Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

KISAH SI LANANG

Expand Messages
  • leonardo rimba
    KISAH SI LANANG: AN INTRODUCTION Dear Friends, Berikut ini sebuah tulisan yang diposting kemarin sore di milis
    Message 1 of 1 , Nov 30, 2007
    • 0 Attachment
      KISAH SI LANANG: AN INTRODUCTION


      Dear Friends, Berikut ini sebuah tulisan yang
      diposting kemarin sore di milis
      <http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>
      oleh rekan kita Mas Bambang. Aku baca itu kemarin
      sore, dan wis ta' mintaken ijin darinya untuk dishare
      juga di milis2 lainnya dalam posting harianku. Hmmm
      hmmm hmmm... Silahkan rekan2 membaca sendiri dan,
      apabila ada sesuatu yang tersentuh di diri anda,
      please jangan ragu2 untuk sharing juga di milis
      Spiritual-Indonesia atau, should you prefer, boleh
      juga di japri ke saya. There's something wonderful
      about the following story. Really wonderful... hmmm
      hmmm hmmm... Maybe aku harus diam saja dan menunggu
      respons dari rekan2 lainnya but, on the other hand,
      aku juga merasa harus sharing sedikit juga bahwa
      semalam aku itu tidur dan memperoleh "mimpi2" yang
      sangat hidup. Benar2 hidup. Aku bertemu dengan teman2
      dari masa lalu, teman2 kuliah, dan aku ngobrol2 begitu
      saja seperti kalau bertemu dalam keadaan terjaga.
      Pedahal itu dalam keadaan tidur, pedahal itu kan
      MIMPI. Kok mimpi bisa begitu hidup? Dan itu terjadi
      berkali-kali. Aku tidur sekitar jam setengah 7 sore,
      terlalu capek kemarin itu, udaranya kan jelek banget.
      Eh, terus aku mimpi... agak kabur memang. Lalu bangun
      jam setengah 10 malam,... buka2 internet, terus tidur
      lagi. Eh dapat mimpi lagi yang LEBIH HIDUP. Terus
      tidur lagi, dan bangun lagi jam 12 malam. Dapat mimpi
      yang SEMAKIN HIDUP. Kok mimpinya makin lama makin
      hidup, they seemed VERY REAL to me. Hmmm hmmm hmmm...
      pokoknya OKE PUNYA deh. Hmmm hmmm hmmm... Aku biasanya
      bilang itu pengalaman VIVID DREAM (mimpi yang sangat
      hidup), tapi who knows bahwa itu juga OOBE (Out of
      Body Experience), bisa juga bener2 ketemu orangnya
      dalam mimpi2 itu, dan bener2 komunikasi. Jadi, aku
      memimpikan teman2 lama itu, dan bercakap-cakap di
      dalam mimpi itu,... dan ternyata mereka juga mengalami
      mimpi yang sama. Well, itu MUNGKIN SAJA kan? Hmmm hmmm
      hmmm... anything is possible with God kata Nabi Isa or
      Yesus Kristus. Soooo,,,, here is the story yang
      ditulis oleh Mas Bambang:


      +++++++++++++

      LANANG, IA TAK PERNAH TAHU JAWABNYA.....


      Ini adalah uneg-uneg hati seorang sahabat "Lanang"
      begitu saya memanggilnya, yang kemudian saya tuangkan
      dalam rangkaian kalimat yang sekiranya dapat menjadi
      sebuah bacaan sederhana bagi siapa saja, ini hanyalah
      penggalan sebuah pengalaman hidup dan fenomena
      spiritual yang dirasakan olehnya.

      Konon Lanang biasa dan sering melakukan "perjalanan ke
      dimensi lain" yang dalam bahasa kerennya disebut
      astral travel, out of body experience, rogosukmo, atau
      nama-nama lain sejenis. Lanang.. sahabat saya ini
      tidak terlalu paham dengan nama-nama itu dan
      sedikitpun ia tak pernah punya keinginan untuk sejauh
      itu. Tujuan awalnya cuma ingin merasakan keheningan,
      berbicara pada hatinya dan meninggalkan pikiran-
      pikiran sumpek yang mendera hidupnya. Lanang hanya
      menjalani apa yang ia tahu tentang meditasi dengan
      dzikir dari seseorang yang ia hormati, sedikit
      belajar, bertanya dan membaca agar ia punya referensi
      dan tahu tentang apa yang ia lakukan selama ini
      menurut bahasa kekiniannya.

      Lanang sendiri tidak pernah menyadari kapan awal mula
      ia mulai menyebrang ke dimensi yang tak pernah ia
      bayangkan sebelumnya, ia cuma tahu dalam meditasi yang
      ia lakukan selama ini, ia temukan hal indah yang tak
      terbayangkan seperti nafas yang demikian teratur,
      perlahan dengan jeda yg panjang diantara tarikan dan
      hembusan nafas, detak jantung yang berangsur menjadi
      perlahan sampai tahapan extase yang amat membuat ia
      ketagihan, bahkan ia pernah amat sangat ketakutan
      ketika suatu saat nafas dan detak jantungnya serasa
      terhenti seketika, Astagfirullah, .. Allohuakbar ..
      Lanang mengira saat itu ia telah mati, semua terasa
      kosong tak ada apa-apa dan siapa-siapa, tak tahu
      dimana, amat membingungkan... serta merta ia memohon
      ampun istighfar berulang-ulang… dan ia tersadar
      kembali… Alhamdulillah…

      Dalam kesempatan meditasi berikutnya ia mulai
      merasakan sensasi aneh ketika tubuhnya jadi terasa
      amat ringan ada sesuatu yg seolah-olah akan terlepas
      dan tercerabut dari tubuhnya.. entah ia tak tahu itu
      apa… Ia cuma merasakan suhu tubuhnya memanas, butir-
      butir peluh mengalir disekujur tubuh, perih serasa
      tersayat ketika peluhnya luruh mengaliri permukaan
      kulit… tapi ia berusaha mengabaikan rasa itu… tapi
      kepalanya berdenyut-denyut, kejadian itu terus
      berulang pada meditasi berikutnya dan ketika ia terus
      berusaha mengabaikan hal itu kepalanya kembali
      berdenyut hebat dan ia yakin hal itu akan hilang
      suatu saat dan benar firasatnya hal itu tidak lagi
      terjadi di sesi-sesi selanjutnya, namun muncul hal
      lain yang juga membuat ia menjadi ketakutan setengah
      mati, "ia melihat dirinya tengah duduk bermeditasi"…
      kembali ia panik dan berpikir ia telah mati, berusaha
      menenangkan diri sedapat mungkin.... ia berusaha
      menyebut namaNya sebisanya meskipun terbata-bata.
      Astaghfirullah… ..Subhanallah.. sekali lagi ia
      berusaha yakinkan hatinya bahwa Tuhan Maha Menjaga dan
      takdir serta kematian adalah MilikNya.

      Lanang terkadang tersenyum sendiri ketika mengingat
      pengalaman pertamanya itu… selanjutnya ia mulai
      terbiasa dan pasrahkan segalanya pada Sang Khalik
      pemilik hidup dan ia baik-baik saja…

      Menurut asumsi Lanang itu adalah ketenangan dan
      kesunyian hakiki yang tak mungkin ia tolak
      kedatangannya, di sana tak ada beban, semua mengalir
      tanpa diminta, tanpa perintah, itu saja sudah nikmat
      luar biasa baginya dan tanpa ia sadari proses lain
      tengah berjalan ke depan jauh dari sekedar yang ia
      inginkan.

      Saya juga pernah mendengar kisahnya dari orang lain
      tentang pengalaman perjalan aneh yang tak disadarinya
      namun telah mengubah persepsinya tentang meditasi
      mendalam dan membuat ia memahami kebesaran Tuhan
      dengan ragam fenomena mahluk ciptaanNya, dimensi ruang

      dan waktu yang diciptakan dan banyak hal lain dalam
      genggaman kekuasanNya…Maha Suci Tuhan semesta alam,...
      Subhanallah.

      Ada yang mengherankan dan masih jadi sebuah pertanyaan
      dalam dirinya adalah mengapa terkadang ia tidak
      menyadari kalau ia "melakukan perjalanan" ketika ia
      tidur, bahkan berkunjung ke suatu tempat atau datang
      kepada seseorang atau lebih pada waktu yang sama
      secara bergantian tanpa diawali meditasi seperti yang
      biasa ia lakukan dengan sengaja atau jika memang ia
      inginkan tapi selalu saja ada satu kesamaan dasar dari
      keduanya yaitu "ia sadar dan bisa mengingat apa
      yg telah ia lakukan".

      Lanang mengakui terkadang ia tak bisa menuju ke tempat
      atau seorang yang ia inginkan dan ia berusaha tidak
      kecewa serta meyakini jika hal itu terjadi berarti ia
      tidak dijinkan olehNya, ia menyadari manusia penuh
      keterbatasan bahwa Tuhan Maha Tahu apa yang terbaik
      buat mahlukNya atau selalu berprasangka baik kalau
      Tuhan melindungi dari sesuatu yg kurang baik buatnya.
      Tuhan pemilik semesta alam dan isinya, semua adalah
      milikNya termasuk jiwa dan roh kita, Tuhan berhak
      melakukan apa saja pada ciptaanNya.

      Lanang pernah bertanya pada beberapa orang yang
      mumpuni dalam hal itu, jawabannya adalah itu terjadi
      karena dipicu oleh ingatan akan "sesuatu", bisa saja
      ingatan akan suatu tempat, peristiwa, seseorang,
      saudara, teman, kerabat bahkan orang orang yang baru
      saja ia kenal hari ini atau sejam yang lalu selebihnya
      itu merupakan "hadiah" dari Tuhan agar kita mau lebih
      bersyukur atas nikmat hidup yang tak terhingga.

      Ia juga tak pernah tahu bagaimana ia bisa
      berkomunikasi dengan mereka yg tak kasat mata?
      bagaimana ia kehilangan rasa takut manusiawinya
      saat itu?, bagaimana ada orang lain yang menyatakan
      kalau ia didampingi "mereka yang tak kasat mata",
      bagaimana ia merasa nyaman-nyaman saja berdampingan
      dengan mereka? bagaimana ia bisa terhubung dengan
      orang-orang yang ia pikirkan?, bagaimana ia bisa
      menghampiri mereka?, bagaimana ia bisa dirasakan
      kehadirannya?, bagaimana ia bisa menyentuh benda
      apapun yang ia mau ketika berada disana?, bagaimana
      ia bisa mempengaruhi suhu ruangan?, bagaimana ia
      menimbulkan bau khusus di sekitar org yg terhubung?,
      dan fenomena lain yang membuat ia bingung?,,,,, lantas
      pertanyaannya, dari mana ia tahu semua itu?????

      Lanang mendengar pengakuan dari beberapa orang yang
      konon "berilmu" atau mereka yang memang sudah dikenal
      atau tidak sengaja bertemu di suatu tempat padahal ia
      tidak mengenal siapa mereka sebelumnya, atau fenomena
      itu muncul saat melakukan meditasi bersama-sama di
      satu tempat atau berbeda tempat dengan janji atau
      bahkan tanpa meditasi sekalipun……… segala sesuatunya
      berjalan tanpa ia minta ..... aneh…ini sungguh aneh
      buatnya!!!

      Belum lagi hal-hal aneh yang ia alami satu demi satu,
      pengalaman demi pengalaman, tapi ia tak tahu harus
      apa, merasa terbebani atau bersyukur, ia hanya ingin
      berbagi tapi terkadang ada hal yang memang tak boleh
      ia ceritakan entah siapa yang mengatakan tapi hatinya
      berkata begitu.

      Pengalaman ini akan jadi bahan tertawaan kalau saja ia
      bercerita pada mereka yang amat mengedepankan
      pemikiran logika dan modern science.

      Entahlah, Lanang sahabat saya ini terkadang berpikir
      lurus-lurus saja,… tak ada yg tak mungkin jika Tuhan
      menghendaki, ia jalani apa adanya tanpa berusaha
      mencari tahu apa dan bagaimana itu bisa terjadi?, apa
      misi hidupnya? ... semuanya ia pasrahkan padaNya, ia
      syukuri sebagai suatu anugerah. Ia tak pernah merasa
      bahwa ia bisa lakukan itu, ia merasa biasa-biasa saja
      sama seperti yang manusia lainnya, semua mengalir dan
      terjadi begitu saja, ia hanya meyakini semua terjadi
      karena kehendakNya… Lanang tak pernah tahu
      jawabannya..........


      +++++++++++++

      KITA ITU CUMA ALATNYA SAJA

      P = Pungky
      L = Leo


      P = Leo, bisa bantu saya utk selaraskan frekuensi Mata
      Ketiga ? Bisa bantu saya, Leo ? Saya ada sedikit
      troubel dgn mata ketiga nih.

      L = Kenapa ?

      P = Entahlah ada penurunan kualitas kali ? gimana ?
      Tapi sih, saat meditasi tetep terasa keras denyut di
      dahi.

      L = Bukan penurunan kualitas mas, tapi memasuki tahap
      plateau. Jadi rasanya seperti HAMBAR saja, tetapi kita
      tetap berjalan maju. Aku juga mengalami itu. The trick
      is jangan merasa down, tetapi biasa saja. Ikhlas dan
      Pasrah saja. Itu PENGALAMAN SPIRITUAL juga mas.

      Semua orang2 spiritual mengalami masa kekeringan itu.
      Rasanya kering sekali, tapi sebenarnya kita tetap
      berjalan maju. Hikmahnya itu agar kita tidak
      tergantung pada sensasi2, melainkan pada IMAN. Iman
      itu yang utama, dan bukan sensasi2 itu. Can you follow
      me ?

      P = Ya, saya bisa memahami. Mungkin ada saat dimana
      manusia merasa stagnant ya ? Padahal yg sesungguhnya
      dia sedang naik ke tahap lanjutan, begitu kah
      ringkasnya ?

      L = Ya mas, semua nabi2 juga mengalami seperti itu.
      Aku juga ngalamin lho. Gak usah goyah, yang penting
      itu IMAN tetap ada. Kita itu hidup berdasarkan Iman,
      dan bukan sensasi. Yang penting hasil nyata, dan bukan
      sensasi yang kita rasakan itu. Bisa saja kita gak
      merasakan apa2, tapi orang yang dibantu itu
      tersembuhkan. Yang penting, kalau menyembuhkan
      orang, orang itu SEMBUH. Kita bisa merasakan sensasi,
      bisa pula tidak. Dan itu tidak penting. Yang penting
      orang itu SEMBUH. Hmmm hmmm hmmm...

      P = Nah itu lho mas yg saya mau tanyakan. Sampai skrg,
      saya tidak tahu bagaimana cara saya bisa membantu
      orang utk menyembuhkan.

      L = Doa saja mas. Pakai doa, pakai cara that you feel
      most comfortable with. Kalau merasa harus mendoakan
      air putih di gelas, doakanlah, dan berikan itu kepada
      orang yang sakit. Kalau merasa harus menyentuh bagian
      tubuh orangnya, sentuhlah. Anything is ok, whatever
      you feel you have to do, do it. Setelah itu
      dilakukan.... PASRAHKANLAH HASILNYA.

      P Ok, Mas Leo.

      L = Kita itu cuma melaksanakan apa yang kita rasa
      harus kita lakukan. Tetapi hasilnya itu kita
      pasrahkan. Kita itu kan cuma ALAT SAJA. Yang
      menyembuhkan itu bukan kita, melainkan GOD. Kita itu
      cuma alatNya saja.

      Aku kan selalu seperti itu, mas. Aku kalau bicara,
      ceplas ceplos saja. Aku gak pernah perduli ngomong
      betul atau salah. Aku merasa aku ini cuma ALAT SAJA.
      So, hasil itu selalu ditentukan oleh yang di ATAS.
      Kita itu cuma alatNya saja.

      Nah, dengan sikap pasrah itu,... maka kita akan bisa
      berjalan terus dengan ayem tentrem. Gak merasa stress,
      gak merasa harus ngotot dan ngoyo.


      +++++++++++++

      GUNANYA BUAT ENJOY AJA

      H = Henny
      L = Leo


      H = Sore mas, bs tanya2 nih ?

      L = Silahkan, mbak.

      H = Ini mas, kok rasanya mata ketigaku ku melempem.
      Hehe ga tau jelasin nya gmn. Biasanya kerasa gmn gt,
      tp akhir2 ini ya gt.

      L = Hmmm,,,, masuk plateau. Masa pendalaman rohani.
      Something like that. Besok aku posting conversation
      tentang itu yah... (note: conversation di atas dengan
      Mas Pungky), you can read it besok. It's ok aja kok.
      Yang penting itu IMAN dan bukan sensasi2 itu. Hmmm
      hmmm hmmm...

      H = Kalo udah fase plateau, trus apa mas ?

      L = Nanti akan bertambah imannya. Akan merasa bahwa
      selalu CONNECTED. Selalu nyambung, dan tidak
      tergantung pada sensasi lagi.

      H = Kalo connected terus gmn sih, mas ? Sekarang sih
      kerasa lagi, kepala ada magnet ke atas.

      L = Hmmm hmmm hmmm...

      H = Kalo kepala ke tarik2 ke atas napa, mas ? Apa itu,
      mas ?

      L = Itu FREKWENSI MATA KETIGA dari aku. Itu frekwensi
      aku, mbak. You FEEL IT. Aku juga begitu. Hmmm hmmm
      hmmm...

      H = Kalo ga chat ga bs kerasa apa ?

      L = Hmmm bisa juga mbak... coba inget aja rasanya.
      Nanti kalo meditasi sendiri, coba untuk rasain lagi
      frekwensi itu. Itu frekwensi aku kalo lagi meditasi,
      chat, atau ketemu orang. Hmmm hmmm hmmm...

      H = Sebenernya kalo udah kerasa bgtu, gunanya apa ?
      hehe, pertanyaan aneh yah...

      L = Gunanya buat ENJOY AJA. Hmmm hmmm hmmm... Union
      with God buat apa ? The answer is buat ENJOY AJA.
      Wis, till next time yah, take care, bay bay !!

      H = Ok2, mas. Tengkyu !


      +++++++++++++

      [Leo adalah seorang praktisi PSIKOLOGI TRANSPERSONAL.
      HP: 0818-183-615. E-mail: <leonardo_rimba@...>.
      Untuk bergabung dengan milis SPIRITUAL-INDONESIA,
      please click this link:
      <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia>.
      NOTE: Except my own name, all other names used in the
      mail correspondences and Yahoo Messenger conversations
      are pseudonyms.]




































































































































































































































      Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.