        > bisa dilakukan dengan menggunakan keadaan Alpha. Keadaan pikiran yang sangat
        > fokus disaat kita mendengar, melihat dan berpikir tentang satu hal dalam
        > satu waktu, itulah dinamakan konsentrasi yang terfokus. Alpha membuka
        > pikiran kita menuju kemampuan kreatif untuk memecahkan suatu masalah. Maka
        > saatnya kita mengubah kepribadian serta cara berpikir Alpha sambil merasakan
        > nyaman akan diri sendiri
        >
        >
        >
        > BETA: Getaran gelombang aktifitas pikiran antara 13 hingga 26 Hz. Keadaan
        > disaat kita membuka mata dan berpikir logis dengan perhatian yang terpecah.
        > Ada banyak hal dalam pikiran kita dalam satu waktu, bahkan kita bisa
        > berpikir sebanyak lima, enam, tujuh, atau lebih dalam saat bersamaan. Jadi
        > keadaan Beta adalah kaedaan yang kuat sekali, keadaan pada saat kita terjaga
        > dan pada saat perhatian kita terbagi. Keadaan ini sangat logis, analitis,
        > dan dapat melakukan banyak hal. Kondisi Beta yang kita alami sehari-hari
        > dalam keadaan penuh kesadaran disaat kita mengendarai sepeda motor, dengan
        > penuh pemikiran mulai dari konsentrasi keseimbangan mengemudi, simpangan
        > jalan, menyebrang jalan, penyebrang jalan, hingga hendak menyalip kendaraan
        > dalam waktu yang hampir bersamaan. Merupakan keadaan dimana stress terus
        > bertambah banyak akibat banyaknya beban pikiran dalam waktu bersamaan
        >
        >
        >
        > THETA: Keadaan dengan kekuatan gelombang antara 3.5 hingga 7 Hz adalah suatu
        > keadaan disaat pikiran jadi inspiratif dan kreatif. Kondisi ini, kreatifitas
        > sebenarnya bisa muncul dan juga sering disebut kondisi sugestif yang tinggi
        > serta kondisi penyembuhan yang kuat dan seseorang masuk dalam mimpi.
        > Terjadinya gerakan mata cepat atau Rapid Eye Movement (REM) saat mata
        > terpejam menunjukan bahwa seseorang sedang bermimpi dalam kondisi Theta.
        > Kondisi Theta inilah banyak tercipta karya-karya besar serta
        > penemuan-penemuan yang mengagumkan dari para tokoh ternama. Banyak dunia
        > kedokteran menyarankan pasiennya untuk masuk dalam keadaan Theta yang sangat
        > sugestif dan sangat manjur dalam penyembuhan diri sendiri. Penyembuhan yang
        > demikian oleh dunia kedokteran dinamakan Spontaneous Remission atau
        > penyembuhan tanpa alasan yang jelas secara ilmiah.
        >
        >
        >

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.