Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Tips Perawatan Mesin Dengan Teknologi Nano

Expand Messages
  • Nano Energizer
    TIPS PERAWATAN MESIN DENGAN TEKNOLOGI NANO         Pemakaian kendaraan selama periode tertentu akan menimbulkan keausan di komponen mesin, seperti di
    Message 1 of 1 , Jan 26, 2010
    • 0 Attachment

      TIPS PERAWATAN MESIN DENGAN TEKNOLOGI NANO

       

       

       

       

      Pemakaian kendaraan selama periode tertentu akan menimbulkan keausan di komponen mesin, seperti di piston maupun di silinder, yang mengakibatkan kompresi  berkurang,  mesin tidak bertenaga, suara mesin menjadi kasar, tarikan berat, dan berasap (ngebul).

       

      Problem ini bisa diatasi tanpa harus turun mesin, yaitu dengan menggunakan Nano Energizer, sebuah produk Korea Selatan berteknologi nano ceramic yang mampu melapisi (coating) bagian-bagian mesin yang telah aus.

       
       
      Apakah Nano Energizer Itu?
       

      Nano Energizer adalah partikel nano yang berukuran sangat kecil 20-25 nano (1 micron = 1000 nano). Partikel nano akan bekerja di dalam mesin secara optimal dengan memanfaatkan panas dan tekanan saat mesin bekerja.

       

      Bagian mesin yang sudah aus akan diisi oleh partikel nano secara berlapis (coating) sehingga membentuk membran yang sempurna di seluruh permukaan bagian dalam mesin. Nano Ceramic Coating memiliki kekutana 20x lebih kuat daripada baja. Sehingga tidak hanya berfungsi memperbaiki bagian mesin yang aus, melainkan juga memulihkan kondisi dan tenaga mesin ke tingkat semula serta memperpanjang umur mesin secara signifikan.

       

      Bagaimana Nano Energizer Bekerja Memulihkan Silinder & Piston yang Aus?

       

       
       
       
      Aplikasi Nano Energizer Pada Armada Busway
       
       
       
       
       
       
       
      Beberapa Testimonial Nano Energizer
       
       
       
       
       
       
       
      Uji Nano Energizer Tehadap Penurunan Emisi Kendaraan
       
       
      1. Kendaraan Isuzu Panther tahun 1997
      Hasil uji emisi Opasitas 43,7 alias tidak lulus ( Mean 40%)
      Uji ulang setealh injek nano, running 300km, Opasitas 39,5% alias Lulus
       
       
       
       
      2. Kendaraan Cressida tahun 1985
      Hasil uji sebelum nano : CO 5,24% (standar 3%),
      HC 307ppm (standar 700) alias tidak lolos karena CO ketinggian.

      Hasil uji setelah nano : CO 1,88% dan HC 189ppm alias LULUS
       
       
       
       
      Regards,
      Azis Rifai
      Mobile: 085624191808 / (021) 92815322
      Email:
      azis.rifai@...
      Website: www.nanozr.co.id

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.