Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Toko komik online

Expand Messages
  • karna
    wah, kalo itu bapak harus nanya langsung ke orang2 yg berbisnis lewat e-commerce. Mungkin kalau ada seminar atau workshop e-commerce perlu bapak ikuti.
    Message 1 of 14 , May 4 9:58 PM
    • 0 Attachment
      wah, kalo itu bapak harus nanya langsung ke orang2 yg berbisnis lewat
      e-commerce. Mungkin kalau ada seminar atau workshop e-commerce perlu
      bapak ikuti.

      --- In komik_indonesia@yahoogroups.com, "jerawatpede"
      <jerawatpede@...> wrote:
      >
      > cara bagi keuntungannya bagaimana pak ?
    • sigit kusumo
      kami disini hanya membantu bagi para rekan2x komikus ataw studio komik indie yang mau berjualan komik.situs kami sedang dalam pengerjaan.seperti
      Message 2 of 14 , May 6 10:32 PM
      • 0 Attachment
        kami disini hanya membantu bagi para rekan2x komikus ataw studio komik indie yang mau berjualan komik.situs kami sedang dalam pengerjaan.seperti amazon.com..kami hanya mencontoh cara menjualnya saja yaitu pihak komikus/studio komik yang akan mengirim komiknya kepada pembeli yang berminat,kami hanya menjembatani antara para pembeli dan komikus/studio komik.untuk itu kami hanya melakukan promosi terhadap komik2x kalian...oh ya terimakasih atas tanggapannya buat rekan2x semua.
        ini ada syarat2x bagi yang berminat dan bagi yang kurang jelas..silahkan pusing hehehe:

        Akan dibangun sebuah situs yang akan menjual komik2x indie kalian yang bernama indoindie.com.kami hanya menyediakan wadah dan
        promosi bagi komik2x kalian.adapun syarat2xnya adalah sbb:

        1.kirim daftar komik2x kalian beserta harganya,ongkos kirim dan image cover dari komik2x kalian dengan format 320x240.jpeg.
        kemudian kirim ke udinker@....

        2.cantumkan juga nomer telepon yang dapat dihubungi kalow bisa nomer hape dan alamat e-mail yang 24 jam kalian pantau terus
        kemudian alamat lengkap rumah/studio komik dan nomer rekening bank kalian (kalow punya).

        3.jika ada pembeli yang akan memesan komik kalian maka kami akan menghubungi kalian dan kalian segera mengirim komiknya ke
        alamat pembeli tersebut...

        4.segera kirim bukti pengiriman komik kalian ke alamat e-mail kami yang tercantum di situs indoindie.com...

        5.kami akan segera mengirim uang hasil penjualan komik kalian melalui transfer atau via pos.

        mudah sekali bukan...ayo jangan ragu segera bergabung dengan situs indoindie.com demi memajukan dunia indie khususnya komik2x
        indie indonesia..caiyo !!



        ---------------------------------
        Bored stiff? Loosen up...
        Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games.

        [Non-text portions of this message have been removed]
      • suryo_anglagard
        sekedar sharing info ttg Amazon/ toko buku online. Pada dasarnya toko buku online spt Amazon ini menghapuskan paradigma bhw sebuah toko hrs punya ruangan utk
        Message 3 of 14 , May 7 6:58 PM
        • 0 Attachment
          sekedar sharing info ttg Amazon/ toko buku online.

          Pada dasarnya toko buku online spt Amazon ini menghapuskan paradigma
          bhw sebuah toko hrs punya ruangan utk display. Selain luasnya
          ruangan terbatas, jumlah display pun terbatas. Sehingga buku2 yg
          bisa dipajang menjadi terbatas. Dgn adanya toko maya, maka tidak
          diperlukan lagi 'ruang' dan 'display'. Kedua itu sudah digantikan
          dgn catalog online, dan buku yg bisa dipajang menjadi tak terbatas.

          Sebagian barang tersedia di gudang Amazon dan siap berangkat.
          Barang2 inilah yg biasanya ditulis disana dgn 'Ship in 24 hours'.
          Sebagian barang lain adanya di gudang penerbit. Mereka baru akan
          kirim ke Amazon, jika ada pelanggan yg beli. Lalu oleh Amazon,
          seluruh barang tsb dikemas dlm 1 box dan dikirim ke kita (krn tidak
          semua belanjaan kita berasal dari 1 penerbit).

          Jadi pada dasarnya Amazon itu jualan katalog.

          Produk lain yg dijual Amazon adalah data. Berbeda dgn buku, yg
          berupa fisik, maka data ya data. Gudang penyimpanan data bukanlah
          gudang buku, melainkan harddisk yg gede banget. Data inilah yg
          biasanya kita kenal dgn e-book atau mp3. Kita membelinya secara
          download. E-book banyak yg berpa novel, cerpen atau jurnal ilmiah.

          Sisanya, Amazon berfungsi sbg tempat orang beriklan. Biasanya ini
          dikenal dgn Marketplace atau Z Shops

          Kalo pengen tahu lebih banyak, saya sarankan baca buku The Long Tail
          karya Chris Anderson. Sudah diterjemahkan oleh GPU. Dgn baca ini,
          saya harap semua teman yg terlibat di komik (komikus, toko buku,
          penerbit, pembaca, pelanggan, distributor) dapat membuka mata krn
          inilah trend perdagangan abad 21. Jika distribusi dan penjualan
          komik mau ekspansif, inilah salah satu yg perlu dipertimbangkan utk
          dilakukan

          suryo
        • sandyjatmiko
          ... Thanks atas infonya. Secara Global memang inilah trend perdagangan abad 21. Saya pernah membaca dinegara2 maju (saya tdk ingat nama negaranya)bahwa toko2
          Message 4 of 14 , May 18 3:05 AM
          • 0 Attachment
            --- In komik_indonesia@yahoogroups.com, "suryo_anglagard"
            <surjorimba@...> wrote:
            >
            >
            >
            > Kalo pengen tahu lebih banyak, saya sarankan baca buku The Long Tail
            > karya Chris Anderson. Sudah diterjemahkan oleh GPU. Dgn baca ini,
            > saya harap semua teman yg terlibat di komik (komikus, toko buku,
            > penerbit, pembaca, pelanggan, distributor) dapat membuka mata krn
            > inilah trend perdagangan abad 21. Jika distribusi dan penjualan
            > komik mau ekspansif, inilah salah satu yg perlu dipertimbangkan utk
            > dilakukan
            >
            > suryo


            Thanks atas infonya. Secara Global memang inilah trend perdagangan
            abad 21. Saya pernah membaca dinegara2 maju (saya tdk ingat nama
            negaranya)bahwa toko2 buku disana nyaris tidak menjual buku2nya. Toko2
            itu hanya berfungsi sebagai ruang display saja. Buku2 itu dijual
            hampir seluruhnya secara online. Itu gambaran yg sangat bagus, namun
            kita ada di negara Indonesia, yg kebanyakan apa-apanya serba
            ketinggalan. Saya tidak tahu apakah jika berjualan secara online
            begini di Indonesia dgn segala fasilitasnya yg kurang mendukung, kita
            bisa bersaing dgn negara2 maju itu dalam perdagangan online ini? Di
            Indonesia kendala teknisnya masih banyak banget, mulai dari kendala
            SDM, fasilitas utk internet(kecepatan transfer data, bandwidth dari
            backbone internet, fasilitas dari telkom, dll), prosedur pengiriman
            barang-barang, goodwill dari pemerintah juga kurang, dll, dll, dll
            masih kurang. Barangkali jika kita berpindah ke negara maju dan
            memulai bisnis on-line dari sana mungkin bisa lebih menolong karena
            semua fasilitas pendukung untuk bisnis online di negara-negara maju
            itu sudah sangat mendukung.

            Wacana yg disampaikan oleh mas Suryo memang sangat ideal (normatif
            banget!) tapi hendaknya kita jangan terlalu muluk2 karena kita
            berpijak di Indonesia! Pengalaman buruk saya dengan berbelanja secara
            online dgn Inibuku.com (yg berbasis di Indonesia) membuat saya sadar
            utk selalu lihat kenyataan diri kita. Tidak tahu mau sampai kapan
            Indonesia bisa seperti yg disebut2 oleh mas Suryo itu! Jadi jangan
            kaget jika anda berbisnis secara online hasilnya tidak sebagus
            harapannya, ya maklum saja ini Indonesia!

            Salam,
            Sandy



            >
          • suryo_anglagard
            ... thx atas responnya. Yg Tauhid sebut itu benar. Bangsa kita memang belum terbiasa dgn teknologi internet. 220 juta jiwa. Namun sebagian dari mrk sudah
            Message 5 of 14 , May 21 6:22 AM
            • 0 Attachment
              "sandyjatmiko" <sandyjatmiko@...> wrote:
              >Pengalaman buruk saya dengan berbelanja secara
              > online dgn Inibuku.com (yg berbasis di Indonesia) membuat saya sadar
              > utk selalu lihat kenyataan diri kita. Tidak tahu mau sampai kapan
              > Indonesia bisa seperti yg disebut2 oleh mas Suryo itu! Jadi jangan
              > kaget jika anda berbisnis secara online hasilnya tidak sebagus
              > harapannya, ya maklum saja ini Indonesia!

              thx atas responnya. Yg Tauhid sebut itu benar. Bangsa kita memang
              belum terbiasa dgn teknologi internet. 220 juta jiwa. Namun sebagian
              dari mrk sudah familiar. Setidaknya sekitar 1000 org diantaranya sudah
              menjadi anggota milis ini. Belum milis2 komik lain yg anggotanya tidak
              menjadi anggota milis kita. Saya melihat ini peluang, walaupun jumlah
              potential customernya tidak sebanyak impian.

              Tapi semua hal di dunia ini berawal dari sebuah langkah. Nggada bouroq
              di kehidupan sehari2 kita.

              Ide yg saya sebut, bukan model2 Amazon atau Inibuku.com. Melainkan e-
              book. Maksudnya komik2 dijual berupa data, dibaca sbg data, dan sampai
              ke komputer kita berupa data. Tidak ada benda fisik spt buku yg
              beredar, shg tidak ada faktor masalah TIKI atau Pos Indonesia. E-komik
              nya di-set hanya layak dibaca di layar monitor. Bukan standar cetakan.
              Jadi kalo di print ukuran standar tidak akan bagus. Kecuali jika
              diperkecil.

              E-comic saya yakin punya pasar. Pertanyaan berikutnya pasti ttg
              security khan? Data bisa di-encrypt. Coba deh beli e-book dari Amazon.
              Nanti akan ketahuan ttg security yg saya maksud.

              Bgmn dgn pembajakan? Benda digital memang asyik utk dibajak. Tapi
              teknologi security juga terus berkembang. Jika sebuah data bisa di-
              crack, akan ketahuan koq sumbernya, alias siapa orang yg memegang data
              original. Itulah gunanya encrypt.

              Bgmn dgn kecepatan transfer? Kualitas kabel optik kita memang belum
              sempurna. Tapi kita sudah punya wireless. Ini lebih hebat khan drpd
              kabel optik?

              Realistis aja deh. Kalo mengharapkan judul2 komik lawas cetak ulang,
              forget it. Keep on dreaming. Skrg dijual dgn harga Rp 20rb-an aja
              selalu ada yg protes kemahalan. Cetak komik itu minimal 3000 buah.
              Milis ini yg anggotanya lebih dari 1000 orang aja ngga nyampe 50% nya
              yg beli setiap ada cetak ulang Gundala, Si Buta, Jampang, atau yg lain.

              E-comic adalah solusi terbaik bagi kita yg pengen baca komik2
              (terutama komik lama). Para komikus juga bisa bikin e-comic strip, dan
              kita para pembaca bisa langganan harian atau mingguan. Saya sudah 2
              thn ini langganan comic strip lewat internet dan dikirim harian. Komik
              strip Spiderman di Kompas itu, saya sudah langganan sejak 2 thn yl.
              Edisinya sama persis dgn Kompas, pada hari yg sama.

              Buka deh cakrawala pikiran kita. Ngga mungkin kita tetap berharap
              membaca komik2 lawas/ baru dgn harga yg terjangkau dan kualitas yg
              memadai. Jualan e-comic itu total pelanggan per judul mungkin ngga
              banyak. Tapi sebenarnya berapa jumlah pelanggan yg kita harapkan? Ngga
              220 juta penduduk khan? 2 juta? Utk komik ngga lah. Ring back tone nya
              Samsons aja lagu Kenangan Terindah terjual 2,1 juta d/l thn 2006.
              Komik berapa? 100.000 pelanggan utk per judul? Huhu.... Bagi saya,
              bisa dapat 1000 pelanggan aja sdh prestasi. Dari setiap e-comic yg
              terjual, data sales nya otomatis tercatat. Royalti kpd komikus bisa
              dipertanggungjawabkan at real time. Tidak spt komik cetakan yg mesti
              nunggu laporan penjualan stl 3 bulan edar.

              Baca deh buku The Long Tail dan buka cakrawala pikiran kita. Kita
              butuh revolusi, dan e-comic adalah salah satu solusi terbaik dan
              paling realistis

              thx

              suryo
            • oyasujiwo
              ada yg lagi ngetren komik seluler... bisa langganan download 6 panel per download 6 x download tamat 1 cerita masih diimpor dari singapore yg paling laku ada 3
              Message 6 of 14 , May 22 12:14 AM
              • 0 Attachment
                ada yg lagi ngetren
                komik seluler...

                bisa langganan download
                6 panel per download
                6 x download tamat 1 cerita

                masih diimpor dari singapore
                yg paling laku ada 3 :

                cerita pengalaman hantu2

                cerita pengalaman romantis
                ala salad days

                dan lucu2an yg ngaco abis
                n cenderung sarkas

                pernah liat dr temen
                tp blum pernah
                download sendiri
              Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.