Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

8495SOW: The thief who became a disciple - Perampok yang Sadar

Expand Messages
  • Johnny Lone
    Mar 1 2:06 AM
    • 0 Attachment


      The Thief Who Became A Disciple
      Source: Zen Flesh, Zen Bones

      One evening as Shicirin Kojun was reciting sutras, a thief with a sharp sword entered, demanding either his money or his life.
      Shichiri told him: "Do not disturb me. You can find the money in that drawer. Then he resumed his recitation.
      A little while afterwards, he stopped and called: "Don't take it all. I need some to pay taxes with tomorrow." The intruder gathered up most of the money and started to leave. "Thank a person when you receive a gift," Shicirin added. The man thanked him and made off.
      A few days afterwards the fellow was caught and confessed, among others, the offence against Shichiri. When Shichiri was called as a witness he said: "This man is no thief, at least as far as I am concerned. I gave him the money and he thanked me for it."
      After he had finished his prison term, the man went to Shichiri and became his disciple.
      ***
      Only love that conquers all


      Perampok yang Sadar
      Sumber: Zen dan Cangkir Teh

      Pada suatu malam ketika bhikku Chit Li sedang membaca paritta, datang seorang perampok membawa sebilah pisau masuk ke dalam biara secara diam-diam dan lansung menodong Bhikku Chit Li, "Keluarkan uangmu! Kalau tidak pisau ini akan mengambil nyawamu." Bhikku Chit Li sama sekali tidak embalikkan kepalanya. Dengan tenang ia berkata, "Saya sedang sibuk membaca paritta. Tolong jangan ganggu saya! Uang ada di dalam kotak sana. Ambillah sendiri!" Selesai berkata ia kembali melanjutkan membaca paritta. Pencuri itu segera membuka kotak itu dan mengambil semua uang yang ada di dalamnya.
      Begitu dia akan meninggalkan biara itu, bhikku Chit Li berkata, "Jangan ambil seluruhnya. Tinggalkan sedikit uang untuk membeli bunga dan buah-buahan besok!" Pencuri itu rupanya tertangkap. Akhirnya dia mengaku telah melakukan banyak pencurian di berbagai tempat dan salah satu korbannya adalah bhikku Chit Li. Ketika Bhikku Chit Li dipanggil untuk menjadi saksi, dia malah berkata, "Orang ini bukan perampok. Setahuku, sayalah yang
      memberikan yang itu kepadanya. Malah dia sudah berterima kasih kepadaku." Berkat kesaksian bhikku itu telah mengurangi hukuman perampok itu. Setelah selesai menjalani hukuman penjara, perampok itu datang berguru pada Bhikku Chit Li. Akhirnya ia menjadi salah satu murid bhikku Chit Li yang paling menonjol.
      ***
      Hanya cinta kasih yang dapat menaklukkan segalanya 

      --
      Let us work together for unity and love

      --Johnny Lone-
      www.storiesofwisdom.com

      Ritsumeikan Asia Pacific University
      College of Asia Pacific Management
      亀川四の湯町 3組
      リブェール四の湯B201
      Beppu-Oita-Japan