Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

Expand Messages
  • Paten Gurusinga
    Mejuah-juah   Saya kira sifat-sifat tersebut pada umumnya ada pada setiap suku, kalaupun ada  beti. Cakap diwarung kopi, perkara di pengadilan tanah
    Message 1 of 5 , Mar 5, 2013
    • 0 Attachment
      Mejuah-juah
       
      Saya kira sifat-sifat tersebut pada umumnya ada pada setiap suku, kalaupun ada  beti.
      Cakap diwarung kopi, perkara di pengadilan tanah karo banyak soal perbatasan ladang/tanah.  
      Bjr

      From: "roberto.kaban@..." <roberto.kaban@...>
      To: "komunitaskaro@yahoogroups.com" <komunitaskaro@yahoogroups.com>
      Sent: Tuesday, 5 March 2013, 18:49
      Subject: Re: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"
       
      Mjj permilis,

      Sepertinya sifat "Mudah Tersinggung dan Pendendam" aja yg khas, selebihnya bawaan lahir.maaf, ini menurut saya.

      Bujur,
      From: MU Ginting <gintingmu@...>
      Sender: komunitaskaro@yahoogroups.com
      Date: Tue, 5 Mar 2013 11:36:33 +0000 (GMT)
      To: tanahkaro@yahoogroups.com<tanahkaro@yahoogroups.com>; komunitaskaro@yahoogroups.com<komunitaskaro@yahoogroups.com>; infokaro@yahoogroups.com<infokaro@yahoogroups.com>; forumkaro@yahoogroups.com<forumkaro@yahoogroups.com>
      ReplyTo: komunitaskaro@yahoogroups.com
      Subject: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

       
      "Sifat dan Tabiat Orang Karo"
      Berikut adalah rangkuman dari sebuah artikel berjudul "Sifat dan Tabiat Orang Karo" yang ditulis oleh Drs. Tridah Bangun. Kebetulan artikel tersebut diterbitkan dalam kumpulan artikel-artikel tentang masyarakat Karo dengan judul yang sama (Bangun, Tridah. Sifat dan Tabiat Orang Karo. Yayasan Lau Simalem, Jakarta, 2006).
      Tulisan beliau tersebut juga merupakan hasil wawancara terhadap 3 orang pakar adat istiadat Karo yakni (alm.) Nulbasi Bangun, (alm.) Sental Sinuraya, dan (alm.) Gancih Tarigan dan hasil-hasil penggalian tulisan-tulisan dengan tema serupa yang sudah ditulis sejak lama. Ada paling tidak ditulis pada artikel tersebut 15 sifat-sifat yang umum dimiliki oleh manusia Karo.
      Sifat-sifat yang dituliskan dalam artikel tersebut yang sudah diringkas antara lain :
      • Jujur
      Orang Karo umumnya tinggal di kampung. Mereka hidup dengan kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi di lingkungan tradisional tersebut. Oleh karena itu segala hal seperti memberi dan menerima dilakukan secara wajar tanpa ada kecurangan. Biasanya jika diketahui ada yang berbuat curang maka akan mendapat hukuman yang berat dari masyarakat.
      • Tegas
      Manusia Karo memiliki sifat tegas, cepat berpikir, dan cepat bertindak. Mereka tidak begitu lembut menghadapi suatu masalah, apalagi masalah yang dianggap prinsipil, meski sebenarnya dapat memberi risiko bagi diri sendiri ataupun keluarganya.
      • Berani
      Sejak kecil seorang Karo diajar oleh orang tuanya atau neneknya bahwa setiap manusia sederajat, tidak ada yang lebih istimewa tidak ada yang lebih hina. Yang berbeda hanyalah suratan tangan dan takdirnya. Mungkin hal ini lah yang menyebabkan seorang Karo tidak pernah ragu untuk berbuat atau pergi ke mana pun. Mereka berani karena benar dan mengaku salah jika memang melakukannya.
      Keberanian ini juga ditunjukkan ketika berkecamuk perang antara kerajaan Deli dan kerajaan Aceh pada abad XVII dan juga perjuangan melawan penjajahan Belanda.
      • Percaya Diri
      Umumnya orang Karo percaya pada kekuatannya sendiri. Mereka jarang menggantungkan nasib pada orang lain.
      • Pemalu
      Sifat pemalu dimiliki dengan kuat oleh orang Karo, terutama rasa malu kalau menggantungkan diri pada orang lain dan juga kalau harga diri dan nama baik keluarga sudah tercoreng.
      • Tidak Serakah
      Secara umum orang Karo tidak serakah atau tamak. Mereka memang mendambakan hidup sejahtera namun bukan melalu cara serakah. Mereka gigih mempertahankan sesuatu kalau memang itu adalah haknya.
      • Mudah Tersinggung dan Pendendam
      Kebanyakan orang Karo cepat tersinggung jika dirinya atau keluarganya dikata-katai secara negatif oleh orang lain, baik secara terbuka maupun terselubung. Kalau sudah tersinggung orang tersebut segera menjumpai orang yang menghinanya dan menyelesaikan dengan segera. Kalau tidak maka akan berlarut menjadi dendam. Biasanya dendam itu ingin dilunasi dengan cara yang kurang pertimbangan rasional.
      Untuk menghindari penyelesaian secara irasional, biasanya ada pihak ketiga yang berusaha mendamaikan secara adat.
      • Berpendirian Teguh
      Orang Karo umumnya berpendirian teguh. Sekali memiliki suatu pendirian, sukar baginya untuk merubah pendiriannya tersebut, kecuali kalau dalam situasi terpaksa. Tapi biasanya ini terjadi saat-saat tertenu, misalnya bersandiwara atau pada orang lain.
      • Sopan
      Pembawaan sopan bergaul ditengah orang ramai dan dalam keluarga, merupakan bagian dari sikap hidup orang Karo. Sikap ini mungkin dilandasi pemikiran bahwa dalam bermasyarakat harus saling menghargai yakni berbuat sopan dan menghormati pihak lain, bukan dengan pura-pura. Gaya orang Karo berbicara menunjukkan sikap sopan dengan tutur kata yang halus dan tidak keras.
      • Selalu Menjaga Nama Baik Keluarga dan Harga Diri
      Sejak kecil orang Karo diajari harus pandai-pandai menjaga diri dan nama baik keluarga. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari orang Karo sangat menghargai martabat keluarganya. Maka seseorang selalu terpanggil jiwanya untuk membela kehormatan keluarganya jka hal itu dianggapnya pantas. Pencemaran nama baik keluarga dianggap merupakan tamparan bagi seluruh anggota keluarga turun temurun dan pasti menimbulkan dendam kesumat, yang kadang-kadang nyawa sering jadi taruhannya.

      Menyangkut harga diri dan keluarga, sejak belasan tahun terakhir ini pada sebagian masyarakat Karo, telah berkembang upaya untuk tidak mau kalah dari orang lain dan menunjukkan bahwa dia juga berkemampuan seperti apa yang telah ditunjukkan.
      • Rasional dan Kritis
      Berpikir kritis dan rasional juga merupakan sifat khas orang Karo. Dalam menghadapi persoalan, orang Karo tidak begitu cepat emosional, tapi selalu dipikirkan dulu secara rasional dan kritis. Oleh karena itu mereka tidak begitu mudah terbuai oleh suatu rayuan. Sikap kritis ini sering membuat pihak lain kecewa karena dianggap bandel sehingga tidak mudah membawanya ke satu tujuan yang dimaksudkan. Contohnya adalah dalam penyebaran agama di dalam masyarakat Karo.
      • Mudah Menyesuaikan Diri
      Karena sopan bergaul, selalu menghormati sesama anggota masyarakat, orang Karo secara mudah mampu menyesuaikan diri di tengah masyarakat baru, tempat mereka berdomisili.
      • Gigih Mencari Pengetahuan
      Karena sadar dalam hidp selalu kekurangan ilmu sebagai pegangan hidup, orang Karo sejak dulu sangat gandrung mencari ilmu pengetahuan. Maka ditiap kesempatan yang memungkinkan, orang Karo mencari ilmu pengetahuan dengan segala kegigihan. Untuk mendapat ilmu pengetahuan, mereka rela menempuh dengan segala penderitaan. Rintangan mereka atasi dengan segala ketabahan.
      • Mudah Iri dan Dengki
      Iri dan dengki dalam bahasa Karo adalah cian. Teman sejoli dari iri adalah cemburu. Keduanya ini secara nyata selalu mengarah pada yang tidak baik. Sifat-sifat dengki/cemburu masih bersemayam pada masyarakat Karo.
      Penyakit lain yang mirip yang masih ada dalam masyarakat Karo adalah kesukaan sebagian besar kaum ibu-ibu mengata-ngatai orang lain secara negatif. Sifat ini dalam bahasa Karo adalah “Cekurak“.
      • Mementingkan Prosedur
      Orang Karo sejak zaman dulu ternyata mematuhi apa-apa yang telah menjadi kesepakatan bersama mengenai berbagai persoalan. Seseorang jarang sekali melanggar kesepakatan itu, sebab besar resikonya. Karena itu jika ada anggota masyarakat yang berbuat melangkahi aturan umum, biasanya terjadi keributan.
       
       
      --
       
      KOMENTAR
       
      Sangat menarik dan sangat betul saya pikir menggambarkan orang Karo. Dua sifat saya lihat:
       
      'tidak serakah',  bisa dibandingkan keserakahan digambarkan Marx: "kalau untung 50 % mempertaruhkan nyawa anaknya, untung 100% mempertaruhkan lehernya sendiri", sangat tak masuk akal bagi orng Karo. Orang Karo malah berkorban untuk anaknya. Kenapa ya? Sangat unik!
       
      'cekurak', belum pernah saya melihat ada suku bangsa yang tak mau cekurak, termasuk  dikalangan wanita hehehe . . .  tak tahu juga sebabnya mengapa dikalangan wanita lebih sering 'ditonjolkan'.  Atau laki-laki 'malas' cekurak? Atau sebenarnya sama saja laki wanita?
      Tapi ada perbedaan antara bangsa/nation dalam pelaksanaan : orang Eropah lebih 'halus', terutama dikalangan politisi.  Tapi dikalangan wanitanya sangat sering terjadi seseorang terpaksa berhenti dari kerjanya karena 'cekurak' orang lain ditempat kerja. Wanita tak tahan, (laki lebih tahan?).
       
      Adakah positif negatifnya cekurak?
       
      MUG
       
       
    • b_4176_un
      Banci si nen kalak Karo I kab. Langkat, Karo, Deliserdang. Biasana lit perkisatna erdahin (pemalas) madin ia ersatur ntah pe erjudi (jokkor karo, leng, qiu2,
      Message 2 of 5 , Mar 5, 2013
      • 0 Attachment
        Banci si nen kalak Karo I kab. Langkat, Karo, Deliserdang. Biasana lit perkisatna erdahin (pemalas) madin ia ersatur ntah pe erjudi (jokkor karo, leng, qiu2, forty one, rsb) I kede kopi. Ndeharana kujuma erdahin janah ngerembah anak.

        Bas dunia konstruksi pe kalak kita karo no 2 ibas malas e ndai, dari krina suku I Sumatera utara. No 1 kade2ta si sada pulau nari pantai barat.

        Emaka tingkat penduduk pendatang I kab karo tiap tahun meningkat, si ngemo2 kujuma pe go lalan kita jawa ras tapanuli. Tiap pagi2 go mangkal I simpang 3 laudah nimai kalak si merluken tenagana.

        Daerah lau bawang, laudah, tanehna pe embang nge enggo I sulap jadi rumah2 kontraken. Labo ia mbiar tading I duru embang, sada waktu banci saja nge longsor adi lanai lit kayu na.

        Bujur
        Powered by Telkomsel BlackBerry®

        From: roberto.kaban@...
        Sender: komunitaskaro@yahoogroups.com
        Date: Tue, 5 Mar 2013 11:49:37 +0000
        To: komunitaskaro@yahoogroups.com<komunitaskaro@yahoogroups.com>
        ReplyTo: komunitaskaro@yahoogroups.com
        Subject: Re: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

         

        Mjj permilis,

        Sepertinya sifat "Mudah Tersinggung dan Pendendam" aja yg khas, selebihnya bawaan lahir.maaf, ini menurut saya.

        Bujur,


        From: MU Ginting <gintingmu@...>
        Sender: komunitaskaro@yahoogroups.com
        Date: Tue, 5 Mar 2013 11:36:33 +0000 (GMT)
        To: tanahkaro@yahoogroups.com<tanahkaro@yahoogroups.com>; komunitaskaro@yahoogroups.com<komunitaskaro@yahoogroups.com>; infokaro@yahoogroups.com<infokaro@yahoogroups.com>; forumkaro@yahoogroups.com<forumkaro@yahoogroups.com>
        ReplyTo: komunitaskaro@yahoogroups.com
        Subject: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

         

        "Sifat dan Tabiat Orang Karo"
        Berikut adalah rangkuman dari sebuah artikel berjudul "Sifat dan Tabiat Orang Karo" yang ditulis oleh Drs. Tridah Bangun. Kebetulan artikel tersebut diterbitkan dalam kumpulan artikel-artikel tentang masyarakat Karo dengan judul yang sama (Bangun, Tridah. Sifat dan Tabiat Orang Karo. Yayasan Lau Simalem, Jakarta, 2006).
        Tulisan beliau tersebut juga merupakan hasil wawancara terhadap 3 orang pakar adat istiadat Karo yakni (alm.) Nulbasi Bangun, (alm.) Sental Sinuraya, dan (alm.) Gancih Tarigan dan hasil-hasil penggalian tulisan-tulisan dengan tema serupa yang sudah ditulis sejak lama. Ada paling tidak ditulis pada artikel tersebut 15 sifat-sifat yang umum dimiliki oleh manusia Karo.
        Sifat-sifat yang dituliskan dalam artikel tersebut yang sudah diringkas antara lain :
        • Jujur
        Orang Karo umumnya tinggal di kampung. Mereka hidup dengan kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi di lingkungan tradisional tersebut. Oleh karena itu segala hal seperti memberi dan menerima dilakukan secara wajar tanpa ada kecurangan. Biasanya jika diketahui ada yang berbuat curang maka akan mendapat hukuman yang berat dari masyarakat.
        • Tegas
        Manusia Karo memiliki sifat tegas, cepat berpikir, dan cepat bertindak. Mereka tidak begitu lembut menghadapi suatu masalah, apalagi masalah yang dianggap prinsipil, meski sebenarnya dapat memberi risiko bagi diri sendiri ataupun keluarganya.
        • Berani
        Sejak kecil seorang Karo diajar oleh orang tuanya atau neneknya bahwa setiap manusia sederajat, tidak ada yang lebih istimewa tidak ada yang lebih hina. Yang berbeda hanyalah suratan tangan dan takdirnya. Mungkin hal ini lah yang menyebabkan seorang Karo tidak pernah ragu untuk berbuat atau pergi ke mana pun. Mereka berani karena benar dan mengaku salah jika memang melakukannya.
        Keberanian ini juga ditunjukkan ketika berkecamuk perang antara kerajaan Deli dan kerajaan Aceh pada abad XVII dan juga perjuangan melawan penjajahan Belanda.
        • Percaya Diri
        Umumnya orang Karo percaya pada kekuatannya sendiri. Mereka jarang menggantungkan nasib pada orang lain.
        • Pemalu
        Sifat pemalu dimiliki dengan kuat oleh orang Karo, terutama rasa malu kalau menggantungkan diri pada orang lain dan juga kalau harga diri dan nama baik keluarga sudah tercoreng.
        • Tidak Serakah
        Secara umum orang Karo tidak serakah atau tamak. Mereka memang mendambakan hidup sejahtera namun bukan melalu cara serakah. Mereka gigih mempertahankan sesuatu kalau memang itu adalah haknya.
        • Mudah Tersinggung dan Pendendam
        Kebanyakan orang Karo cepat tersinggung jika dirinya atau keluarganya dikata-katai secara negatif oleh orang lain, baik secara terbuka maupun terselubung. Kalau sudah tersinggung orang tersebut segera menjumpai orang yang menghinanya dan menyelesaikan dengan segera. Kalau tidak maka akan berlarut menjadi dendam. Biasanya dendam itu ingin dilunasi dengan cara yang kurang pertimbangan rasional.
        Untuk menghindari penyelesaian secara irasional, biasanya ada pihak ketiga yang berusaha mendamaikan secara adat.
        • Berpendirian Teguh
        Orang Karo umumnya berpendirian teguh. Sekali memiliki suatu pendirian, sukar baginya untuk merubah pendiriannya tersebut, kecuali kalau dalam situasi terpaksa. Tapi biasanya ini terjadi saat-saat tertenu, misalnya bersandiwara atau pada orang lain.
        • Sopan
        Pembawaan sopan bergaul ditengah orang ramai dan dalam keluarga, merupakan bagian dari sikap hidup orang Karo. Sikap ini mungkin dilandasi pemikiran bahwa dalam bermasyarakat harus saling menghargai yakni berbuat sopan dan menghormati pihak lain, bukan dengan pura-pura. Gaya orang Karo berbicara menunjukkan sikap sopan dengan tutur kata yang halus dan tidak keras.
        • Selalu Menjaga Nama Baik Keluarga dan Harga Diri
        Sejak kecil orang Karo diajari harus pandai-pandai menjaga diri dan nama baik keluarga. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari orang Karo sangat menghargai martabat keluarganya. Maka seseorang selalu terpanggil jiwanya untuk membela kehormatan keluarganya jka hal itu dianggapnya pantas. Pencemaran nama baik keluarga dianggap merupakan tamparan bagi seluruh anggota keluarga turun temurun dan pasti menimbulkan dendam kesumat, yang kadang-kadang nyawa sering jadi taruhannya.

        Menyangkut harga diri dan keluarga, sejak belasan tahun terakhir ini pada sebagian masyarakat Karo, telah berkembang upaya untuk tidak mau kalah dari orang lain dan menunjukkan bahwa dia juga berkemampuan seperti apa yang telah ditunjukkan.
        • Rasional dan Kritis
        Berpikir kritis dan rasional juga merupakan sifat khas orang Karo. Dalam menghadapi persoalan, orang Karo tidak begitu cepat emosional, tapi selalu dipikirkan dulu secara rasional dan kritis. Oleh karena itu mereka tidak begitu mudah terbuai oleh suatu rayuan. Sikap kritis ini sering membuat pihak lain kecewa karena dianggap bandel sehingga tidak mudah membawanya ke satu tujuan yang dimaksudkan. Contohnya adalah dalam penyebaran agama di dalam masyarakat Karo.
        • Mudah Menyesuaikan Diri
        Karena sopan bergaul, selalu menghormati sesama anggota masyarakat, orang Karo secara mudah mampu menyesuaikan diri di tengah masyarakat baru, tempat mereka berdomisili.
        • Gigih Mencari Pengetahuan
        Karena sadar dalam hidp selalu kekurangan ilmu sebagai pegangan hidup, orang Karo sejak dulu sangat gandrung mencari ilmu pengetahuan. Maka ditiap kesempatan yang memungkinkan, orang Karo mencari ilmu pengetahuan dengan segala kegigihan. Untuk mendapat ilmu pengetahuan, mereka rela menempuh dengan segala penderitaan. Rintangan mereka atasi dengan segala ketabahan.
        • Mudah Iri dan Dengki
        Iri dan dengki dalam bahasa Karo adalah cian. Teman sejoli dari iri adalah cemburu. Keduanya ini secara nyata selalu mengarah pada yang tidak baik. Sifat-sifat dengki/cemburu masih bersemayam pada masyarakat Karo.
        Penyakit lain yang mirip yang masih ada dalam masyarakat Karo adalah kesukaan sebagian besar kaum ibu-ibu mengata-ngatai orang lain secara negatif. Sifat ini dalam bahasa Karo adalah “Cekurak“.
        • Mementingkan Prosedur
        Orang Karo sejak zaman dulu ternyata mematuhi apa-apa yang telah menjadi kesepakatan bersama mengenai berbagai persoalan. Seseorang jarang sekali melanggar kesepakatan itu, sebab besar resikonya. Karena itu jika ada anggota masyarakat yang berbuat melangkahi aturan umum, biasanya terjadi keributan.
         
         
        --
         
        KOMENTAR
         
        Sangat menarik dan sangat betul saya pikir menggambarkan orang Karo. Dua sifat saya lihat:
         
        'tidak serakah',  bisa dibandingkan keserakahan digambarkan Marx: "kalau untung 50 % mempertaruhkan nyawa anaknya, untung 100% mempertaruhkan lehernya sendiri", sangat tak masuk akal bagi orng Karo. Orang Karo malah berkorban untuk anaknya. Kenapa ya? Sangat unik!
         
        'cekurak', belum pernah saya melihat ada suku bangsa yang tak mau cekurak, termasuk  dikalangan wanita hehehe . . .  tak tahu juga sebabnya mengapa dikalangan wanita lebih sering 'ditonjolkan'.  Atau laki-laki 'malas' cekurak? Atau sebenarnya sama saja laki wanita?
        Tapi ada perbedaan antara bangsa/nation dalam pelaksanaan : orang Eropah lebih 'halus', terutama dikalangan politisi.  Tapi dikalangan wanitanya sangat sering terjadi seseorang terpaksa berhenti dari kerjanya karena 'cekurak' orang lain ditempat kerja. Wanita tak tahan, (laki lebih tahan?).
         
        Adakah positif negatifnya cekurak?
         
        MUG
         
         
      • MU Ginting
        Di Bali banyak pendatang tukang sate yang beli tanah, orang Bali jual tanah untuk beli sate hehehe . . . Di Karo kontradiksina lit saling kata bangun emkap
        Message 3 of 5 , Mar 6, 2013
        • 0 Attachment
          Di Bali banyak pendatang tukang sate yang beli tanah, orang Bali jual tanah untuk beli sate hehehe . . .
          Di Karo kontradiksina lit saling kata 'bangun' emkap 'kemalasan' kontra tambah pendatang.
          Ketika ex gubsu Syamsul Arifin sedang jayanya dia bilang kalau orang Melalyu dituduh pemalas (di Karo Langkat banyak orang Melayu konco orang Karo), tapi saya punya rezeki katanya. Orang Karo punya rezeki, tapi berapa lama? Bagi Syamsul sudah terlihat tak lama hehehe . . .  
          MUG
           
           
          From: "b_4176_un@..." <b_4176_un@...>
          To: komunitaskaro@yahoogroups.com
          Sent, 6 mars 2013 6:28
          Subject: Bls: Re: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"
           
          Banci si nen kalak Karo I kab. Langkat, Karo, Deliserdang. Biasana lit perkisatna erdahin (pemalas) madin ia ersatur ntah pe erjudi (jokkor karo, leng, qiu2, forty one, rsb) I kede kopi. Ndeharana kujuma erdahin janah ngerembah anak.

          Bas dunia konstruksi pe kalak kita karo no 2 ibas malas e ndai, dari krina suku I Sumatera utara. No 1 kade2ta si sada pulau nari pantai barat.

          Emaka tingkat penduduk pendatang I kab karo tiap tahun meningkat, si ngemo2 kujuma pe go lalan kita jawa ras tapanuli. Tiap pagi2 go mangkal I simpang 3 laudah nimai kalak si merluken tenagana.

          Daerah lau bawang, laudah, tanehna pe embang nge enggo I sulap jadi rumah2 kontraken. Labo ia mbiar tading I duru embang, sada waktu banci saja nge longsor adi lanai lit kayu na.

          Bujur
          Powered by Telkomsel BlackBerry®
          From: roberto.kaban@...
          Sender: komunitaskaro@yahoogroups.com
          Date: Tue, 5 Mar 2013 11:49:37 +0000
          To: komunitaskaro@yahoogroups.com<komunitaskaro@yahoogroups.com>
          ReplyTo: komunitaskaro@yahoogroups.com
          Subject: Re: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

           
          Mjj permilis,

          Sepertinya sifat "Mudah Tersinggung dan Pendendam" aja yg khas, selebihnya bawaan lahir.maaf, ini menurut saya.

          Bujur,
          From: MU Ginting <gintingmu@...>
          Sender: komunitaskaro@yahoogroups.com
          Date: Tue, 5 Mar 2013 11:36:33 +0000 (GMT)
          To: tanahkaro@yahoogroups.com<tanahkaro@yahoogroups.com>; komunitaskaro@yahoogroups.com<komunitaskaro@yahoogroups.com>; infokaro@yahoogroups.com<infokaro@yahoogroups.com>; forumkaro@yahoogroups.com<forumkaro@yahoogroups.com>
          ReplyTo: komunitaskaro@yahoogroups.com
          Subject: [komunitaskaro] "Sifat dan Tabiat Orang Karo"

           
          "Sifat dan Tabiat Orang Karo"
          Berikut adalah rangkuman dari sebuah artikel berjudul "Sifat dan Tabiat Orang Karo" yang ditulis oleh Drs. Tridah Bangun. Kebetulan artikel tersebut diterbitkan dalam kumpulan artikel-artikel tentang masyarakat Karo dengan judul yang sama (Bangun, Tridah. Sifat dan Tabiat Orang Karo. Yayasan Lau Simalem, Jakarta, 2006).
          Tulisan beliau tersebut juga merupakan hasil wawancara terhadap 3 orang pakar adat istiadat Karo yakni (alm.) Nulbasi Bangun, (alm.) Sental Sinuraya, dan (alm.) Gancih Tarigan dan hasil-hasil penggalian tulisan-tulisan dengan tema serupa yang sudah ditulis sejak lama. Ada paling tidak ditulis pada artikel tersebut 15 sifat-sifat yang umum dimiliki oleh manusia Karo.
          Sifat-sifat yang dituliskan dalam artikel tersebut yang sudah diringkas antara lain :
          • Jujur
          Orang Karo umumnya tinggal di kampung. Mereka hidup dengan kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi di lingkungan tradisional tersebut. Oleh karena itu segala hal seperti memberi dan menerima dilakukan secara wajar tanpa ada kecurangan. Biasanya jika diketahui ada yang berbuat curang maka akan mendapat hukuman yang berat dari masyarakat.
          • Tegas
          Manusia Karo memiliki sifat tegas, cepat berpikir, dan cepat bertindak. Mereka tidak begitu lembut menghadapi suatu masalah, apalagi masalah yang dianggap prinsipil, meski sebenarnya dapat memberi risiko bagi diri sendiri ataupun keluarganya.
          • Berani
          Sejak kecil seorang Karo diajar oleh orang tuanya atau neneknya bahwa setiap manusia sederajat, tidak ada yang lebih istimewa tidak ada yang lebih hina. Yang berbeda hanyalah suratan tangan dan takdirnya. Mungkin hal ini lah yang menyebabkan seorang Karo tidak pernah ragu untuk berbuat atau pergi ke mana pun. Mereka berani karena benar dan mengaku salah jika memang melakukannya.
          Keberanian ini juga ditunjukkan ketika berkecamuk perang antara kerajaan Deli dan kerajaan Aceh pada abad XVII dan juga perjuangan melawan penjajahan Belanda.
          • Percaya Diri
          Umumnya orang Karo percaya pada kekuatannya sendiri. Mereka jarang menggantungkan nasib pada orang lain.
          • Pemalu
          Sifat pemalu dimiliki dengan kuat oleh orang Karo, terutama rasa malu kalau menggantungkan diri pada orang lain dan juga kalau harga diri dan nama baik keluarga sudah tercoreng.
          • Tidak Serakah
          Secara umum orang Karo tidak serakah atau tamak. Mereka memang mendambakan hidup sejahtera namun bukan melalu cara serakah. Mereka gigih mempertahankan sesuatu kalau memang itu adalah haknya.
          • Mudah Tersinggung dan Pendendam
          Kebanyakan orang Karo cepat tersinggung jika dirinya atau keluarganya dikata-katai secara negatif oleh orang lain, baik secara terbuka maupun terselubung. Kalau sudah tersinggung orang tersebut segera menjumpai orang yang menghinanya dan menyelesaikan dengan segera. Kalau tidak maka akan berlarut menjadi dendam. Biasanya dendam itu ingin dilunasi dengan cara yang kurang pertimbangan rasional.
          Untuk menghindari penyelesaian secara irasional, biasanya ada pihak ketiga yang berusaha mendamaikan secara adat.
          • Berpendirian Teguh
          Orang Karo umumnya berpendirian teguh. Sekali memiliki suatu pendirian, sukar baginya untuk merubah pendiriannya tersebut, kecuali kalau dalam situasi terpaksa. Tapi biasanya ini terjadi saat-saat tertenu, misalnya bersandiwara atau pada orang lain.
          • Sopan
          Pembawaan sopan bergaul ditengah orang ramai dan dalam keluarga, merupakan bagian dari sikap hidup orang Karo. Sikap ini mungkin dilandasi pemikiran bahwa dalam bermasyarakat harus saling menghargai yakni berbuat sopan dan menghormati pihak lain, bukan dengan pura-pura. Gaya orang Karo berbicara menunjukkan sikap sopan dengan tutur kata yang halus dan tidak keras.
          • Selalu Menjaga Nama Baik Keluarga dan Harga Diri
          Sejak kecil orang Karo diajari harus pandai-pandai menjaga diri dan nama baik keluarga. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari orang Karo sangat menghargai martabat keluarganya. Maka seseorang selalu terpanggil jiwanya untuk membela kehormatan keluarganya jka hal itu dianggapnya pantas. Pencemaran nama baik keluarga dianggap merupakan tamparan bagi seluruh anggota keluarga turun temurun dan pasti menimbulkan dendam kesumat, yang kadang-kadang nyawa sering jadi taruhannya.

          Menyangkut harga diri dan keluarga, sejak belasan tahun terakhir ini pada sebagian masyarakat Karo, telah berkembang upaya untuk tidak mau kalah dari orang lain dan menunjukkan bahwa dia juga berkemampuan seperti apa yang telah ditunjukkan.
          • Rasional dan Kritis
          Berpikir kritis dan rasional juga merupakan sifat khas orang Karo. Dalam menghadapi persoalan, orang Karo tidak begitu cepat emosional, tapi selalu dipikirkan dulu secara rasional dan kritis. Oleh karena itu mereka tidak begitu mudah terbuai oleh suatu rayuan. Sikap kritis ini sering membuat pihak lain kecewa karena dianggap bandel sehingga tidak mudah membawanya ke satu tujuan yang dimaksudkan. Contohnya adalah dalam penyebaran agama di dalam masyarakat Karo.
          • Mudah Menyesuaikan Diri
          Karena sopan bergaul, selalu menghormati sesama anggota masyarakat, orang Karo secara mudah mampu menyesuaikan diri di tengah masyarakat baru, tempat mereka berdomisili.
          • Gigih Mencari Pengetahuan
          Karena sadar dalam hidp selalu kekurangan ilmu sebagai pegangan hidup, orang Karo sejak dulu sangat gandrung mencari ilmu pengetahuan. Maka ditiap kesempatan yang memungkinkan, orang Karo mencari ilmu pengetahuan dengan segala kegigihan. Untuk mendapat ilmu pengetahuan, mereka rela menempuh dengan segala penderitaan. Rintangan mereka atasi dengan segala ketabahan.
          • Mudah Iri dan Dengki
          Iri dan dengki dalam bahasa Karo adalah cian. Teman sejoli dari iri adalah cemburu. Keduanya ini secara nyata selalu mengarah pada yang tidak baik. Sifat-sifat dengki/cemburu masih bersemayam pada masyarakat Karo.
          Penyakit lain yang mirip yang masih ada dalam masyarakat Karo adalah kesukaan sebagian besar kaum ibu-ibu mengata-ngatai orang lain secara negatif. Sifat ini dalam bahasa Karo adalah “Cekurak“.
          • Mementingkan Prosedur
          Orang Karo sejak zaman dulu ternyata mematuhi apa-apa yang telah menjadi kesepakatan bersama mengenai berbagai persoalan. Seseorang jarang sekali melanggar kesepakatan itu, sebab besar resikonya. Karena itu jika ada anggota masyarakat yang berbuat melangkahi aturan umum, biasanya terjadi keributan.
           
           
          --
           
          KOMENTAR
           
          Sangat menarik dan sangat betul saya pikir menggambarkan orang Karo. Dua sifat saya lihat:
           
          'tidak serakah',  bisa dibandingkan keserakahan digambarkan Marx: "kalau untung 50 % mempertaruhkan nyawa anaknya, untung 100% mempertaruhkan lehernya sendiri", sangat tak masuk akal bagi orng Karo. Orang Karo malah berkorban untuk anaknya. Kenapa ya? Sangat unik!
           
          'cekurak', belum pernah saya melihat ada suku bangsa yang tak mau cekurak, termasuk  dikalangan wanita hehehe . . .  tak tahu juga sebabnya mengapa dikalangan wanita lebih sering 'ditonjolkan'.  Atau laki-laki 'malas' cekurak? Atau sebenarnya sama saja laki wanita?
          Tapi ada perbedaan antara bangsa/nation dalam pelaksanaan : orang Eropah lebih 'halus', terutama dikalangan politisi.  Tapi dikalangan wanitanya sangat sering terjadi seseorang terpaksa berhenti dari kerjanya karena 'cekurak' orang lain ditempat kerja. Wanita tak tahan, (laki lebih tahan?).
           
          Adakah positif negatifnya cekurak?
           
          MUG
           
           
        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.