Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Kita dari Sisi yang Lain ?

Expand Messages
  • leonardo rimba
    KITA DARI SISI YANG LAIN ? Oops, kita dari sisi yang lain ??? That s very interesting should you like to know. Kita dari sisi yang lain seperti apa, that s the
    Message 1 of 3 , May 31 6:43 PM
      KITA DARI SISI YANG LAIN ?

      Oops, kita dari sisi yang lain ??? That's very
      interesting should you like to know. Kita dari sisi
      yang lain seperti apa, that's the question.

      Nah, menurut pengalaman saya bertatap muka dengan
      ratusan manusia dari berbagai macam backgrounds
      (agama, bangsa, bahasa, tradisi), saya menemukan bahwa
      ternyata manusia dimana-mana itu SAMA SAJA.

      Semua manusia itu spiritual; walaupun tidak memegang
      agama apapun, semua manusia itu spiritual karena kita
      mempunyai spirit (Bahasa Inggris), atau ruh (bahasa
      Arab), atau jiwa (Bahasa Sansekerta), atau pneuma
      (Bahasa Yunani).

      Nah, karena kita manusia memiliki spirit, makanya kita
      itu BISA konek dengan Alam Semesta ini, dengan segala
      sesuatunya yang memiliki spirit juga.

      Ada spirit di diri saya, ada spirit di diri anda, ada
      spirit di diri setiap manusia. Dan SPIRIT yang ada di
      saya, di anda, dan di siapapun manusianya itu
      sebenarnya SAMA SAJA.

      Saya bisa berpikir dan merasakan, andapun begitu pula,
      dan manusia2 lainnya begitu pula.

      Lalu, kenapa anda dan saya mengganggap manusia2
      lainnya itu beda ???

      Kenapa anda membedakan manusia lain karena dia itu
      BUKAN Muslim ? Jawab: Karena anda berpikir bahwa
      manusia non Muslim itu less human, bukan manusia
      sesungguhnya, dan akan masuk neraka zahanam.

      Nah, jalan pikiran seperti itu VALID SAJA. Namanya
      pemikiran, ya boleh saja anda berpikir seperti itu.

      Lalu, orang2 lain BUKAN Muslim akan melihat bahwa
      karena anda itu Muslim, maka anda itu dikuasai oleh
      Setan sebab Muhammad itu manusia yang kemasukan Setan
      dan menulis ayat2 Setan.

      Jalan pikiran seperti itu juga VALID SAJA, karena
      namanya cuma pemikiran. HAM dari setiap orang untuk
      berpikir, berpendapat, dan mengutarakan pendapatnya
      sebebas-bebasnya, dan itu BUKAN SARA.

      Tetapi, manusia2 itu kalau dibiarkan tetap saja SARA
      (mendiskriminasi manusia2 lain berdasarkan Suku,
      Agama, Ras, dan Asal).

      Kalau dibiarkan saja mengikuti naluri hewaniahnya,
      yang merasa dirinya Muslim itu akan mendudukkan
      manusia2 non-Muslim sebagai warganegara kelas kambing.

      Kalau dibiarkan saja mengikuti naluri hewaniahnya,
      yang merasa dirinya Kristen itu akan sama pula,
      mendudukkan manusia2 non-Kristen sebagai warganegara
      kelas kambing.

      Sudah terbukti melalui SEJARAH bahwa kalau agama itu
      dibiarkan merajalela, maka penyalah-gunaan kekuasaan
      itu akan sejadi-jadinya. Katolik/Kristen pernah
      membabi buta di Eropa. Islam juga membabi buta di
      Eropa, Timur Tengah, dan India. Semuanya itu KORUP.

      Kalau sudah masuk POLITIK, segalanya itu korup karena
      naluri hewan itu dipakai sebagai patokan. Ada yang
      namanya jaga benteng dan serang menyerang demi
      keuntungan kelompok sendiri dan kerugian kelompok
      lawan.

      Pada pihak lain, apakah benar manusia2 itu berbeda
      karena agamanya beda ???

      Menurut saya tidak seperti itu realitanya karena saya
      menemukan bahwa semua manusia itu memiliki SPIRIT yang
      sama, KESADARAN yang sama. Kesadaran yang ada di saya,
      di anda, dan di diri siapa saja adalah kesadaran yang
      sama. Yang bisa berpikir, merasa gembira, merasa
      sedih, merasa takut.

      Lalu, kenapa manusia2 itu saling cakar2an seperti itu
      hanya karena agamanya itu BEDA ???

      Karena agama2 itu MENGAJARKAN bahwa orang yang
      beragama lain itu beda, bukan manusia, dan akan masuk
      neraka zahanam kecuali bertobat dan mengikuti agama
      saya. Semua berpikir seperti itu.

      Dan itu didasarkan pada Al Quran yang diklaim sebagai
      FIRMAN ALLAH, atau Alkitab yang diklaim sebagai
      PERKATAAN TUHAN, atau kitab2 lainnya yang diklaim
      sebagai MUKJIJAT sehingga memiliki kuasa untuk
      menjajah manusia2 lain.

      Dan saya selama ini cuma bilang apa adanya bahwa SEMUA
      kitab2 yang disucikan itu BUATAN MANUSIA.

      Lalu ada yang bilang: "Katanya itu datang dibawa oleh
      malaikat ???"

      Lha, itu kan KATA ORANG. Dan "kata orang" merupakan
      PEMIKIRAN. Dan pemikiran berarti KARYA MANUSIA, buatan
      manusia. Segalanya buatan manusia belaka yang, kalau
      kita sadar / eling, akan bisa kita tempatkan pada
      proporsinya.

      Karena semuanya buatan manusia, maka saya bisa bilang
      bahwa JILBAB itu NONSENSE. Wanita bukan muhrim saya
      yang buka beha di depan saya is oke2 saja. Itu HAM
      dirinya sendiri dan tidak ada hubungannya dengan Surga
      atau Neraka yang juga cuma KONSEP buatan manusia.

      Dan itu HAM saya untuk berpendapat bahwa memakai
      jilbab itu nonsense, dan BUKAN tentang spiritualitas.
      Dan pendapat seperti itu BUKAN SARA. Yang SARA itu
      kalau saya diskriminasi jilbab dan non jilbab. Yang
      SARA itu kalau saya diskriminasi manusia berdasarkan
      Suku, Agama, Ras, dan Asal.

      Yang namanya kaum AGAMIS itu semuanya bilang
      mengamalkan agamanya, tetapi yang mereka itu TIDAK mau
      bilang adalah kenyataan bahwa yang mereka sebut agama
      mereka itu adalah buatan manusia belaka.

      Semua agama2 itu bilang memiliki WAHYU. Ada sesuatu
      yang konon datangnya dari luar manusia dan merasuki si
      nabi sehingga mengeluarkan Ayat-Ayat Tuhan.

      Tetapi, Ayat-Ayat Tuhan bagi satu agama merupakan
      Ayat-Ayat Setan bagi agama2 lainnya apabila manusianya
      itu MASIH berkutat di cara berpikir JAHILLIYAH bahwa
      hanya nabinya saja yang bisa menerima Ayat Tuhan dan
      nabi2 yang diakui kelompok lain menerima Ayat Setan.

      Nah, which one is the TRUTH ??? Kebenaran itu yang
      mana ???

      Menurut saya, kebenaran itu adalah KESADARAN yang ada
      di diri anda. Kenapa seperti itu ? Karena Kesadaran di
      diri anda itulah yang memutuskan anda mau percaya yang
      mana. Kalau anda mau percaya bahwa nabi yang itu
      menerima Ayat Tuhan dan nabi2 yang lain menerima Ayat
      Setan, so be it, jadilah seperti itu.

      Juga bisa saja kalau anda berbalik dan mau percaya
      kepada nabi lainnya dan bilang bahwa tadinya anda
      percaya kepada Nabi X yang sekarang ternyata anda
      temukan memang benar menuliskan Ayat Setan, dan bukan
      Ayat Tuhan.

      Kalau anda mau pindah lagi ke Nabi Y dan bilang bahwa
      anda dahulu KELIRU dan sekarang menemukan nabi
      "sejati", itupun oke2 aja, hmmm hmmm hmmm...

      Lalu, apabila seperti itu kejadiannya, yang manakah
      kebenaran itu ? Which one is the TRUTH ?

      The Truth atau Kebenaran itu adalah KESADARAN yang ada
      di diri anda. Anda sadar bahwa anda itu sadar, dan
      karena anda itu sadar, makanya anda bisa BERPIKIR dan
      mengambil KEPUTUSAN secara rasional.

      Tetapi agama2 itu itu TIDAK memberikan kesempatan
      kepada anda untuk berpikir, sebab sekali anda telah
      berpikir, maka anda akan TAHU bahwa segalanya itu
      BUATAN MANUSIA belaka.

      Supaya anda tidak berpikir, dibuatlah segala macam
      DOKTRIN / DOGMA / FIQIH / whatever, blah blah blah...
      lengkap dengan perangkat apa dan bagaimana anda bisa
      MURTAD. Dan pikiran anda harus dibelenggu sehingga
      anda selalu akan penuh KETAKUTAN.

      Anda itu HARUS TAKUT, sebab kalau anda sudah tidak
      takut lagi, maka segala pemuka agama itu tidak lagi
      akan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi anda untuk
      berjihad yang tidak lain dan tidak bukan demi
      kepentingan mereka sendiri. Demi kepentingan mereka
      yang menyerukan jihad, dan sama sekali tidak ada
      hubungannya dengan yang namanya ALLAH karena Allah
      disitu cuma HASIL REKAYASA para pemuka agama itu
      belaka.

      So, kita TIDAK BISA menaruh harapan pada organisasi2
      keagamaan karena semuanya itu JAGA BENTENG. Bukan
      Benteng Allah, tapi benteng diri mereka sendiri.

      Allah itu KONSEP DOANG. Kalau anda bisa menguraikan
      Asma al Husna sampai bibir anda jontor dan lulus
      dari pesantren kelas satu, yang anda kuasai itu BUKAN
      Allah, melainkan KONSEP DOANG. Konsep tentang Allah.

      Allah yang asli itu adanya di diri anda sendiri, dan
      anda bisa menyebutnya dengan istilah apapun, atau
      bahkan tidak menamakannya sama sekali.

      Anda cukup diam saja, dan rasakan saja HIDUP yang ada
      di diri anda. Rasakan KESADARAN anda yang melihat
      segalanya datang dan pergi.

      Kesadaran yang ada di diri anda itu SAMA PERSIS dengan
      yang ada di saya, dengan yang ada di manusia2 lainnya,
      dengan yang ada di nabi2. Dan itu kesadaran yang SAMA
      dengan sesuatu yang anda namakan ALLAH.

      Kesadaran yang ada di anda is part of Allah. Yang ada
      di saya juga. Dan itu TIDAK TERGANTUNG dari agama
      apapun yang dianut oleh anda dan saya. Bahkan, TANPA
      agamapun, kesadaran yang ada di anda dan saya itu
      TETAP.

      Menurut saya, essensi dari SPIRITUALITAS adalah
      menyadari hal itu saja. Just that. Cuma sadar / eling
      bahwa Kesadaran kita itu semuanya SAMA, dan itu ABADI.

      Nah, in light of that, apa gunanya segala ajaran2
      syariat dan segala macam itu yang cuma membuat manusia
      menjadi TERBUTAKAN dan merasa telah memiliki tiket
      masuk surga hanya karena menutup rambutnya di depan
      non muhrimnya? Cappe dehh !!

      So, menyikapi kesalahan itu artinya MENGAKUI kepada
      diri kita sendiri bahwa yang selama ini kita percayai
      cuma BUATAN MANUSIA.

      Di sebagian milis ada yang mencaci-maki Islam, ada
      yang mencaci-maki Kristen, Buddha, Hindu, dsb... which
      is oke2 saja. Wong buatan manusia, dan memang banyak
      jeleknya sehingga pantas dicaci-maki kalau mau,
      walaupun tidak ada gunanya juga karena it will lead to
      nothing.

      Ngapain saya caci maki agama2 itu yang memang semuanya
      itu BUATAN MANUSIA BELAKA ? Kalaupun bagus, yang bagus
      itu kelakuan manusianya. Kalaupun jelek, yang jelek
      itu kelakuan manusianya. Kita bisa mengatakan "bagus"
      atau "jelek" karena kita memiliki SISTEM NILAI. Ada
      kelakuan manusia yang dinilai "bagus", dan ada
      kelakuan manusia yang dinilai "jelek".

      Agama2 itu sendiri BISA dinilai bagus dan jelek karena
      semuanya BUATAN MANUSIA. Tetapi orang2 yang tidak
      eling mengira bahwa semua agama itu "bagus" dan yang
      jelek itu kelakuan manusianya.

      Saya bilang tidak begitu. Saya bilang, karena buatan
      manusia belaka, maka kita BISA menilai. Kalau bagus,
      bilanglah bagus. Kalau jelek, bilanglah jelek. Kalau
      PERNAH bagus di masa lalu (sesuai dengan jamannya) dan
      sekarang sudah tidak bagus lagi (karena jamannya sudah
      beda), ya bilanglah seperti itu.

      Bilang saja, ucapkan saja. IQRA !!!

      Manusia yang tidak eling itu mengira bahwa Tuhan atau
      Allah itu perlu dibela. Saya bilang, Allah yang perlu
      dibela itu BUKAN Allah melainkan berhala buatan
      manusia belaka.

      Agama yang perlu dibela itu BUKAN agama melainkan
      buatan manusia belaka, hasil pemikiran manusia yang
      perlu dipertahankan dengan segala macam isapan jempol
      tentang amal dan ibadah dan pahala berupa masuk surga
      serta ancaman masuk neraka. Kalau agama itu ASLI,
      semua orang akan tahu dan itu tidak perlu dibela.

      Nah, kalau kita mau JUJUR terhadap diri sendiri, kita
      akan mengakui bahwa TIDAK ADA agama yang asli turun
      dalam bentuk gelondongan dari langit: gedebuk !

      Tidak ada itu, semuanya BUATAN MANUSIA belaka. Islam,
      Kristen, Hindu, Buddha, dan ratusan sistem kepercayaan
      di dunia ini semuanya BUATAN MANUSIA.

      Nah, kalau kita sudah bisa menerima bahwa semuanya itu
      buatan manusia belaka, maka kita bisa mulai berpikir
      bahwa kita bisa melakukan sesuatu. Kita bisa berbuat
      sesuatu sesuai dengan kemampuan kita sehingga kalau
      kita melihat ada yang TIDAK MASUK AKAL di agama2
      itu, kita akan bisa bilang bahwa itu NONSENSE, tidak
      masuk akal. Bilang saja, itu HAM untuk berpendapat.

      Lalu, karena kita sadar bahwa ada yang tidak masuk
      akal, maka kita akan BISA melakukan yang kita anggap
      lebih masuk akal, lebih rasional.

      Yang ABADI itu bukanlah segala agama2 itu. Agama2 itu
      datang dan pergi. Semuanya buatan manusia yang tidak
      ada nilainya. Dalam dirinya sendiri, segala ayat2 yang
      disucikan itu TIDAK ADA NILAINYA. Tidak ada nilai
      inheren di dalam ayat2 yang disucikan itu. Cuma kertas
      bertulisan kan ???

      Karena bentuknya BUKU yang terbuat dari kertas, maka
      saya bilang tidak ada Setan maupun Allah di dalam Al
      Quran, Alkitab, Veda, dsb... Allah maupun Setan itu
      adanya di dalam pikiran kita sendiri.

      Semua itu adanya di dalam PIKIRAN anda dan saya
      sendiri. Kalau anda berpikir bahwa Allah itu adanya di
      dalam ayat2 kitab suci, maka anda salah besar. Ayat
      kitab suci yang ditulis di atas kertas itu bisa
      dibuang saja, dibakar saja, dan musnah. Segalanya itu
      tidak bernilai di dalam dirinya sendiri. Secara
      inheren means nothing.

      Yang bernilai itu adalah KESADARAN (Consciousness)
      yang adanya di diri anda. Ada yang memakai istilah
      PIKIRAN (THE MIND) untuk merujuk kepada Kesadaran.
      Artinya kurang lebih sama: Kesadaran, the Mind,
      Consciousness.

      Itulah yang abadi, dan adanya di diri anda, di diri
      saya, dan di diri siapapun.

      Lalu agama2 itu tempatnya dimana ? Agama2 itu BUATAN
      saja, buatan pikiran manusia. Mereka itu bisa musnah,
      bisa datang dan pergi, tetapi KESADARAN yang ada di
      diri anda dan saya itu TETAP. Tidak diciptakan dan
      tidak bisa dimusnahkan.

      +++

      [Leonardo Rimba adalah seorang praktisi Psikologi
      Transpersonal. Bersama Audifax, Leo menulis buku
      "Psikologi Tarot" (Pinus, Maret 2008). Diskusi dengan
      Leo bisa dilakukan di Milis SI; to join just click:
      <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
      Anybody is welcomed to join.]












      Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
    • leonardo rimba
      Terimakasih atas komentar rekan2 di milis psiko_trans atas tulisan saya yang itu (narcis mode is ON). Tulisan saya banyak, tapi kebanyakan berupa tanya-jawab
      Message 2 of 3 , Jun 2, 2008
        Terimakasih atas komentar rekan2 di milis psiko_trans
        atas tulisan saya yang itu (narcis mode is ON).

        Tulisan saya banyak, tapi kebanyakan berupa
        tanya-jawab dengan berbagai MANUSIA INDONESIA dari
        berbagai macam backgrounds: Suku, Agama, Ras, Asal,
        Usia, Gender, dan Orientasi Seksual.

        Kalau tertarik, bisa di download dari bagian FILES di
        milis SI
        (http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.

        Judulnya ada dua:
        1. Pelangiku Warna Ungu
        2. Mata Ketiga, Simbol dan Interpretasinya

        +++

        Ngomong-ngomong soal Dewi Kuan Im, saya pernah tuh
        lihat de'e tiba2 muncul waktu saya meditasi. Lumayan
        kaget juga waktu itu karena tidak diharapkan. Saya ini
        kan benernya gimana dengan makhluk yang zenis
        kelaminnya itu wanita, dan as far as I know, the
        Buddha yang namanya Kuan Im itu seorang wanita.

        Kuan Im muncul DI ATAS kepala saya, jubahnya serba
        putih, dan duduk di atas bunga teratai yang juga
        berwarna putih. Eh, ternyata Kuan Im itu pakai
        kerudung dan BUKAN jilbab. Rambutnya itu panjang, dan
        disanggul. Di atas sanggul itu ada kerudung yang
        transparan yang warnanya putih juga.

        As far as I know, Buddha yang perempuan semuanya itu
        TIDAK pakai jilbab. Malah, ada Buddha perempuan yang
        toketnya itu terbuka alias gondal gandil dipazang
        sazzah kepada yang berniat dan berminat untuk
        mengamatinya, hmmm hmmm hmmm...

        Kita amati saja segala perangkat SEKS yang ada di
        Buddha perempuan itu dan, walaupun kita bukan
        muhrimnya, hukumnya itu HALLAL.

        Very hallal because yang namanya HARRAM itu cuma ada
        di Arab. Harram zadah itu kesukaan Allah yang
        diciptakan oleh manusia2 di Timur Tengah.

        Kalo Allah yang muncul di KESADARAN manusia2 non Arab,
        segalanya itu LEBIH BERADAB.

        Tidak ada itu yang namanya FRONT PEMBELA KUAN IM. Kuan
        Im itu tidak perlu dibela karena bisa membela dirinya
        sendiri. Buddha tidak perlu dibela karena Buddha bisa
        membela dirinya sendiri which means DOING NOTHING.

        Kita diam saja, dan kita akan sampai pada KESADARAN
        BUDDHA yang adanya di dalam kesadaran kita sendiri.
        Kita diam saja, dan kita akan sampai pada kesadaran
        Shiva, Yesus,... yang semuanya ada di dalam kesadaran
        kita sendiri.

        Dan semuanya itu TIDAK perlu dibela. Yang perlu dibela
        itu adalah Islam, makanya ada yang namanya FPI. Kenapa
        perlu dibela ? Karena Islam itu agama, dan agama itu
        adalah BUATAN MANUSIA. Karena buatan manusia, maka
        haruslah ada PEMAKSAAN. Kalau tidak dipaksa, maka
        segala ajaran2 jahilliyah yang dimuat dalam SYARIAT
        ISLAM itu akan ditinggalkan manusia seperti SUDAH
        TERBUKTI saat ini.

        Indonesia itu NEGARA SEKULER (menganut pemisahan
        antara negara dan agama), tetapi mereka yang ingin
        memaksakan Syariat Islam itu ingin agar Indonesia ini
        menjadi NEGARA ISLAM. Yeeee... cappe dehh !!!!

        Makanya perlu ada Front Pembela Islam DAN partai2
        politik yang berniat MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM di
        Indonesia.

        Kenapa Syariat Islam perlu ditegakkan ?

        Karena memang tidak tegak alias BENGKOK. Kenapa
        bengkok ? Karena tidak sesuai dengan HAM alias Hak
        Azasi Manusia. Syariat Islam itu kalau diterapkan akan
        bertentangan dengan HAM. Makanya orang2 yang sadar
        bilang NO.

        SAY NO TO SYARIAT ISLAM !

        Dan ketika kita bilang NO TO SYARIAT ISLAM, maka
        kesadaran di diri kita akan memberikan rasa DAMAI
        SEJAHTERA. Ada damai sejahtera di hati kita ketika
        kita bilang TIDAK terhadap kekerasan atas nama Islam
        atau atas nama apapun. Ada damai di hati kita ketika
        kita bilang NO TO SYARIAT ISLAM !

        Kekerasan untuk membela Islam atau membela apapun is
        CRIME. Kriminal asli. Pemaksaan kehendak oleh mereka
        yang ingin menegakkan Syariat Islam di Indonesia
        adalah BERTENTANGAN DENGAN HAM.

        Banyak hal di dalam Syariat Islam itu bertentangan
        dengan HAK AZASI MANUSIA. Prove it yourself !

        Leo
        Note: forwarded message attached.


        Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
      • leonardo rimba
        Terimakasih atas komentar dari Mbak Omie. Ya, memang seperti itulah adanya. Kita memang bisa KONEK dan KONAK dengan segalanya yang ada di alam semesta ini.
        Message 3 of 3 , Jun 2, 2008
          Terimakasih atas komentar dari Mbak Omie. Ya, memang
          seperti itulah adanya. Kita memang bisa KONEK dan
          KONAK dengan segalanya yang ada di alam semesta ini.
          Dengan hewan peliharaan kita bisa konek, dengan
          gunung, hutan, sungai, kita bisa konek, dengan manusia
          lain kita bisa konek as well as konak.

          Tetapi KENAPA segala koneksi itu bisa ERROR ?

          Karena ada segala macam ideologi2 itu yang bilang
          bahwa manusia adalah makhluk yang PALING SEMPURNA. Ini
          ideologi yang PALING NARSIS, dan itu asalnya dari
          Tanah Arab, dan disana dikenal sebagai agama, walaupun
          ada juga yang menyebutnya sebagai addien.

          In my opinion, tidak perlulah segala khotbah bahwa
          manusia adalah makhluk yang paling sempurna. Tidak ada
          gunanya itu karena kita lihat FPI itu, yang terdiri
          dari manusia2, ternyata kelakuannya LEBIH NAJIS
          daripada kelakuan hewan yang kita bilang harram jadah
          which is binatang yang kita kenal sebagai hewan
          bernama babi di Indonesia.

          Yang penting adalah BUKTI bahwa mereka itu membela
          kemanusiaan. Kalau benar Islam itu menegakkan HAM,
          semua orang akan melihat. Kalau benar Islam itu agama
          yang paling sempurna seperti sering diklaim oleh
          mereka yang merasa membela Islam, semua orang akan
          melihat. Tetapi buktinya itu NOL BESAR.

          Memangnya kita semua anak kecil yang bisa dikibulin
          oleh mereka yang tereak2 membela "Agama Allah" ???

          Thanks again to comment from Mbak Omie. Ya, kita
          memang bisa KONEK dengan segalanya karena kita TAHU
          bahwa kita ini manusia hidup, dan manusia hidup itu
          semuanya SAMA. Apapun latar belakangnya, semua manusia
          hidup itu memiliki KESADARAN. Dan kesadaran itu ABADI.
          Dan kesadaran itu BISA konek dengan Alam Semesta ini.

          Tetapi, kesadaran itu juga bisa DIBENGKOKKAN. Mereka
          yang ada di FPI itu JUGA memiliki kesadaran. Tetapi
          kesadaran yang menganut sistem pemikiran tertentu
          sehingga akhirnya menjadi bengkok. Dan semua orang
          melihat itu. Dan kelakuan mereka MENCORENG CITRA ISLAM
          sebagai agama yang menghormati Hak Azasi Manusia.

          Saya sendiri sampai saat ini masih mempertanyakan
          apakah Islam itu menghormati DAN mempraktekkan HAM.
          Dari bukti2 yang saya dan anda bisa lihat sendiri,
          jawabannya cenderung ke arah positif bahwa Islam itu
          TIDAK menghormati dan mempraktekkan HAM.

          OMDO alias Omong Doang.

          Bawa2 nama Allah, tereak2 Allahuakbar. Ternyata
          kelakuan Syaitonhuakbar.

          Cappe dehh !!

          Leo
          Note: forwarded message attached.


          Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.